Agenda
Sorotan terbaru dari Tag # Agenda
PM Modi Kunjungan ke Indonesia: Pertahanan, Ekonomi Digital dan Investasi Agenda Utama
Jakarta, katakabar.com - Perdana Menteri India, Narendra Modi memulai kunjungan resmi selama dua hari ke Indonesia mulai 7 Juli 2026, dengan agenda pembahasan yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta penguatan kemitraan strategis antara kedua negara. Modi dijadwalkan tiba di Jakarta pada malam 6 Juli sebelum memulai agenda resmi pada 7 Juli. Kunjungan tersebut kunjungan balasan setelah Presiden RI, H Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai tamu utama pada Januari 2025. Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum meneruskan lawatan regionalnya ke Australia. Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengatakan kunjungan tersebut akan diisi dengan pembahasan mendalam mengenai isu bilateral, regional, dan global serta diperkirakan menghasilkan sejumlah capaian konkret di berbagai sektor. “Kami menantikan kunjungan yang sangat substantif oleh Perdana Menteri dan diskusi yang panjang mengenai berbagai isu, tidak hanya bilateral tetapi juga isu regional dan global,” kata Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat (3/7). Visi Pembangunan dan Kemitraan Strategis Dubes Chakravorty mengatakan India dan Indonesia memiliki pengalaman sejarah dan aspirasi pembangunan yang serupa sehingga kerja sama antara kedua negara menjadi semakin relevan. Menurutnya, kedua negara sama-sama memiliki visi pembangunan jangka panjang melalui Viksit Bharat 2047 dan Indonesia Emas 2045, yang menargetkan status negara maju pada usia 100 tahun kemerdekaan masing-masing. “Tantangan bagi kita semua adalah bagaimana membuat hubungan ini menjadi relevan dan mampu meningkatkan kehidupan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan India dan Indonesia memiliki pengalaman kolonialisme dan perjalanan pembangunan yang serupa sehingga kedua negara dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. “Kami percaya India dan Indonesia memiliki sejarah yang serupa. Kami harus berbagi keahlian untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya. Sebagai dua negara berkembang besar di Global South, India dan Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara berkembang dan memberikan kontribusi terhadap stabilitas serta pertumbuhan ekonomi kawasan Indo-Pasifik. Pertahanan, Investasi dan Kerja Sama Strategis Kerja sama pertahanan dan keamanan maritim diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi. Dubes Chakravorty mengatakan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam keamanan maritim, penanganan pencurian ikan ilegal, pembajakan, bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana. Ia juga mengonfirmasi pembahasan mengenai sistem rudal BrahMos masih berlangsung. “Diskusi dengan Indonesia sudah sangat maju dan kami berharap dapat menyelesaikan sejumlah kesepakatan terkait BrahMos,” ucapnya. Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pembelian alat utama sistem persenjataan, tetapi juga penguatan industri pertahanan dan kemandirian nasional. India, yang kini telah berkembang menjadi eksportir peralatan pertahanan, ingin berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya. Selain pertahanan, kedua negara juga akan membahas ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan mineral kritis. “Kami melihat peluang investasi di Indonesia dan memproduksi di Indonesia untuk dunia,” tutur Dubes Chakravorty. Ia menambahkan India tengah menjajaki peluang investasi bersama Danantara dan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan industri manufaktur yang dapat melayani pasar India maupun pasar global. Sejumlah nota kesepahaman juga tengah dipersiapkan menjelang kunjungan tersebut, mencakup bidang kesehatan, farmasi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kerja sama antariksa, ketahanan pangan, hingga hilirisasi industri. “Sebagian masih dalam proses, sebagian akan diselesaikan tepat waktu, dan sebagian mungkin memerlukan waktu lebih lama, tetapi tetap akan ada hasil dari kunjungan ini,” jelasnya. Dubes India juga mengungkapkan bahwa terdapat usulan agar Modi menyampaikan pidato di DPR RI selama kunjungan tersebut, meskipun keputusan final masih menunggu konfirmasi. “Ada usulan tersebut dan kami masih menunggu konfirmasi,” ulasnya. Indonesia Open Network Jadi Sorotan Kunjungan Salah satu hasil paling penting yang diperkirakan lahir dari kunjungan Modi adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur publik digital yang dirancang untuk memperluas akses ekonomi digital. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama digital yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo ke India pada 2025 dan dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian UMKM. Menurut Dubes Chakravorty, ION dirancang untuk membantu pelaku UMKM, warung, masyarakat di daerah terpencil, dan pelaku usaha perempuan agar dapat memasuki ekonomi digital tanpa menghadapi hambatan biaya maupun teknologi. “Ini adalah platform perdagangan digital berbasis jaringan yang memberdayakan UMKM, warung, daerah terpencil, dan perempuan yang ingin masuk ke ruang perdagangan digital,” bebernya. Platform tersebut nantinya dapat digunakan untuk perdagangan digital, logistik, layanan mobilitas, hingga berbagai aplikasi digital lainnya. Dubes Chakravorty mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pelopor dalam penerapan jaringan perdagangan digital terbuka. “Indonesia akan menjadi pionir dalam adopsi jaringan terbuka untuk perdagangan digital,” imbuhnya. Ia menambahkan Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Modi diperkirakan akan meluncurkan ION secara resmi selama kunjungan tersebut. Menurutnya, inisiatif tersebut dapat menjadi langkah penting dalam memperluas akses ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia dan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha kecil. Kunjungan ke Yogyakarta dan Kerja Sama Budaya Setelah menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta. Kunjungan tersebut berkaitan dengan komitmen India untuk mendukung restorasi Candi Prambanan yang telah disepakati kedua negara pada 2025. Archaeological Survey of India (ASI) telah melakukan kajian awal terhadap proyek tersebut. Lembaga tersebut sebelumnya terlibat dalam restorasi Angkor Wat di Kamboja serta sejumlah situs warisan budaya di Laos dan Vietnam. Dubes Chakravorty menilai proyek tersebut dapat memperkuat hubungan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata. “Jika candi tersebut dipulihkan, saya yakin akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India,” katanya. Ia menambahkan Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata internasional dan restorasi Prambanan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia. Kemitraan Strategis yang Terus Berkembang Hubungan India dan Indonesia saat ini berada pada fase yang semakin erat dan multidimensi, mencakup kerja sama di bidang pertahanan, kesehatan, pendidikan, farmasi, teknologi, antariksa, hingga pertanian. “Secara umum, saya dapat mengatakan bahwa hubungan ini sangat dekat dan bersahabat,” ujar Dubes Chakravorty. Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi sejarah dan pengalaman pembangunan yang serupa, tetapi juga menghadapi tantangan yang sama sebagai negara berkembang besar di kawasan Indo-Pasifik. Di tengah dinamika geopolitik global, hubungan yang lebih erat antara India dan Indonesia dinilai semakin penting untuk memperkuat stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
PTPN I Regional 7, Entitas Holding PTP Siap Sukseskan Agenda Strategis Nasional
Lampung Selatan, katakabar.com - PTPN I Regional 7, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara dukung agenda strategis nasional. Ini dibuktikan saat menerima kunjungan kerja Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tri Melasari, di Kebun Kedaton Wilayah II Trikora, di pekan kedua Januari 2026 lalu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau dan memastikan kesiapan lokasi menjelang kegiatan groundbreaking Program Presiden Republik Indonesia yang berlangsung, di penghujung Januari 2026. Di agenda tersebut, Tri Melasari memantau kesiapan lahan, sarana dan prasarana, serta kesesuaian perencanaan teknis dengan kebijakan nasional. Tri Melasari turut didampingi perwakilan Dinas Peternakan Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan. Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional. Regional Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun, menyampaikan kesiapan penuh perusahaan mendukung agenda tersebut. Ia menegaskan PTPN I Regional 7 telah mengalokasikan sumber daya terbaik untuk memastikan area Kebun Kedaton siap menjadi lokasi dimulainya program. "Kami di PTPN I Regional 7 berkomitmen penuh memberikan dukungan infrastruktur dan koordinasi lapangan yang maksimal. Kebun Kedaton bukan sekadar lokasi fisik, tetapi simbol kolaborasi BUMN dalam mendukung kedaulatan pangan yang dicanangkan Bapak Presiden," ujar Tuhu Bangun. Di kesempatan tersebut, Tri Melasari meninjau langsung kondisi lahan, serta perkembangan persiapan teknis di lapangan yang akan menjadi bagian dari pelaksanaan program. Sinergi antara kebijakan pusat dan kesiapan operasional di tingkat regional menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran agenda groundbreaking. Melalui koordinasi lintas sektor yang terbangun, diharapkan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan optimal dan tepat waktu, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi penguatan sektor peternakan, ketahanan pangan nasional, serta kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
Hadiri Agenda Wirid Pengajian Rutin, Ini Petuah Wabup Rohul
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu laksanakan program rutin wirid pengajian bagi ASN dan non ASN di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, di Masjid Agung Islamic Centre, Selasa (15/4). Di kegiatan itu, hadir Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M, Sekda, M. Zaki, S.STP, M.Si, Asisten I H. Fhatanalia, S.Sos, Kepala OPD, Pejabat Eselon dan ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, Kakan Kemenag, Zulkifli Syarif, S.Ag, dan sebagai penceramah Ustadz Jhoni Syahfutra Rangkuti, S.Km, M.Pd. "Agenda rutin ini bagian dari ikhtiar kita bersama untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan rohani di kalangan pegawai, baik ASN maupun non-ASN, di lingkungan Pemkab Rohul," ucap Wabup Rokan Hulu. Dikegiatan yang berjalan khidmat ini menghadirkan penceramah Ustadz Jhoni Syahfutra Rangkuti, S.Km, M.Pd. Ia berpesan agar terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan akhlak dan etika kerja, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, ia menyampaikan untuk menjadikan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas, dan menambah ilmu yang bermanfaat.
DPRD Kepulauan Meranti Paripurna Kesebelas Persidangan Pertama 2024, Ini Agendanya
Selantpanjang, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kepulauan Meranti gelar rapat paripurna Jawaban Kepala daerah Pandangan Umum atau Pandum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2025, dan penyampaian program pembentukan peraturan daerah atau Propemperda tahun 2025, di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti, Senin (25/11). Sekretaris Dewan, Khardafi melaporkan, rapat paripurna ininke sebelas masa persidangan pertama tahun persidangan 2024. Agenda pokok, yakni jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan perda tentang APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2025, dan Penyampaian program Propemperda tahun 2025.
Futsal Muntai Barat Cup Jilid II 2024 Sukses, Juaranya Desa Senggoro
Bantan, katakabar.com - Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis raih juara 1 pertandingan Fursal Muntai Barat Cup Jilid II. Pertandingan Futsal Muntai Barat Cup Jilid II diikuti 40 Club dengan sistim gugur. Pertandingan digelar selama 14 hari di lapangan Sabari Muchtar Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan.