Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong, Yude Maulana Yusuf, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pakan ternak untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Tahun Anggaran 2026.
Program itu dilaksanakan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan penyaluran melalui BPTUHPT Siborongborong.
Di tingkat daerah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Humbahas, Marudut Situmorang, menyebut bantuan tersebut menyasar peternak terdampak bencana di empat kecamatan, yakni Onan Ganjang, Pakkat, Parlilitan, dan Tarabintang.
Pakan yang disalurkan mencakup kebutuhan ternak babi, kerbau dan sapi, serta kambing dan domba. Pelepasan bantuan dilakukan agar proses distribusi kepada masyarakat penerima manfaat dapat segera berjalan.
Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh besarnya nilai bantuan dan jumlah pakan yang disediakan. Ketepatan data penerima, kelancaran distribusi, kesesuaian jenis pakan dengan kebutuhan ternak, serta pemantauan pemanfaatannya menjadi faktor penting agar bantuan benar-benar berdampak bagi pemulihan usaha warga.
Rp16 Miliar Bantuan Pakan Ternak Dikucurkan untuk Peternak Terdampak Bencana di Humbahas
Diskusi pembaca untuk berita ini