Home / Lingkungan / Proyek Drainase Dinas PUPR Riau di Rohul Diduga 'Asal Jadi', Ini Kata Ka UPT Wilayah VI
Proyek Drainase Dinas PUPR Riau di Rohul Diduga 'Asal Jadi', Ini Kata Ka UPT Wilayah VI
Ini penampakan proyek swakelola Dinas PUPR Riau di Rokan Hulu. Foto Yahya.
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pengerjaan proyek drainase yang dikelola Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Wilayah VI Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau di sejumlah titik tertentu ruas jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hulu kuat dugaan 'asal jadi'.
"Salah satu proyek itu pembangunan saluran drainase sepanjang 600 meter di ruas Jalan Kabun-Tandun, persis di Batu Langka Besar Kecamatan Kabun."
Biaya yang digelontorkan untuk pengerjaan sejumlah titik proyek drainase tersebut tergolong besar mencapai miliaran rupiah. Ini yang sangat disayangkan.
Pengamatan katakabar.com di lokasi proyek sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hulu, ditemukan pengerjaan saluran drainase terkesan janggal. Bahkan diduga syarat kepentingan tak ubahnya bak proyek siluman.
Sejumlah masyarakat yang melihat pengerjaan proyek tersebut dibuat geleng-geleng kepala, apalagi warga tidak tahu proyek milik siapa.
"Kami lihat pengerjaan saluran drainase ini dinilai asal-asalan. Kalau dilihat seperti azas manfaat saja. Campuran semen pada dinding dan lantai tampak tipis. Kami enggak tahu, kalau rekan media tak ngomong ini proyek Dinas PUPR Riau. Tapi kok gini ya," kata salah satu warga tak mau ditulis namanya di Kabun, lokasi proyek drainase persis di depan rumahnya.
Proyek lainnya, pada ruas jalan Pasir Pengaraian Batas Sumut, Simpang Kumu - Sontang-Duri sama saja. Pengerjaan proyek drainase dinialai 'asal asalan' terkesan 'asal jadi'. Di sana masyarakat rada kaget dengan adanya pembangunan drainase tersebut.
Salah seorang warga Desa Muara Nikum pada ruas jalan Simpang Kumu-Sontang-Duri tak mau ditulis namanya mengatakan belum mengetahui soal keberadaan pembangunan drainase tersebut.
"Saya tidak tahu ini proyek siapa, dinas mana. Setahu kita sudah dikerjakan bahkan sudah ada yang selesai. Soal pekerjaannya ya beginilah, material dan campuran semennya tahu sendiri. Cuma yang sangat patal lantainya tipis sekali," ceritanya.
Sekedar diketahui dari berita katakabar sebelumnya, proyek drainase tersebut dari kegiatan swakelola Dinas PUPR Provinsi Riau lewat UPT Wilayah VI Tahun Anggaran 2021.
Tapi, tidak diketahui secara pasti uang yang dikucurkan untuk membiayai proyek, apa jenis kegiatan dan dimana saja titik lokasi proyek lainnya.
Kepala UPT Wilayah VI, Dinas PUPR Riau, Heri Ikhsan saat konfirmasi membantah dan klaim pihaknya telah bekerja maksimal dan tidak ada masalah sebagaimana yang telah diberitakan.
"Saya rasa tidak ada masalah ya, sebab kita sudah bekerja maksimal. Perlu diketahui, proyek di sejumlah titik seperti ruas jalan Pasir Pengaraian-Batas Sumut, itu sudah selesai. Begitu, proyek di ruas Jalan Ujungbatu-Pasir Pengaraian, Kabun-Tandun desa Puo Raya sudah beres," jelas Heri kepada katakabar.com, pada Minggu (5/9).
Kata Heri, biaya proyek drainase yang tersebar di beberapa titik ruas jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hulu anggarannya dari Pokok pikiran (Pokir) Aggota DPRD Provinsi Riau tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar.
"Pembangunan drainase yang ada di Kabupatem Rohul itu Pokir Anggota DPRD Provinsi Riau tahun 2021, anggaranya sekitar Rp2 hingga Rp2,5 miliar," sebutnya.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Polres Dumai FGD Penanggulangan Terorisme
Eks Napiter: Paham Radikal Rusak Keutuhan NKRI








Komentar Via Facebook :