Bangun
Sorotan terbaru dari Tag # Bangun
Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi Bangun Proses Bisnis Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - Di tengah percepatan transformasi digital, kebutuhan akan sistem yang terintegrasi dan talenta yang kompeten semakin menjadi prioritas bagi organisasi. Proses bisnis modern kini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kehadiran ahli Sistem Informasi yang mampu mengelola dan mengoptimalkan teknologi tersebut secara strategis. Sistem informasi memainkan peran penting memastikan proses bisnis berjalan secara efisien, akurat, dan adaptif. Dengan sistem yang tepat, organisasi dapat mengelola data secara real-time, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu ekosistem yang terhubung. Tetapi, implementasi teknologi yang optimal membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang relevan. Ahli Sistem Informasi hadir sebagai penghubung antara kebutuhan bisnis dan solusi teknologi, mulai dari analisis proses bisnis hingga perancangan sistem yang sesuai dengan kebutuhan industri. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas kebutuhan bisnis, sertifikasi profesional menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin kualitas kompetensi. Sertifikasi seperti Business Analysis, IT Service Management, IT Governance, Enterprise Resource Planning (ERP), hingga Project Management menjadi nilai tambah yang menunjukkan kesiapan profesional dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Menjawab kebutuhan tersebut, Binu University melalui School of Information Systems menghadirkan program pendidikan yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kombinasi pengetahuan bisnis dan teknologi. Sebagai bagian dari School of Information Systems Binus University, mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan berbagai bidang strategis, seperti: Business Intelligence Enterprise Resource Planning (ERP) Digital Automation Technology User Experience (UX) Cloud Computing IT Governance Selain itu, School of Information Systems juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata melalui Enrichment Program, yang mencakup magang, proyek industri, serta pembelajaran berbasis praktik. Pendekatan ini memastikan lulusan dari School of Information Systems BINUS University tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga kesiapan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. “Dalam era digital, keberhasilan bisnis ditentukan oleh kemampuan dalam mengintegrasikan sistem yang tepat dengan talenta yang kompeten. Oleh karena itu, peran institusi pendidikan seperti School of Information Systems menjadi sangat penting dalam mencetak profesional yang siap menghadapi tantangan industri,” ujar perwakilan Binus University. Dengan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang inovatif dan adaptif, Binus University melalui School of Information Systems berperan dalam mempersiapkan generasi profesional yang mampu mendukung transformasi digital di berbagai sektor industri.
Dukung Ekosistem MBG Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik
Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) perkuat komitmen dukung program prioritas nasional melalui audiensi strategis dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto. Pertemuan ini membahas integrasi industri baja dengan pengembangan desa tematik yang diproyeksikan sebagai pilar pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Integrasi Desa Tematik Ketahanan Pangan Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa perusahaan siap menyelaraskan langkah dengan rencana Kementerian Desa dalam membangun ekosistem desa di wilayah Serang. Menteri Desa mengarahkan agar desa-desa tersebut memiliki fokus komoditas spesifik atau tematik, seperti pusat produksi telur ayam dan sektor pertanian, guna menjamin ketersediaan pasokan pangan bagi program MBG di masa depan "Sinergi ini langkah nyata dalam memastikan industri nasional dan pembangunan perdesaan berjalan beriringan. Kami berkomitmen mendukung penuh inisiatif Bapak Menteri dalam menjadikan desa di sekitar area operasional sebagai sentra produksi pangan yang mandiri," ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA dan ALFI/ILFA. Percepatan Infrastruktur Sosial dan Aksesibilitas Selain fokus pada ketahanan pangan, Krakatau Steel dan Kemendes PDTT juga menyepakati percepatan rehabilitasi Jembatan Cigedung – Cikolelet sebagai prioritas infrastruktur sosial. Proyek ini merupakan manifestasi misi TJSL Krakatau Steel dalam membangun konektivitas di wilayah penyangga, guna mengatasi hambatan geografis serta mempererat keterhubungan antara pusat industri dengan pemukiman warga. Perbaikan jembatan ini menjadi krusial untuk menjamin keamanan mobilitas harian, khususnya bagi anak sekolah dan kendaraan roda dua. Selain meningkatkan keselamatan di jalur vital, penguatan aksesibilitas ini diharapkan memperlancar distribusi hasil bumi dari desa-desa tematik, sehingga keberadaan industri memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar secara berkelanjutan. Pengembangan Kawasan dan Komitmen Berkelanjutan Dalam aspek pengembangan kawasan, Mendes PDTT Yandri Susanto menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembebasan lahan seluas 425 hektar dengan potensi perluasan hingga 2.000 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 3. Selain itu, pertemuan ini turut membahas pengembangan Pelabuhan Kramat sebagai pusat pemrosesan kapal bekas (scrap ships), di mana material besi bekasnya akan diserap kembali sebagai bahan baku produksi Krakatau Steel yang lebih efisien. Melalui penguatan kolaborasi ini, Krakatau Steel dan Kementerian Desa berkomitmen untuk terus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui integrasi sektor industri, logistik, dan pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan bagi kemajuan nasional.
Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone
Bone, katakabar.com – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus perkuat perannya dukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan hilirisasi terintegrasi di wilayah Indonesia Timur. Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan site visit lahan sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Kebun Camming, Kabupaten Bone, di awal April 2026 lalu. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem industri peternakan ayam terintegrasi yang modern dan berkelanjutan. Kerja sama strategis ini melibatkan tiga entitas utama, yakni PTPN I, PT Berdikari, dan PT UGI Agri Harapan Indonesia. Kolaborasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan kekuatan aset lahan perkebunan, teknologi peternakan, serta akses pasar dalam satu rantai pasok yang terstruktur dan efisien. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga merupakan bagian dari kontribusi BUMN dukung kedaulatan pangan nasional. "Kerja sama ini adalah bentuk sinergi murni untuk kemaslahatan bersama. Kami memberikan dukungan penuh agar target pembangunan infrastruktur krusial seperti Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), fasilitas cold storage, hingga unit feedstock, dapat berdiri kokoh dan mulai beroperasi dalam satu tahun ke depan," ujar Teddy. Dukungan terhadap percepatan program ini juga datang dari Pemerintah Pusat. Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun, MSc, menjelaskan proyek di Bone menjadi perhatian langsung Menteri Pertanian, sehingga proses perizinan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. "Kami sepakat untuk bergerak cepat. Peresmian kerja sama langsung di lokasi ini adalah instrumen hukum penting bagi kami untuk mengakselerasi segala perizinan yang dibutuhkan, sehingga manfaat program ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas," kata Makmun. Dari sisi mitra, PT Berdikari, menyatakan kesiapan dukung implementasi proyek, khususnya pada aspek teknologi dan distribusi. Direktur Keuangan & SDM PT Berdikari, M. Kaspiyah, menilai sinergi antara pemanfaatan lahan PTPN dan keunggulan teknis Berdikari menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program hilirisasi ini. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan lahan sebagai fondasi utama pelaksanaan program. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT Tiran Nusantara Grup dan PT UGI Agri Harapan Indonesia, proyek ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan industri peternakan terintegrasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, penguatan hilirisasi dan integrasi bisnis menjadi salah satu strategi utama dalam menciptakan nilai tambah serta memperluas kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional.
Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Batangtoru Fasilitas Lengkap Layak Huni
Tapanuli Selatan, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus selesaikan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. Salah satu fokus utama percepatan pembangunan ini adalah proyek Huntara Batangtoru yang berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah menembus angka lebih dari 70 persen. Upaya percepatan ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat segera meninggalkan tenda darurat dan beralih ke hunian yang lebih layak, selaras dengan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan penyelesaian huntara menjadi prioritas utama pemerintah dalam fase pemulihan pascabencana. “Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar masyarakat bisa tinggal dengan aman dan layak,” kata Menteri PU, di penghujunga Februari 2026. Di Kecamatan Batangtoru, Kementerian PU membangun sebanyak 245 unit huntara yang terbagi ke dalam 21 blok untuk menampung sekitar 245 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana. Dalam pelaksanaannya, proyek ini menerapkan pendekatan teknis yang efektif dan efisien melalui penggunaan sistem modular. Bangunan huntara menggunakan struktur rangka baja ringan yang dirancang kokoh sehingga dapat dibangun dengan cepat tanpa mengurangi standar mutu konstruksi. Untuk mengakselerasi pekerjaan di lapangan, sejumlah alat berat seperti excavator, concrete mixer (car mix), dump truck, bulldozer, dan vibro roller turut dikerahkan secara optimal. Seluruh pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dengan senantiasa mengedepankan kecepatan, kualitas, serta keselamatan kerja. Selain membangun hunian, Kementerian PU juga memastikan kawasan Huntara Batangtoru mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tinggal sementara. Lantaran itu, kawasan ini turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi. Fasilitas tersebut mencakup sarana ibadah berupa musala, gedung serbaguna, ruang komunal, hingga fasilitas sosial seperti lapangan futsal dan taman bermain anak. Ketersediaan utilitas dan kebersihan lingkungan juga dijamin melalui pembangunan toilet komunal, penyediaan instalasi listrik dan pencahayaan yang memadai, serta ketersediaan jaringan air bersih dan sanitasi yang layak. Kementerian PU berkomitmen kuat untuk memastikan hunian sementara ini dapat segera dihuni. Langkah strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari percepatan pemulihan pascabencana yang bertujuan menjaga keberlanjutan pelayanan dasar dan kelayakan hidup lingkungan bagi seluruh warga terdampak. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Community Engagement Berbasis Data Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen
Jakarta, katakabar.com - Di tengah lanskap digital yang semakin kompetitif, strategi pendekatan brand dalam menjangkau audiens terus berkembang. Kalau sebelumnya brand berfokus tingkatkan eksposur, dan kampanye bersifat satu arah, kini banyak brand yang mulai membangun komunitas secara aktif. Melalui komunitas, brand dapat menciptakan keterikatan emosional, mengembangkan percakapan dua arah, serta menghadirkan interaksi yang lebih relevan dan berkelanjutan dengan audiensnya. Pendekatan ini yang menjadi fondasi kerja sama perusahaan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID) dengan salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia membangun sebuah platform digital kuliner yang lengkap dengan ekosistem komunitas untuk para pecinta kuliner dan resep masakan. Sebagai partner strategis digital perusahaan FMCG tersebut, TCID berperan merancang dan menjalankan strategi community engagement berbasis data yang mengintegrasikan teknologi Customer Data Platform (CDP) dan Customer Engagement Platform (CEP). Melalui pendekatan ini, platform digital kuliner dari perusahaan FMCG ini tidak hanya menyediakan konten resep bersifat satu arah, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi yang dinamis dan mendorong partisipasi aktif bagi para penggunanya. Mengutip laporan “State of the CDP 2024” lalu, sekitar 91 persen pengguna CDP menilai teknologi ini penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang relevan berbasis data secara real-time, sedang 79 persen perusahaan berhasil mencapai ROI waktu kurang dari 12 bulan setelah implementasi CDP. Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto, menyampaikan, dii era digital saat ini, komunitas bukan lagi sekadar audiens, tetapi telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan brand. Komunitas yang dikelola dengan pendekatan community engagement yang tepat dapat berkembang menjadi ekosistem yang memberikan nilai nyata bagi brand maupun anggotanya. "Dalam membangun ekosistem komunitas di platform kuliner digital, CDP dan CEP membantu TCID memahami perilaku, serta preferensi anggota yang telah bergabung. Teknologi Customer Data Platform (CDP) memungkinkan pengumpulan dan integrasi data anggota dari berbagai sumber, yang kemudian diolah untuk mengidentifikasi preferensi, pola interaksi, hingga minat spesifik tiap anggota," ujar Ardi. Selanjutnya, kata Ardi, melalui Customer Engagement Platform (CEP), data tersebut dimanfaatkan untuk merancang strategi komunikasi dan aktivitas engagement yang lebih relevan dan personal, mulai dari penyajian konten yang dipersonalisasi hingga pengelolaan kampanye yang lebih terarah. "Implementasi teknologi ini sangat efektif pengembangan ekosistem komunitas yang fokus pada kontribusi anggota komunitas dalam pembuatan konten. Melalui berbagai kampanye tematik berbasis user-generated content (UGC), anggota didorong untuk membagikan kreasi resep mereka sebagai bagian dari interaksi di dalam platform," jelasnya. Sepanjang kuartal ketiga tahun lalu, cerita Ardi, tercatat peningkatan konten resep yang diunggah oleh member sebesar 45 persen jika dibandingkan pada periode sebelumnya. Kontribusi ini tidak hanya memperkaya konten, tetapi juga memperkuat keterikatan anggota komunitas terhadap platform. Selain itu, ucapnya, TCID juga menambahkan fitur dalam platform digital tersebut untuk anggota komunitas berupa kanal informasi yang melibatkan ahli gizi profesional. Melalui fitur ini, anggota dapat memperoleh edukasi terkait komposisi makanan, nutrisi, hingga pola hidup sehat yang disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi semua anggota. Tidak hanya melalui aktivitas digital, strategi community engagement ini juga diperluas melalui berbagai kegiatan offline di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi kelas memasak dan sesi berbagi inspirasi kuliner yang melibatkan member komunitas secara langsung. Hal ini tidak hanya memperkuat koneksi antar member, tetapi juga menghadirkan pengalaman komunitas yang lebih nyata. Pendekatan community engagement yang terintegrasi ini berkontribusi pada pertumbuhan platform secara keseluruhan. Jumlah member baru di Q3 tahun 2025 lalu tercatat meningkat hingga 149 persen. Aktivitas digital platform juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan website traffic sebesar 31 persen dan hampir 10 persen returning visitors. Di sisi aplikasi, tercatat Monthly Active Member (MAM) rate yang stabil di 77 persen, mencerminkan tingkat keterlibatan anggota yang berkelanjutan, mencerminkan keterlibatan audiens yang berkelanjutan. Selain fokus pada engagement, TCID juga mengakomodasi kebutuhan brand dalam memperhatikan aspek loyalitas pelanggannya. Hal ini diwujudkan melalui program loyalty point sebagai bagian dari inovasi teknologi serta pemberian penghargaan kepada pelanggan setia sebagai bentuk apresiasi nyata. Lebih jauh, dampak dari strategi keseluruhan juga tercermin pada performa bisnis. Tercatat adanya konversi transaksi di e-commerce, yang meningkat sebesar 30 persen. Hal ini menunjukkan komunitas tidak lagi berperan sebatas sebagai kanal interaksi, tetapi juga menjadi penggerak nilai bisnis. “Keunggulan strategi community engagement terletak pada keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan sentuhan manusia. Dalam pelaksanaannya, kami menggabungkan kekuatan data, platform digital, serta kapabilitas tim yang memahami dinamika perilaku komunitas. Kombinasi antara people and technology inilah yang menjadi pembeda TCID dalam membantu brand membangun komunitas yang aktif, sehat, dan berkelanjutan,” tambah Ardi. transcosmos Indonesia penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.
Profesional Muda Bangun KAN Strategic di Batam
Batam, katakabar.com - KAN Strategic resmi hadir di Batam pada Agustus 2025 sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha yang ingin bertumbuh dengan fondasi yang kuat. Didirikan oleh Khusuf Komarhana, praktisi hukum dan kepatuhan korporasi, KAN Strategic berfokus pada manajemen hukum, kepatuhan, pengembangan bisnis, dan tata kelola perusahaan. Dengan pendekatan strategis yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan setiap usaha, KAN Strategic mendampingi pebisnis pemula, UMKM, hingga investor regional untuk membangun struktur bisnis yang sehat, adaptif, dan siap berkembang di pasar Indonesia. Setiap bisnis selalu dimulai dari mimpi. Ada yang ingin membangun usaha keluarga, ada yang ingin membawa produknya menembus pasar regional, ada juga yang ingin membangun sesuatu yang berdampak lebih besar dari dirinya sendiri. Di Batam, mimpi-mimpi itu tumbuh cepat. Kotanya dinamis, peluangnya terbuka, dan semangat wirausahanya terasa. Tapi pertumbuhan yang sehat tetap butuh arah, struktur, dan partner yang tepat termasuk strategi legal yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan bisnis itu sendiri. Dari kebutuhan itulah KAN Strategic hadir. Di balik berdirinya KAN Strategic adalah Khusuf Komarhana, seorang praktisi hukum dan kepatuhan korporasi yang selama bertahun-tahun terlibat langsung dalam pengelolaan regulasi, kontrak, dan tata kelola perusahaan di berbagai sektor industri. Pengalaman tersebut membentuk satu keyakinan: tidak semua pendekatan yang digunakan perusahaan besar bisa langsung diterapkan pada bisnis yang baru tumbuh. Setiap usaha punya fase, kapasitas, dan kebutuhan strategis yang berbeda. Alih-alih melihat hukum sebagai sesuatu yang kaku dan menakutkan, Khusuf melihatnya sebagai fondasi yang bisa membantu bisnis bertumbuh lebih percaya diri dengan struktur yang cukup kuat untuk melindungi, namun tetap luwes untuk berkembang. “Saya percaya setiap usaha punya potensi besar. Tugas kami bukan hanya memastikan semuanya rapi secara legal, tapi membantu klien merasa yakin dengan langkah yang mereka ambil dengan strategi yang masuk akal untuk tahap mereka sekarang,” ujarnya. Lebih dari Sekadar Layanan KAN Strategic bukan firma hukum. Layanannya mencakup manajemen hukum dan kepatuhan usaha, pengembangan bisnis, tata kelola perusahaan, komunikasi publik, hingga branding. Tetapi pendekatannya tetap sederhana: mulai dari percakapan. Bagi KAN Strategic, hubungan dengan klien bukan transaksi jangka pendek, melainkan perjalanan bersama. Dari tahap ide, perintisan, ekspansi, hingga penguatan struktur bisnis semuanya dirancang agar selaras dengan visi jangka panjang klien, tanpa memaksakan struktur yang belum relevan bagi fase pertumbuhannya. Bertumbuh dari Batam untuk Indonesia Berbasis di Batam memberikan keunggulan tersendiri. Kota ini berada di posisi strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, serta menjadi salah satu pintu masuk penting menuju pasar Indonesia. Momentum ini membuka banyak peluang, baik bagi pebisnis lokal maupun investor regional. KAN Strategic ingin menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut memastikan setiap langkah ekspansi dan pengembangan bisnis ditopang oleh fondasi yang kuat dan berkelanjutan. “Kami ingin tumbuh bersama klien. Ketika bisnis mereka berkembang, di situlah keberhasilan kami juga,” kata Khusuf.
H Asmar dan Danrem 031 WB Silaturahmi Bahas Pertahanan hingga FTZ
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han, di Markas Korem 031/Wirabima, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (27/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum perkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan TNI menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan. Kedatangan H Asmar beserta rombongan disambut oleh Danrem 031/WB bersama jajaran pejabat utama Korem. Di pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai program strategis daerah dan dukungan TNI terhadap agenda pembangunan di Meranti. Apresiasi Dukungan TNI Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI selama ini, mulai dari program cetak sawah, pembangunan tanggul, pengamanan kamtibmas, hingga percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di 101 desa dan kelurahan di Meranti. Ia melaporkan pelaksanaan program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dinikmati pelajar dari wilayah kota hingga pelosok desa. “Semua ini dapat berjalan baik berkat hubungan harmonis antara Pemda dan TNI, termasuk dukungan Dandim 0303/Bengkalis, Pabung, dan Danramil Tebing Tinggi,” kata H Asmar. Keberhasilan pengamanan Festival Perang Air (Cian Cui) yang mampu menarik puluhan ribu wisatawan dan mendongkrak perputaran ekonomi hingga Rp70 miliar turut menjadi contoh nyata sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah. Potensi Strategis Kepulauan Meranti Dalam paparannya, H Asmar, menyatakan potensi unggulan Meranti, di antaranya sektor migas yang dikelola PT Imbang Tata Alam (ITA) dengan sembilan sumur aktif, tambang timah berkualitas di Pulau Rangsang, serta komoditas sagu yang telah diekspor ke mancanegara dengan produksi mencapai 250 ribu ton per tahun. Selain itu, Kopi Liberika Kepulauan Meranti juga telah mengantongi sertifikat indikasi geografis dan menjadi salah satu produk unggulan daerah. Tetapi, Ia juga menyoroti persoalan abrasi yang cukup mengkhawatirkan, dengan tingkat pengikisan daratan mencapai 8–12 meter per tahun. Usulan Batalyon dan Free Trade Zone Dalam mendukung penguatan pertahanan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyiapkan lahan untuk pembangunan batalyon di kawasan perbatasan serta lahan untuk pembangunan Kodim. Menurut H Asmar, kehadiran satuan TNI di wilayah tersebut akan menjadi langkah strategis memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus mendukung stabilitas keamanan daerah. Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga berencana melobi pemerintah pusat agar Meranti dapat ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ), seperti yang berlaku di wilayah Kepulauan Riau, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok. Komitmen Kolaborasi Menanggapi hal tersebut, Danrem 031/WB, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar yang proaktif menjalin komunikasi dan koordinasi. Menurutnya, posisi Kepulauan Meranti sebagai wilayah perbatasan memiliki nilai strategis yang perlu mendapatkan perhatian serius. Korem 031/WB bersama jajaran Kodim dan Koramil siap berkolaborasi menyukseskan program pembangunan daerah. “Kami siap bersinergi menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan yang memiliki posisi strategis,” tegasnya. Sebagai langkah awal, Danrem berencana melakukan kunjungan langsung ke Kepulauan Meranti untuk meninjau kondisi wilayah perbatasan, serta melihat potensi dan tantangan yang dihadapi daerah tersebut. Pertemuan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama antara Bupati Kepulauan Meranti H Asmar dan Danrem 031/WB, disaksikan jajaran pejabat Korem, serta rombongan Pemkab Kepulauan Meranti.
Bangun Kekayaan Lewat Literasi Aset Kripto, Belajar Konsistensi Strategi Global dan Keunggulan Bitcoin
Jakarta, katakabar.com - Akhir-akhir ini Michael Saylor, sebagai tokoh sentral di balik transformasi perusahaan Strategy, telah memposisikan dirinya sebagai salah satu pendukung Bitcoin paling vokal di dunia melalui strategi akumulasi yang sangat konsisten. Hingga awal tahun 2026, perusahaan yang dipimpinnya telah memiliki lebih dari 714.644 BTC. Sebuah jumlah yang luar biasa dan menempatkan mereka sebagai salah satu pemegang korporasi terbesar secara global. Saylor menegaskan fluktuasi harga jangka pendek tidak akan mengubah rencana jangka panjangnya untuk terus membeli Bitcoin setiap kuartal. Ia memandang Bitcoin sebagai cadangan nilai utama yang jauh lebih unggul dibandingkan uang tunai. Strategi ini dirancang untuk memberikan ketenangan bagi investor di tengah dinamika pasar, membuktikan keyakinan yang kuat pada fundamental aset dapat melampaui kebisingan berita harian. Sejalan dengan pandangan tersebut, Robert Kiyosaki, penulis buku finansial legendaris Rich Dad Poor Dad, baru-baru ini juga menegaskan dukungannya terhadap Bitcoin dengan membandingkannya secara langsung terhadap emas. Beliau berpendapat bahwa meskipun emas tetap menjadi aset yang berharga, pasokannya masih bisa bertambah melalui penemuan tambang baru maupun kemajuan teknologi pengeboran. Sebaliknya, Bitcoin diatur oleh kode matematika yang sangat ketat sehingga membatasi jumlah totalnya hanya pada angka 21 juta koin, menciptakan tingkat kelangkaan absolut yang tidak dimiliki oleh logam mulia tradisional. Kelangkaan yang telah dirancang secara digital inilah yang membuat Kiyosaki memandang Bitcoin memiliki keunggulan struktural yang lebih cerdas untuk meningkatkan kekayaan di masa depan. Tetapi, bagi para investor di Indonesia, perpaduan strategi positif dari dari Michael Saylor dan pandangan Robert Kiyosaki ini juga dapat memberikan harapan baru peluang keuntungan jangka panjang masih terbuka sangat lebar bagi mereka yang mampu bersikap tenang dan tidak terbawa arus kepanikan sesaat. Bittime, platform pertukaran aset kripto yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menekankan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang bagi setiap penggunanya agar investasi tidak sekadar menjadi ajang spekulasi, melainkan sebuah keputusan yang diambil berdasarkan pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko dan fundamental aset. Dengan memperkuat wawasan sebelum bertransaksi, investor diharapkan dapat membedakan antara fluktuasi harga sementara dan nilai jangka panjang sebuah teknologi sehingga tidak mudah goyah oleh berita-berita yang kurang akurat. Kesabaran dan pemahaman yang baik akan menjadi kunci utama dalam meraih potensi maksimal dari perkembangan aset kripto yang terus bertransformasi menuju standar keuangan masa depan yang lebih inklusif dan modern. Perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Lantaran itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing sebelum memulai perdagangan atau investasi aset kripto.
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI Hadapi Gig Economy
Makassar, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Makassar (AI Center Makassar) terus perkuat perannya dorong pengembangan talenta digital di kawasan Indonesia Timur melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Build Your First Web Portfolio with AI”. Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan berbasis praktik untuk membekali mahasiswa dan komunitas teknologi dengan kemampuan membangun portofolio digital profesional dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Workshop yang dilaksanakan di AI Center Makassar tersebut diikuti oleh lebih dari 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi serta komunitas developer. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis Telkom dalam mempersiapkan talenta muda menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin fleksibel, adaptif, dan berbasis proyek, seiring berkembangnya model gig economy. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital, keberadaan portofolio online dinilai semakin krusial sebagai representasi kompetensi, pengalaman, dan kredibilitas profesional. Tetapi, masih banyak talenta yang belum memiliki media terstruktur untuk menampilkan hasil karya mereka secara optimal. Melihat kebutuhan tersebut, AI Center Makassar menghadirkan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan personal branding dan aktivasi jejak digital profesional. Melalui pendekatan hands-on learning, peserta dibimbing secara komprehensif mulai dari perencanaan konten, pengembangan desain, hingga proses publikasi website portofolio berbasis AI. Peserta juga mendapatkan pendampingan dalam mengintegrasikan hasil karya mereka ke platform profesional seperti GitHub, LinkedIn serta Talent Marketplace Telkom AI Connect, guna meningkatkan visibilitas di hadapan recruiter maupun calon klien. Menurut Sunarti M.R., Business dan Community Lead Telkom AI Connect Makassar, transformasi pola kerja menuntut talenta untuk memiliki kesiapan yang lebih dari sekadar kemampuan teknis. “Saat ini peluang kerja tidak lagi terbatas pada jalur konvensional. Banyak kolaborasi dan proyek lahir dari platform digital. Oleh karena itu, talenta perlu memiliki identitas profesional yang kuat serta portofolio yang mudah diakses. AI Connect hadir untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut sekaligus membuka koneksi ke ekosistem industri,” jelasnya. Materi pelatihan turut mencakup pemanfaatan AI untuk mempercepat proses pengembangan website, ulas Sunarti, penyusunan narasi proyek, hingga optimalisasi tampilan konten agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas hasil karya peserta. Salah satu peserta, Rifky Ramadhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya portofolio profesional. “Melalui workshop ini saya memahami bahwa portofolio bukan hanya kumpulan proyek, tetapi juga cara kita mempresentasikan kompetensi secara strategis. Teknologi AI sangat membantu mempercepat proses pembuatan sehingga lebih efektif,” ucapnya. Sementara, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menimpali penguatan portofolio digital merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan talenta menghadapi persaingan global. “Gig economy membuka peluang yang luas, namun juga menuntut talenta untuk proaktif membangun reputasi profesionalnya. Portofolio digital menjadi representasi pertama yang dinilai oleh industri. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program-program yang relevan dan aplikatif,” tuturnya. Melalui inisiatif ini, AI Center Makassar menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global. Ke depan, AI Connect akan terus menghadirkan berbagai pelatihan, kolaborasi komunitas, serta program pengembangan kapasitas guna mempercepat pertumbuhan sumber daya manusia digital, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Telkom dalam mendukung transformasi ekonomi digital nasional melalui penguatan kompetensi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat dan Berkualitas
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) percepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh. Percepatan pembangunan ini bagian dari langkah pemerintah sebagai upaya pemulihan pascabencana banjir bandang sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga rentan. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pembangunan infrastruktur pendidikan ini adalah manifestasi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). “Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dody. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Aceh, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan total nilai kontrak sekitar Rp1,53 triliun ini berada di bawah tanggung jawab Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU. Pekerjaan konstruksi ini dibagi menjadi dua paket strategis berdasarkan wilayah kerja dan kontraktor pelaksana. Paket pertama, yakni Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1, mencakup wilayah Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Paket ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana KSO PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak sebesar Rp782,29 miliar. Masa pelaksanaan pekerjaan konstruksi berlangsung selama 240 hari kalender, terhitung sejak 28 November 2025 dengan target penyelesaian pada 25 Juli 2026. Hingga 30 Januari 2026, progres fisik paket ini tercatat mencapai 2,81 persen. Sedang, paket kedua atau Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 meliputi wilayah Kabupaten Nagan Raya, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil. Paket pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan nilai kontrak Rp757,05 miliar. Dengan masa pelaksanaan yang sama, yakni 240 hari kalender, pekerjaan dimulai pada 18 Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada 14 Agustus 2026. Saat ini, progres fisik untuk paket kedua telah mencapai 1,70 persen. Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Bangunan ini didesain secara komprehensif, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga memperhatikan aspek mitigasi risiko bencana demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Setiap lokasi sekolah akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, mulai dari asrama siswa dan guru, ruang kelas berbasis teknologi, pusat pembelajaran digital, laboratorium keterampilan, hingga perpustakaan. Selain itu, fasilitas penunjang kesehatan dan aktivitas siswa juga disiapkan secara lengkap, meliputi klinik kesehatan, kantin dan dapur sehat, lapangan olahraga, serta area hijau. Pembangunan di Aceh ini merupakan bagian dari program nasional Sekolah Rakyat Tahap II yang dilaksanakan secara serentak di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten dan.kota. Secara nasional, program ini menargetkan kapasitas tampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), yang terdiri atas 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA. Hingga 23 Januari 2026, capaian fisik nasional berada di angka 4,56 persen. Kementerian PU optimistis seluruh infrastruktur Sekolah Rakyat Tahap II dapat diselesaikan pada periode Juni–Agustus 2026, sehingga siap digunakan sepenuhnya pada tahun ajaran 2026/2027. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, Prabowo Subianto.