Muara Beliti, katakabar.com - Para pekebun kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan dapat kabar bahagia.
Kabar baik itu datang dari perusahaan-perusahaan yang kelola Pabrik Kelapa Sawit (PKS), pada Senin lalu, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (17/4).
Sedang, para pekebun kalapa sawit di Kabupaten Musi Rawas dapat kabar baik datang dari sejumlah PKS yang beroperasi di kabupaten sekitarnya, yakni Ogan ilir dan Empat Lawang.
Apa kabar baik itu? menurut sejumlah pekebun kelapa sawit yang tergabung dalam DPW Asosiasi Sawitku Masa Depanku (Samade) Provinsi Sumatera Selatan, berupa harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat PKS konsisten masih tinggi.
Pekebun kalapa sawit yang tergabung dalam Asosiasi Samade tersebut bersyukur kalau harga TBS tetap bersaing ketat dengan harga TBS produksi petani sawit plasma yang diumumkan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumatera Selatan.
Berikut harga pembelian TBS per kilogram produksi pekebun kelapa sawit swadaya di Kabupaten Musi Rawas per Senin (16/4), yakni PT Evan Lestari, Desa Lubuk Ngin Baru, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Rp2.800, PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML) di Desa Palawe, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Rp2.680.
Lalu, PT Selatan Agung Sejahtera (SAS) di Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, naik Rp 40 menjadi Rp2.805 (kualitas prima) dan Rp2.605 (standar), PT Sawit Nusantara Indonesia (SNI) Jl. Trans Sumatera Lahat - Lubuk Linggau, Taba, Kec. Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Rp2.770, dan PT Bumi Sawit Permai (BSP) Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir,m Rp2.760
Diketahui, perkembangan harga TBS tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Tidak cuma itu, harga-harga tersebut disesuaikan dengan proses transaksi yang terjadi, terutama bila dilakukan melalui pihak ketiga seperti melalui pengepul, toke, atau pun loading Ram.
Pekebun Kelapa Sawit Dapat Kabar Bahagia di Musi Rawas di Hari Nan Fitri
Diskusi pembaca untuk berita ini