Cetak
Sorotan terbaru dari Tag # Cetak
Cetak Talenta Kreatif Basis AI, Telkom AI Center Bali Perkuat Kapasitas Perempuan
Bali, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Bali (Telkom AI Center Bali) melalui program AI Connect menghadirkan Women in AI sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan keterampilan content creation berbasis kecerdasan buatan guna memperkuat kapasitas perempuan, mendorong lahirnya talenta kreatif yang adaptif, serta menyiapkan generasi future ready yang siap bersaing di era transformasi digital. Telkom AI Center of Excellence Bali (Telkom AI Center Bali) kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong inklusivitas teknologi melalui webinar AI Connect Series bertajuk "Women in AI: Mastering Content Creation Skills for Future-Ready Career" yang digelar secara daring, Jumat (14/2). Acara ini menjadi wadah edukasi strategis bagi perempuan muda untuk mengambil peran sentral dalam industri kreatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Sesi pertama dibuka oleh Retno Pratiwi, seorang praktisi HR profesional. Dalam paparannya mengenai "Kebutuhan Industri dan Kompetensi Talenta", Retno menekankan standar rekrutmen saat ini telah bergeser. "Industri tidak lagi sekadar mencari kandidat dengan keunggulan akademis, melainkan talenta yang adaptif, solutif, dan memiliki growth mindset yang kuat," ujar Retno. Ia menggarisbawahi tiga pilar kompetensi utama bagi perempuan di era digital, yakni attitude dan mindset sebagai fondasi untuk terus berkembang, soft skills seperti komunikasi efektif dan berpikir kritis, serta hard skills berupa kecakapan digital dan pemahaman mendalam terhadap sistem kerja industri. AI sebagai 'Thinking Partner' Kreativitas Melengkapi perspektif teknis, Rachel Septiana, seorang Social Media Manager, membawa peserta mendalami sisi praktis dalam materi "AI Content Creation: From Idea to Execution". Rachel membedah bagaimana AI dapat diposisikan sebagai rekan berpikir (thinking partner) untuk mendongkrak produktivitas. Peserta diajak mempraktikkan langsung formula prompt efektif dan penyusunan content planner berbasis AI. "Konten terbaik lahir dari kolaborasi harmonis antara kreativitas manusia dan kecepatan teknologi AI," jelas Rachel di hadapan para peserta. Komitmen terhadap Inklusivitas Gender Sesi diskusi berlangsung interaktif dan mencerminkan tingginya minat perempuan Indonesia untuk menjadikan AI sebagai alat strategis dalam pengembangan karier. Indria Trisni Puspita, Business & Community Lead AI Connect Bali, menegaskan bahwa teknologi harus menjadi jembatan kesetaraan. “Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak positif. AI harus menjadi solusi nyata bagi tantangan global, termasuk isu inklusivitas dan kesetaraan gender di dunia digital,” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi selaku Program Lead Telkom AI Connect, aminkan Retno. Ia menambahkan penguatan kapasitas perempuan di bidang AI merupakan bagian dari strategi jangka panjang membangun ekosistem talenta digital yang inklusif. “AI bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang akses dan kesempatan. Melalui AI Connect, kami ingin memastikan perempuan memiliki ruang, dukungan, dan kompetensi yang memadai untuk menjadi kreator, inovator, bahkan pengambil keputusan di era AI,” jelas Mizan. Melalui program ini, Telkom AI Center berharap dapat terus menjadi katalisator lahirnya inovator perempuan yang siap membentuk masa depan digital Indonesia yang lebih inklusif, merata, dan berdampak luas.
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Jakarta, katakabar.com - Perjalanan mencari bintang cilik terbaik akhirnya mencapai puncaknya. Pada 14 Februari 2026, Pororo Zero menghadirkan Pororo Star Chajgi Final Show di Pororo Park Indonesia, sebuah panggung selebrasi bakat anak-anak untuk menjadi hero masa depan. Pororo Star Chajgi ajang pencarian bakat yang digelar oleh Pororo Zero sebagai wujud komitmen nyata mendukung tumbuh kembang anak. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk tampil percaya diri, menunjukkan potensi, dan merayakan keberanian mereka bermimpi. Perjalanan Mencari Bintang Masa Depan Sebelum menuju malam final, Pororo Zero telah menggelar roadshow di 4 Sekolah Dasar, yakni SDN Menteng 03, SD Adik Irma Tebet, SDN Tebet Timur 15 Pagi, dan Rabbaniyyun Islamic School untuk menjaring talenta-talenta terbaik. Hasilnya? 23 finalis dengan bakat luar biasa yang menampilkan kemampuan menyanyi, bermain alat musik, menari, menggambar, hingga storytelling baik dari upper-category dan lower-category. Tari daerah yang ditampilkan oleh tim Audree Elyza dari SDN Tebet Timur 15 berhasil meraih juara 1 untuk upper-category. Sedangkan Medina Tahera dari SDN Adik Irma berhasil memukau juri dengan suara indahnya hingga meraih juara 1 untuk lower-category. Lebih dari Sekadar Ajang Bakat Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan spesial Pororo and Friends dari Pororo Park Indonesia, menghadirkan pengalaman hiburan keluarga yang interaktif dan penuh keceriaan. Bagi Pororo Zero, mendukung bakat anak dan menemani anak-anak Indonesia tumbuh sehat, percaya diri, dan berani menjadi versi terbaik diri mereka adalah komitmen untuk hal yang lebih besar. Sebagai minuman bebas gula (zero sugar) yang tetap fun dan lezat, Pororo Zero tidak hanya menghadirkan pilihan yang lebih bijak untuk keluarga modern, tetapi juga membawa pesan bahwa hidup sehat dan mengejar mimpi bisa berjalan beriringan. Panggung Mimpi dan Ruang Masa Depan Pororo Star Chajgi Final Show menjadi simbol bahwa mimpi anak-anak tidak memiliki batas. Dari panggung sekolah hingga kemeriahan final di Pororo Park Indonesia, setiap langkah adalah proses menjadi lebih berani untuk menjadi hero masa depan.
Emas Kembali Cetak All Time High, Apakah Aset Kripto Masih Unggul Investasi Masa Depan?
Jakarta, katakabar.com - Pasar keuangan dunia saat ini sedang saksikan fenomena menarik di mana harga emas meroket hingga menembus angka $5.500 per troy ounce. Kenaikan tajam ini menambah nilai kapitalisasi pasar emas hingga 1,5 triliun dolar Amerika Serikat hanya dalam satu hari. Fenomena ini menjadi bahan sentimen hangat di berbagai platform media digital, dan berdampak pada aktivitas jual-beli investor. Tren ini juga turut mendorong minat terhadap emas digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT), yang pergerakannya kini semakin aktif di pasar aset kripto. Dalam laporan yang dipublikasikan oleh Tether pada senin lalu, terdapat pergeseran minat investor ke aset “safe haven” berbasis emas termasuk emas digital di tengah meningkatnya ketidakpastian sistem moneter global. Laporan tersebut dirilis saat harga emas melesat hingga melampaui US$5.100 per troy ounce. Sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas. Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain. Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Lantaran itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime. Dengan menggunakan Bittime, investor dapat secara langsung memperdagangkan $XAUT dan memanfaatkan fitur fleksibel staking yang berarti investor juga bisa mendapatkan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15 persen bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu. Hal ini memberi manfaat lebih bagi para investor yang mengutamakan strategi investasi jangka panjang, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja. Diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.
Tatap Prospek 2026: Emiten Grup MIND ID Cetak Performa Impresif
Jakarta, katakabar.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengakhiri kalender perdagangan tahun 2025 dengan catatan positif bagi deretan emiten tambang yang tergabung dalam Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID. Di tengah fluktuasi pasar global, integrasi strategis dan program penguatan hilirisasi akan menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan nilai saham para anggota Grup MIND ID. Menurut data penutupan perdagangan Selasa (30/12), PT Timah Tbk. (TINS) tampil sebagai juara dengan pertumbuhan harga saham tertinggi di grup MIND ID, melesat 190,65 persen secara year-to-date (YtD) ke Rp3.110 per saham. Tren positif tersebut diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang membukukan lonjakan 106,56 persen YtD ke posisi Rp3.150 per saham. capaian ini disokong oleh prospek cerah logam mulia domestik dan ekspansi operasional. Emiten nikel PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turut mempertegas ketangguhannya dengan mencatat kenaikan 42,96 persen YtD ke level Rp5.175 per saham, sekaligus membuktikan kemampuan perseroan dalam menavigasi volatilitas pasar global. Sementara, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mampu menutup tahun pada level Rp2.310 per saham. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menyoroti bahwa tren positif saham BUMN nonbank sepanjang 2025 menjadi pemanis di luar dominasi sektor perbankan. Dia menilai emiten pertambangan seperti TINS dan ANTM memiliki fondasi teknikal yang solid untuk melanjutkan tren penguatan. “Sejumlah emiten pelat merah nonbank memperlihatkan tren teknikal yang positif. Saham seperti TINS, ANTM, lalu ada saham lain seperti TLKM, dan PGEO juga memiliki prospek yang relatif kuat,” sebut Nafan. Nafan menekankan faktor kepemimpinan dan aksi korporasi menjadi kunci di balik kepercayaan pasar. Perombakan pengurus, baik di jajaran komisaris maupun direksi di lingkungan BUMN, juga mampu memberikan sinyal disiplin belanja modal dan efisiensi operasional yang lebih ketat. Selain itu, kehadiran Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia serta wacana restrukturisasi BUMN menjadi katalisator baru bagi optimisme investor ke depan. “Jika dinamika Danantara berjalan konsisten dalam mengelola aset-aset strategis, peluang perbaikan kinerja emiten BUMN dan indeks terkait akan terbuka lebar menuju 2026,” jelas Nafan. Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menimpali terdapat sejumlah sentimen positif yang dapat menjadi bahan bakar indeks BUMN tambang ke depan. Hal tersebut terdiri dari peluang biaya dana (cost of fund) yang lebih ramah hingga valuasi emiten pelat yang kini masuk dalam kategori value-stocks. Untuk tahun depan, sektor komoditas strategis dan energi diprediksi masih akan mendominasi panggung pasar modal. Liza pun menjagokan ANTM sebagai kandidat kuat dari sisi sektor tambang.
Bicara Logistik di Alfi Convex 2025 Dorong Regulasi Baru Cetak Potensi Kesepakatan Bisnis Rp500 Miliar
Jakarta, katakabar.com - Alfi Convex 2025 kembali membuktikan perannya sebagai katalisator perubahan di industri logistik nasional. Selama tiga hari penyelenggaraan, forum diskusi dan konferensi yang dihadiri para pelaku utama, regulator, serta pemangku kepentingan lintas sektor, berhasil menghasilkan rekomendasi konkret yang langsung diakomodasi dalam regulasi terbaru pemerintah. Regulasi baru ini dirumuskan secara responsif, menyesuaikan dengan berbagai tantangan nyata di lapangan yang selama ini dihadapi pelaku logistik dan supply chain. Kolaborasi aktif antara asosiasi, pemerintah, dan pelaku industri di Alfi Convex 2025 mempercepat proses harmonisasi kebijakan, sehingga solusi yang dihasilkan lebih aplikatif dan berdampak nyata pada efisiensi logistik nasional. Selain itu, Alfi Convex 2025 mencatatkan pencapaian bisnis signifikan dengan potensi deal senilai lebih dari Rp500 miliar yang berhasil dijajaki dan diamankan selama event berlangsung. Kesepakatan ini melibatkan berbagai perusahaan logistik, teknologi, dan mitra strategis, menandai optimisme baru dalam pertumbuhan industri di tengah tantangan global. Alfi Convex 2025 soroti isu krusial terkait minimnya keterlibatan generasi muda di sektor logistik. Saat ini, persentase anak muda yang berkarier di bidang logistik masih sangat kecil padahal sektor ini memainkan peran vital sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional dan APBD di berbagai daerah.
PalmCo, Subholding Holding PTPN Cetak Capaian Tertinggi Program PSR
Jakarta, katakabar.com - Upaya transformasi sektor sawit rakyat yang dijalankan oleh PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero), terus berupaya melakukan transformasi sektor sawit rakyat, dan menunjukkan hasil menggembirakan. Hingga akhir September 2025, realisasi rekomendasi teknis Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) petani binaan yang terbit mencapai 20.145,2 hektare, atau 122,4 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025. Capaian ini menempatkan PalmCo sebagai salah satu pelaksana program PSR paling progresif di Indonesia. Dari sisi pembiayaan, PalmCo telah menyalurkan dana untuk peremajaan di atas 18.900 hektar, setara dengan 114,9 persen dari target pembiayaan tahun berjalan. Menurut Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, keberhasilan ini bukti nyata sinergi antara perusahaan dan petani dalam membangun masa depan perkebunan sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan. “Kami ingin menunjukkan petani sawit rakyat bisa sejajar dalam hal produktivitas dan keberlanjutan. PalmCo hadir tidak hanya sebagai offtaker, tetapi sebagai mitra transformasi," kata Jatmiko di Jakarta, di penghujung pekan pertama Oktober 2025 lalu. Program PSR difokuskan pada peningkatan produktivitas kebun rakyat, selama ini hanya menghasilkan sekitar 2 hingga 3 ton CPO per hektar per tahun. Di mana lewat replanting dengan benih unggul bersertifikat dan pendampingan teknis yang sistematis, produktivitas ditargetkan sesuai standar nasional, naik menjadi 5 hingga 6 ton per hektar per tahun. Tetapi, produktivitas tinggi bukan satu-satunya tujuan. PalmCo merancang PSR sebagai program berbasis keberlanjutan. Seluruh kegiatan didorong mengacu pada standar sertifikasi sawit lestari seperti ISPO dan RSPO. Pendekatan ini menjadikan program PSR bukan hanya solusi ekonomi, tetapi juga kontribusi pada tata kelola sawit berkelanjutan secara nasional. Tantangan Struktural, Solusi Terintegrasi Seperti program nasional lainnya, PSR tidak lepas dari tantangan. Persoalan legalitas lahan, lemahnya kapasitas kelembagaan petani, hingga rendahnya literasi administrasi masih menjadi hambatan umum. Di sisi lain, tingkat partisipasi petani swadaya dalam skema sertifikasi keberlanjutan masih di bawah 1 persen. Menjawab tantangan ini, PalmCo menerapkan pendekatan terintegrasi melalui pendampingan kelembagaan dan teknis sejak tahap awal. Perusahaan menyediakan sistem digital internal berbasis SAP untuk memantau seluruh tahapan proses secara transparan, mulai dari pengusulan, distribusi benih, hingga pelaporan perkembangan lahan. “Kami tidak hanya memfasilitasi dana, tetapi membantu menyelesaikan kendala administratif dan teknis. Dengan pendekatan digital, semua proses bisa diaudit dan dipantau secara terbuka,” jelas Jatmiko. Intercropping dan Daya Tahan Ekonomi Petani Masa tunggu pascatanam menjadi masa krusial bagi petani sawit rakyat. Untuk menjaga keberlanjutan ekonomi selama masa belum produktif, PalmCo mendorong praktik intercropping dengan tanaman sela mulai dari padi gogo hingga jagung. Langkah ini bertujuan memberikan alternatif pendapatan sambil menjaga kemandirian pangan sebagaimana diamanatkan pemerintah. Tidak cuma itu, peningkatan kapasitas petani terus dilakukan melalui pelatihan lapangan yang mencakup teknik budidaya modern, pemupukan tepat guna, hingga pemahaman tentang standar keberlanjutan global. Membangun Kemitraan Setara PalmCo meyakini keberhasilan program tidak akan tercapai tanpa sinergi erat dengan petani. Model kemitraan yang dibangun bukan sekadar hubungan ekonomi, tetapi kerja sama jangka panjang yang setara. Mulai dari tahap budidaya, pemasaran, hingga distribusi hasil panen, petani dilibatkan sebagai mitra utama. “Kami percaya kemajuan industri sawit nasional hanya mungkin jika petani ikut tumbuh. Tidak boleh ada yang tertinggal,” timpal Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo, Irwan Perangin Angin. Lewat capaian ini, kata Irwan, PTPN IV PalmCo menyiapkan peta jalan jangka panjang untuk terus memperluas dampak PSR. Setiap tahun, ribuan hektar kebun rakyat ditargetkan untuk diremajakan dengan pendekatan yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan berbasis teknologi. “Petani tidak berjalan sendiri. Kami berkomitmen mendampingi dari awal hingga panen. Ini bukan hanya soal hasil, tapi tentang membangun masa depan perkebunan yang kuat dan menjadi kebanggaan bersama,” sebut Jatmiko pula.
Amgala Foundation Luncurkan Beasiswa 'Amgala Vision' Cetak Pemimpin Muda Bidang STEM
Jakarta, katakabar.com - Amgala Foundation resmi meluncurkan program beasiswa Amgala Vision sebagai bentuk komitmen memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia. Program ini ditujukan untuk mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri atau PTN pada jurusan STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics, dan menawarkan lebih dari sekadar bantuan finansial. Amgala Vision hadir sebagai platform pembinaan menyeluruh untuk mencetak pemimpin masa depan yang berakhlak, berpikir kritis, peduli sosial, dan memiliki wawasan global. Dengan usung tagline “Beyond Knowledge, Toward Impact”, program ini memberikan bantuan pendidikan selama empat tahun, pendampingan intensif, pelatihan kepemimpinan, serta akses pengembangan karier di bidang akademik, kewirausahaan, dan profesional. Peluncuran ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Amgala dalam menerapkan prinsip ESG atau Environmental, Social & Governance dan memperkuat ekosistem dampak di sektor pendidikan. “Amgala Vision bukan sekadar Beasiswa. Program ini gerakan mencetak pemimpin masa depan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara logika dan tekhnologi, tetapi juga punya empati, prinsip hidup yang kuat, dan visi global. Mereka akan menjadi generasi yang mampu berpikir besar, bertindak nyata, dan membawa dampak berkelanjutan bagi umat manusia,” ujar Andintya Maris, Founder dan Chairwoman Amgala Foundation.
Cetak Talenta DT Masa Depan, BINUS @Malang dan Microsoft Dorong Literasi AI Lewat elevAIte Indonesia
Malang, katakabar.com - Perkembangan teknologi semakin pesat menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya melek digital, tapi mesti mampu menciptakan inovasi yang relevan bagi kebutuhan industri. Di tengah tantangan tersebut, Kota Malang dan wilayah Jawa Timur menghadapi dua isu krusial, yakni tingginya kebutuhan akan talenta digital yang siap kerja, serta meningkatnya minat generasi muda terhadap technopreneurship di tengah geliat ekonomi kreatif dan startup lokal yang berkembang. Menjawab tantangan sekaligus peluang ini, BINUS @Malang bekerja sama dengan Microsoft Indonesia melalui GreatNusa menghadirkan Studium Generale angkat tema “The Next AI Generation”, yang digelar pada 22 Mei 2025 lalu di Aula BINUS @Malang. Acara ini bagian dari inisiatif nasional elevAIte Indonesia, sebuah program pelatihan AI gratis untuk 100.000 peserta lintas latar belakang yang bertujuan memperluas literasi dan keterampilan AI di kalangan pelajar dan masyarakat umum. Sebagai kampus yang memiliki fokus kuat pengembangan Digital Technopreneur, BINUS @Malang berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tapi mampu membangun solusi digital bernilai bisnis.
LEAP Hadirkan Kurikulum Coding Baru Cetak Inovator Digital Muda Indonesia
Surabaya, katakabar.com - Di tengah percepatan transformasi digital di berbagai sektor, kemampuan literasi digital dan coding menjadi salah satu kompetensi penting abad ke 21. Menyadari hal ini, LEAP Surabaya resmi luncurkan kurikulum baru bertajuk Leap Coding Class-Build Something Different, program pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk mencetak digital creators muda yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi masa depan. Kurikulum anyar ini bagian dari langkah strategis LEAP perluas layanan pendidikan digitalnya. Berbeda dengan program sebelumnya yang menggunakan block-based coding seperti Scratch, kini siswa akan diajak masuk ke dunia text-based coding menggunakan bahasa pemrograman yang digunakan langsung dalam industri, seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Bahkan, di tingkat lanjutan, siswa akan belajar mengembangkan proyek berbasis Artificial Intelligence (AI). “Anak-anak tidak hanya belajar mengenal kode, tapi mereka juga akan membangun sesuatu yang berbeda. Kami ingin mereka tumbuh sebagai pembuat, bukan hanya pengguna teknologi,” ujar Ika Asriani Yadin, S.E., C.A., Ak., M.M., Kepala Lembaga LEAP. Melalui kurikulum ini, kata Ika, kami percaya setiap anak bisa menjadi inovator digital sejak dini jika diberi platform yang tepat. "LEAP Coding Class menggunakan struktur bertingkat: Basic, Intermediate, dan Advanced. Di tingkat Basic, siswa diperkenalkan pada dasar-dasar pemrograman dan pembuatan halaman web interaktif," jelasnya. Di level Intermediate, sambung Ika, mereka akan membuat game berbasis web. Dan di tingkat Advanced, mereka akan membangun dan melatih model AI untuk proyek-proyek seperti pengenalan gambar, seni digital, atau simulasi berbasis machine learning. "Kurikulum ini dikembangkan bersama BSD Education, platform edukasi teknologi dari Amerika Serikat yang telah digunakan di lebih dari 20 negara, dan dipercaya oleh ribuan pendidik di seluruh dunia," tuturnya.
Transformasi Digital dan Gelombang AI: Binus @Bekasi Cetak Talenta Unggul Lewat elevAIte Indonesia
Bekasi, katakabar.com - Dunia tengah berada di tengah-tengah revolusi kecerdasan buatan atau AI yang mengubah wajah kehidupan modern. Dari sektor pendidikan, bisnis, hingga layanan publik, AI telah menjadi teknologi transformasional yang mendisrupsi cara manusia bekerja, berpikir, dan berinovasi. Transformasi digital berbasis AI bukan lagi tren sementara, ini adalah arus utama yang menentukan daya saing individu dan bangsa ke depan. Fenomena ini bukan sekadar tantangan, melainkan peluang besar bagi institusi pendidikan tinggi seperti Binus untuk mengambil peran strategis. Sebagai kampus dengan semangat inovasi dan misi membentuk talenta masa depan, Binus @Bekasi hadir menjawab kebutuhan zaman melalui penguatan literasi AI, khususnya di wilayah industri yang dinamis seperti Kota Bekasi. Binus @Bekasi berkolaborasi dengan Microsoft Indonesia dan GreatNusa dalam menghadirkan Studium Generale bertema “The Next AI Generation”, yang digelar pada 15 Mei 2025 di MMG Binus @Bekasi. Kegiatan ini bagian dari inisiatif nasional elevAIte Indonesia, sebuah program pelatihan AI gratis bagi 100.000 peserta dari pelajar hingga masyarakat umum. “Sebagai kampus yang berfokus pada pengembangan Business, Service, and Technology (BizTech), Binus @Bekasi berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dalam dunia yang terdigitalisasi. Kami ingin mendorong mereka bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tapi juga pencipta solusi,” ujar Prof. Gatot Soepriyanto, S.E., Ak., M.Buss (Acc)., Ph.D., CA, CFE selaku Direktur Kampus BINUS @Bekasi.