Pekanbaru, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Riau sudah punya dua harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, yakni TBS petani kemitraan plasma dan kemitraan swadaya.
Harga TBS kelapa sawit petani mitra plasma turun sebesar Rp35,83 per kilogram pekan ini. Tapi harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya ditetapkan naik.
Kenaikkan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun, yakni sebesar Rp90,11 per kilogram setara 0,04 persen dari harga pekan lalu.
Jadi harga pembelian TBS kelapa sawit petani periode satu pekan ke depan naik sebesar Rp2.451,37 per kilogram, dan berlaku pada periode sepekan ke depan, kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, pada Selasa (18/7).
Sementara harga cangkang berlaku untuk sebulan ke depan sebesar Rp29,28 per kilogram. Indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk sebulan ke depan 90,89 persen, dan alami kenaikan dari bulan lalu sebesar 2,24 persen.
Diceritakan Defris, naiknya harga TBS sawit mitra swadaya ini disebabkan naiknya harga rata-rata penjualan Crude Palm Oil (CPO) yang dilakukan perusahaan sumber data, yakni naik sebesar Rp239,44 per kilogram dari pekan lalu menjadi Rp11.123,00 per kilogram.
Berikut daftar harga TBS kelapas sawit kemitraan swadaya di Riau periode 19 hingga 25 Juli 2023, yakni;
Umur 3 tahun Rp1.880,51 per kilogram
Umur 4 tahun Rp2.109,11 per kilogram
Umur 5 tahun Rp2.276,03 per kilogram
Umur 6 tahun Rp2.367,47 per kilogram
Umur 7 tahun Rp2.419,25 per kilogram
Umur 8 tahun Rp2.449,92 per kilogram
Umur 9 tahun Rp2.451,37 per kilogram
Umur 10 - 20 tahun Rp2.419,58 per kilogram
Umur 21 tahun Rp2.372,85 per kilogram
Umur 22 tahun Rp2.320,72 per kilogram
Umur 23 tahun Rp2.261,52 per kilogram
Umur 24 tahun Rp2.217,04 per kilogram
Umur 25 tahun Rp2.180,08 per kilogram
Indeks K : 90,8 persen
Walau Plasma Turun, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Ditetapkan Naik di Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini