Saham Apple Bersiap Hadapi Kejutan September, iPhone Lipat Jadi Katalis Baru Teknologi
Teknologi
Kamis, 10 September 2026 | 08:03 WIB

Saham Apple Bersiap Hadapi Kejutan September, iPhone Lipat Jadi Katalis Baru

Jakarta, katakabar.com - Saham Apple Inc. (AAPL) memasuki September 2026 dengan perhatian investor yang semakin besar. Perusahaan dijadwalkan menggelar acara peluncuran produk pada 9 September usung tema “Surprise and Shine”. Meski Apple belum mengungkap seluruh produk yang akan diperkenalkan, investor dan pasar menaruh ekspektasi tinggi terhadap kehadiran lini iPhone terbaru, termasuk potensi iPhone lipat pertama Apple. Menurut laporan Yahoo Finance, saham Apple telah mencatat kenaikan hampir 21% sepanjang tahun berjalan hingga menjelang acara tersebut. Kinerja itu menunjukkan bahwa investor masih memiliki optimisme terhadap prospek perusahaan, meskipun Apple menghadapi tantangan dalam persaingan kecerdasan buatan (AI). Karena itu, acara September kali ini dipandang bukan sekadar peluncuran produk tahunan, tetapi juga momentum penting untuk melihat arah pertumbuhan Apple di bawah kepemimpinan CEO baru, John Ternus. iPhone 18 Pro Jadi Sorotan Salah satu produk yang paling dinantikan adalah iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Kedua perangkat tersebut diperkirakan membawa sejumlah peningkatan, termasuk penggunaan chip A20 Pro yang disebut akan dibuat menggunakan proses manufaktur 2 nanometer. Apple juga diperkirakan menghadirkan perubahan pada sistem kamera, termasuk kamera utama dengan aperture variabel. Selain itu, varian Pro kemungkinan mendapatkan pilihan warna baru. Meski perubahan tersebut belum tentu tergolong revolusioner, kombinasi peningkatan hardware dapat menjadi daya tarik bagi pengguna kelas premium yang ingin melakukan upgrade. Namun, perhatian terbesar pasar justru tertuju pada kemungkinan Apple memperkenalkan perangkat yang benar-benar baru: iPhone lipat. iPhone Lipat Bisa Jadi “Surprise” Terbesar Apple Apple dikabarkan tengah mempersiapkan iPhone lipat yang berpotensi menggunakan nama iPhone Ultra. Perangkat tersebut diperkirakan menggunakan desain lipat bergaya buku, dengan layar sekitar 5,5 inci ketika ditutup dan sekitar 7,6 inci ketika dibuka. Jika benar diluncurkan, iPhone lipat akan menjadi langkah besar bagi Apple karena perusahaan akhirnya memasuki kategori smartphone yang telah lebih dahulu diisi oleh sejumlah kompetitor, terutama Samsung. Pasar smartphone lipat sendiri masih berkembang. Berdasarkan data yang dikutip dalam laporan tersebut, IDC memperkirakan pengiriman global perangkat foldable dapat tumbuh 12,6% pada 2026. Kondisi ini memberikan peluang bagi Apple untuk masuk ke segmen baru ketika permintaan terhadap perangkat lipat masih menunjukkan pertumbuhan. Potensi kontribusinya terhadap bisnis Apple juga cukup besar. Morgan Stanley memperkirakan iPhone lipat dapat menghasilkan sekitar US$14 miliar pendapatan bagi Apple pada kuartal Desember. Produksi perangkat tersebut diperkirakan mencapai sekitar 7 juta hingga 8 juta unit pada paruh kedua 2026, sementara total produksi dalam siklus produk pertamanya berpotensi mencapai 20 juta unit. Meski demikian, harga akan menjadi salah satu faktor penting. Produk baru dengan harga premium harus mampu memberikan alasan kuat bagi konsumen untuk melakukan upgrade. Jika harga terlalu tinggi dan konsumen tidak melihat manfaat yang signifikan, potensi pertumbuhan penjualan dapat menjadi lebih terbatas. Kinerja Bisnis Apple Masih Solid Di tengah spekulasi mengenai produk baru, kinerja bisnis Apple tetap menjadi fondasi penting bagi valuasi sahamnya. Pada kuartal Juni, pendapatan iPhone Apple tumbuh 22% secara tahunan menjadi US$54,3 miliar. Sementara itu, total pendapatan perusahaan meningkat 16% menjadi US$109,4 miliar. Untuk kuartal September, manajemen Apple memperkirakan pertumbuhan pendapatan sekitar 9% hingga 11%, dengan pendapatan iPhone diproyeksikan tumbuh pada kisaran pertengahan belasan persen. Konsensus pasar juga memperkirakan pendapatan Apple sepanjang 2026 dapat mencapai sekitar US$477,7 miliar, atau tumbuh sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa meskipun Apple tengah mencari sumber pertumbuhan baru, bisnis utamanya masih memiliki momentum yang kuat. Keberhasilan produk baru, terutama iPhone lipat, berpotensi memberikan tambahan katalis bagi pertumbuhan perusahaan. Era Baru di Bawah CEO John Ternus Peluncuran September 2026 juga memiliki arti strategis karena menjadi acara produk besar pertama Apple setelah John Ternus mengambil alih posisi CEO pada 1 September, menggantikan Tim Cook yang telah memimpin perusahaan selama hampir 15 tahun. Ternus merupakan eksekutif lama Apple yang memiliki latar belakang kuat di bidang hardware. Karena itu, investor akan mengamati bagaimana dirinya membawa Apple memasuki fase baru, terutama ketika perusahaan menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor dalam perkembangan AI. Acara 9 September pun menjadi kesempatan bagi Ternus untuk membangun kepercayaan investor sekaligus menunjukkan visi Apple di bawah kepemimpinannya. Apakah Saham Apple Menarik untuk Investor? Meski prospek Apple masih menarik, valuasi saham juga perlu menjadi perhatian. Laporan tersebut mencatat Apple diperdagangkan sekitar 37,1 kali estimasi laba ke depan, sehingga sahamnya tidak dapat disebut murah. Di sisi lain, potensi iPhone lipat dapat menjadi katalis baru yang membuat prospek Apple lebih menarik. Konsensus analis saat ini memberikan rating “Moderate Buy”. Dari 41 analis yang mengikuti saham Apple, 21 memberikan rekomendasi “Strong Buy”, tiga “Moderate Buy”, 13 “Hold”, dua “Moderate Sell”, dan dua “Strong Sell”. Target harga rata-rata berada di sekitar US$328,70, sedangkan target tertinggi mencapai US$400. Dengan demikian, investor perlu mencermati hasil acara Apple pada 9 September, termasuk respons konsumen terhadap produk baru, strategi harga, serta kemampuan Apple menghadirkan inovasi yang dapat menopang pertumbuhan jangka panjang. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai koin kripto lainnya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang dapat menjadi pilihan bagi investor di Indonesia. Bagi investor yang baru ingin memulai investasi, kamu juga tidak perlu khawatir karena aset kamu mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui website Nanovest. Aplikasi Nanovest juga sudah tersedia di Play Store maupun App Store, sehingga investor dapat mulai mengeksplorasi berbagai pilihan aset investasi dengan mudah dalam satu aplikasi.

Midweek Volatility: Strategi Aman Hadapi Rilis Data Ekonomi Berdampak Tinggi Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Midweek Volatility: Strategi Aman Hadapi Rilis Data Ekonomi Berdampak Tinggi

Jakarta, katakabar.com - Memasuki pertengahan pekan, dinamika pasar keuangan internasional sering kali berada pada tingkat volatilitas tertinggi. Rabu biasanya menjadi jadwal rutin rilis berbagai indikator ekonomi utama, mulai dari laporan cadangan energi mingguan, data ketenagakerjaan, hingga keputusaan kebijakan moneter dan suku bunga dari bank sentral global. Bagi para pelaku pasar, pengumuman data makroekonomi ini bagaikan pedang bermata dua; di satu sisi membuka peluang keuntungan yang sangat besar dalam waktu singkat, tetapi di sisi lain menyimpan risiko volatilitas tinggi yang dapat menggerus portofolio jika tidak diantisipasi dengan matang. Pahami Perilaku Harga Saat Terjadi Rilis Berita Utama Saat rilis berita berklasifikasi dampak tinggi (high-impact news) berlangsung, karakteristik pasar mengalami pergeseran secara ekstrem hanya dalam hitungan detik. Ketidakpastian hasil data yang keluar membuat para pelaku pasar institusional melakukan penyesuaian posisi secara mendadak, yang memicu pergerakan harga melompat naik dan turun secara agresif. Kondisi ini sering kali diikuti oleh penipisan likuiditas sementara di dalam sistem bursa, yang berpotensi menyebabkan terjadinya celah eksekusi atau slippage, di mana harga posisi transaksi Anda tereksekusi pada tingkat yang berbeda dari yang direncanakan. Bagi mereka yang sedang tahap belajar trading, sangat disarankan untuk tidak terjebak dalam aksi spekulasi berlebihan tepat di detik-detik rilis berita berlangsung. Trader profesional umumnya memilih pendekatan yang lebih konservatif dengan menunggu respons awal pasar mereda dan struktur tren baru terbentuk dengan jelas. Menunggu konfirmasi aksi harga (price action) pasca-rilis data memberikan tingkat kepastian yang jauh lebih tinggi dan terukur, sehingga Anda dapat masuk pasar dengan kalkulasi rasio risiko yang lebih aman dan terarah. Proteksi Modal Ketat di Tengah Fluktuasi Pasar Berjangka Mengarungi pertengahan pekan yang penuh dengan pengumuman ekonomi membutuhkan kedisiplinan absolut dalam penempatan batas kerugian (stop loss). Menyesuaikan ukuran modal (position sizing) menjadi lebih kecil dari biasanya merupakan langkah pencegahan yang sangat efektif untuk membatasi nilai kerugian jika harga bergerak di luar perkiraan. Keunggulan transaksi dua arah di dalam ekosistem pasar berjangka memungkinkan Anda untuk beradaptasi dengan cepat, baik memanfaatkan momentum penguatan maupun perlindungan dari tekanan penurunan harga aset secara efisien. Melalui kemudahan platform trading online modern, seluruh perintah pembatasan risiko dapat dipasang secara otomatis untuk menjaga ketahanan akun Anda. Tetapi, keberhasilan mengeksekusi strategi di tengah pasar yang bergejolak cepat sangat bergantung pada keandalan infrastruktur teknologi yang digunakan. Menggunakan platform dengan kecepatan eksekusi tinggi memastikan bahwa seluruh instruksi proteksi modal Anda dapat diproses secara presisi, meminimalkan dampak dari lonjakan harga ekstrem di pasar finansial dunia. Navigasi Portofolio Global Anda Bersama KVB Futures Mengelola transaksi di tengah tingginya volatilitas pertengahan pekan membutuhkan kemitraan bersama broker yang memiliki komitmen penuh terhadap kestabilan teknologi dan transparansi eksekusi. KVB Futures hadir sebagai Broker Trading Futures yang terpercaya untuk menyediakan ekosistem perdagangan berjangka internasional yang aman, stabil, serta sepenuhnya patuh pada regulasi industri yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap infrastruktur digital kami siap mendukung eksekusi taktis portofolio Anda secara presisi tanpa penundaan di segala kondisi pasar. Seluruh fasilitas dan layanan profesional kami dikembangkan secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan akurasi pengelolaan modal mereka secara terarah sepanjang pekan. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi spesifik dari kontrak perdagangan kami untuk mendukung pertumbuhan portofolio finansial Anda secara konsisten. Untuk segera mengambil langkah profesional Anda dalam membangun konsistensi akun serta menguasai peluang pasar internasional hari ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Strategi Hadapi 'Weekly Close': Cara Amankan Keuntungan Trading Jelang Akhir Pekan Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 15 Juli 2026 | 13:38 WIB

Strategi Hadapi 'Weekly Close': Cara Amankan Keuntungan Trading Jelang Akhir Pekan

Jakarta, katakabar.com - Hari Jumat selalu jadi momen paling krusial sekaligus mendebarkan bagi para pelaku pasar keuangan di seluruh belahan dunia. Setelah melewati dinamika fluktuasi harga yang dipicu berbagai rilis data ekonomi sepanjang minggu, jam-jam terakhir menjelang penutupan pasar mingguan atau weekly close merupakan waktu di mana keputusan besar diambil. Di fase ini, arah tren jangka panjang sebuah aset sering kali ditentukan oleh bentuk grafik penutupan harganya. Memahami psikologi pasar di akhir pekan bukan sekadar soal teknis analisis, melainkan strategi krusial untuk melindungi modal dari risiko yang tidak terduga. Fenomena Pengurangan Risiko dan Bahaya Celah Harga Akhir Pekan Memasuki sesi perdagangan Amerika pada hari Jumat malam, ritme pasar finansial biasanya mengalami perubahan karakteristik yang cukup signifikan. Banyak institusi keuangan besar dan investor profesional yang memilih untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking) atau menutup sebagian besar posisi transaksi mereka. Langkah pengurangan risiko ini diambil guna menghindari paparan sentimen negatif atau berita geopolitik mendadak yang bisa terjadi selama hari Sabtu dan Minggu saat pasar libur resmi. Aktivitas penutupan posisi secara massal ini tidak jarang memicu pergerakan harga yang berbalik arah secara mendadak dan agresif di menit-menit akhir. Bagi mereka yang aktif dalam aktivitas trading forex maupun komoditas, membiarkan posisi transaksi tetap mengambang (floating) melewati akhir pekan menyimpan risiko teknis yang dinamakan celah harga (gap). Ketika pasar dibuka kembali pada Senin pagi, harga dapat melonjak naik atau merosot turun secara drastis melompati tingkat harga penutupan hari Jumat akibat akumulasi berita selama libur akhir pekan. Celah harga ini berpotensi mengeksekusi batasan risiko Anda pada tingkat harga yang jauh lebih buruk dari yang direncanakan. Lantaran itu, mengamankan keuntungan yang sudah ada sebelum pasar tutup adalah pilihan bijak yang sering diambil oleh trader berpengalaman. Kesiapan Manajemen Risiko Disiplin di Pasar Berjangka Bagi pelaku pasar yang tetap melihat adanya peluang matang berdasarkan grafik mingguan, kedisiplinan dalam mengalokasikan ukuran posisi transaksi yang lebih kecil adalah kunci utama untuk bertahan. Transaksi jangka pendek melalui sistem trading online membutuhkan ketelitian dalam membaca kekuatan tren sebelum bel penutupan berbunyi. Keunggulan utama bertransaksi di dalam ekosistem pasar berjangka adalah adanya fleksibilitas perdagangan dua arah, yang memungkinkan Anda untuk melakukan lindung nilai (hedging) secara instan jika analisis teknikal menunjukkan tanda-tanda pasar akan mengalami pergolakan hebat di awal pekan depan. Tetapi, untuk memastikan seluruh strategi penutupan posisi maupun proteksi modal Anda berjalan dengan mulus di tengah penipisan likuiditas hari Jumat malam, stabilitas platform perdagangan merupakan faktor yang tidak boleh ditawar. Kecepatan eksekusi sistem menjadi sangat vital untuk menghindari penundaan yang dapat mengurangi nilai keuntungan Anda secara drastis. Dukungan dari infrastruktur digital yang andal akan memastikan setiap perintah pembatasan risiko yang Anda tempatkan diproses secara presisi pada tingkat harga pasar yang sesungguhnya. Amankan Portofolio Trading Global Anda Bersama KVB Futures Menavigasi strategi perdagangan menjelang penutupan pasar mingguan membutuhkan kemitraan dengan broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap transparansi eksekusi dan kepatuhan regulasi. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan kontrak berjangka yang andal, transparan, dan aman. Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi setiap langkah taktis Anda dengan menyediakan teknologi mutakhir yang memastikan setiap proses masuk dan keluar pasar Anda berjalan instan tanpa kendala penundaan sistem demi kenyamanan portofolio jangka panjang Anda. Seluruh fitur andalan dan layanan profesional kami dikembangkan khusus untuk membantu para trader mengoptimalkan efisiensi pengelolaan modal mereka di segala kondisi pasar global. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi spesifik dari kontrak perdagangan kami dengan mengunjungi halaman resmi Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah profesional Anda dalam menjaga ketahanan akun serta menangkap peluang pasar dunia secara profesional hari ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan Registrasi KVB Futures.

Percepat Pemulihan TTM, PHR Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 20 Mei 2026 | 20:11 WIB

Percepat Pemulihan TTM, PHR Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi

Jakarta, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tegaskan komitmen menjalankan penugasan pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Zona Rokan secara bertanggungjawab, transparan, dan sesuai ketentuan berlaku. Optimis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan Sebagai perusahaan yang memegang teguh prinsip bisnis berkelanjutan, PHR menjalankan penugasan yang diberikan regulator berdasarkan Surat SKK Migas Nomor SRT-0406/SKKMA0000/2021/S1 pada 26 Juli 2021 terkait kegiatan pasca operasi dan penanganan TTM di Zona Rokan yang berasal dari operasi kontraktor sebelumnya. Sebanyak 250 lokasi pemulihan tersebar di lima kota dan atau kabupaten di Provinsi Riau dengan estimasi luas area terdampak mencapai sekitar 9,3 juta meter persegi atau sekitar 6 juta meter kubik volume tanah terkontaminasi. Sebagian besar lokasi berada di lahan milik masyarakat dengan total sekitar 3.000 persil lahan. Hingga akhir April 2026, PHR telah menyampaikan 88 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Dari jumlah tersebut, 63 lokasi telah memperoleh persetujuan RPFLH dan tengah atau sudah dilakukan pemulihan. Dari 63 lokasi yang telah disetujui, sebanyak 20 lokasi telah selesai dilakukan pemulihan, dan saat ini sedang dalam proses evaluasi keberhasilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Selain itu, terdapat 162 lokasi lainnya yang saat ini sedang dalam proses persiapan sebelum dapat masuk ke tahap pemulihan. Proses persiapan tersebut antara lain meliputi penyiapan akses lahan, pengumpulan/validasi data, pengadaan, koordinasi dengan para pihak terkait, serta penyusunan dokumen teknis yang dibutuhkan untuk mendukung proses persetujuan dan pelaksanaan pemulihan. Untuk mendukung percepatan, PHR bekerja sama dengan tiga kontraktor pelaksana yang ditunjuk melalui proses pengadaan resmi, dan transparan. Seluruh kegiatan pemulihan juga berada dalam pengawasan aparat penegak hukum, mulai dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) hingga Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). “Pemulihan TTM proses panjang yang melibatkan persetujuan teknis, akses lahan, validasi data, hingga evaluasi hasil pemulihan oleh KLH. PHR berkomitmen penuh untuk menyelesaikan penugasan ini sesuai arahan regulator, dengan tetap menjaga aspek keselamatan, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan operasi Zona Rokan,” ujar Aryo Banowo, Pjs VP Remediation & Asset Retirement PHR Regional 1 Sumatra. Sebagai bagian dari upaya percepatan tersebut, PHR bersama SKK Migas dan KLH juga telah menyepakati roadmap percepatan pemulihan hingga tahun 2030 ditambah satu tahun periode monitoring yang sangat agresif. Roadmap tersebut menjadi acuan pelaksanaan pemulihan secara bertahap, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku. PHR berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis, perizinan, akses lahan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan. PHR juga memastikan bahwa seluruh pelaksanaan penugasan tetap memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan operasi di Zona Rokan. Tentang PHR Regional 1 Sumatra PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalankan tugas dari Subholding Upstream Pertamina untuk mengelola bisnis dan operasional kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Regional 1 – Sumatra yang terbentang dari Aceh hingga Sumatra Selatan. PHR menghasilkan sepertiga produksi minyak bumi Pertamina Subholding Upstream. Menjadi salah satu produsen minyak dan gas utama di Indonesia yang berkontribusi dalam pemenuhan energi nasional. Pada 2025, PHR menyelesaikan restrukturisasi organisasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi nasional. Integrasi organisasi ini mencakup Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 ke dalam struktur Regional 1 demi memastikan operasional yang lebih optimal dan berkelanjutan. Restrukturisasi ini membawa dampak positif dalam pengelolaan aset hulu migas dari ujung utara hingga selatan Sumatra, sejalan dengan program Swasembada Energi yang dicanangkan pemerintah. Dengan organisasi yang lebih efisien, PHR berupaya menjaga pasokan energi nasional dan menghadapi tantangan industri migas ke depan.

Hadapi Gejolak Energi Global, Holding PTPN Andalkan dan Optimalkan POME PLTBg PalmCo Sawit
Sawit
Minggu, 26 April 2026 | 12:01 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Holding PTPN Andalkan dan Optimalkan POME PLTBg PalmCo

Jakarta, katakabar.com - Ketidakpastian harga energi fosil akibat dinamika geopolitik global dorong pelaku industri mencari strategi alternatif demi menjaga stabilitas operasional. Di sektor perkebunan, langkah antisipatif tersebut telah menunjukkan hasil melalui pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis limbah kelapa sawit. Salah satunya dilakukan PTPN IV PalmCo, Subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), mengoptimalkan pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) sebagai sumber energi. Melalui inovasi tersebut, perusahaan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) guna menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan inisiatif tersebut bukan merupakan respons jangka pendek terhadap lonjakan harga energi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Gejolak harga energi fosil dunia saat ini justru membuktikan bahwa pengembangan energi terbarukan yang kami lakukan adalah langkah tepat. PLTBg membantu kami mengurangi ketergantungan terhadap solar, sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, di pertengahan April 2026 lalu. Saat ini, PalmCo mengoperasikan dua fasilitas pembangkit listrik berbahan baku limbah cair sawit, yakni PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun. Keduanya menggunakan teknologi covered lagoon untuk mengolah limbah cair menjadi biogas yang kemudian dikonversi menjadi listrik. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PPIS Tandun, serta mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Data perusahaan menunjukkan, pemanfaatan energi biogas tersebut telah menggantikan penggunaan genset berbahan bakar solar secara signifikan. Dalam periode 2023 hingga 2025, konsumsi solar berhasil ditekan hingga lebih dari 2,6 juta liter. Efisiensi tersebut berdampak langsung terhadap kinerja keuangan perusahaan. PalmCo mencatat penghematan biaya energi mencapai sekitar Rp39,5 miliar dalam tiga tahun terakhir. Direktur Strategy dan Sustainability PalmCo, Ugun Untaryo, menilai pemanfaatan POME sebagai sumber energi juga mencerminkan penerapan prinsip keberlanjutan di industri sawit. “Ini bukan sekadar efisiensi, tetapi bagian dari ekonomi sirkular. Limbah cair yang sebelumnya menjadi tantangan lingkungan kini kami olah menjadi sumber energi yang bernilai,” cerita Ugun. Ia menjelaskan, pada tahun lalu kedua fasilitas PLTBg tersebut mampu mengolah lebih dari 293.000 meter kubik limbah cair. Dari proses tersebut dihasilkan jutaan meter kubik gas metana yang dimanfaatkan sebagai energi sekaligus mencegah pelepasan emisi gas rumah kaca ke atmosfer. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya global dalam menekan emisi dan mempercepat transisi energi. Pemanfaatan limbah sebagai sumber listrik tidak hanya menjaga efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi sektor industri. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo terus dorong pengembangan energi berbasis limbah sebagai strategi keberlanjutan sekaligus peningkatan daya saing industri perkebunan nasional. Dengan capaian tersebut, model pengelolaan energi berbasis limbah yang dikembangkan PalmCo berpotensi menjadi rujukan bagi industri perkebunan dalam menghadapi dinamika energi global secara berkelanjutan.

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 25 Februari 2026 | 07:09 WIB

Krakatau Steel Dorong Kehadiran Negara Hadapi Distorsi Pasar Baja Global

Jakarta, katakabar.com - Struktur pasar baja global kian menunjukkan ketimpangan yang sistemik. Konsentrasi pasokan bahan baku di sisi hulu, kelebihan kapasitas produksi di berbagai negara, serta intervensi kebijakan yang agresif telah menjauhkan industri baja dari asumsi persaingan yang setara. Dalam kondisi ini, mekanisme pasar murni tidak lagi cukup untuk menjaga keberlanjutan industri nasional. Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel dan Mining Insights, menegaskan dominasi segelintir perusahaan tambang global atas pasokan bijih besi telah melemahkan posisi tawar produsen baja di banyak negara. “Ketika struktur pasar global terdistorsi, sikap negara yang sepenuhnya pasif justru berisiko membiarkan industri domestik tergerus secara struktural,” tulis Widodo. Pembelajaran Global: Konsolidasi sebagai Instrumen Kebijakan Widodo menyoroti langkah Pemerintah Tiongkok membentuk China Mineral Resources Group (CMRG) sebagai respons kebijakan terhadap kegagalan mekanisme pasar dalam menghadapi dominasi tambang global. Melalui konsolidasi pengadaan bahan baku strategis, Tiongkok berupaya mengoreksi ketimpangan posisi tawar yang selama ini membebani industri bajanya. Kebijakan tersebut, menurut Widodo, bukan untuk menggantikan mekanisme pasar, melainkan mengoreksi kegagalan pasar yang bersifat struktural. Pengalaman ini menjadi rujukan penting bagi negara-negara lain dalam merumuskan kebijakan daya saing industri yang lebih kontekstual. Tantangan Industri Baja Nasional Dalam konteks Indonesia, tekanan struktural industri baja tidak hanya datang dari sisi bahan baku, tetapi juga dari derasnya arus impor produk baja yang terdistorsi. Kondisi ini menekan utilisasi kapasitas industri dalam negeri, melemahkan kepastian pasar, serta meningkatkan risiko investasi jangka panjang. Widodo menilai bahwa persoalan daya saing industri nasional tidak dapat disederhanakan sebagai masalah efisiensi perusahaan semata. Tanpa penataan struktur pasar, perbaikan internal hanya akan memberikan dampak yang terbatas. Krakatau Steel: Negara Hadir Jaga Ketahanan Industri PT Krakatau Steel (Persero)/Tbk. Krakatau Steel Group memandang pentingnya kehadiran negara yang presisi dalam menata struktur pasar baja nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan industri baja nasional membutuhkan persaingan pasar yang sehat agar mampu tumbuh berkelanjutan. “Penataan pasar domestik dan pengelolaan arus impor baja yang terukur menjadi kunci untuk menjaga ketahanan industri nasional dan memastikan industri baja Indonesia mampu bersaing secara sehat,” kata Dr. Akbar Djohan, sekaligus Chairman Indonesia Iron & Steelk9l Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Menata Arah Kebijakan Baja ke Depan Krakatau Steel Group menilai bahwa pengalaman internasional, termasuk kebijakan Tiongkok, tidak perlu ditiru secara mekanis. Namun, logika kebijakan di baliknya, yakni kehadiran negara untuk mengoreksi distorsi pasar, relevan untuk Indonesia.

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan Nasional
Nasional
Selasa, 10 Februari 2026 | 16:32 WIB

Bersiap Hadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Jakarta, katakabar.com - Menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 yang sebentar lagi akan tiba, Resclean by KAI Services terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan, untuk itu, KAI Services menggelar program Operator Basic Cleaning Service di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Stasiun Mangga Besar, Jakarta, pada Selasa (3/2) hingga Jumat (7/2) lalu. Program ini bertujuan untuk memperkuat peran para supervisor yang bekerja di seluruh regional sebagai ujung tombak pengawasan dan pembinaan para petugas cleaning yang bekerja di lapangan. Program ini diikuti Asisten Manager dan Supervisor dari Head Office hingga Regional 1 hingga Regional 11 yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera sebagai bagian dari upaya penyelarasan standar kerja cleaning services secara menyeluruh. Di kegiatan ini, KAI Services menekankan pentingnya pendampingan langsung supervisor kepada para frontliner yang bekerja di lapangan untuk memberikan penjelasan dan teknik mengerjakan pekerjaan di lapangan untuk memastikan standar kebersihan yang diterapkan sesuai SOP dan konsisten. Selain itu, KAI Services menyoroti pentingnya kepemimpinan yang tegas dan bertahap, serta mendorong pengurangan beban administrasi bagi tenaga lapangan agar pengawasan lebih fokus pada kondisi nyata di lapangan. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, melalui program ini, KAI Services menegaskan komitmennya membangun layanan kebersihan yang efektif, terkontrol, dan berorientasi pada kualitas, demi mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa. “Penguatan peran supervisor merupakan langkah strategis untuk menjaga standar layanan secara berkelanjutan. Supervisor adalah kunci utama dalam memastikan standar kebersihan diterapkan secara konsisten di lapangan, apalagi sebentar lagi kita sudah akan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026, jadi tidak hanya petugas kebersihan yang siaga di lapangan, para supervisor kita harapkan juga ikut menjaga standar kebersihan," ulas Nyoman melalui keterangan resmi.

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026 Tekno
Tekno
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:00 WIB

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Handal Hadapi Lonjakan Trafik Nataru 2025-2026

Jakarta, katakabar.com - Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lintasarta memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital nasional yang handal jaga kelangsungan layanan di tengah lonjakan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan peningkatan kebutuhan layanan digital lintas sektor industri. Sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison(IOH) Group dan penyedia solusi Information and Communication Technology (ICT) terintegrasi, Lintasarta menyiagakan jaringan backbone, cloud, dan sistem keamanan siber guna menopang operasional kepada lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dari berbagai industri strategis nasional. Momentum akhir tahun secara historis menjadi periode dengan lonjakan trafik data dan beban operasional yang signifikan, terutama pada sektor-sektor seperti perbankan dan keuangan, transportasi dan logistik, kesehatan, pemerintahan, energi, serta ekosistem digital dan teknologi. Di periode Nataru 2024-2025, trafik internet pelanggan industri tercatat meningkat hingga 111 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan berlanjut pada Nataru 2025-2026, seiring meningkatnya ketergantungan industri dan layanan publik terhadap sistem digital yang bersifat mission- critical. “Lonjakan trafik diakhir tahun bukan sekadar tantangan teknis, tetapi menyangkut stabilitas layanan publik dan kelangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu kesiapan infrastruktur dan keandalan layanan menjadi prioritas utama kami,” ujar Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta. Kesiapan 4C Jaga Layanan Strategis Nasional Dalam menghadapi periode Nataru, Lintasarta memastikan kesiapan menyeluruh pada empat pilar utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Sejalan dengan meningkatnya intensitas transaksi keuangan digital pada periode Nataru, mulai dari BI-Fast, online transfer, hingga penggunaan uang elektronik, Lintasarta memprioritaskan kesiapan infrastruktur connectivity berkapasitas tinggi untuk menjamin high bandwidth, high availability, serta low latency. Kesiapan konektivitas ini menjadi fondasi utama dalam menopang sistem transaksi yang bersifat real-time dan mission-critical. Di atas fondasi tersebut, Lintasarta memperkuat tiga pilar lainnya, cloud untuk menjamin skalabilitas dan ketersediaan sistem, cybersecurity untuk menjaga keamanan data dan transaksi, serta collaboration melalui kesiapan solusi digital untuk memastikan layanan keuangan dan sektor strategis nasional tetap berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan Operasional Layanan Lintasarta melalui connectivity operation juga mengoperasikan Network Operations Center (NOC) 24 jam penuh setiap harinya, untuk memastikan pemantauan real-time serta respons cepat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur jaringan, spare part, dan operation management yang didukung backup dan system redundancy untuk menghadapi momen natal dan tahun baru. Kesiapan NOC, tim engineer lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia maupun tim eskalasi yang beroperasi 24x7 serta dukungan mitra yang optimal, merupakan komitmen nyata untuk menjaga kehandalan serta performansi layanan untuk pelanggan sebagai prioritas utama. “Kesiapan ini bagian dari komitmen jangka panjang Lintasarta untuk menjadi mitra transformasi digital yang dapat diandalkan. Kami tidak hanya menjaga jaringan tetap menyala, tetapi memastikan pelanggan dapat menjalankan operasionalnya dengan aman, stabil, dan berkelanjutan,” ulas Zulfi Menjaga Denyut Ekonomi Digital di Penghujung Tahun Melalui kesiapan operasional dan infrastruktur yang terintegrasi, Lintasarta menegaskan perannya sebagai penopang utama ekosistem digital nasional di momen krusial akhir tahun. Di tengah meningkatnya ketergantungan industri dan masyarakat terhadap layanan digital, Lintasarta memastikan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan keandalan jaringan, keamanan sistem dan kontinuitas layanan yang terjaga.

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana Default
Default
Jumat, 19 Desember 2025 | 23:34 WIB

Apel Operasi LLK 2025, Kapolda Riau Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Mobilitas dan Potensi Bencana

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau Apel Pasukan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 di halaman Mapolda Riau, Jumat (19/12). Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang pimpin apel tersebut. Ia menekankan perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang setiap tahun berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat. "Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momentum bagi saudara-saudara kita untuk melaksanakan ibadah, berkumpul bersama keluarga, dan beraktivitas di berbagai tempat. Hal ini menyebabkan meningkatnya mobilitas di banyak daerah," ujar Kapolda Riau membacakan amanat Kapolri. Kenaikan mobilitas tersebut, berdasarkan survei nasional, diprediksi meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tetapi, situasi ini bersamaan dengan adanya potensi cuaca ekstrem di Tanah Air. "Berdasarkan informasi BMKG, saat ini terdapat tiga sistem siklon di wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan potensi bencana alam," lanjutnya. Dengan situasi demikian, Kapolri menegaskan perlunya kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Momentum Nataru menuntut adanya upaya yang dilakukan secara ekstra dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini membutuhkan kesigapan seluruh jajaran dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," tegasnya. Selain itu, kata Kapolda Riau, jajaran kepolisian juga diminta terus melakukan monitoring ketahanan pangan dan ketersediaan BBM, serta memastikan harga dan distribusi tetap stabil selama periode libur panjang. Kapolri juga mengingatkan agar layanan 110 dimaksimalkan sebagai sarana utama masyarakat melaporkan kondisi darurat, gangguan keamanan, maupun peristiwa lain yang memerlukan respons cepat. Operasi Lilin Lancang Kuning (LLK) 2025 akan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga mitra keamanan lainnya. Operasi ini bertujuan menjamin keamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, objek wisata, hingga distribusi logistik masyarakat sepanjang libur Nataru.

Sribu.com Gelar Sribufest 2025 Bekali Freelancer Berkembang Hadapi Ketidakpastian Nasional
Nasional
Rabu, 17 Desember 2025 | 15:39 WIB

Sribu.com Gelar Sribufest 2025 Bekali Freelancer Berkembang Hadapi Ketidakpastian

Jakarta, katakabar.com - Sribufest 2025 resmi digelar bak magnet sukses menarik ratusan freelancer dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Indonesia untuk berkumpul, belajar, serta memperkuat diri di tengah dinamika industri yang semakin tidak menentu. Acara tahunan yang diinisiasi oleh Sribu ini usung semangat “Survive & Thrive”, dirancang untuk peserta bisa memahami perubahan industri, menemukan strategi bertahan, dan membangun karier jangka panjang di tengah perubahan cepat akibat teknologi, tekanan AI, dan ekonomi yang melesu. Digelar di CGV Grand Indonesia, Sribufest 2025 menghadirkan rangkaian sesi talkshow, storytelling berbasis pengalaman nyata, hingga komedi reflektif yang menggambarkan keseharian para pekerja kreatif di balik layar. “Tantangan terbesar freelancer hari ini adalah mencari proyek berkelanjutan, meningkatkan average income, sekaligus beradaptasi dengan AI. Saya percaya AI tidak datang untuk menggantikan manusia, tetapi membantu kita bekerja lebih cepat. Kuncinya adalah bagaimana kita belajar skill baru karena perubahan ini,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribu, lewat keterangan resmi Selasa kemarin. Tahun ini, Sribusfest menghadirkan empat figur praktisi lintas bidang. Benakribo, membahas strategi menjaga kesehatan mental sekaligus tetap relevan di tengah content chaos yang makin cepat berubah. Aryo Pamungkas, Founder Slab Studio, mengupas ketahanan kreatif dan bagaimana seniman maupun desainer harus beradaptasi terhadap ketidakpastian industri. Michelle Yap, VP Marketing Exabytes sekaligus sponsor Sribufest 2025, menawarkan sudut pandang aplikatif mengenai cara membangun sistem pemasaran yang berkelanjutan bagi pekerja kreatif. Acara ditutup Nury Zhafira dengan komedi reflektif tentang realita hidup freelancer, mulai dari revisi tak berujung hingga klien yang tiba-tiba menghilang. Salah satu pembicara, Benakribo, menekankan pentingnya ruang seperti Sribufest di tengah tekanan industri kreatif. “Dunia konten berubah cepat dan tantangannya terus bertambah. Acara seperti SRIBUFEST memberi ruang aman bagi pekerja kreatif untuk belajar, tetap waras, dan tahu arah langkah berikutnya,” jelasnya. Tidak hanya menghadirkan sesi berbagi pengalaman, Sribufest 2025 juga kembali menggelar Sribu Talent Award, sebuah tradisi tahunan yang memberikan apresiasi kepada para freelancer berprestasi di platform Sribu. Tahun ini, penghargaan diberikan dalam enam kategori: Opportunity Maker, Top Earner, Top Transaction, Sribu Academy Award, Contest Champion, dan Freelancer of The Year. Pemenang Award Opportunity Maker, Rifai (freelancer asal Jogja dengan username @mahacreative), membagikan pengalamannya: “Sribufest itu seperti recharge buat freelancer. Datang sebentar, tapi pulangnya bawa ide baru, kenalan baru, dan semangat yang naik lagi. Awarding ini rasanya seperti panggung spotlight untuk kami yang biasanya bekerja di balik layar,” ucapnya. Di tengah industri kreatif yang menuntut ketahanan mental, kecepatan beradaptasi, dan kemampuan menjual kompetensi secara mandiri, SRIBUFEST 2025 kembali menjadi ruang pengingat bahwa para freelancer tidak berjalan sendirian. “Misi kami ingin membuka lebih banyak peluang kerja bagi freelancer di Indonesia. Sribufest kami gelar untuk menciptakan ruang belajar, ruang terkoneksi, dan ruang untuk percaya diri lagi. Jika freelancer tumbuh, industri kreatif Indonesia ikut tumbuh,” sebut Ryan.