Duri
Sorotan terbaru dari Tag # Duri
Satlantas Polres Bengkalis Minimalisir Laka Tambal Jalan Berlubang di Hang Tuah Duri
Duri, katakabar.com - Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis minimalisir laka lantas dengan cara tambal, sekaligus tutup ruas jalan berlubang diduga salah satu pemicu tingginya angka peristiwa laka lantas, di sepanjang Jalan Hang Tuah multi fungsi sebagai Jalan Lintas Nasional Timur Sumatera. Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, menjelaskan pihaknya telah menginstruksikan personel untuk mengambil tindakan langsung terhadap kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan. “Sepanjang Jalan Hangtuah, saya sudah minta personel untuk ambil tindakan terkait jalan berlubang. Lantaranmemang faktor jalan ini cukup mempengaruhi terjadinya kecelakaan,” tegasnya. Tindakan ini, ulasnya, dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kejadian laka lantas di kawasan tersebut. Tetapi, lanjutnya, untuk perbaikan permanen jalan berlubang di Jalan Hang Tuah menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau. Kondisi ini membuat penanganan secara menyeluruh masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait. Masyarakat berharap adanya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan Dinas PU Provinsi Riau agar segera mengusulkan perbaikan jalan lintas Hangtuah. Warga menilai, langkah cepat perbaikan sangat diperlukan demi mencegah jatuhnya korban jiwa akibat kondisi jalan yang rusak. Dengan adanya tindakan sementara dari pihak kepolisian, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan sembari menunggu perbaikan permanen dari pihak berwenang.
Tentang PHR, Puluhan Anak Yatim, Banjir dan Jalan Rusak di South Bekasap Duri
Bengkalis, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran reaktivasi kanal pencegah banjir sepanjang 1,3 kilometer, serta perawatan jalan operasi, Rabu (22/4) lalu. Santunan ini simbol rasa syukur perusahaan yang ingin memastikan bahwa setiap langkah operasional di wilayah kerja Rokan selalu membawa berkah bagi warga di sekitar operasi. Langkah ini komitmen PHR memastikan infrastruktur operasional tidak hanya mendukung target energi nasional, tetapi memberikan manfaat langsung bagi mobilitas dan keamanan warga sekitar. Reaktivasi kanal yang dilakukan solusi strategis untuk mengantisipasi ancaman banjir. Sejalan dengan itu, perawatan jalan sepanjang 16 kilometer yang dilakukan secara berkelanjutan di wilayah ini menjadi urat nadi penting yang memperlancar akses transportasi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga setempat. Dengan kedepankan dialog dan kepedulian, PHR berharap sinergi yang terjalin dapat menciptakan harmoni, di mana kemajuan industri migas berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup serta kenyamanan infrastruktur masyarakat. “Kegiatan syukuran dan santunan ini adalah ungkapan rasa syukur kami. Kami ingin kehadiran PHR tidak hanya membawa kemajuan bagi industri migas, tetapi membawa keberkahan dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Manager Maintenance SL North, Agus Santoso. Saat ini, cerita Agus, PHR tengah melakukan proyek reaktivasi kanal sepanjang 1,3 kilometer di area South Bekasap. Bukan sekadar saluran pembuangan air untuk operasional perusahaan, kanal ini direvitalisasi secara strategis sebagai langkah pencegahan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat musim penghujan tiba. "Proyek ini diharapkan mampu mengalirkan debit air dengan lebih efektif sehingga risiko luapan ke area warga dapat diminimalisir," jelasnya. Komitmen PHR terhadap infrastruktur publik terlihat dari konsistensi perawatan jalan di wilayah operasional. Sepanjang periode 2025 hingga April 2026, PHR tercatat telah melakukan perawatan jalan sepanjang 16 Kilometer mulai dari area Jalan tegar, jalan Sakti, Sobek dan Pematang Bow. Jalan-jalan tersebut memiliki fungsi ganda; selain sebagai urat nadi kendaraan operasional perusahaan, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Pematang Pudu dan sekitarnya untuk beraktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang mantap, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman. "Reaktivasi kanal dan perawatan jalan ini adalah bentuk kontribusi PHR dalam memberikan dampak positif yang nyata. Kami ingin fasilitas operasional ini berfungsi ganda, tidak hanya untuk keandalan produksi migas, tetapi juga menjadi solusi infrastruktur yang menjaga keamanan pemukiman warga dari banjir dan memperlancar akses mobilitas harian masyarakat," ucap Agus. Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Camat Mandau, Riki Rihardi S.STP M.Si mengapresiasi PHR. “Kami memberikan apresiasi kepada PT Pertamina Hulu Rokan atas kepedulian yang terus diberikan kepada masyarakat kami di Kelurahan Pematang Pudu. Langkah PHR melakukan reaktivasi kanal sepanjang 1,3 KM dan perawatan jalan di area South Bekasap adalah jawaban nyata atas aspirasi warga terkait mitigasi banjir dan kelancaran mobilitas,” tuturnya. Ia menambahkan sinergi seperti inilah yang kita butuhkan; di mana infrastruktur operasional perusahaan juga memberikan manfaat publik yang luas. Selain membantu mobilitas ekonomi melalui jalan yang mantap, bantuan santunan bagi warga dhuafa ini semakin mempererat silaturahmi. “Kami berharap PHR terus tumbuh dan sukses dalam menjaga ketahanan energi, karena keberhasilan PHR tentu akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan pembangunan masyarakat di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis,” imbuhnya. Rangkaian kegiatan ini menegaskan keberlanjutan operasi migas harus tumbuh bersama dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Sinergi antara operasional PHR yang andal dan kepedulian sosial yang tulus menjadi kunci utama dalam mendukung ketahanan energi nasional. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Cerita Kader Posyandu Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Kelurahan Berpenduduk 50 Ribu Jiwa
Duri, katakabar.com - Seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya. Kisah kisah inspiratif dari Yulianti, tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, kini lewat kolaborasi dengan program PHR Peduli Stunting (PENTING), Yulianti menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, sebuah gerakan swadaya untuk mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil. Tidak semudah yang dibayangkan sebelum program ini berjalan, Yulianti menghadapi tantangan berat berupa rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia menghadapi penolakan halus dari warga yang belum percaya pada intervensi gizi. Keterbatasan ekonomi juga membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas utama bagi banyak keluarga. “Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” cerita Yulianti mengenang masa sulitnya. Kehadiran PHR melalui Program PENTING memberikan angin segar bagi Yulianti. Ia kini tidak lagi bergerak sendiri. Ia bersama kader lainnya mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas dan pendampingan intensif. Dukungan ini mengubah pola kerja kader di Air Jamban. Dari yang sebelumnya hanya menjalankan rutinitas Posyandu, kini mereka mampu mengolah PMT secara mandiri melalui Dapur Sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar mulai menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hasil dari konsistensi ini mulai terlihat nyata, kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat juga lebih terbuka terhadap edukasi gizi dan aktif memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Di wilayah Air Jamban, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung: terdiri 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara luas, program PENTING telah memberi manfaat kepada 908 orang di 22 desa wilayah Riau melalui edukasi pencegahan stunting, baik masyarakat umum, ibu hamil dan remaja tingkat sekolah. Sedangkan distribusi PMT dan PKMK telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, yang terdiri atas 301 balita stunting atau berisiko stunting dan 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi. Bagi Yulianti, melihat anak-anak tumbuh sehat adalah upah yang tidak ternilai. "Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar," imbuhnya. Di Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026, cerita Yulianti dan kader Posyandu di Air Jamban merefleksikan kembali bagaimana akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput. “Menyaksikan perjuangan Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Mereka membuktikan bahwa dari sebuah dapur swadaya, kita bukan hanya sedang menyiapkan menu tambahan, melainkan sedang membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” ucap Manager Community Involvement dan Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Camat Mandau Hadir di Silaturahmi dan Penyerahan Bantuan DPD TMP Riau
Mandau, katakabar.com - Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., jelang berbuka puasa, menghadiri undangan silaturahmi, dan penyerahan bantuan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Taruna Merah Putih (DPD TMP) Provinsi Riau, Minggu (15/3) sore, di Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jalan Jenderal Sudirman Duri. Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Riau, sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP. "Perekonomian saat ini sangat kurang baik, DPD Taruna Merah Putih berkomitmen membantu masyarakat di Kecamatan Mandau di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi," ujar Camat Mandau. Di kegiatan tersebut Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Riau, sekaligis Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP, didampingi Sekretaris, Syafroni Untung, SH., MH. Ia menyampaikan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, serta memperkuat tali persaudaraan di antara keluarga besar Taruna Merah Putih dan masyarakat. "Kami menegaskan Taruna Merah Putih wadah generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga kepedulian sosial. Dengan semangat kebersamaan, kita berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan negara," kata Septian Nugraha. Di penghujung sambutan, Ketua DPRD Bengkalis ini sampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. "Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan di bulan penuh berkah ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," harapnya.
Ditutup! TP PKK Mandau Berbagi Takjil On The Road Ramadhan 1447 H Setengah Bulan Lamanya
Mandau, katakabar.com - Di antara program yang digagas Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar, S.Sos., M.Si., "Berbagi Takjil On The Road". Program tersebut sudah berjalan beberapa tahun belakangan ini, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Mandau, serta Duri sekitarnya. "Kami sampai nunggu di depan Kantor Camat Mandau Ibu, biar kami tahu di mana Tim "Berbagi Takjil On The Road" bagi-bagi Takjilnya," ujar seorang masyarakat saat diwawancarai Tim "Berbagi Takjil On The Road". Dimulai pada 23 Februari 2026 lalu, dan persis Jumat (13/3) kemarin, "Berbagi Takjil On The Road" TPnPKK Kecamatan Mandau resmi ditutup untuk Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. "Terima kasih kepada seluruh Donatur, baik yang berasal dari PKK dan Posyandu Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mandau, maupun dari masyarakat yang secara langsung menyampaikan sumbangan takjilnya kepada kami TPbPKK Kecamatan Mandau," ucap Ketua TP PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar, S.Sos., M.Si. Total 8567 paket takjil dari hari pertama hinggal kita tutup, ulas Istri Camat Mandau, Riki Rihardi, yang berhasil kita kumpulkan di Ramadhan tahun ini. Insya Allah mendapat berkah dan balasan dari Allah Azza Wa Jalla Menurut Ketua TP PKK Kecamatan Mandau, kegiatan ini menyisir masyarakat yang berada di kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Mandau secara door to door. Harapannya, paket Takjil yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat yang menerima manfaat. Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., menyampaikan program ini secara langsung bersentuhan dengan masyarakat Kecamatan Mandau ini memberikan dampak positif ke sektor perekonomian masyarakat Kecamatan Mandau. "Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini, UMKM-UMKM yang menerima pesanan makanan ataupun minuman dari Donatur "Berbagi Takjil On The Road" memperoleh keuntungan dari jual-beli yang dilakukan. Ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak geliat ekonomi di tengah masyarakat Kecamatan Mandau yang Insya Allah akan semakin baik kedepannya," cerita Camat Mandau. Terima kasih kepada semua donatur yang telah berkontribusi selama 15 hari di Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga di tahun-tahun mendatang, "Berbagi Takjil On The Road" TP PKK Kecamatan Mandau terus terlaksana, dan menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan penuh berkah.
Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri
Duri, katakabar.com - Suasana salah satu wisata kuliner ternama yang berada persis di bibir Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis rada beda dengan hari-hari sebelumnya. Sore itu jelang beduk berbunyi tanda berbuka puasa, Kamis (26/2), meja-meja segi empat tersusun rapi berbentuk leter U di bagian atas tersusun rapi ragam makanan dan minuman persis di tengah ruang beratapkan biru. Beberapa Polwan dan personel Satlantas, Reskrim, dan Polsek Mandau, serta Polres Bengkalis sedari tadi telah mengatur sedemikian rupa agar makanan dan minuman yang dihidangkan di atas meja yang diperuntukkan untuk para tetamu undangan dengan jumlah terbatas. Arloji tangan menunjukkan tepat pukul 18.00 WIB, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar baru menjabat belum genap dua bulan tiba di lokasi. Tetapi sebelumnya, tampak Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Dan Kasatreskrim Polres Bengkalis, Yohn Mabel bersama sejumlah Kanit lebih dulu berada di lokasi menunggu. Tiba di lokasi acara silaturahmi, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang mengenakan kopiah merah maron langsung menyapa dan salami puluhan wartawan menunggu dari tadi diikuti jajaran Polres Bengkalis. Meski baru kali pertama bersua dengan para jurnalis yang bertugas di Duri, saat ini empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, mantan Kapolres Indragiri Hulu ini langsub akrab seakan sudah familiar dan sudah lama bermitra. "Kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan sudah dari awal saya rencanakan. Di mana saya bertugas kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan jadi atensi dan agenda prioritas. Lantaran, tanpa pemberitaan dari rekan-rekan wartawan sehebat apapun kinerja dan kegiatan kepolisian takkan sampai informasinya ke masyarakat," ujarnya. Menurutnya, Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) merupakan musuh bersama merusak generasi tidak pandang bulu tua dan muda. Itu sebabnya, pemberantasan narkoba menjadi atensi dan prioritas utama, dimulai dari internal kepolisian hingga ke tengah masyarakat yang menjadi basis-basis peredaran barang haram tersebut. "Sejak saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara masif narkoba sudah beredar hingga ke lorong-lorong dan gang-gang sempit pemukiman masyarakat. Begitu saya masuk ke kepolisian berniat bagaimanapun narkoba mesti diberantas. Ini saya buktikan ketika saya bertugas di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Indragiri Hulu sepeninggal saya peredaran narkoba secara masif jauh berkurang. Nah, begitu pula ketika saya menjabat sebagai Kapolres Bengkalis. Kita buktikan dengan melakukan pengungkapan-pengungkapan kasus narkoba ini dengan memasang target kepada Polsek-Polsek dan jajaran. "Alhamdulillah, meski saya menjabat belum genap seumur jagung pemberantasan narkoba yang menjadi atensi Polres Bengkalis sudah mulai dirasakan masyarakat hasilnya. Kalau kita mau dan ada niat, Insya Allah narkoba bisa kita berantas," bebernya. Ditegaskannya, kesuksesan pemberantasan narkoba tidak terlepas dari kolaborasi, dan dukungan dari jajaran, serta masyarakat. Kepolisian dalam hal memberantas narkoba tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk wartawan, dan seluruh lapisan masyarakat. Soal Balap Liar (Bali) belakangan ini marak lagi di kawasan dan titik tertentu di wilayah Duri sekitarnya, ucap AKBP Fahrian, yang melibatkan remaja dan anak-anak muda jadi atensi Polres Bengkalis, khususnya Satlantas Polres Bengkalis. Tetapi, terangnya, Satlantas Polres Bengkalis memiliki keterbatasan sehingga perlu kolaborasi semua pihak untuk menertibkan 'Bali' dan memberi kesadaran akan bahaya 'Bali' bagi remaja dan anak-anak muda. "Terima kasih rekan-rekan telah hadir di kegiatan silaturahmi Polres Bengkalis dan jajaran. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana ramadhan (bulan puasa) menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kemitraan sejajar antara kepolisian dan wartawan di Kabupaten Bengkalis ke depan," harapnya.
Satlantas Polres Bengkalis Peduli Salurkan 70 Ribu Liter Air Bersih ke Masjid dan Masyarakat di Mandau
Duri, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis peduli salurkan 70 ribu liter air bersih ke masjid dan masyarakat yang alami krisis air di musim kekeringan saat ini Kegiatan bakti sosial Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Satlantas Polres Bengkalis tersebut dilaksanakan di kawasan pemukiman masyarakat di Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (14/2). Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, yang pimpin kegiatan didampingi Ipda Musdiono, Kanit Turjawali Lantas Polres Bengkalis melibatkan peesonel Satlantas Polres Bengkalis. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, lewat siaran persnya Sabtu sore, mengatakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan 70 liter air bersih ke masjid dan masyarakat kekeringan bagian dari Operasi Keselamatan LK 2026. "Pemberian bantuan air bersih sasarannya ke tempat ibadah dan masyarakat terdampak kekeringan," ujar AKP Shandra. Menurutnya, ada tiga lokasi bakti sosial pemberian bantuan air bersih, Jalan Rambutan Masjid Nur Hikmah RT 2 RW 11, rumah-rumah warga RT 01 RW12, dan kawasan Jalan Harapan Baru Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Dengan terlaksananya pembagian air bersih untuk wilayah yang kesulitan air di Kelurahan Talang Mandi dan sekitarnya, diharapkan tercipta situasi Harkamtibmas yang kondusif," jelasnya. Selain itu, ucap AKP Shandra, terjalin hubungan yang harmonis antara masyarakat dan Polri, serta untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada institusi Polri. Diketahui, sebagian besar wilayah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis sudah menjadi langganan krisis air bersih saat musim kemarau tiba setiap tahun. Untuk mendapatkan kebutuhan air bersih, Masyarakat sekitar untuk mendapatkan air bersih merupakan kebutuhan dasar selain membeli air dengan harga lumayan mahal, masyarakat terpaksa mengambil air bersih dari bakti sosial seperti yang dilakukan Satlantas Polres Bengkalis. Itu sebabnya, hadirnya Satlantas Polres Bengkalis memberikan bantuan air bersih ke rumah ibadah dan rumah-rumah warga sangat didambakan masyarakat setidaknya dapat meringankan beban mereka di tengah situasi dan kondisi perekonomian sulit seperti sekarang ini.
Satlantas Polres Bengkalis Kampanye Keselamatan Bagikan Brosur dan Sticker ke Pengendara
Duri, katakabar.com - Satgas Preemtif Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bengkalis gelar kampanye Keselamatan bagikan brosur dan sticker dengan sasar pengendara yang melintas di kawasan pertigaan lampu merah simpang Pokok Jengkol, Duri, persisnya di Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Hang Tuah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (3/2) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, didampingi Ipda Musdiono, Aiptu Riduan, beserta beberapa orang personel Satlantas Polres Bengkalis. Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan mengatakan kegiatan sosialisasi, dan penyuluhan yang dilakasanakan Satgas Preemtif Satlantas Polres Bengkalis, yakni sosialisasi berupa kampanye keselamatan, pembagian brosur, dan pemberian sticker. "Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengendara betapa pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan saat berkendara di jalan raya," jelas AKP Shandra. Selain itu, tambah AKP Shandra dengan kegiatan ini masyarakat pengguna jalan dapat tertib berlalu lintas sehingga dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. "Kami optimis ketika kesadaran tumbuh, dan masyarakat jadi pelopor dalam berlalu lintas otomatis angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Bengkalis bakal turun dengan sendirinya," terangnya.
Resnarkoba Polres Bengkalis Borgol Tiga 'Pemuja dan Pengedar Sabu' di Lokasi Berbeda di Duri
Duri, katakabar.com - Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Satresnarkoba) Polres borgol tiga pemuja sabu di lokasi dan waktu berbeda di wilayah Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir, Duri, Kabupaten Bengkalis. Para pelaku yang ditangkap tim opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis teesebut, masing-masing bernama JS alias Panjang 45 tahun, RS 44 tahun, dan NAD 28 tahun. Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, diteruskan Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah, kepada wartawan lewat siaran pers, Kamis kemarin, pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu berat kotor 23,06 gram ini dilaksanakan Rabu (28/1) di kawasan Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat soal aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut. Menindaklanjuti hal tersebut tim opsnal Satresnarkoba Polres Kabupaten Bengkalis melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial JS alias Panjang 45 tahun hari-hari sebagai petani beserta barang bukti narkotika jenis sabu, di pinggir Jalan Pandawa Desa Bathin Betuah sekitar pukul 20.00 WIB," ucap Aipda Julianda. Dari hasil penggeledahan awal kepada pelaku, ujarnya, tim opsnal temukan 44 paket plastik berisi sabu yang disimpan di dalam dompet kecil warna hijau, 1 paket sabu, 1 unit timbangan, 1 unit handphone, dan uang tunai Rp200 ribu. Setelah dilakukan pengembangan, ulasnya, tim opsnal temukan 2 paket sabu di rumah tersangka di kawasanJalan Pandawa Desa Bathin Betuah. Jadi, total barang bukti yang diamankan sebanyak 47 paket plastik berisi sabu dengan berat kotor 23,06 gram. "Tersangka mengakui narkotika jenis sabu miliknya diperoleh dari seseorang berinisial WPA alias Aceng, saat ini masih penyelidikan. Dan hasil tes urine pada tersangka dinyatakan positif mengandung Metamphetamine," tutur Kasi Humas. Di lokas berbeda, lanjut Aipda Julianda, tim opsnal Satresnakoba Polres Bengkalis mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,14 gram, wilayah Polsek Pinggir hari yang sama sekitar pukul 22.50 WIB, di kawasan Jalan Lintas Pekanbaru–Pinggir, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, pasnya di sebuah warung populer bernama Warung Menir. Pengungkapan kasus ini sama, kupasnya, berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim operasional langsung melakukan penyelidikan dan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP). “Saat tiba di lokasi, petugas mendapati dua orang yang hendak keluar dari dalam warung sigap mengamankannya. Mereka yang diamankan berinisial RS 44 tahun dan NAD 28 tahun," terangnya. Ketika penggeledahan badan, kata Aipda Julianda, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang diakui sebagai milik kedua pelaku. Tidak hanya utu, polisi mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika. "Dari hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang berinisial M yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO). Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas," bebernya. Sementara, hasil tes urine kedua terduga pelaku menunjukkan hasil positif mengandung zat metamphetamine. Para pelaku dan barang bukti kini sudah dimanakan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 609 ayat (1) huruf A Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Polres Bengkalis mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut untuk menjaga generasi muda agar terwujud lingkungan yang bersih dari narkoba.
Sinergi Pemcam Mandau dan Densus 88 AntiTeror Polri Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Kecamatan Mandau dan Densus 88 AntiTeror Polri bangun kolaborasi cegah paham radikalisme dan terorisme. Kolaborasi ini lahir lantaran meningkatnya jumlah anak yang terpapar paham radikal disebabkan perekrutan kelompok teror melalui media daring, termasuk game online. Densus 88 Antiteror membenarkan terjadinya peningkatan jumlah anak yang terpapar paham radikal akibat perekrutan kelompok teror melalui media daring, termasuk game online, saat sosialisasi di ruang pertemuan lantai II Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kamis (27/11). Menurut pemaparan Densus 88, seluruh proses perekrutan berlangsung secara online, antara korban dan pelaku yang tidak saling mengenal, serta berdasarkan rilis dari pihak Densus 88 adanya tren baru penyebaran paham radikal menyasar kepada anak-anak umur10 hingga 18 tahun. Proses awal disebar lewat platform terbuka, seperti Facebook, Instagram, dan game online, menjadikan Anak-anak dibikin tertarik dulu, kemudian mengikuti grup, kemudian diarahkan kepada grup yang lebih privat, di situlah proses-proses indoktrinasi berlangsung. Data yang didapatkan kerentanan anak dipengaruhi banyak faktor, kerentanan anak dipengaruhi oleh sejumlah faktor sosial, di antaranya bullying, broken home, kurang perhatian keluarga, pencarian identitas diri, marginalisasi sosial, serta minimnya literasi digital dan pemahaman agama. Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si., setelah mendengarkan seluruh pemaparan pihak Densus 88, menyampaikan kami Pemerintah Kecamatan Mandau akan selalu siap untuk berkolaborasi bersama menanggulangi radikalisme terutama untuk Anak-anak usia dini atau pelajar, demi keamanan wilayah Kecamatan Mandau dari hal-hal yang Radikal maupun hal-hal negatif lainnya.