Bupati menegaskan, Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan sehingga masyarakat harus mendapatkan layanan yang cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi.

Ia meminta para Kepala Puskesmas memberi perhatian terhadap program prioritas nasional dan daerah, terutama penurunan angka stunting serta peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, kepada Pejabat Fungsional, Effendi menekankan pentingnya kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan regulasi. 

Mereka diharapkan menjadi penggerak peningkatan keahlian di lingkungan kerja masing-masing serta menghasilkan kinerja yang terukur.

Pelantikan tersebut juga berkaitan dengan penerapan manajemen talenta ASN di Kabupaten Toba. 

Effendi menyebut pemerintah daerah telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 1529 Tahun 2026 tertanggal 9 Oktober 2026.

Menurutnya, pengayaan pengalaman jabatan melalui rotasi atau mutasi menjadi salah satu langkah untuk mendukung pengembangan karier dan pemetaan potensi ASN dalam sistem manajemen talenta.

“Melalui pelantikan yang dilaksanakan hari ini, diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menambah pengalaman jabatan ASN guna meningkatkan serta mengoptimalkan nilai potensi pada kotak manajemen talenta,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Effendi turut menyampaikan apresiasi kepada pasangan para pejabat yang dilantik. 

Dukungan keluarga, katanya, menjadi salah satu sumber kekuatan bagi ASN untuk menjalankan tanggung jawab secara tenang dan fokus.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, para staf ahli, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli TP PKK Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, serta undangan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Toba berharap para pejabat yang dilantik mampu menerjemahkan amanah jabatan menjadi kinerja nyata, terutama melalui pelayanan publik yang profesional, adil, dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.*