Jakarta, katakabar.com - Platform Multi-Komoditas Strategis atau PMKS kini hadir bikin data komoritas pertanian dan perkebunan terpadu. Bahkan, berkat platform ini bisa pangkas birokrasi, dan permudah proses perizinan.
Tak bisa dipingkiri, sebelum PMKS hadir, selama ini data komoditas strategis di Indonesia tercerai berai di berbagai kementerian dan lembaga sehingga menyulitkan pengambilan keputusan, pengelolaan lahan, hingga perlindungan petani.
Menurut Sudarsono Soedomo, pakar pertanian dari IPB University, Platform PMKS hadir solusi satukan data tersebut, sekaligus memberikan kepastian hukum, dan efisiensi pengelolaan.
“Selama ini data komoditas tersebar, dan regulasi tidak selalu selaras, sehingga timbulkan ketidakpastian usaha. Adanya PMKS memungkinkan semua informasi dikonsolidasikan satu platform, sehingga keputusan terkait produksi, distribusi, hingga penyelesaian konflik lahan bisa lebih tepat,” kata Sudarsono, di lansir dari laman EMG, Rabu (3/9) kemarin sore.
Kelebihan platform ini menyesuaikan dengan standar global, kupas Sudarsono, termasuk Sustainable Jurisdictional Approach atau SJA, dan Sustainable Development Goals atau SDG, sehingga rantai pasok komoditas Indonesia bisa lebih transparan, dan berkelanjutan.
“PMKS tidak cuma gabungkan data, tapi juga membantu industri memenuhi standar sertifikasi internasional, meningkatkan daya saing produk, dan mengoptimalkan nilai tambah komoditas,” ucapnya.
Selain itu, sebutnya, PMKS dirancang sebagai model ekonomi digital mandiri yang mampu membiayai dirinya sendiri dan memberikan estimasi penerimaan negara, yang bermanfaat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan tanpa membebani Anggaran Pendapatan Belanja Negar atau APBN.
"Manfaat langsung bagi petani, dan industri termasuk kemudahan akses data terkini, perencanaan produksi yang akurat, optimalisasi produktivitas lahan, dan kepastian hukum dalam pengelolaan komoditas," ulasnya.
Dengan pengelolaan data yang terpadu, terang Sudarsono, pemerintah, industri, dan petani dapat bekerja sama secara lebih efisien. Jadi, PMKS jawaban nyata atas masalah data tercerai berai. Dengan platform ini, pengelolaan komoditas strategis Indonesia menjadi lebih efisien, petani terlindungi, dan industri semakin kompetitif.
Selain itu, platform PMKS hadir sebagai sistem nasional terintegrasi, memangkas birokrasi rumit, mempercepat perizinan komoditas, dan bikin data lintas kementerian langsung sinkron tanpa ribet.
Proses perizinan komoditas strategis sering terhambat lantaran data yang tercerai-berai dan sistem yang berjalan secara silo. Tapi, hadirnya PMKS bis mengubah sistem lama ke sistem baru, dan cara lam ke cara baru, sehingga diharapkan bisa menjadi solusi untuk memotong birokrasi dan mempercepat alur izin, ekspor-impor, serta sertifikasi.
Masih Sudarsono, selama ini pengelolaan data komoditas strategis berjalan terfragmentasi, membuat proses administrasi menjadi lambat dan rentan kesalahan.
"Bayangkan, setiap kementerian punya data sendiri-sendiri. Jika pelaku usaha ingin mengekspor, dia harus mengurus berlapis-lapis dokumen. Ini jelas membuang waktu, dan biaya," tandasnya.
Pakar Pertanian IPB University Platform PMKS Solusi Satukan Data Komoditas
Diskusi pembaca untuk berita ini