Oalah, Pria Gaek di Duri Setubuhi Anak di Bawah Umur Dibekuk Polsek Mandau Hukrim
Hukrim
Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Oalah, Pria Gaek di Duri Setubuhi Anak di Bawah Umur Dibekuk Polsek Mandau

Bathin Solapan, katakabar.com - Umur tak muda lagi, sudah menginjak 47 tahun tetapi pria gaek berinisial BS warga Desa Petani tega setubuhi anak di bawah umur. Bejat Enggak bro..., bejatlah. Kini, untuk pertanggungjawabkan perbuatannya yang tak senonoh pria gaek mendekam di bilik penjaran Makp Polsek Mandau.

Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri Riau
Riau
Selasa, 22 September 2026 | 11:03 WIB

Gerbang Rusak dan Sampah Penuhi Trbun Penonton Saksi Bisu Atlet Sepak Bola Dini dan Warga Jogging di Stadion Mini Duri

Duri, katakabar.com - Sore itu, di akhir pekan ketiga September 2026 , kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terasa menusuk hidung. Cahaya matahari senja redup. Ia melangkah gontai menuji ufuk barat sambil menyaksikan prilaku penguasa yang sombong dan serakah di kolong langit. Memasuki Stadion Mini Duri tampak gerbang terbuat dari besi rusak menganga bak ular python siap memangsa, ragam sampah mulai plastik, kertas bekas bungkus nasi, dan lainnya menumpuk di dalam keranjang terbuat dari bambu terletak di pojok kiri bersandar di dinding penghalang dekat tangga ditutup pagar seng di lantai dua trubun penonton. Di pelataran ukuran 100 meter x 100 meter meski rumput lapangan sudah mulai berganti tanah puluhan hingga ratusan orang tunas-tunas muda atlet sepak bola mengikuti latihan rutin guna mempersiapkan berbagai turnamen sepanjang tahun. Warga jogging dan jalan santai secara berkelompok mengelilingi lapangan setelah bekerja seharian mengejar kebutuhan dunia, seakan menjadi pagar betis. Begitulah pemandangan dan potret Stadion Mini di lingkungan gedung LAM R, yang terletak di Jalan Hang Tuah Duri, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah berlangsung bertahun lamanya minim perbaikan, dan perawatan. Stadion Mini Duri dibangun di era Bupati Bengkalis, Drs. Syamsurizal, hingga kini baru sekali dapat perhatian sekitar beberapa tahun lalu. Itupun rehab kecil senilai Rp200 juta dari Pokok Pikiran (Pokir) Dewan masa itu. Setelah itu, Stadion Mini Duri satu-satunya pusat fasilitas olahraga bagi masyarakat Kecamatan Mandau masih berinduk ke ibu kota Kabupaten Bengkalis, nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, bak pungguk merindukan bulan dihukum oleh keadaan luput dari perhatian. Padahal, kalau kita bicara sepak bola sudah dua orang atlet sepak bola dari Duri pernah tercatat namanya di Tim Nasional Senior dan Tim Nasional U-19. Mereka meniti karir mulai dari Stadion Mini Duri hingga memakai jersey Timnas yang diimpikan setiap atlet-atlet sepak bola berbakat dan bertalenta. Tetapi itu tadi, prestasi mentereng dari dua atlet sepak bola asal Duri tidak mampu mencuri perhatian para penguasa di negeri ini setidaknya peduli sehingga memperbaiki, dan membangun stadion sepak bola yang layak bagi talenta-talenta sepak bola di daerah berjuluk 'Emas Hitam' yang kaya dengan sumber daya alam. Fasilitas Tak Layak Bukan Jadi Penghalang Bagi para pelatih, dan atlet-atlet sepak bola usia dini, serta warga jogging memanfaatkan Stadion Mini Duri dengan kondisi tak layak bukan menjadi penghalang. Kondisi Stadion Mini Duri cukup memprihatinkan menjadi pelecut semangat mereka untuk terus tapaki karir dan menjaga kesehatan fisik agar tetap bugar. Mereka justru bersyukur Duri, Kecamatan Mandau masih memiliki Stadion Mini untuk tempat berolahraga meski kondisinya telah mengkhawatirkan. "Kita bersyukur, Stadioan Mini untuk kegiatan berolahraga di Duri, Kecamatan Mandau meski keadaannya, ya memprihatinkan," ujar seorang warga paruh baya tak mau ditulis namanya, kepada katakabar.com di suatu perbicangan. Setiap hari jogging! "Enggak juga Pak, palingan tiga kali dalam sepekan saat waktu longgar atau tidak begitu sibuk," ucap pria itu sambil berlari-lari kecil di pinggir lapangan. Stadion Mini Bukan Stadion Biasa Stadion Mini Duri bukan stadion biasa, sebab stadion ini selain melahirkan atlet-atlet sepak bola usi dini. Stadion merupakan homebase PS Duri tim sepak bola yang sangat disegani di Provinsi Riau, dan Sumatera Bagian Utara. Bahkan, Stadion Mini pernah menjadi tempat acara dan perhelatan pemerintah, konser musik, serta acara berskala besar lainnya, seperti upacara HUT Kemerdakan RI, kampanye akbar hingga konser musik group-group band papan atas nasional. Tetapi, semua itu tinggal cerita menjadi kenangan indah tak terlupakan. Sebab, beda penguasa beda pula ego, dan ambisi. Penguasa datang dan pergi silih berganti ada yang hobi olahraga ada pula yang hobi pencitraan untuk melanggengkan kekuasaaan hingga tujuh turunan. Stadion Mini Duri salah satu fasilitas cabang olahraga di jantung Kecamatan Mandau, bisa jadi dinilai tidak prioritas sehingga membiarkannya sekarat adalah sebuah pilihan buat apa diperbaiki dan dibenahi. Apalagi secara matematika ekonomi dan politik kurang menguntungkan bagi para oknum-oknum penguasa. Akhirnya, masyarakat mesti menerima kenyataan dan menelan pil pahit  melihat fakta Stadion Mini Duri sekarat dihukum keadaan imbas dari salah pilih pemimpin hasil dari perhelatan politik pragmatis.

Beli Handphone Curian, Pemilik Toko Diringkus Polsek Mandau di Simpang Telkom Duri Hukrim
Hukrim
Kamis, 03 September 2026 | 08:03 WIB

Beli Handphone Curian, Pemilik Toko Diringkus Polsek Mandau di Simpang Telkom Duri

Mandau, katakabar.com -  Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mandau ringkus penadah handphone curian belakangan diketahui bernama HJ 29 tahun warga Kelurahan Balik Alam, di kawasan Simpang Telkom, Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Rabu (2/9) sekitar pukul 20.30 WIB kemarin. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Rabu malam, mengatakan penangkapan penadah tersebut sewaktu pelaku MI menjual hasil pencurian satu unit handphone kepada pemilik Toko yang bernama HJ, Jumat (31/7) sekitar pukul 13.30 WIB lalu. "HJ membeli satu unit handphone tersebut seharga Rp800 ribu tanpa surat," ujarnya. Berdasarkan dari Laporan tentang Pencurian pasal 476 KUHPidana dan dikembangkan penadahan pasal 591 KUHPidana, Tim Opsnal  Polsek Mandau mendapat informasi pelaku Penadahan tersebut berada di tokonya di Jalan  Hangtuah Simpang Telkom Kelurahan Balai Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Setelah mendapat informasi Tim langsung menuju ketoko pelaku di Jalan Hangtuah Simpang Telkom. Tiba di tempat Tim mengamankan HJ, dan setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya," tegasnya. Pelaku kemudian dibawa ke Mako Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, tambahnya.

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal Hukrim
Hukrim
Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal

Mandau, katakabar.com - Kecelakaan  maut dua unit sepeda motor terjadi di kawasan Jalan Tegal Sari, Kelurahn Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (18/8) sekitar pukul 22.17 WIB, korban terpental ke arah mobil akhirnya meninggal dunia. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (19/8) siang, mengatakan peristiwa laka maut terjari bermula satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ datang dari arah Jalan Tegal Sari luar menuju ke arah Jalan Tegal Sari dalam. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata AKP Shandra, satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ  mendahului satu unit mobil (dalam lidik) yang berada di depannya, saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ disebabkan jarak yang sudah terlalu dekat terjadilah tabrakan antara satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ dengan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ. "Di mana saat terjadi benturan tersebut mengakibatkan korban terpental ke arah satu unit mobil (dalam lidik) tersebut. Akibatnya pengendara satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ mengalami luka-luka dan meninggal dunia. Sedang, pengendara dan penumpang satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Dukung P4GN: Polsek Mandau Sikat Dua Terduga Penyalahgunaan Ekstasi Hukrim
Hukrim
Selasa, 21 Juli 2026 | 20:19 WIB

Dukung P4GN: Polsek Mandau Sikat Dua Terduga Penyalahgunaan Ekstasi

Mandau, katakabar.com - Kepolisiam Sektor (Polsek) Kecanatan Mandau, Polres Bengkalis komitmen dukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dukungan terhadap P4GN tersebut dibuktikan jajaran Polsek Kecamatan Mandau, melalui tim opsnal berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi saat operasi yang dilakukan Selasa (21/7) dini hari di wilayah Kelurahan Balik Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., diteruskan Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Seroja, Kelurahn Balik Alam. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal Reskrim Polsek Mandau segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial W.A.A.. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua butir narkotika yang diduga jenis ekstasi yang disimpan di dalam kotak rokok. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang terduga lainnya berinisial D.M.P. di sebuah rumah di Jalan Kenanga, Kelurhan Balik Alam. Selain dua butir diduga narkotika jenis ekstasi, petugas polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp205 ribu, satu kotak rokok, serta satu unit sepeda motor Honda Beat. Saat ini kedua terduga beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapolsek Mandau, AKP I Made, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk dukungan terhadap Program P4GN serta menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba. Polres Bengkalis mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika maupun gangguan kamtibmas lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110, yang siap melayani pengaduan masyarakat selama 24 jam.