Jakarta, katakabar.com - Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan tandatangani Perjanjian Kerja Sama atau PKS dengan PT Air Liquide Indonesia atau Alindo, sebagai langkah nyata Perseroan mewujudkan industri hijau yang berkelanjutan, serta meningkatkan produktivitas fasilitas produksi perseroan pada minggu lalu bertempat di Ruang Rapat Basement Gedung Krakatau Steel Jakarta.

Alindo memiliki jaringan produksi, dan pengisian gas dengan melalui jaringan pipa yang tersebar dibeberapa titik di Indonesia sebagai penyedia berbagai gas industri, gas khusus dan teknologi terkait untuk berbagai sektor industri seperti baja, petrokimia, otomotif, makanan & minuman dan lain-lain.

Di mana sejak tahun 1993 silam Alindo telah berinvestasi di Kawasan Industri Krakatau atau KIK Cilegon sehingga telah mendukung pertumbuhan ekosistem industri khususnya untuk KS Group.

Menurut Akbar Djohan, pihaknya menyambut positif terhadap kesepakatan atas penyesuaian penggunaan gas yang lebih relevan sesuai dengan kebutuhan di tahun 2025 ini.

“Sebagai langkah awal yang positif, kita bersama-sama telah menyepakati penawaran amendemen dengan volume harga tetap yang kita pandang sebagai quick wins bagi kedua belah pihak. Hal ini menjadi sangat penting untuk mendukung kebutuhan pasokan Gas untuk operasional Pabrik,” kata Akbar Djohan.

Adapun kesepakatan ini sejalan dengan semangat transformasi bisnis KS Group yang tengah berfokus pada restrukturisasi fundamental, efisiensi operasional, serta peningkatan daya saing. Dengan dukungan penuh dari Alindo sebagai mitra strategis maka diyakini proses transformasi ini akan berjalan lebih cepat dan memberikan hasil nyata bagi industri baja nasional.

President Director PT Air Liquide Indonesia, Xiaoxiao Lei, berterima kasih kepada KS Group yang telah memberikan kepercayaan dalam kurun waktu yang lama dan berharap kerja sama dapat terus berkembang lebih baik.

“Krakatau Steel dan Air Liquide Indonesia merupakan ekosistem bisnis yang terus saling menumbuhkembangkan serta kedepannya masih memiliki sejumlah ruang kolaborasi untuk mewujudkan industri hijau yang berkelanjutan,” ujar Xiaoxiao Lei.

KS Group terus berkomitmen integrasikan prinsip environmental, social, dan governance (ESG) di seluruh aspek bisnis guna mewujudkan industri baja yang berkelanjutan.

Semangat ini telah dituangkan di roadmap ESG Perseroan untuk lima tahun ke depan dengan berfokus pada penyiapan fondasi dan strategi sepanjang tahun 2025 – 2026, ekspansi dan integrasi digitalisasi di lingkup KS Group di sepanjang tahun 2026 hingga 2028, hingga implementasi penuh ESG di tahun 2028 hingga 2030.

Penandatanganan kerja sama dengan PT Air Liquide Indonesia salah satu upaya mewujudkan target roadmap yang telah dicanangkan perseroan serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan industri dan energi, serta memberikan manfaat luas bagi kemakmuran rakyat dan kemajuan bangsa.