PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar Riau
Riau
Minggu, 26 April 2026 | 17:13 WIB

PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar

Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat (Rescep) membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 Desa Langkitin yang sebelumnya terbakar. Bantuan tersebut diserahkan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, didampingi Business Support Head, Achmedi Akbar, kepada Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PTPN IV PalmCo membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi PTPN yang telah membantu membangun kembali sekolah yang terbakar. Jika menunggu biaya dari APBD, tentu harus melalui proses pengajuan dan pembahasan yang memerlukan waktu. Alhamdulillah PTPN dapat membantu lebih cepat,” jelasnya. Menurutnya, hubungan antara PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu selama ini terjalin dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. “Sekali lagi terima kasih telah membantu pembangunan kampung kita ini dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di Rokan Hulu. Bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga keagamaan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Daerah kita masih membutuhkan dukungan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur,” ucap Wabup Rokan Hulu. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan serta komitmen untuk hadir bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa SDN 011 Desa Langkitin. Untuk itu, atas arahan Dirut PalmCo, kami bergerak cepat, dan melalui bantuan ini kami berharap proses pembangunan kembali sekolah dapat berjalan lebih cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman. PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” sebut Bambang.

Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing Default
Default
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:03 WIB

Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus perkuat komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Lihat, Senin (26/1) kemarin, jajaran Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penghijauan dan edukasi peduli lingkungan secara serentak di sejumlah wilayah dan sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Salah satu kegiatan utama dipusatkan di halaman Kantor Camat Pulau Merbau sekitar pukul 11.15 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, S.E., Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., Danramil 06 Merbau, Kapten Arh. R. Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda D. Turnip, S.E., Kepala KUA Pulau Merbau, H. Nurholis, M.Pdi, serta personel Polsek Tebing Tinggi Barat. Di kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 10 batang bibit pohon ketapang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, AKP Aguslan, menyampaikan Green Policing merupakan konsep pemolisian yang komprehensif dan progresif. Program ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menempatkan kepolisian sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Green Policing adalah jawaban atas tantangan zaman, mulai dari krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran ekologis masyarakat,” ujarnya. Selain di Pulau Merbau, kegiatan Green Policing juga dilaksanakan secara paralel di berbagai sekolah oleh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kepulauan Meranti. Polsek Tebing Tinggi melaksanakan edukasi lingkungan dan penanaman bibit pohon mangga di Pondok Pesantren Darul Fikri, Desa Banglas Barat. Satpolairud Polres Kepulauan Meranti menanam bibit pohon jambu di TK Islam Terpadu Ikhlas Hati Bunda, Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara, Polsek Rangsang Barat melakukan penanaman bibit pohon rambutan di RA Al Amin, Desa Bokor. Polsek Tebing Tinggi Barat menanam bibit pohon ketapang di SDN MI Ahuda, Desa Mekong. Sat Binmas Polres Kepulauan Meranti juga menanam bibit pohon jeruk di MTs Al Istiqomah, Desa Alahair. Seluruh rangkaian kegiatan disertai dengan edukasi interaktif kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan Green Policing ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Kepulauan Meranti berharap program tersebut mampu menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung masyarakat sekaligus penjaga kelestarian lingkungan hidup.

UT Perkuat Kerja Sama Nasional Mulai Sekolah Vokasi hingga Anak Petani Sawit Sawit
Sawit
Senin, 27 Oktober 2025 | 20:12 WIB

UT Perkuat Kerja Sama Nasional Mulai Sekolah Vokasi hingga Anak Petani Sawit

Tangsel, katakabar.com - Universitas Terbuka (UT) perluas jejaring kerja sama strategis melalui penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai mitra dari dunia pendidikan, industri, hingga pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi UT perkuat tridharma perguruan tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta mempercepat pencapaian target 1 juta mahasiswa di seluruh Indonesia. Penandatanganan kerja sama dilakukan Rektor UT, Prof. Ali Muktiyanto bersama sejumlah mitra strategis, antara lain pertama, Politeknik Negeri Manado Ruang lingkup kerja sama mencakup peningkatan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. Kedua, Universitas Negeri Manado (Unima) Fokus pada penguatan tridharma dan pengembangan sumber daya akademik. Ketiga, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kerja sama untuk penyelenggaraan pendidikan tinggi bagi keluarga petani sawit di seluruh Indonesia. Terakhir, Pemerintah Kabupaten Trenggalek Meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta pembangunan daerah. Selain MoU tersebut, UT tandatangani PKS dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan pendidikan. Di kegiatan itu, Prof. Ali menegaskan kerja sama dengan politeknik dan industri menjadi langkah konkret UT dalam memastikan lulusan sekolah vokasi siap terjun ke dunia kerja. "Kami ingin pastikan sekolah vokasi UT melahirkan lulusan yang siap bekerja, bukan menambah pengangguran. Karena itu, kolaborasi dengan politeknik dan industri menjadi sangat penting," tegasnya konferensi pers Seminar Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil Wilayah 1 di UTCC, Tangsel, Senin (27/10). Prof. Ali menjelaskan penyelenggaraan vokasi di UT tidak akan dibuka sebelum ada kepastian mitra industri yang siap menjadi tempat magang mahasiswa. "Pendidikan jarak jauh bukan hambatan bagi pelatihan vokasional, selama dukungan sarana-prasarana praktik tersedia melalui kemitraan strategis," jelasnya. UT saat ini telah menyiapkan tiga program vokasi baru, yaitu Manajemen iLogistik, Teknik Informatika, dan Sistem Akuntansi Digital, bekerja sama dengan politeknik dan berbagai mitra industri seperti PT Pos Indonesia serta perusahaan konsultan dan penyedia jasa logistik. Kerja sama UT dengan APKASINDO menjadi sorotan tersendiri. Program ini membuka kesempatan bagi anak-anak petani sawit di berbagai daerah untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan kebun. "Pendidikan jarak jauh UT menjadi solusi agar masyarakat di pelosok tetap bisa belajar tanpa meninggalkan pekerjaannya," ucapnya. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung target 1 juta mahasiswa UT pada 2026 mendatang. Di kegiatan sama, hadir pula narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Marsekal Muda TNI R. Tjahjo Khurniawan, Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi. Ia menegaskan pentingnya literasi keamanan siber di perguruan tinggi, terutama bagi kampus berbasis digital seperti UT. Dengan sistem pembelajaran daring, ungkapnya, perlindungan data akademik menjadi hal utama. BSSN berkomitmen memperkuat literasi keamanan siber agar civitas akademika UT semakin tangguh menghadapi ancaman digital. Prof. Ali menegaskan target 1 juta mahasiswa UT bukan sekadar ambisi, tetapi bentuk kepercayaan publik terhadap kualitas dan inklusivitas sistem pembelajaran UT. Dengan sistem pembelajaran daring yang stabil dan inklusif, UT siap melayani lebih banyak mahasiswa dari seluruh Indonesia hingga mancanegara," sebut Prof. Ali. UT kini mencatat lebih dari 768.000 mahasiswa aktif, dengan 90.000 pengguna yang dapat mengakses sistem e-learning secara bersamaan tanpa kendala.

Dorong Peningkatan Sekolah Adiwiyata, UBP Jatigede Bantu Sarana ke SDN Parakankondan Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:00 WIB

Dorong Peningkatan Sekolah Adiwiyata, UBP Jatigede Bantu Sarana ke SDN Parakankondan

Sumedang, katakabar.com - Unit Bisnis Pembangkitan atau UBP Jatigede melalui program PLN Peduli, dan bentuk komitmen dukung dunia pendidikan, salurkam bantuan TJSL, berupa perlengkapan sarana sekolah kepada SDN Parakankondang di Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede. Diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN Parakondang, Nuryani. Ia menuturkan, kami ucapkan terima kasih kepada PLN Indonesia Power memiliki program TJSL di dunia pendidikan. "Bantuan perlengkapan sarana ini dibutuhkan oleh siswa-siswi dalam kegiatan belajar mengajar," ujarnya. Kami juga berharap, Nuryani, dapat bersinergi dengan PLN Indonesia Power, utamanya dalam memberikan edukasi pengenalan Pembangkit beserta proses bisnissnya. Hadir mewakili Manajemen PLN Indonesia Power UBP Jatigede, Budi Putranto selaku Assistant Manager Administrasi menyampaikan “PLTA Jatigede yang telah diresmikan oleh Presiden RI pada Januari 2025 lalu. "selain memberikan kontribusi pada sistem kelistrikan Jamali, juga memiliki peran Sosial peningkatan kualitas pendidikan. Melalui TJSL ini, kami memberikan bantuan perlengkapan sarana kepada salah Satu Sekolah Adiwiyata di lingkungan Kabupaten Sumedang," ucapnya.

Polres Kepulauan Meranti Sosialisasi Green Policing Ketiga Sekolah Riau
Riau
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:44 WIB

Polres Kepulauan Meranti Sosialisasi Green Policing Ketiga Sekolah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti lewat Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Bengkalis sosialisasi peduli lingkungan sejak dini, lewat program Green Policing. Konsep kegiatan peduli lingkungan, berupa penanaman pohon, kegiatan ini digelar di MTSN 1 Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, SDN Kecamatan Rangsang Barat, dan SMAN 2 Tebingtinggi Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti, Jumat (22/8) kemarin. Green Policing Polres Kepulauan Meranti dimulai dari sosialisasi, dan edukasi peduli lingkungan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon di tiga sekolah. Sebelum penanaman pohon, Polres Kepulauan Meranti, dan peserta yaknj para guru, dan siswa di sekolah melaksanakan kegiatan edukatif perihal kegiatan peduli lingkungan dari rumah, dan lingkungan sekolah, serta melakukan kegiatan interaktif dengan tema peduli lingkungan Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Sardianto SE dan personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Sikum Polres Kepulaua Meranti, Plt. Kasikum Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dedi Santos Manullang SH, dan personel Sikum Polres Kepulauan Meranti, yang melaksanakan kegiatan di sekolah MTSN 1 Selatpanjang, SMAN 2 Tebingtinggi. Sementara di SD N 17 Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat dilaksanakan Kapolsek Rangsang Barat yang diwakili Bhabinkamtibmas Desa Bokor, Aipda Ashobirin dan personel Polsek Rangsang Barat Polres Kepulauan Meranti.

Satintelkam dan Propam Polres Kepulauan Meranti Viralisasikan Green Policing di Tiga Sekolah Riau
Riau
Jumat, 08 Agustus 2025 | 20:11 WIB

Satintelkam dan Propam Polres Kepulauan Meranti Viralisasikan Green Policing di Tiga Sekolah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Satuan Intelijen dan Kemanan atau Satintelkam, dan Profesi dan Keamanan atau Propam Polres Kepulauan Meranti viralisasikan Green Policeng di tiga sekolah mulai Kamis (7/8) hingga Jumat (8/8). Kegiatan sosialisasi, dan edukasi peduli lingkungan, serta penanaman bibit pohon dilakukan di tiga sekolah, yakni TK Fathimah Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, TK Aisyah, dan SDN 13 Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti. Kegiatan peduli lingkungan kepada generasi muda diharapkan dapat tumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi kepada lingkungan dengan menjaga kelestariannya. Di tengah diskusi interaktif antara personel Polres Kepulauan Meranti dan para siswa peserta kegiatan Green Policing diberi hadiah alat paket tulis. Setelah itu dilanjutkan penanaman bibit pohon Mangga di wilayah dua sekolah itu. Kegiatan Green Policing kali ini, yakni AKP J.A. Lubis SH MH Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti, AKP J.A. Lubis, dan Kapolsek Kepulauan Meranti diwakili Kanit Binmas Polsek Tebingtinggi, Aiptu Djoko Susilo bersama personel Polres Kepulauan Meranti, para guru Sekolah SDN 13, TK Aisyah Selat Panjang Kecamatan Tebingtinggi, dan TK Fathimah Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebingtinggi Barat. Target kegiatan Green Policing adalah para guru, dan para siswa menjadi peserta Kapolres Kepulauan Meranti melalui AKP J.A. Lubis, Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti dan Kapolsek Kepulauan Meranti diwakili Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi, AIPTU Djoko Susilo melaporkan, kegiatan Green Policing di tiga wilayah sekolah ini telah selesai dilaksanakan, dan berjalan lancar dengan semangat yang tinggi dari peserta yang terlibat siswa-siswa sekolah.