Efisien

Sorotan terbaru dari Tag # Efisien

Cara Kelola Chat WhatsApp Bisnis Lebih Efisien Pakai Barantum Tekno
Tekno
Senin, 16 Maret 2026 | 16:02 WIB

Cara Kelola Chat WhatsApp Bisnis Lebih Efisien Pakai Barantum

Jakarta, katakabar.com - Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Di mana gasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Semakin berkembangnya bisnis, jumlah chat yang masuk juga ikut meningkat. Tanpa sistem yang tepat, tim customer service sering kewalahan menangani banyaknya pesan yang datang setiap hari. Akibatnya, respons menjadi lambat, chat pelanggan terlewat, dan pengalaman pelanggan pun bisa menurun. Di sinilah pentingnya sistem yang dapat membantu mengelola komunikasi pelanggan secara lebih rapi dan efisien. Banyak bisnis memulai komunikasi pelanggan hanya dengan satu akun WhatsApp. Pada tahap awal, cara ini memang terasa cukup. Namun ketika jumlah pelanggan bertambah, tantangan pengelolaan chat mulai muncul. Saat ini pelanggan tidak hanya menghubungi bisnis melalui WhatsApp saja. Mereka juga bisa datang dari berbagai channel lain seperti website, Instagram, Facebook, atau marketplace. Hal ini membuat tim customer service harus berpindah-pindah platform hanya untuk membaca dan membalas pesan pelanggan. Tanpa integrasi yang baik, proses ini dapat menghabiskan waktu dan meningkatkan risiko kesalahan. Ketika chat masuk secara bersamaan, tim sering kesulitan memberikan respons cepat kepada semua pelanggan. Jika hanya menggunakan satu perangkat atau satu akun WhatsApp, maka hanya satu orang yang bisa membalas chat pada satu waktu. Kondisi ini sering membuat antrean pesan menumpuk. Masalah lain yang sering terjadi adalah chat pelanggan yang terlewat. Hal ini biasanya terjadi karena tidak ada sistem yang mengatur distribusi chat kepada tim. Beberapa pesan mungkin sudah dibaca tetapi belum sempat dibalas, sementara pesan baru terus berdatangan. Tanpa sistem monitoring yang jelas, manajemen juga kesulitan mengetahui bagaimana kinerja tim dalam menangani chat pelanggan. Barantum menyediakan solusi WhatsApp Business API yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola chat pelanggan secara lebih profesional. Jika Anda ingin memahami proses implementasinya, Anda dapat mempelajari panduan lengkap mengenai cara mendapatkan WhatsApp API untuk bisnis. Salah satu fitur yang membantu meningkatkan efisiensi adalah AI Agent. Teknologi ini memungkinkan bisnis membalas pertanyaan pelanggan secara otomatis. AI dapat menjawab pertanyaan umum seperti informasi produk, jam operasional, atau status pesanan. Dengan begitu, tim customer service dapat fokus menangani pertanyaan yang lebih kompleks. Hasilnya, waktu respons menjadi lebih cepat dan pelanggan mendapatkan layanan yang lebih baik. Barantum mengintegrasikan seluruh percakapan pelanggan dalam satu dashboard terpusat. Tim tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi untuk membaca pesan dari berbagai channel. Semua chat pelanggan dapat dipantau dalam satu tampilan yang rapi. Hal ini memudahkan tim dalam mengelola komunikasi sekaligus memastikan tidak ada pesan yang terlewat. Dalam bisnis yang sedang berkembang, satu akun WhatsApp sering tidak cukup untuk menangani volume chat yang besar. Dengan sistem WhatsApp multi agent, satu nomor WhatsApp dapat digunakan oleh banyak agent secara bersamaan. Setiap pesan pelanggan dapat langsung didistribusikan kepada agent yang tersedia. Manajemen juga dapat memantau aktivitas tim secara real-time melalui dashboard yang tersedia. Setiap percakapan pelanggan, waktu respons, hingga aktivitas agent dapat terlihat secara transparan. Data ini membantu perusahaan mengevaluasi kualitas layanan dan meningkatkan kinerja tim customer service. Mengelola chat pelanggan yang semakin banyak memang menjadi tantangan bagi banyak bisnis. Tanpa sistem yang tepat, pesan pelanggan dapat menumpuk, respons menjadi lambat, dan peluang penjualan bisa terlewat. Dengan solusi WhatsApp Business API dari Barantum, bisnis dapat mengelola komunikasi pelanggan secara lebih terstruktur, cepat, dan efisien. Melalui integrasi chat, sistem multi-agent, serta dukungan AI, tim customer service dapat bekerja lebih produktif sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Universitas Brawijaya: Sawit Lebih Efisien dari Kedelai dan Bunga Matahari Begitu Faktanya Sawit
Sawit
Minggu, 22 Februari 2026 | 22:10 WIB

Universitas Brawijaya: Sawit Lebih Efisien dari Kedelai dan Bunga Matahari Begitu Faktanya

Malang, katakabar.com - Industri kelapa sawit terus menerus jadi sorotan pada forum akademik. Lihat, diskusi ilmiah usung tema 'Sawit di Mata Kampus: Perspektif Ilmiah & Komparatif', pakar dari Universitas Brawijaya (UB) menjabarkan fakta penting kelapa sawit sebagai tanaman penghasil minyak nabati paling efisien di dunia, bahkan melampaui kedelai dan bunga matahari. Kegiatan yang digelar merupakan rangkaian Sawit Academy ini diinisiasi Hai Sawit Indonesia dan mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Forum tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ir. Susinggih Wijana, MS dari Fakultas Teknologi Pertanian UB sebagai pembicara utama. Prof. Susinggih menekankan sawit harus dipandang secara komprehensif dan berbasis data ilmiah. Ia menilai perdebatan global mengenai sawit sering kali tidak menghadirkan perbandingan objektif dengan komoditas minyak nabati lain. “Sawit merupakan tanaman penghasil minyak paling efisien di dunia. Ini bukan hanya soal nilai ekonomi, tetapi juga efisiensi lahan dan efisiensi industri,” jelasnya, Sabtu (21/2). Menurutnya, dari sisi produktivitas, kelapa sawit mampu menghasilkan minyak jauh lebih tinggi per hektare dibandingkan minyak kedelai (soybean oil) maupun minyak bunga matahari (sunflower oil). Artinya, untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati global, sawit membutuhkan luas lahan yang lebih kecil dibandingkan dua komoditas tersebut. Efisiensi lahan ini menjadi poin penting dalam diskursus keberlanjutan. Dengan produktivitas tinggi, tekanan terhadap pembukaan lahan baru secara teoritis dapat ditekan jika tata kelola dilakukan dengan benar. Prof. Susinggih menegaskan pendekatan berbasis efisiensi justru harus menjadi bagian dari narasi keberlanjutan sawit Indonesia. Selain efisiensi lahan, ia menyoroti efisiensi industri sawit dari hulu ke hilir. Industri kelapa sawit memiliki rantai produksi yang terintegrasi, mulai dari perkebunan, pengolahan crude palm oil (CPO), hingga berbagai produk turunan seperti pangan, kosmetik, dan bioenergi. “Jika kita melihat dari perspektif sistem produksi global, sawit sangat kompetitif. Tidak hanya menghasilkan minyak dalam jumlah besar, tetapi juga memiliki diversifikasi produk yang luas,” bebernya. Lalu, Prof. Susinggih mengaitkan industri sawit dengan konsep ekonomi sirkular. Dalam pendekatan ini, limbah produksi tidak dipandang sebagai sisa yang terbuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Tandan kosong, serat, hingga limbah cair dapat diolah menjadi pupuk organik, energi biomassa, bahkan bahan baku industri lainnya. Pendekatan ekonomi sirkular dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, industri sawit tidak hanya menjadi sektor penghasil devisa, tetapi juga bagian dari solusi transisi menuju sistem produksi yang lebih berkelanjutan. Forum Sawit Academy di UB juga menegaskan peran kampus dalam membentuk perspektif ilmiah terhadap komoditas strategis nasional. Perguruan tinggi dinilai memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kajian objektif dan berbasis riset, terutama di tengah derasnya opini global yang sering kali tidak sepenuhnya mempertimbangkan data komparatif. Menurut Prof. Susinggih, kampus harus menjadi ruang diskusi terbuka yang mampu menguji berbagai klaim secara akademik. Dengan pendekatan ilmiah, isu sawit dapat dilihat secara proporsional, tidak hanya dari satu sudut pandang. Diskusi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi publik mengenai efisiensi kelapa sawit dibandingkan kedelai dan bunga matahari. Dengan produktivitas tinggi, efisiensi lahan, serta potensi ekonomi sirkular, sawit dinilai memiliki keunggulan strategis dalam sistem pangan dan energi global. Melalui forum akademik seperti ini, diharapkan kampus dapat menjadi pelopor narasi berbasis fakta, sekaligus mendukung penguatan tata kelola sawit berkelanjutan di Indonesia.

Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien Nasional
Nasional
Minggu, 07 Desember 2025 | 20:00 WIB

Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien

Jakarta, katakabar.com - Aging Assets (aset yang menua) cenderung meningkatkan biaya operasional (operational expenditures/OPEX) dan pengeluaran modal (capital expenditures/CAPEX) karena memerlukan biaya tambahan yang tidak terduga. Selain itu, aging assets dapat mengacaukan perencanaan bisnis akibat penghentian produksi (cessation of production/CoP) dan penghentian operasi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Dr. Ir. Taufik Aditiyawarman, M.M., PMP., IPU. dalam acara bedah buku 'Cara Hebat Merawat Aset' di Jakarta, Sabtu (6/12). “Studi yang dilakukan Business Wire mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen perusahaan masih belum memiliki kesadaran penuh terhadap jadwal perawatan, peningkatan, atau penggantian peralatan. Kurangnya pemahaman ini berisiko memperpanjang waktu henti operasional serta memperburuk efisiensi dan keselamatan kerja,” ujar Taufik, Sabtu (6/12) kemarin. Menurut Taufik, aging assets harus disikapi bukan sebagai sebuah masalah, namun sebuah tantangan yang perlu dicari solusinya dalam rangka menjaga aset tersebut tetap produktif secara optimal dan aman dalam kaitannya dengan keselamatan kerja. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi artificial intelligence dalam pemeliharaan aset. “Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bukanlah ancaman bagi ketersediaan lapangan kerja. AI hanyalah sebatas alat yang perlu dipelajari sebagai bekal untuk analisa dan pengambilan keputusan terkait faktor-faktor produksi agar lebih efektif, efisien, serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan bisnis,” ucapnya. Kunci pemanfaatan AI, lanjut Taufik, Big Data yang valid dan representatif, sehingga diperlukan adanya suatu kolaborasi yang terintegrasi antar-stakeholder dalam penyediaan data secara voluntary. Sehingga, data menjadi lebih berkualitas dan accessible untuk pengembangan oleh masing-masing kontributor/pemangku kepentingan. “Buku ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penulis dalam diskursus ilmiah terkait AI, serta menjadi pemantik pengembangan dan pemanfaatan AI lebih lanjut dalam industri migas pada khususnya dan industri-industri lain secara umum,” tutup Taufik menyimpulkan pemaparannya. Acara bedah buku ini diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Indonesia (Aspermigas). Turut hadir sebagai penanggap, Sekretaris Jenderal Aspermigas Ir. Elan Biantoro, M.T., MBA, serta Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi, DEA.

Lewat Program 5R, KAI Divre III Palembang Bangun Budaya Kerja Tertib, Efisien dan Produktif Ekonomi
Ekonomi
Senin, 03 November 2025 | 08:30 WIB

Lewat Program 5R, KAI Divre III Palembang Bangun Budaya Kerja Tertib, Efisien dan Produktif

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang canangkan penerapan Program 5R di seluruh wilayah kerjanya sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan produktif. Program 5R metode penataan dan pemeliharaan lingkungan kerja yang terdiri dari lima langkah utama, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Melalui penerapan program ini, KAI Divre III Palembang berupaya meningkatkan efisiensi kerja, kenyamanan pegawai, serta keselamatan operasional. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pencanangan Program 5R ini sejalan dengan Visi dan Misi KAI serta program Asta Cita dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman dan berdaya saing tinggi dalam membangun budaya kerja positif di lingkungan KAI. “Program 5R bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi merupakan upaya sistematis untuk menciptakan tempat kerja yang efisien, aman, dan nyaman. Lingkungan kerja yang tertata akan berdampak langsung pada efisiensi dan produktivitas pekerja,” ujar Aida Kata Aida, setiap tahapan Program 5R memiliki tujuan dan manfaat tersendiri, yakni: 1. Ringkas Memilah barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan, lalu membuang atau menyingkirkan yang tidak perlu agar area kerja lebih lega dan efisien. 2. Rapi Menata dan menyimpan barang-barang yang diperlukan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga memudahkan pencarian dan pengembalian. 3. Resik Membersihkan area kerja secara rutin untuk memastikan lingkungan selalu bersih, aman, dan nyaman digunakan serta terhindar dari bahaya. 4. Rawat Menjaga dan mempertahankan standar kerapian dan kebersihan yang telah tercapai dari tiga langkah sebelumnya secara berkelanjutan. 5. Rajin Menumbuhkan disiplin kerja dan kebiasaan menjaga kebersihan serta kerapian sebagai bagian dari budaya organisasi yang terus-menerus. Aida menambahkan bahwa penerapan Program 5R memberikan banyak manfaat nyata bagi lingkungan kerja di KAI Divre III Palembang, antara lain: • Meningkatkan produktivitas melalui pengaturan tempat kerja yang lebih efisien. • Meningkatkan kenyamanan karena lingkungan kerja yang bersih dan rapi membuat pegawai lebih betah dan fokus. • Mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan meniadakan barang-barang yang berserakan atau berpotensi membahayakan. • Meningkatkan efisiensi biaya dengan mencegah pemborosan dan memperpanjang usia peralatan kerja. • Menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan pekerja terhadap area kerja masing-masing. “Kami berharap implementasi Program 5R ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan KAI Divre III Palembang. Menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan menciptakan budaya kerja unggul, serta penerapan komitmen perusahaan yakni Semakin Melayani dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa kereta api,” sebutnya.

Startup Teknologi FisTx Perkenalkan Antasena Solusi Efisiensi Energi di Industri Akuakultur Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 22 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Startup Teknologi FisTx Perkenalkan Antasena Solusi Efisiensi Energi di Industri Akuakultur

Jakarta, katakabar.com - FisTx Indonesia, perusahaan teknologi akuakultur karya anak bangsa, resmi kenalkan inovasi terbarunya bernama Antasena, sebuah teknologi microbubble hemat daya dengan konsumsi listrik di bawah 200 watt. Perkenalan ke publik ini berlangsung di acara Tilapia Stakeholder Meeting 2025 yang digelar di Bandung, di pertengahan Agustus 2025 lalu. Solusi Tantangan Besar Budidaya Ikan Salah satu tantangan terbesar dalam budidaya ikan nila atau tilapia maupun udang adalah menjaga kadar oksigen terlarut (DO/Dissolved Oxygen) tetap stabil sepanjang waktu. Aerator konvensional membutuhkan daya listrik besar dan biaya operasional tinggi, terutama pada sistem kolam yang beroperasi 24 jam. Antasena hadir sebagai solusi tepat guna: - Konsumsi hemat daya di bawah 200 watt. - Peningkatan kualitas air dengan gelembung mikro (microbubble) yang efisien. - Mendukung budidaya berkelanjutan dengan menekan biaya operasional. Peluncuran Antasena juga menjadi wujud nyata komitmen FisTx Indonesia dalam mendukung program revitalisasi tambak di wilayah Pantura, yang sebagian besar dikelola petambak ikan nila (tilapia). Dengan teknologi hemat energi ini, diharapkan petambak dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya listrik.

SevOne Solusi Pemantauan Jaringan Real-Time yang Andal dan Efisien Tekno
Tekno
Jumat, 07 Maret 2025 | 16:55 WIB

SevOne Solusi Pemantauan Jaringan Real-Time yang Andal dan Efisien

Jakarta, katakabar. com - IBM SevOne solusi pemantauan kinerja jaringan yang dirancang untuk memberikan visibilitas menyeluruh terhadap infrastruktur IT perusahaan. Dengan kemampuannya yang canggih, IBM SevOne membantu bisnis mengelola jaringan multi-cloud dan multi-vendor secara real-time, memastikan performa optimal, serta mencegah gangguan sebelum berdampak pada operasional. IBM SevOne telah digunakan oleh berbagai industri, termasuk keuangan, telekomunikasi, dan layanan digital, untuk memastikan konektivitas yang andal. Dengan keunggulan dalam pemantauan kinerja jaringan, IBM SevOne menjadi solusi pilihan bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di era digital ini.

Trafo Distribusi Untuk Pasokan Listrik Bikin Stabil dan Efisien Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 19 Januari 2025 | 12:00 WIB

Trafo Distribusi Untuk Pasokan Listrik Bikin Stabil dan Efisien

Jakarta, katakabar.com - PT Bambang Djaja, pabrik trafo terkemuka di Indonesia, dengan bangga memperkenalkan trafo distribusi sebagai solusi untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan efisien. Dengan teknologi mutakhir, trafo distribusi kami dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi di sektor domestik, komersial, dan industri. Trafo distribusi adalah jenis transformator yang berfungsi untuk mendistribusikan listrik dari jaringan transmisi ke pengguna akhir. Dengan menurunkan tegangan listrik dari tingkat tinggi ke tingkat yang lebih rendah, trafo ini memastikan bahwa perangkat elektronik Anda mendapatkan pasokan listrik yang aman dan sesuai. Bayangkan trafo distribusi sebagai "jembatan" yang menghubungkan sumber energi dengan kebutuhan Anda, menjaga agar aliran listrik tetap stabil dan efisien.

HBAR vs XRP: Dua Koin Payment Populer, Mana yang Lebih Efisien? Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 21 Desember 2024 | 11:57 WIB

HBAR vs XRP: Dua Koin Payment Populer, Mana yang Lebih Efisien?

Jakarta, katakabar.com - Kurun beberapa tahun terakhir, koin payment seperti Hedera Hashgraph (HBAR) dan Ripple (XRP) telah mengalami kenaikan signifikan, menarik perhatian investor dan pengguna di seluruh dunia. Kedua koin ini tawarkan solusi berbeda dalam hal kecepatan transaksi, biaya, dan aplikasi penggunaan. Lalu, mana yang lebih efisien antara HBAR vs XRP? Mari kita telusuri lebih lanjut untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan masing-masing. Baik HBAR maupun XRP memiliki teknologi yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi digital dengan cepat dan efisien, tapi dengan pendekatan yang berbeda. HBAR menggunakan algoritma konsensus hashgraph, yang menjanjikan kecepatan transaksi hingga lebih dari 10.000 transaksi per detik (TPS), sementara XRP mengandalkan XRP Ledger Consensus Protocol dengan kecepatan sekitar 1.500 TPS. Keunggulan Teknologi: HBAR vs XRP Hedera Hashgraph (HBAR) mengandalkan algoritma hashgraph yang memungkinkan kecepatan transaksi tinggi dan biaya yang rendah, sekitar $0.001 per transaksi. HBAR juga menawarkan keamanan yang lebih baik melalui Byzantine Fault Tolerance (BFT), menjadikannya pilihan yang ideal untuk aplikasi besar dan sensitif.

TDI Inspeksi ROW dan Tower SUTET di PLN Wilayah Kerja UPT Salatiga Tekno
Tekno
Senin, 05 Agustus 2024 | 08:04 WIB

TDI Inspeksi ROW dan Tower SUTET di PLN Wilayah Kerja UPT Salatiga

Jawa Tengah, katakabar.com - Terra Drone Indonesia berhasil melakukan inspeksi ROW dan tower SUTET di UPT Salatiga, Jawa Tengah, pada 252 tower menggunakan drone multirotor. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas teknologi drone pada inspeksi dan analisis bahaya jalur transmisi. Terra Drone Indonesia telah berhasil melakukan inspeksi Right of Way (ROW) dan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) menggunakan teknologi drone, di Wilayah Kerja UPT Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan ini mencakup analisis identifikasi bahaya di sepanjang jalur transmisi serta pengecekan visual tower dan aksesoris, pada 252 unit tower.

TIMUR Hadir Solusi Efisien Perencanaan Perjalanan Dinas Pemerintahan Lifestyle
Lifestyle
Selasa, 30 April 2024 | 09:27 WIB

TIMUR Hadir Solusi Efisien Perencanaan Perjalanan Dinas Pemerintahan

Jakarta, katakabar.com - Perjalanan bisnis memiliki dampak signifikan bagi pertumbuhan perusahaan. Dengan menjelajahi peluang baru, memperluas jejaring, dan mendorong kreativitas, perusahaan dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi. Tapi, merencanakan perjalanan bisnis memiliki tantangannya tersendiri. Penting bagi sebuah perusahaan maupun instansi untuk mengelola perjalanan bisnis dengan bijaksana agar dapat memaksimalkan manfaatnya tanpa mengorbankan efisiensi dan produktivitas. Sebagai salah satu unit bisnis penyedia layanan perjalanan, Travel Integrated Management Solution Platform (TIMUR) menyadari sebuah bisnis terutama di sektor pemerintah memiliki tantangan dan kebutuhan tersendiri dalam merencanakan perjalanan dinas. Berbekal pengalaman perjalanan bisnis yang solid, dengan lebih dari 700 klien korporat yang telah ditangani, TIMUR melihat sektor ini menjadi peluang yang menjanjikan untuk perluasan bisnis. “Adanya lonjakan wisatawan yang berasal dari sektor pemerintahan serta kurangnya pihak yang menangani pada sektor ini membuat kami ingin berfokus menjadi solusi dalam mengontrol kebutuhan perjalanan dinas dari sektor tersebut dengan menyediakan alat manajemen perjalanan dasar dan teknologi. Dengan ini diharapkan agar pengelolaan anggaran perjalanan dapat lebih terukur dan efisien.” kata Dessy Wastikarini, General Manager of TIMUR, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Ahad (28/4). Diketahui, jumlah anggaran untuk perjalanan dinas pemerintah sepanjang 2023 mencapai Rp48,2 triliun. Kompleksitas akan kebutuhan akomodasi, transportasi, hingga dokumen pendukung lainnya memerlukan sebuah integrator sehingga fokus administrasi akan lebih terbantu. Hal inilah yang menjadi keunggulan dari TIMUR. Melihat besarnya permintaan dari sektor ini, TIMUR hadir sebagai unit bisnis khusus yang didedikasikan untuk menangani secara khusus dan memahami segala rincian kebutuhan di masing-masing kategori. TIMUR memiliki pengalaman yang cukup mumpuni, sehingga dapat menjembatani untuk sisi bisnis tersebut dan memperkuat bisnis dari sisi penawaran maupun permintaan. “Perjalanan dinas datang dengan tantangan-tantangan tertentu, termasuk pentingnya pengendalian biaya dalam perjalanan dinas. Itulah mengapa TIMUR menawarkan tim dukungan yang siap membantu 24/7,” terang Dessy. Mulai dari pengaturan transportasi hingga akomodasi, TIMUR menawarkan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi untuk memastikan setiap perjalanan dinas berjalan lancar dan efisien. Salah satu keunggulan utama yang ditonjolkan dari TIMUR kemampuan untuk mengakomodasi perjalanan dinas dalam skala besar, termasuk acara-acara penting seperti konferensi, pelatihan, dan kunjungan resmi. Didukung Platform Perjalanan Dinas Efisien dan Fleksibel Sebagai penyedia layanan perjalanan korporat, TIMUR memiliki platform teknologi terbaru yang dirancang khusus untuk mendukung perjalanan dinas pemerintah dalam meningkatkan produktivitas, pemantauan, dan pelaporan administratif. Beberapa fitur utama dari platform yang dimiliki oleh TIMUR, yakni: Peningkatan Produktivitas, sistem pemesanan produk perjalanan secara terpadu mulai dari tiket, hotel hingga asuransi perjalanan untuk mengotomatisasi proses administratif, mengurangi beban kerja manual, dan memungkinkan staf pemerintah untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih strategis. Pemantauan Real-Time, Dengan integrasi teknologi canggih, platform TIMUR memungkinkan klien untuk memantau aktivitas secara real-time, memberikan visibilitas yang lebih besar terhadap operasi mereka dan memungkinkan respon cepat terhadap perubahan situasi. Pelaporan Akurat, TIMUR menyediakan sistem pelaporan yang canggih dan terintegrasi, yang memungkinkan klien untuk menghasilkan laporan dengan cepat dan akurat, memberikan informasi yang berharga untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengaturan perjalanan. Dengan pemanfaatan teknologi yang dimiliki oleh TIMUR, keperluan dinas dapat diatur sesuai dengan Prosedur Operasi Standar dan hierarki yang diperlukan setiap instansi tersebut. Hal ini bertujuan agar optimisasi dari perjalanan dinas dapat berjalan dengan baik. Kontak: Ricky Hilton Head of Marketing Communications Handphone : 0813 8933 1110