Berbasis
Sorotan terbaru dari Tag # Berbasis
Pariwisata Malioboro Saat Ramadhan dan Lebaran: Tren Wisata Kota dan Alternatif Berbasis Komunitas
Yogyakarta, katakabar.com - Kawasan Malioboro kembali menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Yogyakarta selama periode Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2025 Masehi hingga libur Lebaran. Selain dikenal sebagai ikon wisata kota, kawasan ini juga menjadi titik pertemuan berbagai aktivitas budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif yang meningkat signifikan menjelang hari raya. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat periode libur Lebaran secara konsisten menjadi salah satu puncak kunjungan wisatawan ke wilayah ini. Data dari Dinas Pariwisata DIY menunjukkan bahwa pada masa libur Lebaran beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta dapat mencapai ratusan ribu hingga lebih dari satu juta orang dalam satu periode liburan, dengan Malioboro menjadi salah satu destinasi yang paling ramai dikunjungi. Menurut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, kawasan Malioboro memiliki daya tarik yang relatif stabil bagi wisatawan domestik sebab lokasinya yang strategis? serta keberadaan berbagai fasilitas wisata di sekitarnya. “Malioboro tetap menjadi magnet wisatawan ketika datang ke Yogyakarta, terutama saat musim libur panjang seperti Lebaran, karena kawasan ini mudah diakses dan memiliki banyak aktivitas wisata dalam satu area,” ujarnya lewat keterangan kepada media. Kurun beberapa tahun terakhir, kawasan Malioboro mengalami penataan yang cukup signifikan. Relokasi pedagang kaki lima ke Teras Malioboro serta pengaturan jalur pedestrian membuat kawasan ini lebih ramah bagi pejalan kaki. Wisatawan yang datang ke Malioboro umumnya melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki di sepanjang Jalan Malioboro, mengunjungi pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo, menikmati kuliner malam, hingga berfoto di titik-titik ikonik seperti Titik Nol Kilometer dan Tugu Yogyakarta. Selama bulan Ramadhan, kawasan ini juga memiliki suasana yang berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah pedagang kuliner musiman muncul di sekitar Malioboro dan kawasan sekitarnya, menawarkan berbagai makanan tradisional yang menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa masyarakat Yogyakarta. Di malam hari, aktivitas wisata biasanya berlanjut dengan wisata kuliner dan pertunjukan seni jalanan yang kerap muncul di sekitar kawasan tersebut. Tren Wisata Lebaran di Yogyakarta Selain Malioboro, wisatawan yang datang ke Yogyakarta pada periode Lebaran biasanya juga mengunjungi berbagai destinasi populer seperti kawasan Keraton Yogyakarta, Taman Sari, hingga desa wisata di wilayah Sleman dan Bantul. Terapi beberapa tahun terakhir, tren wisata di Yogyakarta juga mulai bergerak ke arah pengalaman yang lebih personal dan berbasis komunitas. Wisatawan tidak hanya mencari tempat wisata populer, tetapi juga kegiatan yang memberi pengalaman langsung dengan kehidupan masyarakat setempat. Salah satu bentuk wisata alternatif yang berkembang di Yogyakarta adalah wisata susur gang, yang memperkenalkan sisi kota melalui lorong-lorong kecil, kampung tua, dan cerita sejarah lokal. Beberapa komunitas yang aktif mengembangkan kegiatan ini antara lain: Gang-Gangan, yang mengajak peserta menjelajahi gang-gang kecil di pusat kota sambil mendengar cerita sejarah kawasan kampung. Mlampah Ziarah, yang memadukan perjalanan kaki dengan narasi sejarah tokoh dan situs budaya di Yogyakarta. Walk The Past, komunitas tur sejarah yang fokus pada kisah masa lalu kota melalui rute-rute bersejarah. Alon Mlampah, yang menawarkan tur jalan kaki santai untuk mengenal kehidupan masyarakat dan dinamika ruang kota. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam kelompok kecil sehingga peserta dapat lebih memahami cerita lokal yang jarang ditemukan dalam tur wisata konvensional. Selain tur sejarah, wisata berbasis komunitas juga berkembang melalui kegiatan eksplorasi kuliner lokal. Salah satu komunitas yang cukup aktif adalah Krida Kuliner, yang kerap mengadakan tur kuliner tradisional di berbagai sudut kota Yogyakarta. Kegiatan ini biasanya mengajak peserta mencicipi makanan khas lokal sekaligus mengenal cerita di balik warung atau pedagang legendaris. Bagi wisatawan yang datang saat libur Lebaran, kegiatan semacam ini dapat menjadi alternatif untuk menikmati kuliner Yogyakarta dengan pendekatan yang lebih kontekstual, sekaligus mendukung pelaku usaha kecil di tingkat lokal. Sebagai pusat wisata kota, kawasan Malioboro memiliki berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel skala besar hingga penginapan kecil yang berada di sekitar pusat kota. Kedekatan kawasan ini dengan berbagai objek wisata utama membuat banyak wisatawan memilih menginap di area sekitar Malioboro agar lebih mudah menjangkau berbagai destinasi. Salah satu hotel yang berada di kawasan tersebut adalah Liberta Malioboro, yang menjadi salah satu opsi akomodasi di sekitar pusat wisata kota dengan akses yang relatif dekat ke Malioboro, Stasiun Tugu, serta sejumlah destinasi budaya di Yogyakarta. Meski kunjungan wisatawan meningkat setiap tahun, sejumlah pihak menilai pentingnya pengelolaan pariwisata kota yang tetap memperhatikan kenyamanan ruang publik dan keberlanjutan budaya lokal. Pengembangan wisata berbasis komunitas, seperti tur susur gang dan eksplorasi kuliner tradisional, dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas pengalaman wisata sekaligus menyebarkan manfaat ekonomi ke berbagai kampung di Yogyakarta.
Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone Gunakan Sniffer4D
Jakarta, katakabar.com - Inspeksi pipa di sektor minyak dan gas memerlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran gas secara presisi tanpa meningkatkan risiko terhadap personel lapangan. Metode manual sering menghadapi tantangan menjangkau jalur pipa yang panjang, area terpencil, serta lingkungan dengan paparan gas berbahaya seperti CH4, H2S, dan senyawa volatil lainnya. Sniffer4D Nano 2+ Multi-Gas dari Soarability hadir sebagai sistem sensor berbasis drone yang dirancang untuk mendukung inspeksi gas dan partikulat dari udara secara akurat dan terukur. Perangkat ini memiliki lima internal slot yang dapat dikonfigurasi dengan modul sensor sesuai kebutuhan operasional. Integrasi dengan drone DJI Enterprise seperti Matrice 4 Series, Matrice 400, serta DJI Dock 3 mendukung pelaksanaan inspeksi secara efisien, termasuk untuk operasi otomatis dan pemantauan berkala. Sensor Multi-Gas dan Partikulat Sniffer4D Nano 2+ mendukung berbagai modul sensor berbasis electrochemistry, PID, dan light scattering. Pilihan modul mencakup PM 1.0, PM 2.5, PM 10, serta TSP atau PM 100 untuk pemantauan partikulat. Untuk gas, tersedia modul O3, NO2, O3 + NO2, CO, H2S, NH3, SO2, HCHO, TVOC, serta Odor dengan satuan OU. Setiap modul memiliki rentang pengukuran dan sensitivitas yang berbeda sesuai kebutuhan aplikasi industri. Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui DJI Pilot dan DJI FlightHub 2, kemudian divisualisasikan menggunakan AIRINS.ai dalam bentuk peta dua dimensi, tiga dimensi, serta interpolasi distribusi konsentrasi gas. Setelah misi selesai, sistem secara otomatis menghasilkan laporan dalam format PDF atau CSV untuk kebutuhan dokumentasi dan analisis lebih lanjut. “Inspeksi gas berbasis drone mendukung peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional di fasilitas migas. Informasi yang diperoleh memberikan dasar yang kuat untuk tindakan mitigasi yang lebih cepat dan terukur,” ujar Halo Robotics, distributor Sniffer4D di Indonesia. Dengan fleksibilitas konfigurasi hingga lima modul sensor dalam satu perangkat, Sniffer4D Nano 2+ menjadi solusi inspeksi pipa migas yang aman, efisien, dan akurat untuk mendukung kebutuhan pemantauan gas di lingkungan industri berisiko tinggi.
Audit Pajak PT PMA di Era Pengawasan Berbasis Data
Jakarta, katakabar.com - Kurun beberapa tahun terakhir, perusahaan penanaman modal asing (PT PMA) di Indonesia beroperasi di bawah lanskap perpajakan yang semakin berbasis data dan analisis risiko. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak lagi mengandalkan pendekatan acak dalam pemeriksaan, melainkan memanfaatkan sistem Compliance Risk Management (CRM), integrasi data lintas instansi, serta pelaporan digital yang semakin rinci. Bagi investor asing, perubahan ini menggeser audit pajak dari peristiwa yang jarang terjadi menjadi risiko kepatuhan yang perlu dikelola secara strategis. Penting untuk dipahami bahwa audit pajak di Indonesia bukanlah hukuman, melainkan instrumen pengawasan. Tegapi, bagi PT PMA yang umumnya memiliki transaksi lintas negara, struktur grup, dan pola pembiayaan yang lebih kompleks, probabilitas untuk masuk radar pemeriksaan memang lebih tinggi. Hal ini bukan semata karena status asing, melainkan karena karakteristik bisnis yang secara alami membawa indikator risiko tertentu. Salah satu pemicu paling konsisten adalah permohonan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap klaim pengembalian PPN melalui mekanisme restitusi reguler wajib diaudit sebelum dana dikembalikan. Bagi PT PMA di sektor manufaktur, ekspor, atau industri dengan impor tinggi, kondisi kelebihan PPN masukan adalah hal yang lazim. Namun, audit dalam konteks ini bersifat prosedural, bukan karena dugaan pelanggaran. Meski demikian, temuan administratif kecil, seperti ketidaksesuaian faktur pajak atau perbedaan periode pelaporan dapat berujung pada penyesuaian atau penundaan restitusi. Di luar PPN, isu transfer pricing menjadi area pengawasan yang semakin dominan. Transaksi dengan pihak afiliasi, baik dalam bentuk penjualan barang, jasa manajemen, royalti, maupun pembiayaan intra-grup, menuntut pembuktian bahwa harga yang digunakan mencerminkan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (arm's length principle). DJP secara aktif membandingkan margin dan rasio keuangan PT PMA dengan tolok ukur industri. Ketika perusahaan menunjukkan pola kerugian berulang atau margin yang menyimpang signifikan tanpa justifikasi yang kuat, risiko audit meningkat secara substansial. Dokumentasi transfer pricing berperan krusial dalam konteks ini. Ketiadaan atau keterlambatan penyusunan Master File dan Local File sering kali dipandang sebagai sinyal lemahnya tata kelola pajak. Bahkan ketika transaksi sebenarnya wajar secara komersial, kegagalan mendokumentasikannya dengan benar dapat membuka pintu pemeriksaan lebih mendalam. Aspek lain yang kerap memicu perhatian adalah ketidaksesuaian antara laporan keuangan dan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak. Selisih besar antara laba akuntansi dan laba fiskal bukanlah hal terlarang, tetapi memerlukan rekonsiliasi yang jelas dan terdokumentasi. Dalam sistem DJP yang semakin terintegrasi, perbedaan tanpa penjelasan memadai mudah terdeteksi dan dikategorikan sebagai anomali risiko. Tidak kalah penting adalah kewajiban pemotongan dan pemungutan pajak. PT PMA umumnya berhadapan dengan PPh Pasal 21, 23, dan 26, terutama terkait gaji ekspatriat, jasa pihak ketiga, serta pembayaran ke luar negeri. Kesalahan klasifikasi objek pajak, tarif, atau ketepatan waktu setor sering kali menjadi pintu masuk audit, karena DJP dapat mencocokkan data pemotongan dengan laporan pihak lain dan transaksi lintas batas. Dalam banyak kasus, proses audit diawali dengan SP2DK (Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan). Surat ini bukan audit, tetapi permintaan klarifikasi. Tetapi, pengalaman menunjukkan bahwa respons yang tidak lengkap, terlambat, atau defensif justru meningkatkan kemungkinan pemeriksaan formal. Dengan jangka waktu klarifikasi yang terbatas dan cakupan tahun pajak hingga lima tahun ke belakang, SP2DK seharusnya diperlakukan sebagai peringatan awal yang serius. Audit juga kerap muncul dalam momen-momen korporasi strategis, seperti merger, akuisisi, restrukturisasi, atau likuidasi. Dalam konteks ini, DJP berkepentingan memastikan seluruh kewajiban pajak telah diselesaikan sebelum perubahan struktur atau penutupan entitas. Bagi investor, hal ini menegaskan bahwa kepatuhan pajak bukan hanya isu operasional, tetapi juga faktor penting dalam perencanaan transaksi dan exit strategy. Melihat pola tersebut, semakin banyak PT PMA mulai memandang kesiapan audit (audit readiness) sebagai bagian dari manajemen risiko. Pendekatan ini menekankan dokumentasi yang rapi, konsistensi pelaporan, serta respons yang terstruktur terhadap permintaan otoritas pajak. Di titik inilah peran penasihat profesional menjadi relevan, bukan untuk “menghindari” audit, tetapi untuk memastikan perusahaan siap menghadapinya. Pada praktiknya, konsultan seperti CPT Corporate kerap dirujuk oleh investor asing untuk membantu menilai profil risiko pajak, menyiapkan dokumentasi, dan mendampingi komunikasi dengan otoritas. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan PT PMA untuk menjaga kepatuhan tanpa mengorbankan fokus pada kegiatan bisnis inti, khususnya dalam konteks layanan perpajakan dan kepatuhan perusahaan yang semakin kompleks. Ke depan, arah kebijakan DJP menunjukkan bahwa pengawasan berbasis data akan terus diperkuat. Bagi PT PMA, memahami pemicu audit bukan soal mencari celah, melainkan membaca sinyal kebijakan dan menyesuaikan tata kelola internal. Dalam iklim seperti ini, transparansi, dokumentasi, dan kesiapan menjadi aset strategis yang sama pentingnya dengan modal dan pasar.
FLOQ Hadirkan Akses Saham Global Berbasis Blockchain Bagi Investor Indonesia
Jakarta, katakabar.com - FLOQ, platform jual beli aset kripto dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, resmi menghadirkan xStocks, aset kripto yang merepresentasikan saham perusahaan global melalui teknologi blockchain. Melalui xStocks, investor Indonesia dapat memperoleh eksposur ke saham blue-chip dunia seperti Apple, Tesla, dan NVIDIA tanpa perlu memiliki saham secara langsung atau membuka akun broker luar negeri. Dibangun di atas blockchain Solana, xStocks memungkinkan transaksi 24/7 dengan transparansi data on-chain dan harga yang mengikuti aset dasarnya secara real-time. Peluncuran ini menegaskan komitmen FLOQ dalam menjembatani keuangan tradisional dan Web3 serta memperluas adopsi Real-World Assets (RWA) di Indonesia. Platform jual beli aset kripto dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, secara resmi mengumumkan listing token xStocks, inovasi terbaru yang memberikan kemudahan akses bagi pengguna untuk berinvestasi pada versi tokenisasi saham perusahaan-perusahaan terbesar dunia melalui teknologi blockchain. Apa itu xStocks? xStocks adalah aset kripto yang merepresentasikan saham perusahaan publik dunia nyata, di mana nilai token mengikuti harga saham acuannya. Token ini memberikan kemudahan akses bagi pengguna mendapatkan eksposur terhadap saham global melalui teknologi blockchain, tanpa kepemilikan langsung atas saham tersebut. Mendekatkan Akses Saham Blue-chip ke Pengguna Indonesia Dengan menghadirkan xStocks, FLOQ menjembatani keuangan tradisional dan Web3 dengan mengubah saham dunia nyata menjadi Real-World Assets (RWA) yang dibangun di atas blockchain Solana. Setiap token mencerminkan nilai aset dasarnya secara real-time, sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan transaksi 24/7 dengan transparansi penuh serta data on-chain yang dapat diverifikasi. “Bagi banyak masyarakat Indonesia, berinvestasi di perusahaan global seperti Apple atau Tesla selama ini terasa sulit dijangkau,” ujar Yudhono Rawis, Founder & CEO FLOQ. “Melalui xStocks, kami menghilangkan hambatan tersebut dan membuka peluang bagi siapa saja untuk berpartisipasi dalam ekonomi global tanpa perlu akun broker luar negeri,” jelasnya. Deretan xStocks yang Tersedia di FLOQ Pada tahap awal, FLOQ meluncurkan tujuh token xStocks dari perusahaan global berikut: Apple (AAPLX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Tesla (TSLAX), Meta (METAX), Amazon (AMZNX), dan McDonald's (MCDX). Memperluas Adopsi Real-World Assets (RWA) di Indonesia Kehadiran xStocks di FLOQ sejalan dengan misi FLOQ untuk menyederhanakan akses investasi global sekaligus memperluas adopsi blockchain di Indonesia. “Hadirnya xStocks bukan hanya sekadar listing,” timpal Paul Versley, SVP of Strategy FLOQ. “Ini adalah bagian dari visi jangka panjang kami untuk menjadikan blockchain lebih relevan, fungsional, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia," terangnya. Kehadiran xStocks di FLOQ sejalan dengan percepatan tren global Real-World Assets (RWA), yang kini menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan Web3. Secara global, nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi diproyeksikan melampaui ratusan miliar dolar pada 2026, didorong oleh adopsi institusi besar dan integrasi awal antara perusahaan manajemen aset global seperti BlackRock dengan infrastruktur Web3. Tren ini juga diperkuat oleh pergerakan investor besar dan “whales” yang mulai memposisikan portfolio jangka panjang mereka pada RWA (Real World Asset). Bukan hanya sebagai diversifikasi, tetapi sebagai langkah untuk mendapatkan likuiditas, transparansi, dan efisiensi yang tidak tersedia pada instrumen tradisional. RWA dianggap sebagai salah satu kategori aset yang paling tahan siklus karena menggabungkan stabilitas dunia nyata dengan fleksibilitas blockchain. Dengan hadirnya xStocks, FLOQ menempatkan Indonesia dalam arus inovasi global ini. Pengguna mendapatkan akses ke aset global yang semula sulit dijangkau, sekaligus memanfaatkan keunggulan teknologi blockchain seperti transaksi 24/7, data harga on-chain, dan verifikasi transparan. Tentang FLOQ Didirikan pada tahun 2025, FLOQ adalah platform jual beli aset digital yang dirancang untuk masyarakat Indonesia dengan mengedepankan edukasi, komunitas, dan inovasi. Sejak peluncurannya, FLOQ telah berkembang dengan lebih dari 1,4 juta pengguna terdaftar, 245.000+ pengikut media sosial, serta 25.000+ anggota komunitas aktif. Dengan menghadirkan perdagangan aset xStocks, FLOQ melanjutkan komitmennya dalam menjembatani keuangan tradisional dan digital, serta menyediakan akses yang lebih luas terhadap aset global secara aman, transparan, dan bertanggung jawab.
Invofest 2025, Dua Inovasi Berbasis Sustainability Mahasiswa School of Information Systems Raih Juara
Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa School of Information Systems Binus University kembali raih prestasi di tingkat Nasional melalui ajang Invefest 2025 Informatics Vocational Festival, sebuah kompetisi UI/UX Design yang digelar Himpunan Mahasiswa Sarjana Terapan Teknik Informatika, Universitas Harkat Negeri. Di ajang itu, dua tim perwakilan Binus University, yakni Tim Celestial dari Business Analytics Program dan Tim DuoNova dari Information Systems Program, berhasil meraih Juara 1 dan Juara 3 setelah melalui proses seleksi dan final pitch yang dilakukan secara online. “Tim Celestial”, yang beranggotakan Yosua Lieandi, Patricia Artha Allyssa, dan Tiffany Angelia, menghadirkan inovasi aplikasi “One Energy”, sebuah platform digital yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proyek energi berkelanjutan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna berkontribusi melalui fitur volunteering, donasi, serta rekomendasi proyek berbasis AI yang dipersonalisasi. Selain itu, One Energy menyediakan ruang komunitas interaktif berupa thread, workshop, dan sistem reward berbasis gamifikasi untuk mendorong partisipasi publik secara lebih aktif dan bermakna. Inovasi ini mengantarkan Tim Celestial meraih predikat Juara 1 dalam kompetisi. Sedang, “Tim DuoNova” yang terdiri dari Muhammad Zaki Zanuar dan Daniel Valerian, berhasil meraih Juara 3 melalui aplikasi “SaveBite”, sebuah solusi digital yang membantu pengguna meminimalkan food waste di tingkat rumah tangga. SaveBite menawarkan fitur pemantauan bahan makanan, pengingat kedaluwarsa, pengecekan kelayakan konsumsi, rekomendasi pemanfaatan ulang bahan makanan, hingga opsi donasi pangan. Dengan pendekatan user-centered design, aplikasi ini dirancang untuk mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan. Ketika proses kompetisi, kedua tim mendapatkan dukungan akademik dari dosen pembimbing Pak Ferdianto dan tim Training Competition (TnC), yang memberikan arahan dalam penyusunan pitch deck dan pengembangan solusi desain mereka. Pendekatan berbasis riset, empati pengguna, serta integrasi teknologi menjadikan kedua karya ini unggul di mata juri. Dr. Richard, S.Kom., M.M., Head of Business Analytics Program, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa Binus dalam menggabungkan analisis, kreativitas, dan pemahaman mendalam terhadap isu keberlanjutan. Karya mereka tidak hanya kuat secara desain, tetapi juga relevan dengan tantangan industri dan masyarakat. Kami sangat bangga dengan pencapaian ini,” ujarnya. School of Information Systems Binus University menyampaikan harapannya agar capaian ini menjadi dorongan bagi lebih banyak mahasiswa untuk berani berinovasi dan menciptakan solusi digital yang memberikan dampak nyata. Prestasi kedua tim ini menegaskan komitmen Binus University cetak talenta digital yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Toga dan PK Serukan Transformasi Sistem Pangan Berbasis Spritualisme dan Keberlanjutan
Depok, katakabar.com - Lebih dari 20 tokoh agama, penghayat kepercayaan, serta perwakilan organisasi keagamaan berkumpul dalam Lokakarya Sistem Pangan untuk Tokoh Agama dan Kepercayaan yang digelar Yayasan KEHATI bekerja sama dengan Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) pada 7 hingga 10 Desember 2025 di Wisma Hijau, Depok. Kegiatan ini menghasilkan Deklarasi Bersama Tokoh Agama dan Kepercayaan yang menegaskan komitmen lintas iman dalam mendorong transformasi sistem pangan nasional yang adil, berkelanjutan, serta berakar pada nilai-nilai spiritualitas nusantara. Di lokakarya tersebut, para peserta menyoroti krisis sistem pangan yang ditandai oleh hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan fungsi lahan, ketimpangan akses pangan bagi kelompok rentan, hingga pola konsumsi yang semakin menjauh dari kearifan lokal. Manajer Program Ekosistem Pertanian Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), Puji Sumedi, menekankan pangan harus dipandang secara holistik. "Pangan adalah ruang spiritual, ekologis, dan sosial. Ia bukan sekadar komoditas. Transformasi sistem pangan tidak akan terjadi tanpa memulihkan relasi manusia dengan alam sebagai anugerah Tuhan,” ujarnya. Kepala Sekretariat KSPL, Gina Karina, menambahkan pendekatan teknokratik tidak cukup dalam menjawab krisis pangan. “Nilai agama dan kearifan lokal memberikan landasan moral yang kuat untuk menggerakkan perubahan. Tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku dan pilihan konsumsi masyarakat,” jelasnya. Peran Strategis Komunitas Agama dan Kepercayaan Di acara yang sama, Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas Jarot Indarto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan komunitas iman. “Transformasi sistem pangan merupakan agenda besar dalam RPJMN, dan partisipasi tokoh agama sangat diperlukan agar kebijakan diversifikasi pangan serta perlindungan sumber daya lokal dapat berkembang menjadi gerakan luas di masyarakat,” ucapnya. Beberapa perwakilan tokoh agama dan kepercayaan turut menyuarakan beberapa poin penting peran strategis agama dalam program pangan lokal berkelanjutan. Perwakilan tokoh Katolik dari JPIC, Sr. Maria Monika, menyatakan dimensi spiritual harus tercermin dalam perilaku konsumsi umat, dan menurutnya bumi adalah rumah bersama sehingga memilih pangan lokal, mengurangi sampah, dan menjaga tanah merupakan bagian dari praktik iman sehari-hari. Dari kalangan penghayat kepercayaan, Kento Subarman, menekankan bahwa pangan memiliki keterhubungan erat dengan adat dan kosmos. Ia menyatakan merusak tanah sama artinya dengan merusak diri sendiri, sehingga regenerasi petani dan perlindungan lahan harus dipahami sebagai laku spiritual, bukan sekadar upaya teknis. Deklarasi Bersama Deklarasi yang disepakati para tokoh agama dan penghayat kepercayaan menegaskan komitmen untuk memperkuat pangan lokal dan kedaulatan benih dengan melindungi benih-benih lokal, mendorong diversifikasi pangan, dan mengembangkan inovasi olahan pangan yang dapat menarik minat generasi muda. Deklarasi tersebut juga menekankan pentingnya integrasi spiritualitas ekologis dalam pendidikan dan kebijakan dengan mengarusutamakan ajaran agama dan kearifan lokal tentang rasa syukur, kesederhanaan, dan harmoni dengan alam dalam pendidikan formal, khutbah, ritual, serta perayaan keagamaan. Selain itu, para tokoh menyatakan perlunya perlindungan lahan dan ekosistem melalui penolakan terhadap alih fungsi lahan subur, penguatan upaya restorasi lingkungan, dan penegakan hukum terhadap tindakan yang merusak alam. Mereka juga mendorong regenerasi petani dengan membuka akses lahan, menyediakan pendidikan pertanian ekologis, dan membangun kemitraan yang dapat menarik anak muda untuk kembali bergerak di sektor pertanian. Deklarasi tersebut turut menegaskan tata kelola sistem pangan harus dilakukan secara lintas sektor dan melibatkan kementerian terkait, lembaga agama, komunitas adat, serta organisasi masyarakat sipil secara setara dan kolaboratif. Pembentukan Forum Lintas Iman dan Komitmen Bersama Sistem Pangan Lestari Dengan menggunakan pendekatan System Thinking, para peserta lokakarya merumuskan Teori Perubahan Sistem Pangan Berkelanjutan, menyusun rencana aksi yang berlandaskan nilai-nilai spiritualitas, dan menyepakati pembentukan Forum Lintas Agama dan Kepercayaan untuk Sistem Pangan Lestari. Wakil Kementerian Agama, Deva Sebayang, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini dan menegaskan bahwa agama memiliki kekuatan moral yang besar, serta bahwa gerakan lintas iman untuk pangan berkelanjutan merupakan bukti bahwa spiritualitas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian persoalan nasional. Deklarasi penutup menegaskan bahwa pangan merupakan hak dasar sekaligus titipan Tuhan yang harus dijaga, konsumsi pangan harus dilakukan secara beragam, bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan, serta komunitas agama, penghayat kepercayaan, dan masyarakat adat memiliki peran penting dalam mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat.
Total 30 UMKM Ikuti Kelas Intensif Telkom x Urban Digital di Makassar
Makassar, katakabar.com - Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar ikuti Kelas Intensif “Solusi Ganda: Optimalisasi Penjualan dengan AI + Melejitkan Brand via TikTok Live” digelar oleh Telkom AI Connect Makassar bekerja sama dengan UrbanDigital. Acara ini turut didukung Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar sebagai bentuk kolaborasi lintas ekosistem dalam memperkuat kapasitas digital pelaku usaha lokal. Kelas ini menghadirkan Andri Darmawan, Founder UrbanDigital, sebagai pemateri utama yang me paparkan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi pendamping strategis bagi UMKM dalam mengotomatisasi pembuatan caption, ide konten, hingga strategi komunikasi yang relevan dengan target audiens. Peserta juga dipandu langsung untuk mengoptimalkan TikTok Live sebagai kanal promosi real-time yang interaktif dan berorientasi konversi melalui fitur keranjang kuning. Sunarti M.R., Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, menyampaikan kelas ini dirancang agar langsung aplikatif dan berdampak nyata bagi UMKM. “Banyak UMKM sudah punya produk bagus, tapi sering kali kesulitan dalam penyampaian nilai produknya. Melalui kelas ini, kami ingin membuktikan bahwa AI dan TikTok Live bukan teknologi yang rumit, tetapi justru alat yang bisa langsung mempercepat strategi pemasaran mereka,” ujarnya. Kegiatan ini turut menghadirkan pemaparan dari Tomy Ornadus, perwakilan Witel Sulbagsel, yang memperkenalkan 12 produk digital Telkom untuk mendukung pertumbuhan usaha UMKM. Di sesi tersebut, peserta juga diperkenalkan pada ekosistem startup binaan Telkom AI Connect seperti Zemangat, Kasir Aja, dan Influence.id yang dirancang untuk membantu UMKM dalam otomatisasi promosi, pengelolaan transaksi, hingga kolaborasi dengan content creator. Salah satu peserta, Aisyah, pemilik Dimsum Thing, mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai strategi promosi digital setelah mengikuti kelas ini. “Selama ini saya pikir TikTok Live hanya untuk hiburan, tapi ternyata bisa jadi mesin penjualan yang efektif kalau tahu tekniknya. Setelah diajarkan tadi, saya langsung yakin bisa terapkan untuk jualan harian,” ucapnya.
Kenapa Bisnis Anda Butuh CRM Berbasis AI Seperti Barantum?
Jakarta, katakabar.com - Tingkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan bisnis Anda dengan CRM berbasis AI dari Barantum yang cerdas, terintegrasi, dan mudah digunakan. Jika Anda pernah kehilangan pelanggan hanya karena telat merespons atau lupa follow-up, Anda tidak sendiri. Banyak bisnis mengalami hal serupa. Tapi, kini ada solusi mampu ubah cara Anda membangun hubungan pelanggan: CRM berbasis AI seperti yang ditawarkan oleh Barantum. Bukan sekadar alat pencatat data, tapi asisten cerdas yang bekerja 24/7 untuk menyempurnakan pengalaman pelanggan Anda. CRM konvensional memang membantu menyimpan data dan histori pelanggan, tetapi itu belum cukup untuk menghadapi pelanggan modern yang ingin serba cepat, personal, dan konsisten. Di tengah persaingan bisnis yang ketat, kecepatan dalam merespons dan akurasi dalam memahami kebutuhan pelanggan menjadi pembeda utama. Menurut Forbes, 74 persen pelanggan merasa frustrasi ketika interaksi layanan pelanggan tidak terpersonalisasi. Maka dari itu, Anda butuh lebih dari sekadar CRM, Anda butuh kecerdasan buatan yang bisa belajar dari perilaku pelanggan, memprediksi kebutuhan mereka, dan membantu tim Anda bertindak cepat dan tepat. CRM berbasis AI bukan hanya tentang teknologi, tapi juga soal efisiensi dan efektivitas. Dengan bantuan AI, proses operasional yang sebelumnya manual bisa diotomatisasi, memungkinkan tim Anda fokus pada hal yang lebih strategis. Beberapa manfaat nyata yang akan Anda rasakan antara lain: Otomatisasi Tugas Rutin AI mengelola tugas seperti notifikasi follow-up, reminder, dan pembaruan status pelanggan tanpa intervensi manual. Analisis Perilaku Pelanggan Sistem mampu membaca pola interaksi pelanggan dan memberikan insight untuk strategi pemasaran atau pelayanan.
Solusi Berbasis Biomassa dari Thermax Dukung Dekarbonisasi Industri Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Seiring dengan percepatan transisi energi bersih di Indonesia, PT Thermax International Indonesia atau PT TII, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Thermax Group yang berbasis di India memainkan peran penting melalui solusi pemanas proses dan pembangkit listrik berbasis biomassa yang dirancang khusus untuk mendukung dekarbonisasi industri. Keahlian Thermax yang telah terbukti dalam teknologi energi terbarukan, khususnya pembakaran biomassa, memberikan alternatif andal bagi industri Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Dengan memanfaatkan potensi limbah pertanian yang melimpah di Indonesia, seperti serat kelapa sawit, cangkang inti sawit, tandan kosong, sekam padi, serpihan kayu, dan serbuk gergaji. Thermax membantu pelaku industri menurunkan biaya operasional, mengurangi emisi, serta memastikan keamanan energi jangka panjang. Mulai dari boiler/pemanas ukuran kecil untuk aplikasi pemanasan industri hingga boiler berkapasitas besar untuk pembangkit listrik, Thermax menawarkan solusi rekayasa dengan berbagai teknologi pembakaran canggih seperti: • Universal biograte • Reciprocating grate • Travelling grate • Under feed stoker • Fluidised bed • Bubbling bed • Chain grate Setiap konfigurasi dirancang sesuai dengan kebutuhan spesifik tiap industri, menawarkan tingkat otomasi yang bervariasi, efisiensi pembakaran tinggi, serta keandalan operasional. Teknologi lanjutan seperti reciprocating grate dan universal biograte bahkan mampu mengakomodasi variasi musiman bahan bakar biomassa dengan fleksibilitas yang unggul. Dukung Sektor-Sektor Strategis Indonesia Solusi biomassa dari Thermax telah mendukung berbagai sektor industri utama di Indonesia dalam upaya mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi operasional, antara lain:
VRICrew Hadir sebagai Platform Rekrutmen Berbasis Budaya Perusahaan
Jakarta, katakabar.com - VRICrew resmi diluncurkan sebagai platform rekrutmen inovatif yang menonjolkan budaya, dan kultur perusahaan sebagai daya tarik utama dalam proses perekrutan. Berbeda dari job posting konvensional yang hanya menampilkan posisi dan kualifikasi, VRICrew memungkinkan kandidat merasakan langsung suasana dan atmosfir kerja di perusahaan, sehingga proses pencarian kerja menjadi lebih transparan dan bermakna. Melalui konten yang menggambarkan nilai-nilai, lingkungan kerja, dan dinamika tim, VRICrew membantu perusahaan membangun narasi unik yang memperkuat brand employer mereka. Kandidat pun dapat lebih mudah menilai kesesuaian mereka dengan budaya perusahaan, meningkatkan peluang kecocokan dan retensi jangka panjang. “Budaya perusahaan adalah jantung dari keberhasilan sebuah organisasi. Dengan VRICrew, kami ingin mempertemukan talenta dan perusahaan bukan hanya dari sisi skill, tapi juga dari kesamaan nilai dan lingkungan kerja yang nyaman,” ujar Ferry, Co-Founder VRICrew.