Prediksi Harga Emas: Potensi Penurunan ke US$3.946 Membayangi Internasional
Internasional
Kemarin

Prediksi Harga Emas: Potensi Penurunan ke US$3.946 Membayangi

Jakarta, katakabar.com - Prospek harga emas dunia atau XAUUSD pada perdagangan pekan depan masih dibayangi risiko pelemahan. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung hawkish berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi logam mulia.

Dupoin Futures Proyeksi Harga Emas Turun ke US$4.125, Ini alasannya Internasional
Internasional
Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Dupoin Futures Proyeksi Harga Emas Turun ke US$4.125, Ini alasannya

Jakarta, katakabar.com - Harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan setelah kembali gagal menembus zona resistance US$4.217–US$4.218. Analisis Dupoin Futures menunjukkan, kondisi tersebut membuka peluang bagi XAUUSD untuk mengalami koreksi menuju area support US$4.125–US$4.100.

Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga dan Risiko Jasa Komentar Serba Serbi
Serba Serbi
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga dan Risiko Jasa Komentar

Jakarta, katakabar.com - Jasa komen adalah layanan untuk memesan komentar bagi unggahan sendiri di media sosial. Pemesan menentukan berapa banyak komentar yang masuk dan, bila mau, apa isinya. Layanan seperti ini dipakai pemilik toko online dan kreator yang unggahannya sudah rapi tetapi kolom komentarnya masih sepi.

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Jakarta, katakabar.com - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan pelemahan setelah gagal menembus area resistance US$90,14. Berdasarkan analisis teknikal Dupoin Futures, kegagalan tersebut diikuti pembentukan Swing High baru yang mengindikasikan meningkatnya tekanan jual setelah harga mengalami penguatan dalam tren sekunder. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat kondisi teknikal tersebut membuka peluang terjadinya koreksi harga minyak. Dalam grafik harian, WTI berpotensi membentuk pola ABC Correction, yaitu pola koreksi yang dapat muncul setelah pergerakan harga mengalami kenaikan sebelumnya. Apabila tekanan bearish berlanjut, harga minyak berpeluang menguji area support US$86,82 hingga US$84,34.

Prediksi Harga Emas Teranyar, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Internasional
Internasional
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Prediksi Harga Emas Teranyar, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren

Jakarta, katakabar.com - Harga emas punya peluang mengalami penguatan setelah membentuk pola Double Bottom pada grafik harian. Analisis teknikal Dupoin Futures menunjukkan, pola tersebut membuka peluang pembalikan arah dari tren bearish menuju bullish.

Emas Diprediksi Sentuh 4.163, Simak Analisis Mendalam Dupoin Futures Internasional
Internasional
Senin, 12 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Emas Diprediksi Sentuh 4.163, Simak Analisis Mendalam Dupoin Futures

Jakarta, katakabar.com - Harga emas atau XAUUSD berpotensi mengalami penguatan dalam jangka pendek sebelum kembali menghadapi tekanan jual. Analisis Dupoin Futures menunjukkan, pergerakan harga emas pada timeframe Daily menunjukkan bahwa XAUUSD tengah melakukan koreksi naik setelah sebelumnya berhasil breakout dari level support kuat di 4.100. Dupoin Futures melihat koreksi tersebut berpotensi membawa harga emas menuju area 4.163 sebelum kembali melanjutkan pelemahan.

Harga Bitcoin Tertahan di $87.000, Ini Skenario Pergerakan BTC Berikutnya Internasional
Internasional
Jumat, 09 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Harga Bitcoin Tertahan di $87.000, Ini Skenario Pergerakan BTC Berikutnya

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin (BTC) kembali menghadapi tekanan setelah gagal mempertahankan momentum di area US$87.000. Bitcoin hari ini berada di sekitar US$85.513, turun 1,10 persen sejalan dengan pelemahan tipis pasar aset kripto secara keseluruhan. Pergerakan tersebut membuat area US$87.000 kembali menjadi perhatian pasar. Bitcoin sempat mendekati level tersebut, tetapi belum mampu mengkonfirmasi breakout dan kemudian bergerak turun. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual masih muncul ketika Bitcoin memasuki area resistance utama. Di pasar derivatif, penurunan juga diperbesar oleh likuidasi posisi leverage yang menambah volatilitas harga. Kata CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, pergerakan Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi sehingga pasar perlu mencermati level support dan resistance sebelum melihat arah tren berikutnya.