Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmen dukung pembangunan sarana pendidikan, khususnya di wilayah terpencil.
Kapolres 'Tanah Jantan' nama lain dari Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. yang pimpin langsung kegiatan Doa Bersama Pembangunan Jembatan SD Negeri 18 Semulut, Kamis (29/1) pagi.
Selain itu, Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Doa bersama ini menjadi penanda dimulainya pembangunan jembatan yang selama ini sangat dibutuhkan sebagai akses utama siswa dan guru menuju sekolah.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembangunan masa depan generasi muda.
“Kehadiran kita di sini bukan hanya untuk membangun sebuah jembatan, tetapi membangun harapan, keselamatan, dan masa depan anak-anak kita. Jembatan ini adalah penghubung kehidupan yang menghubungkan rumah dengan sekolah, harapan orang tua dengan cita-cita anak-anaknya,” ujar AKBP Aldi.
Ia menekankan pentingnya keselamatan bagi para pelajar dan guru, serta menegaskan tidak boleh lagi ada anak-anak yang harus mempertaruhkan keselamatan saat menuju sekolah akibat kondisi jembatan yang tidak layak.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh personel Polri dan TNI yang terlibat. Ia berpesan agar pembangunan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Selepas doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan tiang pancang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan jembatan, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Kegiatan ini mencerminkan peran Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan fasilitas umum, khususnya di bidang pendidikan.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, pihak sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya akses pendidikan yang aman dan layak bagi anak-anak di Desa Banglas Barat.
Sementara, di Polsek Tebing Tinggi Barat juga gelar Doa beraama Pembagunan Jembatan Rusak Do'a bersama dalam rangka pembangunan jembatan rusak yang menjadi akses penyeberangan di MTS Al Anshor Jalan Pelajar Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau oleh Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda D Turnip, SE
"Pembangunan perbaikan jembatan yang menjadi akses anak-anak sekolah bertujuan mempermudah para Siswa menuju Sekolah untuk melaksanakan aktifitas belajar," jelasnya.
Ia berharap, perbaikan jembatan yang rusak salah satu program Polri yang dapat membantu baik guru, siswa - siswi maupun masyarakat di lingkungan tersebut.
Hal yang sama dilaksanakan oleh Polsek Rangsang, yakni Doa Beraama dan progress pembagunan Jembatan Merah Putih Pressisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk.
Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, S.H, mengutarakan Doa Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang penanda dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang. Di mana pengerjaan pancang pertama dilaksanakan Kapolsek Rangsang, Camat Rangsang, Danposmat Tanjung Samak dan Danposbabinsa Tanjung Samak," ceritanya.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini masyarakat jadi lebih semangat, dan kompak dukung pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Tanjung Gemuk guna mempermudah aktivitas masayarakat.
Dari Doa ke Aksi Polri Hadir Bangun Jembatan Sekolah di Pelosok Tanah Jantan
Diskusi pembaca untuk berita ini