Hibah

Sorotan terbaru dari Tag # Hibah

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia Internasional
Internasional
Kamis, 30 Juli 2026 | 15:05 WIB

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Google.org umumkan hibah senilai USD 1,5 juta kepada Indonesia Open Network (ION) untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur perdagangan digital terbuka di Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Google & YouTube: AI untuk Ekonomi Kreatif di Jakarta, Kamis (23/7) lalu, yang juga menjadi momentum peluncuran laporan mengenai peluang kecerdasan buatan (AI) bagi ekonomi kreatif Indonesia. Dukungan ini menandai kolaborasi antara Google.org dan ION dalam memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur yang lebih terbuka, inklusif, dan interoperabel. Dana hibah tersebut akan digunakan untuk memperkuat Digital Public Infrastructure (DPI) yang memungkinkan usaha mikro dan wirausaha, khususnya di wilayah perdesaan, memasuki pasar digital dengan lebih mudah, terbuka, dan tanpa dibebani biaya awal yang besar. Membangun Ekosistem Perdagangan Digital Terbuka Berbasis ONDC Indonesia Open Network (ION) merupakan inisiatif yang mengembangkan jaringan perdagangan digital terbuka (open digital commerce network) di Indonesia dengan mengadaptasi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC), sebuah inisiatif Pemerintah India yang dirancang untuk menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih terbuka, inklusif, dan tidak bergantung pada satu platform tertentu. ION dikembangkan bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta berbagai mitra strategis lainnya. Berbeda dengan model marketplace konvensional yang mengumpulkan seluruh penjual dan pembeli dalam satu aplikasi, ION membangun jaringan terbuka yang menghubungkan penjual, pembeli, penyedia pembayaran, perusahaan logistik, lembaga keuangan, hingga berbagai aplikasi digital melalui standar teknologi yang sama. Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha cukup mendaftarkan identitas usaha beserta katalog produknya satu kali ke dalam jaringan ION. Setelah itu, produk dapat ditemukan dan ditransaksikan melalui berbagai aplikasi pembeli yang telah terhubung ke jaringan tersebut tanpa harus membuka dan mengelola toko secara terpisah di setiap platform. Presiden Direktur PT Indonesia Open Network, Bayu Prawira Hie menegaskan bahwa ION bukan dibangun sebagai marketplace baru, melainkan sebagai infrastruktur digital publik yang menghubungkan seluruh pelaku dalam ekosistem perdagangan digital. "ION bukan marketplace. ION adalah jaringan digital terbuka yang memungkinkan seluruh pelaku ekosistem perdagangan digital saling terhubung," ujar Bayu. Menurut Bayu, perdagangan digital saat ini masih didominasi oleh closed network, yaitu ekosistem tertutup yang dikendalikan oleh masing-masing platform. Sebaliknya, ION mengusung konsep open network yang memungkinkan marketplace, sistem pembayaran, perbankan, perusahaan logistik, hingga pelaku UMKM saling terhubung melalui protokol yang sama. "Yang kami bangun adalah infrastrukturnya. Marketplace tetap ada, tetapi semuanya dapat saling terhubung dalam jaringan yang sama," tambahnya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengatasi fragmentasi perdagangan digital sekaligus memberikan keleluasaan bagi pelaku usaha dalam memilih layanan pembayaran, logistik, maupun platform penjualan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Semakin banyak pelaku yang bergabung ke dalam jaringan, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat tercipta melalui efek jaringan (network effect). AI Berpotensi Tambah Rp910 Triliun bagi Perekonomian Indonesia Pengumuman hibah tersebut juga bertepatan dengan peluncuran AI Economic Opportunity Report 2026 yang disusun Google bersama Public First dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan AI secara lebih luas berpotensi menciptakan nilai ekonomi hingga Rp910 triliun (US$55 miliar) atau setara sekitar 3,8% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, apabila usaha kecil dan menengah mampu mengadopsi AI pada tingkat yang setara dengan perusahaan besar. Saat ini, baru sekitar 14,5% UMKM di Indonesia yang telah memanfaatkan AI, dibandingkan dengan 62,5% perusahaan berskala besar. Menurut Vice President Government Affairs and Public Policy, Centers of Excellence Google, Markham Erickson, kesenjangan tersebut justru menunjukkan besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia. "Jadi, peluang besar ada di depan kita," kata Markham. Menurutnya, apabila tingkat adopsi AI di kalangan UMKM dapat ditingkatkan hingga setara dengan perusahaan besar, Indonesia berpotensi memperoleh tambahan nilai ekonomi hingga Rp910 triliun sekaligus menciptakan lebih dari 510.000 lapangan kerja baru melalui lahirnya produk, layanan, dan model bisnis baru. Selain itu, pemanfaatan generative AI di sektor kreatif dan media diperkirakan mampu menghasilkan nilai ekonomi tahunan hingga Rp66 triliun. Teknologi tersebut juga berpotensi menghemat rata-rata 390 jam kerja per tahun bagi pekerja kreatif, sehingga mereka dapat lebih fokus mengembangkan ide, kreativitas, dan storytelling. Sementara itu, teknologi lokalisasi berbasis AI seperti penerjemahan otomatis, subtitling, dan dubbing diperkirakan dapat membuka potensi ekspor ekonomi kreatif hingga Rp6,7 triliun setiap tahun. Fondasi Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia Google juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi digital Indonesia melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab. Perusahaan menilai AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang ekonomi baru, serta membantu kreator dan pelaku usaha Indonesia menjangkau pasar global sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar menilai Indonesia harus memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat posisinya, tidak hanya sebagai pasar digital, tetapi juga sebagai pusat lahirnya karya kreatif dan kekayaan intelektual. "Indonesia bukan hanya pasar dengan populasi besar, tetapi juga rumah bagi para kreator dan mesin kreatif yang mampu mengekspor karya ke dunia. Dunia membutuhkan produk yang datang dari Indonesia karena produk yang diciptakan dengan hati dapat menyentuh banyak orang," ucap Irene. Melalui dukungan Google.org, pengembangan ION sebagai jaringan perdagangan digital terbuka diharapkan mampu mempercepat digitalisasi UMKM sekaligus memperluas akses mereka terhadap pembayaran digital, logistik, pembiayaan, hingga pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas. Dengan mengadaptasi model ONDC dari India dan menargetkan pemberdayaan 100.000 usaha mikro pada tahun pertama, ION diharapkan menjadi fondasi bagi ekosistem perdagangan digital Indonesia yang lebih terbuka, kompetitif, dan inklusif, sehingga semakin banyak pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ekonomi digital yang diproyeksikan terus tumbuh di era AI.

Kepulauan Meranti Hibahkan Lahan Pembangunan Gudang Bulog Perkuat Distribusi Beras Riau
Riau
Jumat, 06 Februari 2026 | 20:00 WIB

Kepulauan Meranti Hibahkan Lahan Pembangunan Gudang Bulog Perkuat Distribusi Beras

Batam, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi serahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan pembangunan Gudang Bulog, sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama beras dengan PT Perum Bulog, di Kota Batam, Jumat (6/2). Penyerahan NPHD dan BAST lahan, serta penandatanganan MoU dilakukan loleh Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, bersama jajaran pimpinan PT Perum Bulog. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah kepulauan. Direktur Human Capital PT Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti yang telah menuntaskan proses administrasi hibah lahan pembangunan gudang Bulog. Menurutnya, kesiapan administrasi menjadi syarat utama masuknya suatu daerah dalam program pembangunan gudang Bulog. “Kami telah memproses pembangunan gudang di berbagai kabupaten dan kota dan provinsi. Daerah yang mampu menyelesaikan administrasi dalam waktu 1 hingga 2 minggu akan kami masukkan ke kelompok pembangunan tahun 2026. Untuk Kepulauan Meranti, Karimun, dan Bengkalis yang sudah siap, akan kami masukkan dalam kelompok 2026,” terang Sudarsono. Ia menjelaskan, pembangunan gudang Bulog merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, untuk menjamin ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, serta stabilisasi harga pangan di tingkat produsen dan konsumen. Program tersebut menekankan pentingnya sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah. Selain pembangunan gudang, Bulog juga tengah mengembangkan program hilirisasi pangan nasional, mulai dari pembangunan pabrik pakan berbasis jagung di Gorontalo dan Jawa Tengah hingga pengolahan pangan berbasis beras di Pulau Jawa. "Langkah ini bertujuan memperkuat pengelolaan cadangan pangan pemerintah secara menyeluruh," jelasnya. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan pembangunan Gudang Bulog di daerahnya merupakan langkah strategis menjawab tantangan distribusi pangan di wilayah kepulauan. “Kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan membutuhkan sistem logistik pangan yang kuat dan andal. Kehadiran Gudang Bulog akan menjamin ketersediaan beras, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat cadangan pangan daerah,” tegas H Asmar. Ia berharap keberadaan gudang Bulog dapat memperpendek rantai distribusi beras sehingga penyaluran pangan menjadi lebih cepat dan efisien, terutama dalam kondisi darurat, gejolak harga, maupun pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah. H Asmar menyebutkan penandatanganan MoU kerja sama beras antara Pemkab Kepulauan Meranti dan PT Perum Bulog menjadi landasan kerja sama jangka menengah dan panjang dalam pengelolaan pengadaan, penyimpanan, serta distribusi beras. “Melalui kerja sama ini, kami berharap ketersediaan beras bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terjamin, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta penyaluran bantuan pangan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” ucapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Perum Bulog serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang telah berperan aktif dalam memfasilitasi hibah lahan dan penyusunan kerja sama hingga terealisasi. “Kami berharap pembangunan Gudang Bulog ini dapat segera direalisasikan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” sebutnya.

LPPM UTU Taja Workshop Penulisan Proposal Demi Hibah Grant Riset Sawit 2025 Sawit
Sawit
Jumat, 24 Januari 2025 | 21:39 WIB

LPPM UTU Taja Workshop Penulisan Proposal Demi Hibah Grant Riset Sawit 2025

Meulaboh, katakabar.com - Guna memantapkan peluang lolos hibah Grant Riset Sawit (GRS) tahun 2025, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh, taja workshop penulisan proposal. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Umum Asosiasi Inventor Indonesia Prof (R) Didiek Hadjar Goenadi PhD. Kepala LPPM UTU, Yuliatul Muslimah MP mengatakan, kegiatan workshop ini merupakan upaya LPPM UTU untuk memastikan proposal dari dosen peneliti UTU yang akan mengikuti program GRS 2025 memiliki kualitas yang layak. Hal ini membuka peluang lolos mendapatkan dana hibah nantinya dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). “Kita ingin dengan kegiatan workshop ini, para dosen peneliti UTU dapat memahami trik dan tips yang berguna dalam penyusunan proposal GRS. Tujuannya tentu saja kita berharap ada proposal dari dosen peneliti UTU yang bisa lolos mendapatkan pendanaan,” ujar Yuliatul melalui rilis Humas UTU, dilansir dari laman EMG, Jumat (24/1).

upDrive Umumkan Pemenang Program Hibah dari Indonesia Pengembangan Wirausaha Lokal Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 27 Maret 2024 | 15:57 WIB

upDrive Umumkan Pemenang Program Hibah dari Indonesia Pengembangan Wirausaha Lokal

katakabar.com - Pemenang Diberikan Masing-masing USD 15,000 untuk mendukung proyek kewirausahaan di pasar berkembang upDrive umumkan pemenang dari inisiatif siklus perdananya, yang bertujuan untuk mendorong kewirausahaan dan inovasi di pasar negara berkembang. Penghargaan tahun ini diberikan kepada Endeavour (Indonesia), Techsauce Media (Thailand), dan Indelible Ventures (Malaysia), yang masing-masing mewujudkan semangat inovasi dan potensi memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem startup di wilayah masing-masing. Endeavor Indonesia komunitas global yang berdedikasi untuk mendukung pengusaha berdampak besar di pasar negara berkembang dan kurang terlayani. Misinya menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkembang dengan menginspirasi para pendiri untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi, memberikan dukungan dan investasi untuk pengembangan yang cepat, dan menawarkan platform untuk memperkuat dampak individu mereka. Setiap pemenang menerima hibah sebesar USD 15.000 untuk mendukung proyek yang mereka usulkan, dengan kesepakatan strategis yang memastikan dana tersebut digunakan untuk memaksimalkan dampak masing-masing perusahaan. Ini sejalan dengan komitmen upDrive terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan perubahan positif di pasar negara berkembang. Para pemenang ini dipilih lantaran kreativitas mereka yang luar biasa, solusi inovatif, dan potensi mereka untuk memberikan dampak signifikan di bidang kewirausahaan di pasar negara berkembang untuk mengatasi tantangan saat ini dalam ekosistem startup, termasuk hambatan peraturan, retensi talenta, akses terhadap modal, bimbingan, dan menumbuhkan budaya inklusivitas dan keberagaman. Head of upDrive, Assem Amr mentatakan, kami dengan bangga mengumumkan pemenang pertama program upDrive. Kami sangat terkesan dengan solusi inovatif mereka yang berpotensi mendorong perubahan positif demi kepentingan para pendiri startup di komunitas lokal. "Mereka menguraikan strategi yang realistis dan terencana untuk melaksanakan proyek yang mereka usulkan, memastikan proyek tersebut dapat dilaksanakan dengan sukses dan mempunyai dampak yang nyata. Proposal pemenang selaras dengan tujuan inti Program upDrive, yang menekankan keberlanjutan, dampak sosial, dan kelangsungan jangka panjang,” ujar Assem. Program upDrive, yang diprakarsai inDrive, sebuah platform mobilitas dan layanan perkotaan global, didedikasikan untuk memelihara dan memperkuat ekosistem startup yang sedang berkembang di Asia Tenggara. Inisiatif ini menggarisbawahi dedikasi perusahaan untuk mendorong inovasi dan merangsang pertumbuhan ekonomi di salah satu pasar paling dinamis dan menjanjikan di dunia. Dirancang untuk mempercepat pengembangan komunitas startup lokal di pasar negara berkembang, program ini menawarkan sumber daya yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka. Proses seleksi untuk hibah Program UpDrive melibatkan evaluasi yang ketat dan tidak memihak yang dilakukan oleh perwakilan dari inDrive. Semua proposal yang diajukan menjalani tinjauan awal untuk memastikan memenuhi kriteria kelayakan dan selaras dengan area fokus Program UpDrive. Endeavour Indonesia mengusulkan Endeavour Scale-Up, sebuah program akselerator non-dilutif yang berfokus pada pendiri. Ini bertujuan untuk membantu para pendiri meningkatkan skala perusahaan mereka dengan memberikan akses kepada para pendiri yang sukses, eksekutif berpengalaman, dan pemimpin industri di seluruh jaringan Endeavour. Direktur Eksekutif Endeavour Indonesia, Devina Hartono menjabarkan, saya senang bisa bekerja sama dengan inDrive untuk Endeavour Scale Up Batch #6 dan #7 mendatang. "Endeavour Scale Up adalah program akselerator non-dilutif yang berfokus pada pendiri yang telah memberdayakan 127 pengusaha dari 67 perusahaan paling menjanjikan di Indonesia, termasuk Evermos, Noice, Buttonscarves, dan banyak lagi," ulasnya. Dengan dukungan inDrive, kata Hartono, kami optimis dapat menarik lebih banyak lagi pendiri inovatif yang memimpin bisnis dengan perkembangan pesat di Indonesia. "Kemitraan ini sejalan dengan komitmen kami, karena kami terus mendorong para founder untuk bermimpi lebih besar, berkembang lebih cepat, dan mewujudkannya untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan mendorong perubahan yang berdampak pada ekosistem startup di Indonesia. Bersama-sama, kami siap mendukung cerita sukses berikutnya melalui program Endeavour Scale Up kami," terangnya. Saat para perintis ini mulai memanfaatkan dana hibah mereka, upDrive tetap berkomitmen untuk memantau kemajuan mereka dan mendukung perjalanan mereka menuju penciptaan ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif dan inovatif. Untuk rincian lebih lanjut tentang para pemenang dan proyek inovatif mereka, silakan kunjungi https://updrive.indrive.com/. Kontak: Wahyu Ramadhan Communications Specialist inDrive Indonesia wahyu.ramadhan@indrive.com +6285156605658