Bedah ortopedi merupakan prosedur medis untuk menangani gangguan pada sistem gerak, termasuk patah tulang, cedera sendi, hingga kerusakan jaringan akibat trauma berat. 

Pada kasus Wardiono, tindakan tersebut diperlukan setelah kaki kirinya mengalami luka serius saat tertimpa pohon. Peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Lapangan Merdeka Binjai pada Kamis (30/7/2026) petang. 

Pohon yang tumbang menimpa Wardiono yang saat itu sedang berjualan bakso keliling. Akibatnya, korban mengalami cedera parah pada kaki kiri hingga nyaris putus dan harus segera dilarikan ke RSUD Djoelham Binjai.

Direktur RSUD Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, menjelaskan tim medis langsung memberikan penanganan darurat untuk menghentikan pendarahan, mengurangi rasa nyeri, dan melakukan observasi. 

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, kondisi korban dinilai membutuhkan fasilitas dan layanan bedah yang lebih lengkap sehingga diputuskan dirujuk ke RSUP H. Adam Malik pada malam harinya.

"Alhamdulillah pasien kita tangani secara maksimal di IGD. Saya juga mengawal hingga pasien diberangkatkan ke RSUP H. Adam Malik," kata Doni.

Insiden yang mengakibatkan Wardiono mengalami luka berat kembali memunculkan perhatian publik terhadap aspek keselamatan di ruang terbuka Kota Binjai, khususnya terkait pengelolaan dan perawatan pohon pelindung di kawasan yang ramai beraktivitas. Masyarakat berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban.