Disbun Kaltim

Sorotan terbaru dari Tag # Disbun Kaltim

Disbun Kaltim Perjuangkan Rekomtek Sarpras Perkebunan Sawit Bagi Enam Kabupaten Sawit
Sawit
Senin, 01 September 2025 | 15:14 WIB

Disbun Kaltim Perjuangkan Rekomtek Sarpras Perkebunan Sawit Bagi Enam Kabupaten

verifikasi usulan, hambatan teknis yang dihadapi masing-masing kabupaten dan kota, hingga strategi percepatan. Arif Sabtamiharja menimpali, keberhasilan program Sarpras tidak hanya bergantung pada kualitas usulan, tetapi juga konsistensi dalam pelaksanaan di lapangan. “Kita harus memastikan setiap usulan terverifikasi dengan baik. Kendala teknis di lapangan perlu segera diurai, sehingga rekomendasi percepatan dapat ditindaklanjuti tanpa hambatan,” sebut Arif. Ia lantas menggarisbawahi perlunya pendampingan berkelanjutan agar setiap kabupaten mampu menyelesaikan kendala teknis dengan cepat, seperti keterbatasan akses jalan, ketersediaan alat, dan kesiapan lahan. Melalui rapat ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dan kota untuk mempercepat realisasi sarpras perkebunan sawit. Hasil pembahasan yang dituangkan dalam bentuk rekomendasi teknis nantinya menjadi landasan pelaksanaan di lapangan, sehingga program dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Jajaki Penggunaan Biochar, Disbun Kaltim Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia Sawit
Sawit
Senin, 04 November 2024 | 20:32 WIB

Jajaki Penggunaan Biochar, Disbun Kaltim Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) melakukan studi ke Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pelajari inovasi yang dikembangkan WasteX berupa biochar yang menawarkan teknologi dan kinerja bagi pengelolaan limbah sektor pertanian (perkebunan). Saat kunjungan ke Desa Kedemungan, rombongan Disbun Kaltim memperoleh wawasan mendalam mengenai manfaat dan potensi biochar sebagai pembenah tanah berbasis sains yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Disbun Kaltim Taja Pelatihan Terpadu Tingkatkan Produktivitas Pekebun Sawit Sawit
Sawit
Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:21 WIB

Disbun Kaltim Taja Pelatihan Terpadu Tingkatkan Produktivitas Pekebun Sawit

Balikpapan, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur taja Sosialisasi Teknis dan Administrasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS) di Balikpapan beberapa hari lalu. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pekebun kelapa sawit menjadi salah satu prioritas penting dalam memastikan sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia tetap berkembang pesat.

Petani Penajam Paser Utara Sumringah Terima Bantuan Pupuk dan Bibit Sawit dari Disbun Kaltim Sawit
Sawit
Sabtu, 14 September 2024 | 10:07 WIB

Petani Penajam Paser Utara Sumringah Terima Bantuan Pupuk dan Bibit Sawit dari Disbun Kaltim

Penajam Paser Utara, katakabar.com - Petani yang bernaung di dua kelompok tani Kabupaten Penajam Paser Utara, sumringah terima bantuan bibit kelapa sawit, pupuk NPK, dan herbisida dari Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Timur Kaltim, Kamis (12/9) kemarin. Kepala Disbun Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal di Penajam menyatakan, bantuan tersebut bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, dan kesejahteraan petani.

Disbun Kaltim Bimtek Perbenihan Sawit ke Palembang Demi Masa Depan Perkebunan Sawit
Sawit
Selasa, 06 Agustus 2024 | 20:19 WIB

Disbun Kaltim Bimtek Perbenihan Sawit ke Palembang Demi Masa Depan Perkebunan

Palembang, katakabar.com - Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Produsen Benih Tanaman Perkebunan (PBTP) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Perbenihan di Palembang memasuki pekan kedua Agustus 2024 lalu. Kegiatan Bimtek mulai 5 hingga 7 Agustus 2024 tersebut bertujuan memberikan pengetahuan mendalam tentang tata kelola perbenihan guna mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih efektif, dan berkelanjutan, serta upaya memperkuat sektor perkebunan di Kalimantan Timur.

Gandeng USAID SEGAR, Disbun Kaltim Susun SOP Perkebunan Berkelanjutan Sawit
Sawit
Senin, 11 Maret 2024 | 12:51 WIB

Gandeng USAID SEGAR, Disbun Kaltim Susun SOP Perkebunan Berkelanjutan

Samarinda, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi (Disbu) Kalimantan Timur kerja sama dengan USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) taja lokakarya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan atau Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). "SOP bagi 12 perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Kutai Timur dan Berau ini komponen penting sertifikasi ISPO, sebab memuat seluruh prinsip dan kriteria ISPO yang harus dipenuhi perusahaan perkebunan kelapa sawit," ujar Kepala Disbun Kaltim, Ahmad Muzakkir, di Samarinda, pada Sabtu kemarin, dilansir dari laman ANTARA, pada Senin (11/3). Lokakarya dari 8 hingga 9 Maret 2024 di Hotel IBIS Samarinda ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan perkebunan sawit yang belum dan akan melaksanakan sertifikasi ISPO. "ISPO adalah bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, yang juga dapat membantu meningkatkan akses pasar global bagi produk kelapa sawit Indonesia," jelasnya. Menurutnya, sertifikasi ISPO sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia. "Lokakarya ini dipandu narasumber dari tenaga auditor ISPO Mutu Institute Jakarta," kata Muzakkir. Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, saat ini menempati peringkat keenam dalam luas perkebunan sawit di Indonesia, masih mengalami kendala guna mencapai sertifikasi ISPO. Dari 304 perusahaan perkebunan sawit di daerah tersebut, hanya 111 yang berhasil memenuhi standar ISPO pada tahun 2023. Sedang, Disbun Kalimantan Timur saat ini mencatat 330 perusahaan perkebunan yang telah memiliki izin usaha perkebunan dan hak guna usaha dengan total luas lahan yang memiliki izin lokasi mencapai 2,7 juta hektar di provinsi tersebut. "Dari izin lokasi tersebut, terdapat 2,3 juta hektar telah beralih menjadi izin usaha perkebunan dan 1,2 juta hektar memiliki Hak Guna Usaha (HGU)," timpal Kepala Bidang Usaha Disbun Kalimantan Timur, Taufiq Kurrahman baru-baru ini. Dari total lahan yang telah memiliki izin, sekitar 1,4 juta hektar telah ditanami kelapa sawit, dengan satu juta hektar di antaranya dikelola delapan perusahaan besar dan sisanya kebun rakyat.

Gandeng TSI Disbun Kaltim Dorong Sertifikasi Kebun Sawit Swadaya Nasional
Nasional
Senin, 04 Desember 2023 | 15:28 WIB

Gandeng TSI Disbun Kaltim Dorong Sertifikasi Kebun Sawit Swadaya

Kalimantan Timur, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur gandeng Lembaga Sertifikasi TSI untuk melaksanakan audit Sistem Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) kelompok usaha kebun kelapa sawit swadaya atau milik masyarakat. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir menuturkan, audit ISPO kegiatan menuju sertifikasi Kebun Sawit Rakyat (KSR) untuk mengakselerasi implementasi Perpres Nomor 44 tahun 2020. "Kami laksanakan Audit ISPO Koperasi Produsen (KP) Bumi subur, Desa Kerta Bumi, dan Kecamatan Kuaro, kegiatan ini kali pertama sertifikasi ISPO dilaksanakan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur dengan pendanaan APBD FCPF-CF," sebut Ahmad Muzakkir di Samarinda, kemarin, dilansir dari laman ANTARA, pada Senin (4/12). Untuk itu, ujar Muzakir, penting dukungan dalam proses sertifikasi ISPO bagi pekebun sawit swadaya, mencakup aspek teknis sesuai Permentan 38 tahun 2020 dan PERDA Provinsi Kalimantan Timur nomor 7 Tahun 2018 tentang Perkebunan Berkelanjutan. Menurutnya, komitmen kuat dari pekebun kelapa sawit untuk menyelesaikan tahapan sertifikasi ISPO secara konsisten menjadi prioritas utama. “Harapannya, di masa mendatang, semakin banyak pekebun sawit yang terlibat, dengan dukungan lebih besar dari berbagai pihak dalam proses sertifikasi ISPO Kebun Sawit Rakyat di daerah," jelasnya. Kepala Bidang perkebunan berkelanjutan Disbun Kalimantan Timur, Asmirilda menimpali, pihknya terus aktif melaksanakan bimbingan teknis kepada kelompok rani, termasuk bimtek ICS ISPO, bimtek SOP penggunaan pestisida, bimtek pengendalian kebakaran lahan dan kebun, pengukuran dan pemasangan patok batas kebun, serta pelaksanaan audit eksternal ISPO lembaga sertifikasi ISPO PT. "Kami berharap Koperasi Produsen (KP) Bumi Subur berhasil lulus audit dan memperoleh sertifikat ISPO," kata Asmirilda. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Djoko Bawono mengatakan, pihaknya telah menerbitkan 4.469 Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) kepada Koperasi Kebun dan Gapoktan kelapa sawit di seluruh kabupaten Paser. Dengan STDB ini, harap Djoko, dapat digunakan untuk sertifikasi ISPO dan kegiatan lain guna meningkatkan pembangunan kebun kelapa sawit di Kabupaten Paser dan Provinsi Kalimantan Timur.

Disbun Kaltim Usulkan Percepatan Sarpas dan Replanting Nasional
Nasional
Minggu, 03 Desember 2023 | 11:59 WIB

Disbun Kaltim Usulkan Percepatan Sarpas dan Replanting

Jakarta, katakabar.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kalimantan Timur mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia dua hari lamanya dari 30 November hingga 1 Desember 2023 lalu, di salah satu hotel dilanjutkan di Audiotorium Kementan RI Jakarta. Selain Disbun Kalimantan Timur yang ikut, Disbun Provinsi, Kabupaten dan Kota se Indonesia turut mengikuti Rakor Kementan RI. Sekretaris Disbun Kalimantan Timur, Surono turut mendampingi Kadisbun Kaltim, Ahmad Muzakkir menyebutkan, agenda ini komitmen pemerintah dalam mengembangkan komoditas perkebunan di negeri ini. “Ini upaya untuk membangun sinergi antara berbagai stakeholder dan pelaku usaha bidang perkebunan kelapa sawit di Indonesia,” ujar Surono bye telepon genggamnya, dua hari lalu, dilansir dari laman website resmi Pemprov Kalimantan Timur, pada Ahad (3/12). Kegiatan ini, harap Surono, perkebunan kelapa sawit di Indonesia khususnya di 'Bumi Etam' nama lain dari Kalimantan Timur terus meningkat dengan tata kelola yang lebih berkualitas. “Dengan semangat perbaikan tata kelola perkebunan kelapa sawit ini dapat mendorong peningkatan produksi, produktivitas dan mutu komoditas kelapa sawit,” harapnya. Di sesi agenda pembukaan kegiatan ini, tutur Surono, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Aldi Praptono paparkan program Sarana dan Prasarana (Sarpas) perkebunan kelapa sawit. Tidak hanya itu, kata Surono, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mendukung dan turut menjabarkan pada iegiatan Sarana dan Prasarana (Sarpas) perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Kepala Disbun Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir menimpali, pada Rapat Koordinasi (Rakor) kita sampaikan berbagai hal yang diperlukan untuk percepatan Perkebunan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting pada 2024 mendatang. “Kita usulkan benih, pupuk dan pestisida melalui intensifikasi, ekstensifikasi, peningkatan jalan produksi, alat pasca panen dan untuk kegiatan ISPO. Di mana kebijakan Kementan Ri bertujuan meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia),” terangnya. “Harapannya, usulan pada 2024 mudah-mudahan dapat direalisasikan Kementerian Pertanian (Kementan) RI,” ucapnya. Menurutnya, pengusulan percepatan perkebunan sawit merupakan permintaan dari setiap daerah Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur. Tapi, ulas Muzakkir, ada beberapa daerah seperti Kutai Barat (Kubar), Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara (Kukar) terdapat syarat belum terpenuhi saat diverifikasi pihak Disbun Kalimantan Timur. “Kami hanya memverifikasi dan meneruskannya ke Direktorat Jendral Perkebunan,” tegas Muzakkir. Beberapa daerah tadi, sebut Muzakkir lagi, belum memiliki surat dari Kantor Pertanahan yang menyatakan bahwa lokasi masyarakat yang diusulkan berada di luar hak guna usaha (HGU) yang ada, dan itu kewenangan Kantor Pertanahan atau BPN untuk menerbitkan. Hal ini sesuai amanat yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 tahun 2022 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian Dan Pengembangan, Peremajaan, Serta Sarana Dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit. “Artinya, Survey dan identifikasi calon petani dan calon lokasi (CPCL) harus Clean and Clear atau CNC,” imbuhnya. Diketahui, Direktorat Jendral (Ditjen) Perkebunan Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan dan Percepatan Kegiatan Pelaksanaan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit.