Surabaya, katakabar.com - Dewan Negara-negara Penghasil Minyak Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) gelar Young Elaeis Ambassador Award. Kegiatan ini sebagai wujud apresiasi kepada generasi muda yang aktif mewujudkan industri kelapa sawit berkelanjutan.
"Jadi dengan terpilihnya duta-duta muda, CPOPC bakal terus men-engage mereka untuk dijadikan duta-duta muda kelapa sawit untuk mempromosikan di berbagai kesempatan peran dari (industri) minyak sawit yang sustainable," ujar Sekretaris Jenderal CPOPC, Rizal Affandi Lukman saat menghadiri ajang penghargaan itu di Surabaya, Jawa Timur, kemarin, dilansir dari laman ANTARA, pada Jumat (24/11).
Ajang itu, kata Rizal, diikuti 28 peserta dari negara produsen kelapa sawit anggota CPOPC, yakni Indonesia, Malaysia, dan Honduras, serta dari negara konsumen kelapa sawit, seperti India dan Pakistan.
"Kita lihat para peserta dari berbagai negara, bahkan tidak hanya dari negara penghasil kelapa sawit. India dan Pakistan adalah negara konsumen, bukan negara produsen," ulas Rizal.
Program Young Elais Ambassador, jelas Rizal, digagas untuk melibatkan dan mengedukasi komunitas muda mengadvokasi pilar keberlanjutan di industri sebagai pelaku dan konsumen minyak sawit masa depan.
Menurutnya, generasi muda punya peran yang sangat penting untuk mengantisipasi tantangan yang dihadapi negara-negara penghasil minyak sawit, salah satunya persepsi negatif yang melekat dengan industri ini seperti maraknya praktik deforestasi.
"Minyak sawit itu sangat bermanfaat dengan berbagai dimensi. Jadi, bukan hanya makanan, bisa menjadi sumber energi yang mana minyak sawitnya dihasilkan secara berkelanjutan. Itu pesan yang bisa dibawakan dari duta-duta muda yang terpilih," bebernya.
Terdapat tiga kategori pemenang dalam ajang penghargaan Young Elaeis Ambassador Award, yakni "Smallholder", "Circular Economy", dan "Sustainable Palm Oil".
Adapun para juara pada setiap kategori, yakni Juliette Marie Martinez dari Honduras untuk kategori "Smallholder", Dhruv Pradlahka dari India untuk kategori "Circular Economy", dan George Tutu-Yeboah dari Ghana untuk kategori "Sustainable Palm Oil".
"Masing-masing ambassador nanti didukung untuk pembiayaan untuk mempromosikan keberlanjutan minyak sawit di bidang keahliannya masing masing," tandasnya.
Young EAA, CPOPC Apresiasi Generasi Muda Dukung Industri Sawit Berkelanjutan
Diskusi pembaca untuk berita ini