hilang

Sorotan terbaru dari Tag # hilang

Nelayan Kepulauan Meranti Hilang di Laut Rangsang Pesisir Ditemukan Selamat Riau
Riau
Senin, 22 Desember 2025 | 18:00 WIB

Nelayan Kepulauan Meranti Hilang di Laut Rangsang Pesisir Ditemukan Selamat

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Basarnas dan warga Tenggayun Raya beserta warga Tanah Merah berhasil temukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Tenggayun Raya, wilayah Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/12). Nelayan tersebut diketahui bernama Iskandar, warga Dusun Tunas Muda, Desa Kedaburapat. Korban ditemukan kondisi selamat meski mengalami kelelahan dan lemah di tengah laut. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardath, S.IP, menjelaskan peristiwa bermula saat korban bekerja melaut bersama seorang rekannya bernama Pak Amang. Menurut laporan, korban bekerja di laut sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Setelah selesai bekerja, korban beristirahat di kapal. Tetapi, saat rekannya terbangun sekitar pukul 05.30 WIB, korban sudah tidak berada di atas kapal. Pencarian kemudian dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan oleh adik iparnya, Ari, dalam kondisi terapung di tengah laut. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kedaburapat untuk mendapatkan perawatan medis. “Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan. Berkat respons cepat tim di lapangan, korban dapat segera dievakuasi dan ditangani secara medis,” jelas Ardath. BPBD Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memastikan kelengkapan alat keselamatan sebelum melaut. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi cuaca akhir tahun yang dinilai cukup ekstrem, dengan potensi air pasang tinggi dan angin kencang. Sedang, Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, menegaskan agar masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan dan pekerja kempang, senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG. “Berdasarkan analisis BMKG, saat ini hingga beberapa bulan ke depan kita akan menghadapi dinamika cuaca ekstrem, air pasang tinggi, dan angin kencang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Ia meminta masyarakat tidak ragu menghubungi BPBD Kepulauan Meranti apabila menghadapi kendala atau situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. “Kami siap 24 jam setiap hari melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang telah dibentuk untuk mengantisipasi kejadian bencana, baik di laut maupun di darat,” tambah Khardafi.

Setiap Hari, Satu Motor Rental Hilang Dibawa Kabur atau digadai Penyewa Nasional
Nasional
Senin, 10 November 2025 | 19:35 WIB

Setiap Hari, Satu Motor Rental Hilang Dibawa Kabur atau digadai Penyewa

Jakarta, katakabar.com - Pernah merasa kalau proses sewa motor sangat rumit lantaran diminta lampiran foto Identitas diri seperti KTP, SIM, tiket perjalanan, tiket hotel, dan lain sebagainya? Yap harap maklum karena memang bisnis sewa motor adalah salah satu bisnis dengan risiko cukup tinggi. Hanvey Xavero, Co Founder dan CEO YourBestie, salah satu penyedia jasa sewa motor terbesar di Indonesia, mengatakan setiap hari ada setidaknya satu motor yang hilang, digadaikan, atau bermasalah di seluruh Indonesia. Data ini didapat dari riset yang dilakukan tim YourBestie kepada mitra yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga bagian dari komunitas rental motor terbesar di Indonesia, yakni RMI atau Rental Motor Indonesia. Menurutnya, korban penipuan tidak hanya dari sisi customer, tetapi dari pelaku usaha itu sendiri (Sewa Motor). Modus yang biasa digunakan ialah berpura-pura ingin menyewa motor, kemudian melakukan penggelapan motor itu sendiri. Beberapa alasan customer yang menggadaikan, menjual, atau mengotak atik motor sewaan ialah mulai dari terlilit hutang dan pinjol hingga sekedar untuk menyambung nafas dan makan. Apapun alasannya, perbuatan tersebut tetap dapat dianggap sebagai penggelapan dan dijerat dengan pasal 372 dan atau 378 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun. Tetapi, risiko penyewa yang melakukan kejahatan ini sebetulnya tidak sebanding dengan uang yang bisa didapat. Pihak rental apalagi yang tergabung komunitas RMI punya cara tersendiri dalam mencegah dan menanggulangi kejadian ini seperti memasang GPS di tempat tempat tersembunyi hingga proses verifikasi penyewa itu sendiri. Selain itu, pihak rental biasanya punya tim Buser (buru sergap) yang bisa dengan mudah menemukan pelaku penggelapan rental. Jadi selain berurusan dengan hukum, pelaku penggelapan juga bisa mengalami masalah lain dengan pihak rental. Oleh karena itu, jangan coba-coba menggadaikan, menjual, atau menggelapkan motor sewaan ya! pihak rental hadir untuk membantu mobilitas kamu, jadi bantu mereka untuk bisa survive dengan menggunakan sesuai kebutuhan yang benar. Selain itu, mohon maklum kalau memang prosesnya rumit, pihak rental punya risiko tinggi dalam menjalankan bisnisnya. Ikuti alur atau tahapan sewa, jika kamu orang yang berniat baik, proses sewa biasanya akan lancar tanpa kendala. Jika igin sewa di YourBestie, kamu bisa hubungi Instagram atau TikTok @officialyourbestie, website di order.yourbestie.id atau Whatsapp di 0811966634 dan 0817107212.

Petani Sawit Peserta PSR Hilang Pendapatan Solusinya Ekonomi Sirkular Nasional
Nasional
Kamis, 30 November 2023 | 18:16 WIB

Petani Sawit Peserta PSR Hilang Pendapatan Solusinya Ekonomi Sirkular

Jakarta, katakabar.com - Kelapa sawit komoditas unggulan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Di mana saat ini banyak tanaman kelap sawit milik petani umurnya sudah lebih dari 25 tahun. Otomatis, produktivitas tanaman turun lantaran umurnya sudah di atas umur produktif maksimal kelapa sawit makanya perlu dilakukanreplanting. Soal itu, pemerintah tengah menggalakkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai upaya meningkatkan lagi produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit. Secara nasional, pemerintah menargetkan peremajaan kebun sawit milik petani seluas 540.000 hektar hingga tahun 2024. Kabupaten Kotawaringin Barat termasuk penerima alokasi anggaran untuk kegiatan replanting dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Sisi lain, proses peremajaan dampaknya tidak bisa langsung dirasakan lantaran tanaman kelapa sawit baru produksi aktif sekitar umur 4 hingga 5 tahun. Itu sebabnya, perlu hadir sumber-sumber ekonomi baru bagi petani. Kepala Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nugroho Adi Sasongko menjabarkan, pihaknya kini tengah melakukan penelitian tentang ekonomi sirkular alternatif waktu tunggu masa peremajaan sawit. “Riset terkait optimalisasi pemanfaatan area replanting kelapa sawit untuk pengembangan jagung dan ternak unggas guna mewujudkan ekonomi sirkular bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat,” kata Nugroho lewat rilis Humas BRIN, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (30/11). Ekonomi sirkular, ujar Nogroho, kegiatan berwawasan lingkungan di mana konsepnya pengembangan industri hijau. Model yang digunakan berupaya memperpanjang siklus hidup dari suatu produk, bahan baku, dan sumber daya yang ada agar dapat dipakai selama mungkin. "Implementasi ekonomi sirkular di lapangan dilakukan dengan pengurangan timbunan limbah dan polusi," ulasnya. Kegiatan penelitian yang dilakukan dengan kegiatan pertanian terpadu (integrated farming) yang berorientasi lingkungan. Apalagi, permasalahan lingkungan saat ini jadi isu yang strategis tak terkecuali pada sektor pertanian. Lingkungan suatu ekosistem harus dijaga kelestasiannya dan perubahan iklim global selalu menjadi isu sentral di bidang pertanian. “Menyikapi dinamika itu, konsep pertanian berkelanjutan dipandang sebagai solusi dan salah satu contohnya kegiatan integrated farming yang sedang kami lakukan di Kotawaringin Barat dengan memunculkan kegiatan ekonomi sirkular pedesaan,” terangnya. Periset PR SPBPDH, Ermin Widjaja menimpali, riset ini baru berjalan satu tahun. Idealnya, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, setidaknya riset berjalan selama dua tahun. Tapi, hasil sementara yang diperoleh sudah dapat memberikan gambaran prospek dari kegiatan ini, tuturnya. Lahan sela masih tersedia sangat luas di area replanting kelapa sawit bisa dimanfaatkan untuk pengembangan komoditas lain, baik berupa tanaman pangan maupun tanaman hortikultura selagi tanaman sawit belum berbuah (umur 3-4 tahun). Kegiatan ekonomi baru ini muncul selama tanaman sawit belum menghasilkan. “Penelitian ini melakukan rintisan kegiatan ekonomi sirkular yang mampu meningkatkan pendapatan kelompok tani kelapa sawit peserta PSR lebih dari 50 persen,” jelasnya. Rintisan kegiatan ekonomi sirkular, kata Ermin, dijadikan sebagai percontohan dengan melibatkan 20 anggota kelompok tani yang berada di Kotawaringin Barat. “Kegiatan yang dilakukan, meliputi budidaya jagung di area replanting sawit berumur 1 tahun seluas 20 hektar. Lalu, pembuatan pupuk organik yang diperkaya dengan mikroba, dengan bahan dasar limbah pabrik kelapa sawit seperti abu boiler, solid sawit, serat perasan buah/fiber, kotoran ayam dan decomposer. Ada pula budidaya ayam petelur sebanyak 1000 ekor dengan menggunakan campuran pakan lokal untuk menekan harga pakan pabrik yang mahal,” bebernya. Dari kegiatan itu, urai Ermin, memberikan sumber penghasilan baru untuk petani kelapa sawit yang terintegrasi dengan usaha lainnya, sehingga menghasilkan ekonomi sirkular yang menambah pendapatan petani. "Sumber pendapatan baru itu, berupa produksi jagung, produksi telur, dan produksi pupuk organik yang memiliki pangsa pasar bagus," terangnya. Kegiatan ini dapat dilakukan masyarakat sawit yang sudah berkelompok dan tergabung pada kelembagaan yang memiliki modal seperti KUD. Soalnya, modal yang diperlukan cukup besar untuk kegiatan replanting yang terintegrasi dengan komoditas jagung dan ternak unggas secara terpadu dan berkelanjutan, makanya memerlukan dukungan dari pemerintah. Kegiatan ini mudah-mudahan bisa menjadi model dan direplikasi lokasi lain yang memiliki potensi yang serupa. Komoditasnya (tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan lain-lain) bisa disesuaikan dengan peluang kegiatan bisnis di lokasi tersebut. Apalagi, hasil kegiatan pertanian terpadu yaitu produksi tanaman sela jagung, produksi pupuk organik dan produksi telur dari budidaya ayam petelur dengan pakan introduksi, dapat meningkatkan pendapatan lebih dari 100 persen. Untuk mengetahui keberlanjutan kegiatan integrasi ini secara terukur, tambah Ermin, dilakukan analisis dengan menggunakan metode Multidimension Scale (MDS) dengan hasil indek keberlanjutannya masuk dalam kategori baik (good sustainability). "Analisis dampak lingkungannya dilakukan dengan Life Cycle Assessment (LCA) dan emisi gas rumah kaca sedang dalam pelaksanaan,” imbuhnya.