Hijau
Sorotan terbaru dari Tag # Hijau
Total 205.532 Penumpang KA di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition
Medan, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara terus perkuat ekosistem digital guna meningkatkan standar layanan transportasi public. Hal itu terlihat dari penggunaan teknologi pemindaian wajah atau Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan, dimana sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2024 hingga 13 Januari 2026 telah digunakan oleh 205.532 pelanggan. Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa teknologi ini merupakan langkah konkret perusahaan dukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pengalihan sistem dari manual ke digital secara otomatis mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat alur keberangkatan penumpang di area stasiun. "Inovasi ini memberikan dampak positif karena proses boarding menjadi jauh lebih cepat dan mempermudah mobilisasi penumpang. Pengguna cukup memindai wajah ke layar tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik kepada petugas," ujar Anwar. Efektivitas layanan ini tercermin dari data penggunaan face recognition yang menunjukkan tren pertumbuhan positif sejak pertama kali dioperasikan. Tercatat sejak September 2024 sampai dengan 13 Januari 2026, sebanyak 66.851 pelanggan kereta api di Sumatera Utara telah terdaftar fitur face recognition. Dengan rata-rata mencapai 13.000 pengguna setiap bulan, total kertas yang berhasil dihemat sebanyak 514 rol kertas tiket. Anwar menambahkan, untuk dapat menggunakan fitur ini masyarakat dapat melakukan registrasi melalui aplikasi Access by KAI. Selain lewat aplikasi, pendaftaran data biometrik juga bisa dilakukan secara langsung dengan bantuan petugas di stasiun. "Fitur ini menggantikan boarding manual sehingga pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket fisik dan menunjukkan identitas saat akan masuk ke peron. Efisiensi dan kemudahan yang diberikan memungkinkan penumpang terhindar dari antrean panjang, terutama pada jam-jam padat keberangkatan," lanjutnya. Mengenai keamanan data pelanggan, KAI menjamin keamanan data pribadi pengguna melalui sistem yang telah tersertifikasi standar internasional ISO 27001. Data berupa nama, NIK, dan foto pelanggan hanya digunakan pada saat penumpang menggunakan face recognition, setelah selesai data akan kembali disimpan dalam pangkalan data. Jika dalam kurun waktu satu tahun pelanggan tidak pernah menggunakan face recognition, maka data akan dihapus dari sistem secara otomatis. "Pelanggan memiliki kendali penuh atas data tersebut, mereka dapat mengajukan penghapusan melalui aplikasi atau layanan Customer Service. Hal ini sejalan dengan prinsip transparansi dan perlindungan privasi dalam setiap inovasi digital yang kami kembangkan," pungkas Anwar. Inovasi Face Recognition Boarding Gate ini menjadi bukti nyata transformasi digital KAI dalam mereduksi jejak karbon melalui sistem layanan nirkertas yang efisien. Langkah strategis ini memperkokoh posisi KAI sebagai transportasi publik masa depan yang mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Jalur Pertumbuhan Hijau dan Inklusif AAC di Kawasan ASEAN
Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap investasi berkelanjutan, Aurora Archipelago Capital (AAC) memimpin transformasi ekonomi di kawasan ASEAN, terutama Indonesia melalui kerangka kerja keuangan hijau yang sistematis dan pendekatan pembangunan inklusif. Sebagai lembaga investasi yang berfokus pada pasar emerging, AAC tidak hanya mengejar keuntungan finansial; melainkan menekankan dampak sosial dan lingkungan yang dapat diukur dan dapat diskalakan, yang menjadi landasan perubahan struktural jangka panjang di kawasan ini. Kurun beberapa tahun terakhir, portofolio investasi hijau AAC mencatat kinerja kuat, menghasilkan imbal hasil 17,2%, salah satu yang tertinggi di antara aset pasar emerging. Dengan mematuhi ketat taksonomi hijau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia, portofolio ini juga memperoleh insentif pajak lima tahun, memperkuat stabilitas imbal hasil. Dengan fokus pada energi geothermal, rantai pasok bahan baterai, dan minyak sawit berkelanjutan (RSPO), AAC sedang membangun ekosistem investasi ESG yang mencakup energi, bahan baku, dan pertanianmemperkuat standar tata kelola di sepanjang rantai pasok hijau di Asia Tenggara.Kontribusi lingkungan AAC sangat signifikan. Melalui proyek geotermal, pengembangan rantai pasok baterai, dan inisiatif pertanian hijau, perusahaan telah mengurangi emisi CO₂ sebesar 1,2 juta ton dan menciptakan lebih dari 480.000 pekerjaan hijau di sektor terkait. Dampak ini tidak hanya mempercepat transisi ekonomi hijau Indonesia tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pemuda dan keluarga berpenghasilan rendah membuat transformasi hijau lebih inklusif dan berkelanjutan.Pendidikan dan keuangan inklusif menjadi pilar tambahan dalam strategi AAC. Program pendidikan investasi berbasis nilai AAC kini menjangkau 720 pesantren di seluruh Indonesia, memberikan pelatihan literasi keuangan, prinsip investasi, dan pendidikan ekonomi kepada 32.000 siswa. Inisiatif ini membekali generasi muda dengan keterampilan esensial untuk era digital sambil menjembatani pendidikan Islam tradisional dengan konsep keuangan modern.Dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), AAC memanfaatkan pelatihan digital dan alat keuangan inklusif untuk memperkuat kapasitas bisnis. Lebih dari 180.000 UMKM telah menyelesaikan pelatihan online dan melaporkan peningkatan rata-rata 41% dalam kinerja bisnis. Di pasar ASEAN di mana akses ke pembiayaan sering terbatas, program ini secara signifikan membantu UMKM mengatasi hambatan modal dan terintegrasi ke dalam rantai pasok regional.AAC menyadari bahwa untuk Indonesia beralih dari ekonomi berbasis sumber daya menjadi ekonomi berbasis investasi, mekanisme modal-kepercayaan yang berkelanjutan sangat penting. Untuk tujuan ini, perusahaan telah mengembangkan model komprehensif yang menghubungkan sistem pendidikan, infrastruktur teknologi keuangan, tata kelola aset hijau, dan aliran modal jangka panjang. Dengan menggabungkan standar ESG global, regulasi lokal, dan praktik investasi internasional, AAC mendorong "budaya modal lintas siklus" yang menekankan pertumbuhan stabil, nilai sosial, dan keadilan antar generasi. Dari energi hijau hingga pendidikan inklusif, dari pemberdayaan UMKM hingga penguatan tata kelola modal, AAC membentuk transformasi berarti di seluruh ASEAN. Dengan menghubungkan keahlian profesional tingkat Wall Street dengan kebutuhan nyata komunitas lokal, AAC mengarahkan kawasan ini menuju masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan inklusif.
Dukung Transformasi Hijau Lewat Energi Alternatif, Sucofindo Siap Tekan Laju Emisi Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) dukung upaya transformasi energi hijau melalui layanan Testing, Inspection, dan Certification (TIC) untuk pengembangan energi alternatif. Direktur Layanan Industri PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, menyampaikan pemanfaatan energi alternatif menjadi salah satu solusi dalam menurunkkan emisi serta menjaga kelestarian lingkungan secara keberlanjutan. “Pengembangan ini sejalan dengan komitmen Sucofindo dukung implementasi energi bersih dan berperan aktif dalam transformasi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelas Budi Utomo. Dalam mendukung transformasi energi hijau tersebut, PT Sucofindo (Persero) terapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada setiap layanan jasa yang diberikan, di antaranya yaitu pada analisis risiko lingkungan, keselamatan konstruksi, hingga kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional. “Pencapaian target keberlanjutan tidak bisa dilakukan secara individu, termasuk dalam transformasi energi hijau, dan memerlukan komitmen bersama untuk mewujudkannya,” kata Budi Utomo. Langkah konkret PT Sucofindo (Persero) tersebut, selaras dengan upaya PT Butonas Petrochemical Indonesia yang berfokus pada proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, antara lain melalui kolaborasi pembangunan Methanol Project Development. “Kolaborasi ini menandai langkah maju dalam penyediaan bahan bakar alternatif yang lebih bersih di Indonesia, mendukung keamanan energi nasional, serta memperkuat kemandirian pasokan bahan baku industri kimia dan energi domestik,” terangnya. Ia menambahkan inisiatif hijau ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada impor methanol. Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Butonas Petrochemical Indonesia, Ignatius Tallulembang menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan fasilitas produksi methanol sebesar 1 juta ton per tahun yang diharapkan akan beroperasi di awal tahun 2029 yang kedepannya akan menjadi salah satu pusat produksi terintegrasi di Indonesia. “Kolaborasi dan implementasi bersama dengan SUCOFINDO akan memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan sesuai standar mutu dan regulasi yang berlaku,” timpal Ignatius Tallulembang. Dilanjutkannya, sinergi bersama SUCOFINDO akan menciptakan nilai tambah dari segi socio-economy di lingkungan sekitar area operasi, dengan tetap mengedepankan proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta transparan dalam kepatuhan terhadap koridor hukum dan regulasi pemerintah. “Keseluruhan upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menghantarkan Indonesia menuju swasembada energi, yang kami rangkum dalam prinsip OTOBOSOR (On Time, On Budget, On Specification, On Return)," sebut Ignatius Tallulembang. Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, PT Sucofindo (Persero) berperan aktif mendukung industri menerapkan bisnis hijau, yakni dengan menghadirkan layanan Green Generation, antara lain peran Sucofindo sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi untuk skema Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon, Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca, layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, serta layanan audit dan pengujian lingkungan.
Komitmen Hijau, PTPN IV Regional VII Tanam 2.200 Pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia
Lampung, katakabar.com - PTPN IV Regional VII, entitas usaha di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), gelar gerakan penanaman pohon serentak sempena memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program “PalmCo Green Movement Tanam 10.000 Pohon: Menanam Hari Ini, Menumbuhkan Masa Depan”, sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, pengurangan emisi karbon, dan peningkatan kualitas ekosistem di wilayah operasional. Penanaman pohon dilakukan secara serentak di seluruh unit kebun dan pabrik Regional VII, melibatkan ratusan insan perkebunan, jajaran manajemen, hingga perwakilan masyarakat. Kegiatan ini menciptakan kolaborasi yang kuat sebagai dukungan terhadap agenda keberlanjutan perusahaan. Pada gelaran tahun ini, PTPN IV Regional VII menanam 2.200 pohon yang terdiri atas tanaman buah produktif dan tanaman kayu bernilai ekologis tinggi. Jenis yang ditanam meliputi durian, mangga, alpukat, rambutan, nangkadak, matoa, jambu mente, jambu jamaica, jambu madu, kedondong, mahoni, dan jenis tanaman lainnya. Pemilihan tanaman tersebut mempertimbangkan daya adaptasi, manfaat ekologis, serta potensi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang. Inisiatif ini merupakan langkah penting perusahaan untuk meningkatkan tutupan hijau, menekan potensi erosi tanah, serta menjaga kualitas udara di kawasan perkebunan. Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional VII, M. Syafi'i Ritonga, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. “Gerakan penanaman pohon ini adalah bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga kelestarian alam dan memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional. TJSL bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi komitmen moral perusahaan untuk berkontribusi bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah bisnis perusahaan selalu beriringan dengan keberlanjutan,” ujar Syafi'i Ritonga. Ia menambahkan kegiatan penanaman pohon akan terus dipantau secara berkelanjutan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menegaskan bahwa gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. “Menanam bukan hanya aktivitas simbolis, tetapi investasi jangka panjang bagi bumi dan generasi yang akan datang. Melalui PalmCo Green Movement, kami ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis perusahaan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Menanam hari ini berarti menumbuhkan masa depan,” ujar Denny. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh karyawan sebagai bukti bahwa nilai-nilai keberlanjutan telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan. Selain insan perkebunan, kegiatan ini turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai upaya memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sosial. Partisipasi publik diharapkan mendorong kesadaran kolektif mengenai pentingnya penghijauan dan pelestarian alam. Gerakan ini juga selaras dengan kampanye perusahaan #TumbuhJuaraBangunNegeri, yang menekankan kontribusi berimbang terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan terselenggaranya PalmCo Green Movement di Regional VII, PTPN IV berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan diperluas cakupannya. Perusahaan mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari industri, masyarakat, dan pemerintah, untuk bersama menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.
Pionir Kontraktor Infrastruktur Hijau, PTPP Terapkan Inovasi Hydroseeding di Proyek Bendungan BT
area bendungan. Keunggulan Hydroseeding meliputi: • Perkuatan lereng untuk mencegah erosi, • Efisiensi cakupan luas dengan penanaman cepat dan merata, • Kualitas vegetasi lebih baik dibanding metode manual, • Reduksi erosi signifikan pada permukaan lereng. Jenis tanaman yang digunakan adalah Legume Cover Crops (LCC) seperti Centrosema Pubescens, Colopogonium Mucunoides, dan Pueraria Javanica yang mampu mengikat nitrogen sekaligus memperkuat struktur tanah yang dapat mengurangi erosi pada permukaan lereng secara signifikan atau reduksi erosi.
Sinergi KS dan Alindo Wujudkan Industri Hijau Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan tandatangani Perjanjian Kerja Sama atau PKS dengan PT Air Liquide Indonesia atau Alindo, sebagai langkah nyata Perseroan mewujudkan industri hijau yang berkelanjutan, serta meningkatkan produktivitas fasilitas produksi perseroan pada minggu lalu bertempat di Ruang Rapat Basement Gedung Krakatau Steel Jakarta. Alindo memiliki jaringan produksi, dan pengisian gas dengan melalui jaringan pipa yang tersebar dibeberapa titik di Indonesia sebagai penyedia berbagai gas industri, gas khusus dan teknologi terkait untuk berbagai sektor industri seperti baja, petrokimia, otomotif, makanan & minuman dan lain-lain. Di mana sejak tahun 1993 silam Alindo telah berinvestasi di Kawasan Industri Krakatau atau KIK Cilegon sehingga telah mendukung pertumbuhan ekosistem industri khususnya untuk KS Group. Menurut Akbar Djohan, pihaknya menyambut positif terhadap kesepakatan atas penyesuaian penggunaan gas yang lebih relevan sesuai dengan kebutuhan di tahun 2025 ini. “Sebagai langkah awal yang positif, kita bersama-sama telah menyepakati penawaran amendemen dengan volume harga tetap yang kita pandang sebagai quick wins bagi kedua belah pihak. Hal ini menjadi sangat penting untuk mendukung kebutuhan pasokan Gas untuk operasional Pabrik,” kata Akbar Djohan. Adapun kesepakatan ini sejalan dengan semangat transformasi bisnis KS Group yang tengah berfokus pada restrukturisasi fundamental, efisiensi operasional, serta peningkatan daya saing. Dengan dukungan penuh dari Alindo sebagai mitra strategis maka diyakini proses transformasi ini akan berjalan lebih cepat dan memberikan hasil nyata bagi industri baja nasional. President Director PT Air Liquide Indonesia, Xiaoxiao Lei, berterima kasih kepada KS Group yang telah memberikan kepercayaan dalam kurun waktu yang lama dan berharap kerja sama dapat terus berkembang lebih baik. “Krakatau Steel dan Air Liquide Indonesia merupakan ekosistem bisnis yang terus saling menumbuhkembangkan serta kedepannya masih memiliki sejumlah ruang kolaborasi untuk mewujudkan industri hijau yang berkelanjutan,” ujar Xiaoxiao Lei. KS Group terus berkomitmen integrasikan prinsip environmental, social, dan governance (ESG) di seluruh aspek bisnis guna mewujudkan industri baja yang berkelanjutan. Semangat ini telah dituangkan di roadmap ESG Perseroan untuk lima tahun ke depan dengan berfokus pada penyiapan fondasi dan strategi sepanjang tahun 2025 – 2026, ekspansi dan integrasi digitalisasi di lingkup KS Group di sepanjang tahun 2026 hingga 2028, hingga implementasi penuh ESG di tahun 2028 hingga 2030.
Bangun Benteng Hijau, PT HFI Tanam Ribuan Mangrove di Wonorejo
Surabaya, katakabar.com - Guna perkuat komitmen keberlanjutan lingkungan, PT Hino Finance Indonesia atau FHI berkolaborasi dengan LindungiHutan dalam aksi penanaman pohon mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Kegiatan bertema “Investing in Nature, Securing Our Future” ini berhasil menanam sebanyak 2.511 pohon mangrove jenis Rhizophora, dengan melibatkan 10 peserta aktif serta kontribusi dari masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan di pekan pertam Juni 2025 lalu, bekerja sama dengan mitra penanaman lokal dan kelompok tani setempat. Proyek ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam aksi iklim dan pelestarian ekosistem. Jenis mangrove Rhizophora dipilih karena kemampuannya bertahan di lingkungan ekstrem dengan salinitas tinggi, menjadikannya pelindung alami pantai dari abrasi dan banjir rob. Selain fungsi ekologis, Rhizophora memiliki nilai ekonomis sebagai sumber bahan bangunan, kayu bakar, dan tanin alami. Meski penanaman baru dilakukan pada awal Juni, keterlibatan 30 lebih petani lokal telah dimulai sejak tahap persiapan. Keikutsertaan mereka diharapkan menjadi awal dari manfaat jangka panjang, baik dalam bentuk peningkatan keterampilan, pendapatan, maupun kesadaran lingkungan. Monitoring akan dilakukan secara berkala selama enam bulan untuk memastikan pertumbuhan pohon dan efektivitas pemulihan ekosistem. Hasil dampak lingkungan dan sosial akan dilaporkan setelah periode monitoring selesai, sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab berkelanjutan. Penanaman mangrove ini berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim. Riset oleh Donato et al. (2011) menunjukkan bahwa hutan mangrove mampu menyimpan karbon 3–5 kali lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan, menjadikan kawasan seperti Wonorejo penting dalam strategi adaptasi iklim nasional. Dengan luas tanam mencapai 1.752 m², kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa investasi pada alam, termasuk melalui rehabilitasi lingkungan, adalah langkah strategis untuk menjamin masa depan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem pesisir Indonesia. “Investasi hijau bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga tentang melindungi masa depan masyarakat dan ekosistem yang menjadi penopangnya. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin berkontribusi dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, terutama bagi alam, bagi kehidupan, dan bagi generasi mendatang,” pungkas Dwi Ratnaningsih, perwakilan dari PT Hino Finance Indonesia.
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $111.000
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan pasar aset kripto menguat lagi setelah berhasil rebound dan menghijau pasca terkoreksi disebabkan gejolak ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel. Aset Bitcoin atau BTC terpantau berhasil menguat ke angka $111.000, diikuti oleh aset-aset lain seperti Ethereum atau ETH yang naik hingga 6.94 persen dan Hyperliquid (HYPE) yang mencapai 6.57 persen 24 jam terakhir. Sebelumnya, konflik antar kedua negara ini, bermula dari serangan udara israel terhadap Iran, Jumat (14/6) lalu. Serangan ini, tewaskan sejumlah petinggi militer dan ahli nuklir Negeri Persia, termasuk penghubung komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat, Ali Shamkhani. Akibatnya, Iran membalas dengan menerjunkan sejumlah rudal ke Israel, termasuk ke Ibu Kota Tel Aviv. Di mana, serangan tersebut disebutkan bertujuan untuk membunuh Kepala Staf Militer milisi penguasa Yaman Houthi, Muhammad Al Ghamar. Hal ini, kemudian mengakibatkan gejolak pada kondisi ekonomi global, termasuk pasar aset digital seperti aset kripto. Tapi, berselang dengan meredanya konflik kedua negara timur tengah tersebut, nilai pasar aset kripto kembali menunjukkan ketahanannya. Terpantau, saat ini sentimen pasar berada di zona Neutral dengan angka 58 berdasarkan metrics Fear & Greed pada CoinMarketCap pada 10 Juli 2025. Ini menandakan indeks potensi pemulihan yang masih berlanjut. Seiring dengan hal ini, investor aset digital dengan tingkat risiko yang lebih tinggi memilih memanfaatkan momentum ini dengan meningkatnya aktivitas jual-beli. Tidak hanya untuk akumulasi jangka panjang, tapi juga strategi jangka pendek berbasis volatilitas. Nah kondisi pasar saat ini, Bittime, salah satu platform jual-beli aset kripto resmi dan berlisensi, gelar kampanye New Token Listing Airdrop. Kampanye yang berlangsung sepanjang 8 hingga 17 Juli 2025 ini, memberikan peluang bagi para trader untuk memaksimal potensi performa portofolio asetnya. Membagikan total hingga 50 juta token HYPE, kampanye ini terbuka untuk publik, khususnya pengguna Bittime. Ini merupakan kesempatan bagi para trader, untuk mengeksplorasi potensi profit dengan menggunakan platform resmi dan berlisensi di Indonesia. Bittime percaya, sebagai platform resmi dan berlisensi, penting untuk dapat menghadirkan pengalaman transaksi dengan mudah dan menyenangkan. Tapi sangat penting untuk memahami cara kerja industri aset kripto, latar belakang aset, toleransi risiko, hingga strategi investasi yang sesuai sebelum bertransaksi
Wujudkan Mobilitas Hijau, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan Mobil Listrik
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM perluas insentif bagi produsen kendaraan listrik guna mendorong percepatan ekosistem mobil listrik di Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2024, yang memberikan dua jenis insentif utama: pertama, pembebasan bea masuk (0 persen) dan PPnBM Ditanggung Pemerintah atau DTP untuk impor mobil listrik berbasis baterai; kedua, insentif PPnBM DTP untuk penyerahan mobil listrik berbasis baterai yang diproduksi di dalam negeri. Langkah ini diharapkan dapat menarik investasi produsen otomotif global serta memperkuat industri kendaraan listrik nasional. Menanggapi kebijakan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance, anak usaha BRI Group, menyatakan dukungan penuh dan menyambut positif insentif yang diberikan. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan mengutarakan, kebijakan tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan minat pasar terhadap mobil listrik. Dengan demikian, kredit kendaraan listrik juga ikut terdongkrak. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen BRI Finance untuk mendorong pembiayaan berkelanjutan dan mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. “Sebagai perusahaan pembiayaan multiguna, BRI Finance optimistis pembiayaan mobil listrik, khususnya untuk Battery Electric Vehicle (BEV), akan tumbuh signifikan pada 2025. Tentunya kebijakan Pemerintah memiliki berpengaruh besar terhadap pertumbuhan mobil listrik di Indonesia, mulai dari produksi, penjualan, sampai dengan pembiayaan,” kata Wahyudi. Tren penggunaan mobil listrik di Indonesia semakin meningkat, seiring dengan kesadaran masyarakat yang tumbuh terhadap kendaraan ramah lingkungan. Sejumlah keunggulan mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional diantaranya, yakni emisi nol yang membantu mengurangi polusi udara, suara mesin yang lebih senyap, dan biaya operasional yang lebih rendah karena tidak memerlukan bahan bakar fosil serta perawatan mesin yang lebih sederhana. Kata Wahyudi, BRI Finance terus mengembangkan strategi untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan listrik, termasuk menawarkan skema pembiayaan yang menarik dengan bunga kompetitif. Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance bersinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk memperkuat upaya ini. Saat ini, BRI Finance menawarkan program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga yang kompetitif, antara lain promo bunga 0 persen per tahun untuk mobil baru, 0,66 persen per bulan untuk mobil bekas, dan 0,7 persen per bulan untuk motor, yang mulai berlaku sejak 1 Mei 2025. “BRI Finance akan terus memaksimalkan captive market yang memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan penyaluran pembiayaan berkualitas. Kami bakal terus berinovasi dalam strategi untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan listrik yang semakin berkembang,” tandasnya.
Kolaborasi Strategis Lingkungan dan Ekonomi Hijau KAI Daop 6 Yogyakarta dan Kodim 0731 Kulon Progo
Yogyakarta, katakabar.com - KAI Daop 6 Yogyakarta bersama Kodim 0731 Kulon Progo teguhkan sinergi melalui program penanaman pohon sebagai bagian dari gerakan penghijauan terpadu di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Pada program penanaman pohon ini, KAI Daop 6 melalui program melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkugan atau TJSL Bina Lingkungan KAI Go Green sumbangkan 2.200 bibit pohon Alpukat, Nanas, Durian, dan Manggis senilai total Rp80.500.000,-. Bibit pohon tersebut diserahkan oleh perwakilan KAI Daop 6 kepada Kodim 0731 Kulon Progo dan disahkan melalui seremonial penandatanganan berita acara serah terima dan penanaman pohon secara simbolis di Kodim 0731 Kulon Progo dan Lapangan Tembak Sentolo. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa program TJSL KAI ini menjadi langkah nyata upaya mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan ketahanan lingkungan, serta membuka potensi ekonomi hijau bagi masyarakat sekitar. Penanaman pohon buah tidak hanya ditujukan untuk konsumsi pribadi, tetapi juga diarahkan sebagai penguatan sektor agrowisata dan diversifikasi ekonomi lokal. Keterlibatan KAI Daop 6 dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen korporasi mendukung pembangunan berwawasan lingkungan di seluruh wilayah operasionalnya. “KAI Daop 6 memandang pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan TNI sebagai mitra strategis, dalam menciptakan ruang hijau yang produktif dan berkelanjutan. Penanaman pohon buah ini sejalan dengan prinsip ESG atau Environmental, Social, and Governance yang kami terapkan, sekaligus menjadi kontribusi langsung bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.