Sanggau, katakabar.com - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha perketat pengawasan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan menggiatkan patroli rutin di sepanjang perbatasan RI-Malaysia, dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaraan yang keluar masuk masuk perbatasan.
“Satgas Pamtas Yonif 645 GTY melakukan peningkatan patroli menjelang akhir tahun atau momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), dan pemeriksaan untuk mencegah penyelundupan narkoba dan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non prosedural,” ujar Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645 GTY, Letkol Inf Hudallah keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Rabu (14/12).
Dijelaskan Letkol Inf Hudallah, banyak Jalur Tidak Resmi (JTR) atau Jalur Tikus yang berpotensi digunakan untuk menyelundupkan barang berbahaya, seperti narkoba, miras bahkan senjata api ataupun barang-barang ilegal lainnya.

Itu sebabnya, dari 30 pos yang menjadi wilayah tanggung jawab penugasan Satgas Pamtas Yonif 645 GTY, kami lakukan pengawasan dan penjagaan 1×24 jam ditambah dengan patroli, bebernya.
Jalur Tidak Resmi (JTR) atau Jalur Tikus yang ada di wilayah PLBN Entikong lanjutnya, terdapat 6 Jalur Tidak Resmi (JTR) atau Jalur Tikus.
“Semuanya dipantau untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal. Begitu pula di kawasan Segumun Kecamatan Sekayam diperkuat pangawasannya bersama Bea Cukai dan Polri,” tegas Perwira Menengah TNI ini.
Menjelang Nataru, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645 GTY Awasi Jalur Tikus
Diskusi pembaca untuk berita ini