Bersih

Sorotan terbaru dari Tag # Bersih

Bupati Rohul Terima Kajati Riau: Perkuat Sinergi Wujudkan Rohul Bersih Hukum Riau
Riau
Kamis, 23 Juli 2026 | 12:12 WIB

Bupati Rohul Terima Kajati Riau: Perkuat Sinergi Wujudkan Rohul Bersih Hukum

Pasir Pengaraian, katakabar.com  - Malam di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu terasa hangat, dan penuh keakraban, Rabu (22/7). Bukan sekadar jamuan makan biasa, pertemuan ini menjadi jembatan kokoh yang menyatukan langkah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan institusi Kejaksaan Tinggi Riau demi kemajuan daerah. Kehadiran rombongan Kejati Riau yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Riau I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H., disambut antusias oleh Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM, beserta jajaran pimpinan daerah. "Selamat datang di Negeri Seribu Suluk. Kedatangan Bapak Kajati dan seluruh jajaran merupakan kehormatan besar bagi kami," ujar Anton membuka sambutannya. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum adalah kunci utama. "Kami siap berkolaborasi erat dengan institusi Adhyaksa. Agar setiap langkah pembangunan berjalan di jalur hukum, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tambahnya. Pertemuan ini juga dihadiri Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, Wakil Ketua DPRD Muhammad Aidi, SH, Sekretaris Daerah, Drs. H. Yusmar, M.Si., Kapolres Rokan Hulu, serta kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Rohul. Turut mendampingi rombongan Kajati, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Riau, Ny. Oktaria Wirajana, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H., beserta para Asisten dan jajaran Kejati Riau. Menanggapi hal itu, Kajati Riau, I Dewa Gede Wirajana, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan keterbukaan Pemkab Rokan Hulu. "Silaturahmi seperti ini sangat berharga. Komunikasi yang baik menjadi fondasi agar pembangunan berjalan tertib, sesuai aturan, dan bebas dari hal-hal yang merugikan negara maupun rakyat," tegasnya. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus hadir mendampingi, mengawasi, dan menegakkan hukum secara profesional. Tujuannya satu: mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan menjauhkan segala bentuk penyimpangan. Di penghujung acara, Bupati Rokan Hulu, Anton menyerahkan cenderamata khas daerah kepada Kajati Riau sebagai simbol persahabatan dan tekad bersama. Malam itu mengukuhkan satu hal: Rokan Hulu tidak berjalan sendirian. Di bawah payung hukum yang tegak dan sinergi yang kuat, Negeri Seribu Suluk melangkah pasti menuju masa depan yang lebih cerah.

Lewat Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Bersih Nasional
Nasional
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Lewat Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Bersih

Jakarta, katakabar.com - Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon menunjukkan tren meningkat sepanjang 2025 lalu. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat telah menyerap 5.202 ton setara karbon dioksida (tonCO₂e) dari proyek energi terbarukan milik PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara. Data perusahaan menunjukkan volume serapan tersebut berasal dari 335 transaksi yang dilakukan individu maupun entitas bisnis sejak pencatatan perdana di Bursa Karbon Indonesia pada 20 Mei 2025 lalu. Soal transaksi pembelian riil pertama berlangsung pada 29 Juli 2025 dan pencatatan akumulatif ditutup pada 31 Desember 2025. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, mengatakan tren tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran publik untuk terlibat langsung dalam upaya pengurangan emisi. “Dulu isu perdagangan karbon identik dengan korporasi besar. Sekarang masyarakat juga mulai mengambil peran dalam menyeimbangkan jejak karbon dari aktivitas sehari-hari,” kata Jatmiko lewat keterangannya, di pekan kedua Mei 2026 lalu. Menurutnya, seluruh unit karbon yang diperdagangkan melalui platform tersebut berasal dari proyek yang telah terverifikasi dan memiliki basis operasional nyata di lapangan. Dua proyek utama yang menjadi sumber kredit karbon ialah pemanfaatan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) pada fasilitas Biogas Co-Firing di Pabrik Kelapa Sawit Lubuk Dalam, Riau, serta Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Proyek tersebut memanfaatkan gas metana dari limbah cair sawit untuk diolah menjadi energi baru terbarukan. Selain menekan emisi gas rumah kaca, skema ini juga dinilai memperkuat praktik ekonomi sirkular di sektor perkebunan sawit. Berdasarkan data perusahaan, dari total 5.202 tonCO₂e yang telah diserap publik, sebanyak 2.111 tonCO₂e telah resmi di-offset melalui Sistem Registri Nasional (SRN). Proses offset dilakukan secara bertahap dengan fasilitasi PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sebagai pengelola platform serta dukungan Pertamina New & Renewable Energy. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya juga memasukkan proyek biogas milik PTPN IV PalmCo sebagai salah satu aksi mitigasi yang mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia dan diperdagangkan melalui Bursa Karbon. Jatmiko menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa mekanisme perdagangan karbon mulai diterima publik karena dinilai lebih transparan dan mudah diakses. “Setiap unit karbon yang dibeli memiliki underlying project yang jelas. Masyarakat bisa mengetahui langsung sumber pengurangan emisinya sehingga kepercayaan terhadap mekanisme ini ikut tumbuh,” jelasnya. Secara teknis, volume serapan emisi sebesar 5.202 tonCO₂e disebut setara dengan penanaman dan pemeliharaan sekitar 86.000 bibit pohon selama 10 tahun. Nilai itu juga ekuivalen dengan pengurangan emisi dari sekitar 1.130 mobil penumpang dalam satu tahun. Sejumlah partisipan mengaku mulai melihat offset karbon sebagai bagian dari tanggung jawab pribadi terhadap lingkungan. M Ansori Nasution, salah satu pembeli kredit karbon ritel, mengatakan akses pembelian yang terhubung langsung dengan proyek energi terbarukan membuat masyarakat lebih yakin terhadap dampak nyata yang dihasilkan. “Sebagai individu, ada kesadaran untuk ikut menyeimbangkan jejak karbon. Yang penting, proyeknya jelas dan memang menghasilkan pengurangan emisi,” sebut Ansori. Pandangan serupa disampaikan Devanda Faiqh Albyn. Menurutnya, generasi muda mulai memandang keterlibatan dalam perdagangan karbon sebagai bentuk investasi lingkungan jangka panjang. “Isu perubahan iklim sekarang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika ada instrumen yang memungkinkan publik ikut mendukung proyek energi bersih secara langsung, tentu itu menjadi hal positif,” tuturnya. Pemerintah menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2050. Pada konteks tersebut, keterlibatan sektor perkebunan dan energi terbarukan diproyeksikan menjadi salah satu penopang penting transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.

Sosialisasi Antikorupsi, Pemkab Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Bersih Riau
Riau
Kamis, 16 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Sosialisasi Antikorupsi, Pemkab Kepulauan Meranti Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti tegaskan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi yang digelar di Ruang Rapat Dinas PUPR Lantai II, Kamis (16/10). Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, yang buka kegiatan secara resmi. Turut hadir di kegiatan tersebut Anggota DPRD Fraksi PPP, Noli Sugiarto mewakili pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Orang Nomor Satu di Kepulauan Meranti menegaskan pemberantasan korupsi tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Ia menyebut, upaya tersebut harus menjadi gerakan kolektif seluruh elemen, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan pemangku kepentingan lainnya. “Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merusak tatanan masyarakat dan negara. Pencegahan dan pemberantasannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas H Asmar. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bupati mendorong seluruh ASN untuk memahami bentuk dan dampak korupsi, menolak praktik suap dan gratifikasi, menjadikan integritas sebagai landasan kerja, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas. Ia menekankan keberhasilan pemberantasan korupsi bukan diukur dari jumlah orang yang ditangkap, melainkan dari perbaikan sistem, penutupan celah praktik korupsi, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Korupsi Hambat Pembangunan Sebelumnya Sekretaris Inspektorat Kepulauan Meranti, Mashudi, melaporkan korupsi salah satu hambatan utama pembangunan nasional. Menurutnya, dibutuhkan langkah sistematis dan berkelanjutan untuk membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan daerah. “Korupsi bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga merusak kepercayaan publik dan nilai-nilai integritas,” jelasnya. DPRD Dukung Penguatan Pengawasan Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Noli Sugiarto, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemkab Kepulauan Meranti gelar sosialisasi antikorupsi. Ia menegaskan DPRD siap bersinergi dalam mengawal integritas penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, DPRD memiliki tiga fungsi strategis dalam pencegahan korupsi, yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Kami akan terus mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan semangat transparansi serta akuntabilitas tetap menjadi prioritas,” tegas Noli. Menuju Kepulauan Meranti Bersih dan Terpercaya Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan terpercaya. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar berharap, gerakan antikorupsi di Meranti dapat berjalan secara konsisten dan menyeluruh, dengan melibatkan semua pihak.

Bagaimana Cara Fokus pada Kekayaan Bersih? Bukan Cuma Penghasilan Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 28 September 2025 | 11:12 WIB

Bagaimana Cara Fokus pada Kekayaan Bersih? Bukan Cuma Penghasilan

Jakarta, katakabar.com - Ketika berbicara soal keuangan pribadi, banyak orang cenderung terjebak pada satu angka, yakni penghasilan bulanan. Rasanya logis, karena gaji adalah sumber utama untuk membayar kebutuhan, menabung, dan berinvestasi. Apakah penghasilan yang besar otomatis berarti sehat secara finansial? Tidak selalu. Kesehatan finansial sejati sebaiknya tidak hanya diukur dari seberapa banyak uang yang masuk setiap bulan, melainkan seberapa besar kekayaan bersih (net worth) yang berhasil kamu bangun. Kekayaan bersih adalah total aset yang dimiliki, dikurangi dengan total utang. Dengan kata lain, ini adalah cerminan nyata dari posisi keuangan kamu hari ini. Bayangkan dua orang dengan situasi berbeda: Orang A bergaji Rp10 juta per bulan, tetapi memiliki cicilan rumah, cicilan mobil, kartu kredit, dan gaya hidup yang membuat pengeluarannya hampir selalu lebih besar daripada penghasilan. Orang B bergaji Rp5 juta per bulan, tetapi hidup sederhana, rajin menabung, dan menghindari utang konsumtif. Meskipun penghasilan orang A lebih tinggi, bisa jadi kekayaan bersihnya lebih kecil, bahkan negatif, dibanding orang B. Inilah alasan mengapa fokus pada kekayaan bersih jauh lebih penting daripada sekadar mengejar penghasilan besar. Mengapa Kekayaan Bersih Lebih Penting? Kekayaan bersih memberi gambaran yang lebih utuh tentang kondisi finansial dibanding sekadar penghasilan. Penghasilan hanyalah arus masuk, tapi tanpa menimbang aset dan utang, kita tidak benar-benar tahu apakah sedang melangkah maju atau justru mundur. Dengan menghitung kekayaan bersih, kita jadi sadar apakah selama ini benar-benar membangun pondasi keuangan atau hanya sekadar “memutar uang” untuk kebutuhan bulanan. 1. Memberi gambaran nyata tentang kondisi finansial Penghasilan hanyalah arus masuk. Tanpa melihat aset dan utang, kita tidak benar-benar tahu apakah sedang melangkah maju atau justru mundur. Kekayaan bersih membuat kita sadar, apakah selama ini benar-benar membangun pondasi keuangan atau hanya sibuk “memutar uang” untuk kebutuhan bulanan. 2. Menghindari ilusi kaya Banyak orang merasa “kaya” karena punya gaji besar, gadget terbaru, atau bisa liburan ke luar negeri. Padahal, jika semua itu dibiayai dengan cicilan dan tabungan kosong, sesungguhnya mereka sedang terjebak dalam ilusi. Kekayaan bersih adalah pengingat yang jujur bahwa harta nyata bukanlah barang-barang konsumtif, melainkan apa yang tersisa setelah semua kewajiban dibayar.

Kritik DPR Memuncak: Saatnya Rekrutmen Politik Bersih dan Transparan Politik
Politik
Selasa, 02 September 2025 | 12:00 WIB

Kritik DPR Memuncak: Saatnya Rekrutmen Politik Bersih dan Transparan

Jakarta, katakabar.com - Gelombang kritik terhadap DPR dinilai sebagai peluang baik untuk membenahi sistem rekrutmen politik agar lebih bersih dan transparan. Denia Yuniarti Abdussamad, CEO Garuda Ventrue Capital, menegaskan parlemen harus diisi oleh figur berintegritas dan kompeten, bukan semata populer, demi memulihkan kepercayaan publik. Ia menekankan stabilitas politik dan ekonomi adalah fondasi dunia usaha, sehingga ketidakpastian akibat demonstrasi berulang dapat mengganggu iklim investasi dan kepercayaan pasar, sementara parlemen yang profesional justru akan menjaga stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, DPR di masa depan hanya akan kembali dipercaya publik bila diisi oleh figur yang berintegritas, kompeten, dan memiliki semangat melayani rakyat. “Kita tidak bisa terus membiarkan kursi parlemen hanya diisi oleh mereka yang sekadar populer. Standar rekrutmen yang lebih ketat dan transparan harus diberlakukan agar kepercayaan publik dapat dipulihkan,” tegas Denia. Dari perspektif dunia usaha, Denia menekankan bahwa stabilitas politik dan ekonomi adalah fondasi penting bagi iklim investasi. Ketidakstabilan yang dipicu demonstrasi berulang dapat menggerus kepercayaan pasar, menahan investasi, dan memperlambat pertumbuhan. “Ketidakpastian politik adalah biaya tambahan yang harus ditanggung dunia usaha. Bila parlemen kuat dan profesional, stabilitas terjaga, investor pun percaya untuk menanamkan modal di Indonesia,” jelasnya.

Pescrabble Binaan DLEC Dominasi Ajang NEO Unri, Nyaris Sapu Bersih Semua Gelar Juara Olahraga
Olahraga
Jumat, 09 Mei 2025 | 10:29 WIB

Pescrabble Binaan DLEC Dominasi Ajang NEO Unri, Nyaris Sapu Bersih Semua Gelar Juara

Duri, katakabar.com - Pescrabble tingkat SMP dan SMA binaan Dicky Limra English Course atau DLEC Duri, Riau nyaris sapu bersih semua gelar juara. Itu terjadi pada kompetisi cabang scrabble di ajang National English Olympiad (NEO) tajaan FKIP Unri di Pekanbaru, 26 April hingga 2 Mei 2025 lalu. Total 54 peserta tingkat SMP dan 32 peserta tingkat SMA bertarung di ajang kompetisi susun rangkai kata-kata bahasa Inggris tersebut. "Untuk scrabble tingkat SMP, gelar juara 1 hingga 4 dan predikat high word berhasil kita sapu bersih," kata pimpinan DLEC, Dicky Limra, Jumat (9/5). Predikat juara 1 scrabble SMP, lanjutnya, digondol Jimo De Raffa, siswa SMPN 3 Mandau. Sedang juara 2 dan 3, masing-masing diraih Nadhita Rahmah (SMPN 1 Mandau) dan Shifa Febri Aulia (SMPN 3 Mandau). Sedang untuk predikat juara 4 plus peraih skor high word dipegang Muhammad Rasyid Alfikri, siswa SMPS IT Maqdis Ibadurrahman, Duri. Laju dua peserta scrabble binaan Dicky yang lain, masing-masing Dastan Zaynparsha (SMPS IT Al-Kautsar) serta Eci Sakinah (SMPN 1 Mandau) masih tertahan di babak sebelumnya. Untuk scrabble tingkat SMA, ada empat anak binaan DLEC yang ikut kompetisi NEO 2025 ini. Tiga orang berhasil meraih gelar juara 1, 2, dan 4. Juara pertama digondol Raymond Wijaya, utusan khusus SMAS Cendana Duri. Juara dua Fanny Angelica, siswi SMAN 8 Mandau. Dan predikat juara empat diambil Haifa Suci Elvatiah dari SMAS IT Mutiara Duri. Sementara juara tiga diraih Elbert Hansen dari SMAS Witama Pekanbaru. "Satu anak binaan kita yakni Grace Valentine terganjal rekannya sendiri yakni Raymond Wijaya di babak delapan besar," ulas Dicky.

Pelatihan POIPPU Online, Energy Academy wujudkan Industri Bersih dan Ramah Lingkungan Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 19 April 2025 | 09:55 WIB

Pelatihan POIPPU Online, Energy Academy wujudkan Industri Bersih dan Ramah Lingkungan

Jakarta, katakabar.com - Sebagai upaya nyata mendorong terciptanya industri yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, Energy Academy kembali gelar Pelatihan POIPPU secara daring. Pelatihan ini menyasar tenaga kerja yang bertanggung jawab atas operasional instalasi pengendalian pencemaran udara, khususnya di sektor industri yang memiliki potensi emisi signifikan. Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara atau POIPPU posisi kunci pastikan sistem pengendalian emisi berjalan optimal dan sesuai regulasi. Lantaran itu, Training POIPPU menjadi langkah strategis untuk membekali personel dengan kompetensi teknis yang memadai dalam mengoperasikan dan merawat peralatan pengendali emisi. Lebih dari itu, Diklat POIPPU membantu perusahaan mewujudkan komitmen mereka terhadap lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Pelatihan POIPPU yang diselenggarakan oleh Energy Academy dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi penting, seperti Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta PP Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dengan dasar hukum tersebut, Training POIPPU tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta tentang pentingnya kepatuhan terhadap standar emisi dan lingkungan. Dalam Diklat POIPPU, peserta dibekali dengan keterampilan penting melalui materi yang aplikatif, meliputi Pengoperasian dan pemeliharaan alat pengendali emisi, Penilaian tingkat pencemaran udara dari emisi tidak bergerak, Identifikasi bahaya dalam pengendalian pencemaran udara, Tindakan K3 untuk mengendalikan risiko di lapangan, dan Penyusunan rencana pemantauan dan pelaporan emisi.

Thermax Hadirkan Solusi Pemanas Proses Listrik Dukung Transisi Energi Bersih di Indonesia Tekno
Tekno
Jumat, 18 April 2025 | 16:04 WIB

Thermax Hadirkan Solusi Pemanas Proses Listrik Dukung Transisi Energi Bersih di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Guna mendukung percepatan transisi energi bersih di Indonesia, Thermax, perusahaan solusi energi dan lingkungan terkemuka asal India, perkenalkan dua inovasi terbarunya dalam pemanas proses listrik, yakni Thermotron dan Effitron. Keduanya dirancang untuk membantu industri mengurangi emisi sekaligus mempertahankan efisiensi operasional. Thermotron perangkat pemanas proses listrik yang mampu beroperasi dengan efisiensi lebih dari 99 persen dan tanpa emisi lokal. Tidak membutuhkan sistem tambahan seperti penanganan bahan bakar atau abu, Thermotron menyederhanakan desain sistem, mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan, serta menghemat ruang. Jika dioperasikan dengan sumber energi terbarukan, Thermotron bahkan mampu mencapai nol emisi secara global, menjadikannya solusi masa depan untuk industri yang ingin beralih ke energi bersih. Solusi kedua adalah Effitron, boiler listrik ringkas yang dirancang untuk kebutuhan uap skala rendah. Effitron menawarkan:

Energi Bersih Berkelanjutan Indonesia Masa Depan Bernama Biofuel Sawit
Sawit
Minggu, 11 Agustus 2024 | 19:54 WIB

Energi Bersih Berkelanjutan Indonesia Masa Depan Bernama Biofuel

Jakarta, katakabar.com - Energi bersih berkelanjutan Indonesia masa depan bernama Biofuel. Ini terungkap dari The 2nd Pertamina Energy Dialog 2024 usung tema "Harnessing Biofuels For Resilient and Sustainable Energy", yang ditaja Pertamina Energy Institute bekerja sama dengan Universitas Pertamina. Pemangku kepentingan, seperti anggota Dewan Energi Nasional, akademisi dari Universitas Pertamina, Universitas Pertahanan, Universitas Indonesia, serta lembaga penelitian/riset, BRIN, dan NGO, hadir di forum itu.