Benih Unggul

Sorotan terbaru dari Tag # Benih Unggul

Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet Nasional
Nasional
Jumat, 11 September 2026 | 08:16 WIB

Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet

Bogor, katakabar.com - PT Riset Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Karet, sebagai salah satu entitas PTPN Group gelar Focus Group Discussion (FGD) “Relaksasi Regulasi Penyediaan Benih Karet” di Gedung Aula Hevea 1 PT RPN, Bogor, di pertengahan Agustus 2026 lalu. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, peneliti, akademisi, pelaku usaha, produsen benih, serta pemangku kepentingan perbenihan dalam membahas tantangan penyediaan benih karet unggul di Indonesia. Tidak hanya itu, forum ini mempertemukan unsur pemerintah, lembaga riset, perusahaan perkebunan, produsen benih, asosiasi petani, akademisi, peneliti, dan para ahli karet untuk membahas persoalan ketersediaan benih unggul serta kebutuhan penyesuaian regulasi perbenihan tanaman karet. Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap, menekankan pentingnya forum lintas pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas persoalan penyediaan bahan tanam karet. “Kita perlu memastikan regulasi perbenihan tetap menjadi instrumen untuk menjaga kualitas bahan tanam, namun pada saat yang sama mampu menjawab dinamika dan kondisi nyata yang terjadi di lapangan,' jelasnya. Ia juga menambahkan relaksasi regulasi perlu dilakukan secara terukur dan berbasis kajian sehingga tidak mengurangi standar mutu bahan tanam. “Relaksasi bukan berarti menurunkan standar. Yang kita dorong adalah regulasi yang lebih adaptif, tetap berbasis kajian ilmiah, dan memberikan kepastian bagi penyediaan benih karet unggul," ulasnya. Salah satu tantangan yang disoroti dalam forum adalah semakin terbatasnya keberadaan blok penghasil biji yang telah ditetapkan. Sebagian sumber biji mengalami penurunan produktivitas, perubahan kondisi tanaman, bahkan perubahan fungsi menjadi kebun komoditas lain. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pasokan biji batang bawah tidak mampu mengimbangi kebutuhan bahan tanam, terutama ketika permintaan benih meningkat. Hingga saat ini, penyediaan bahan tanam karet unggul masih banyak dilakukan melalui perbanyakan vegetatif menggunakan metode okulasi. Metode tersebut membutuhkan batang bawah yang berasal dari biji. Sejumlah metode alternatif, seperti sambung, cangkok stek, dan microcutting, juga telah dicoba untuk dikembangkan. Tetapi, penerapannya masih memerlukan penguatan agar dapat memberikan hasil yang optimal. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan didorong untuk mendiskusikan kembali persyaratan yang masih relevan, persyaratan yang perlu disesuaikan, serta mekanisme pengawasan yang tetap harus dipertahankan apabila dilakukan relaksasi terhadap sumber biji batang bawah. Diskusi juga menegaskan bahwa perubahan regulasi harus tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian. Setiap bentuk relaksasi perlu memiliki dasar teknis, mekanisme pengawasan, serta parameter mutu yang jelas. Bagi PT RPN, forum ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem perbenihan karet nasional yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil FGD diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan regulasi yang mampu menjaga kualitas bahan tanam sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi pemenuhan kebutuhan benih karet nasional.

Total 99.920 Benih Sawit Unggul Asal Sumut Dikirim ke Babel dan Kalimantan Sawit
Sawit
Senin, 25 Desember 2023 | 22:32 WIB

Total 99.920 Benih Sawit Unggul Asal Sumut Dikirim ke Babel dan Kalimantan

Medan, katakabar.com - Pejabat Karantina Indonesia di Medan periksa sebanyak 99.920 benih kelapa sawit DxP Bah Lias 7 milik PT PPLSI sebelum dikirim ke Bangka Belitung dan Kalimantan, di penghujung pekan ketiga Desember 2023 lalu. "Kami sudah periksa benih kelapa sawit unggul hendak dikirim. Hasilnya, benih-benih tersebut keadaan sehat dan bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan terus sudah bisa dikirim ke daerah tujuan," kata Pejabat Karantina Medan, Ronald, dilansir pada Senin (25/12). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Karantina Indknesia di Medan, Suwandi menyebutkan, Pejabat Karantina Medan lebih dulu pastikan benih kelapa sawit unggul asal Sumatera Utara bebas OPTK biar aman dikirim. "Kami komitmen dengan seluruh sumber benih di Sumatera Utara kerja sama untuk pastikan kesehatan benih aman ditanam di manapun dan hasil produksinya maksimal," tegasnya. Diketahui, benih kelapa sawit unggul salah satu syarat kebun kelapa sawit produktif dan hasilkan keuntungan maksimal. Dari sekian sumber benih unggul, salah satu benih unggul hasilkan daging buah atau palm kernel oil tinggi milik PT PPLSI Tbk varietas DxP Bah Lias 7.

Jangan Asal Pilih Bibit Sawit Unggul, Ada Kiatnya Kata Karantina Pertanian Bengkulu Sawit
Sawit
Minggu, 17 September 2023 | 19:22 WIB

Jangan Asal Pilih Bibit Sawit Unggul, Ada Kiatnya Kata Karantina Pertanian Bengkulu

Bengkulu, katakabar.com - Bila ingin beli lahan buat kebun kelapa sawit, eloknya ketahui dulu bibit yang ingin ditanam biar hasilnya sesuai harapan sehingga tidak kecewa kemudian hari. Mari simak dan kenal benih kelapa sawit unggul versi Kantor Karantina Pertanian Provinsi Bengkulu. Kepala Kantor Karantina Pertanian Provinsi Bengkulu, drh Bukhari menjelaskan, ada sembilan ciri-ciri mesti diperhatikan oleh petani secara seksama saat memilih benih kelapa sawit yang berkualitas, yakni bentuk tunas normal, anak daun melebar, keadaan tempurung bibit berwarna hitam gelap, panjang akar tidak lebih dari 2 hingga 3 sentimeter, dan kondisi bongkot atau batang gemuk. Terus, warna calon akar kekuning-kuningan mendekati hijau, ukuran calon batang baik, bentuk bibit bulat atau lonjong, seperti buah melinjo, dan telah diperiksa Karantina Pertanian dan dinyatakan sehat. "Kalau menemukan ciri-ciri seperti di atas atau minimal telah mengantongi sertifikat dari penyedia benih dan dinyatakan sehat dari Karantina Pertanian, dipastikan bibit sawit tersebut unggul," ulas Bukhari, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (17/9). Cerita Bukhari, kesalahan memilih benih berdampak fatal pada produktivitas kebun. Lantaran itu, sangat penting memahami dan menerapkan benih berkualitas. "Jangan sampai memilih benih asal-asalan. Solanya, risikonya rugi hingga 20 tahun ke depan," imbaunya. Dijelaskannya, selain perawatan maksimal, benih langkah awal harus diperhatikan. Pemilihan benih tidak bisa diabaikan atau disepelekan. Ini dapat pengaruhi hasil dan kualitas tanaman hingga bertahun-tahun. "Benih unggul adalah fondasinya. Untuk itu, beli benih unggul demi kesuksesan jangka panjang," bebernya.

Sebanyak 27 Poktan Terima l78.438 Batang Benih Unggul Sawit Nusantara
Nusantara
Selasa, 18 Juli 2023 | 22:25 WIB

Sebanyak 27 Poktan Terima l78.438 Batang Benih Unggul Sawit

Sekadau, katakabar.com - Bupati Sekadau, Kalimantan Barat, Aron serahkan bantuan benih unggul kelapa sawit pre-nursery program IP3K kepada 27 kelompok tani, di penangkaran benih kelapa sawit Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Senin (17/7). "Bantuan benih unggul kelapa sawit siap tanam ini stimulus agar para petani atau pekebun dapat membudidayakan kelapa sawit dengan baik dan benar. Soalnya, kunci keberhasilan pembangunan kebun kelapa sawit dengan penggunaan benih unggul," kata Bupati Sekadau, Aron dilansir dari laman elaeis.co pada Selasa (18/7). Kepada petani penerima bantuan untuk secara swadaya menanam dan memelihara benih yang diberikan dengan baik sesuai dengan ketentuan teknis, pesannya. Dijelaskannya, kegiatan penyaluran benih unggul kelapa sawit tahun 2023 ini tahun ke dua. Ini program berkelanjutan, bantuan benih kelapa sawit unggul bakal diluncurkan di tahun-tahun berikutnya sesuai dengan ketersediaan anggaran. Untuk itu, perlu monitoring dan evaluasi dari kegiatan sebelumnya, dan penting dilakukan perbaikan pelaksanaan di kegiatan tahun berikutnya. “Kepada kelompok tani penerima, saya minta agar bantuan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Apalagi bantuan berupa bibit pre-nursery dengan umur 4 hingga 5 bulan, perlu dirawat lagi dalam polybag besar hingga bibit siap untuk ditanam,” ulasnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau, Sandae menimpali, dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau, jumlah usulan yang diterima sebanyak 176 kelompok petani pekebun dengan luas sekitar 3.700 hektar. Selanjutnya, usulan tersebut bersama dengan PPL dilakukan verifikasi terhadap kesesuaian kelembagaan, domisili pekebun, dan kesesuaian lahan. “Kelompok tani pengusul harus terdaftar dalam Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simultan), anggota kelompok tani berdomilisi di Kabupaten Sekadau, serta lahan yang diusulkan berada di wilayah Kabupaten Sekadau dan tidak berada di dalam kawasan hutan,” tegasnya. Masih Sandae, anggaran yang tersedia, sehingga tahun anggaran 2023 dapat terakomodir pengadaan benih unggul kelapa sawit pre-nursery sejumlah 73.438 batang, dan benih diserahkan kepada 27 kelompok tani yang menyebar di 21 desa dengan luas lahan yang dibantu mencapai 547 hektar. Sebelumnya, tahun anggaran 2022 lalu terakomodir bantuan sejumlah 36.000 batang bibit sawit untuk 15 kelompok tani menyebar di 13 desa dengan luas lahan yang dibantu sejumlah 276 hektar,” bebernya. Sandae menambahkan, pengadaan benih kelapa sawit siap tanam dilaksanakan sesuai ketentuan melalui proses pengadaan barang dengan mekanisme e-Purchasing terhadap barang/jasa yang tersedia dalam e-Katalog lokal. “Benih berasal dari varietas unggul yang dikeluarkan produsen benih resmi yang sudah melalui proses sertifikasi dan telah diberi label lembaga yang berkompeten, yakni Unit Pengawasan dan Sertifikat Benih Perkebunan (UPSBP) Provinsi Kalimantan Barat,” tandasnya.