Jalan tol

Sorotan terbaru dari Tag # Jalan tol

Bencana Mengancam, Pembangunan Jalan Tol Bukittinggi-Padang Panjang-Sicincin Mendesak Nasional
Nasional
3 jam yang lalu

Bencana Mengancam, Pembangunan Jalan Tol Bukittinggi-Padang Panjang-Sicincin Mendesak

Sumatera Barat, katakabar.com - Kota Bukittinggi dan Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dikenal sebagai kawasan wisata yang berada di dataran tinggi. Lantaran itu, tak mengherankan wilayah ini dikelilingi perbukitan dan tebing curam bisa saja mengacam setiap saat. Selain memiliki karakteristik topografi berupa lereng curam dan tebing yang rawan longsor, jalur nasional tersebut kerap mengalami kepadatan lalu lintas sehingga tingkat kerentanannya semakin tinggi. Masih jelas dalam ingatan belum lama ini, persis Kamis (30/7) sekitar pukul 19.40 WIB lalu, kembali terjadi tanah longsor di ruas Jalan Padang–Bukittinggi, tepatnya di Kilometer 66+700 kawasan Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Akibatnya, arus lalu lintas dari Padang menuju Bukitinggi dan sebaliknya, terhambat. Apalagi bila kawasan Lembah Anai yang merupakan akses utama penghubung Padang–Bukittinggi tertimbun longsor, dipastikan semua aktivitas terancam lumpuh. Mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik juga turut terganggu. Jika terus begini, pentingkah hadirnya jalan tol sebagai solusi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas di Sumatra Barat?. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bahkan menilai pengembangan Jalan Tol Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin sebagai kebutuhan strategis, tidak hanya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga menyediakan koridor alternatif yang lebih andal ketika jalur Lembah Anai terdampak bencana. Rencana pembangunan ruas ini juga mencakup pembangunan terowongan (tunnel) sebagai solusi terhadap kondisi geografis kawasan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keandalan jaringan transportasi, menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi, serta memperkuat ketahanan infrastruktur di Sumatera Barat terhadap risiko bencana di masa mendatang. Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha rental kendraan Indonesia (DPD Aspera) Sumatera Barat, Rino Zulyadi, seklaigus pengusaha penyewaan (rental) mobil di Ranah Minang yang kerap melayani wisatawan mengaku, pembangunan jalan tol tentu sangat penting dan sangat urgent, sebab peristiwa serupa terus berulang. "Harapannya tentu pembangunan tol bisa segera terealisasi. Apalagi kami dengar tahapan pembangunan jalan tol Bukittinggi-Padang Panjang-Sicincin yang dilaksanakan PT Hutama Karya segera dilakukan. Warga Sumbar pastinya akan sangat mendukung," ungkapnya, Sabtu (1/8). Selain mengurangi kerawanan bencana seperti tanah longsor, lanjut Rino, keberadaan jalan tol pastinya akan memangkas jarak tempuh bagi masyarakat untuk bepergian ke kota wisata seperti Bukittinggi dan Padang Panjang. "Hadirnya jalan tol juga menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan sekaligus untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Apalagi jika nanti hadirnya tol di Sumbar ini, membuat jalur tol tran Sumatera (JTTS) bisa segera terealisasi sehingga akses dari Sumbar kemana-mana seperti ke Sumatera Utara, Riau, Jambi semakin mudah dan cepat," jelasnya. Menyinggung soal masih adanya penolakan dari sejumlah masyarakat dengan hadirnya jalan tol ini, Rino berharap semua bisa diselesaikan secara bijak. "Pastinya tidak ada warga di sini yang menolak pembangunan. Sosialisasi dan win win solution, tentu menjadi kunci agar semua masalah bisa teratasi, termasuk meredam ego masyarakat yang menolak hadirnya infrastruktur jalan tol ini," tutur Rino. Pengusaha SPBU asal Kota Padang, Khadafi aminkan Rino. Menurutnya, salah satu bukti pemerataan pembangunan adalah hadirnya jalan tol yang kini menjadi jalur transportasi utama yang sangat dibutuhkan siapapun. "Dengan hadirnya jalan tol nantinya, pasti akan membuka akses Sumbar lebih luas sehingga makin banyak wisatawan yang hadir karena jarak yang semakin dekat," bebernya. Di samping itu, sebagai pengusaha SPBU, dengan adanya jalan tol, pastinya pendistribusian BBM ke kawasan yang jauh dan daerah-daerah yang selama ini rawan bencana bisa lebih lebih mudah. "Adanya tol pasti akan menghemat jarak tempuh. Padang-Bukittinggu selama ini memakan waktu sampai 3 jam, dengan adanya tol maksimal bisa ditempuh antara 1 sampai 1,5 jam, tentu sangat hemat waktu. Semoga semuanya bisa terealisasi demi kemajuan Sumbar," sebutnya.

VC Ratio Jalan Tol Trans Jawa Terkendali, JM Catat Pergerakan Kembali ke Jakarta Capai 86 Persen Nasional
Nasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 07:30 WIB

VC Ratio Jalan Tol Trans Jawa Terkendali, JM Catat Pergerakan Kembali ke Jakarta Capai 86 Persen

Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri menyampaikan pelayanan arus mudik dan arus balik Libur Lebaran 2026 secara umum berlangsung terkendali. Peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik dan arus balik dikelola dengan baik melalui kolaborasi intensif antar stakeholder, sehingga kondisi lalu lintas secara bertahap melandai di sejumlah ruas jalan tol. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas, Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho bersama Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dan jajaran Direksi Jasa Marga di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Minggu (29/3). Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Rivan A. Purwantono, menjelaskan hingga Minggu (29/3) pukul 22.00 WIB tercatat sebanyak 2,9 juta kendaraan telah memasuki Jakarta, atau sebanyak 86 persen dari total proyeksi kendaraan yang kembali ke Jakarta. “Kami masih akan perhitungkan lalu lintas hingga pukul 06.00 WIB nanti. Namun kami mencatat, rata-rata volume per capacity ratio (VC Ratio) di sejumlah ruas jalan tol utama Trans Jawa terpantau dalam kondisi terkendali. VC Ratio di Jalan Tol Batang-Semarang tercatat sebesar 0,3, Jalan Tol Palikanci sebesar 0,28, Jalan Tol Cipali sebesar 0,22, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebesar 0,36. Berdasarkan parameter tersebut, arus lalu lintas arus balik terpantau telah melandai sejak KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung hingga KM 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta,” ujar Rivan. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menuturkan berbagai langkah strategis manajemen rekayasa lalu lintas. “Hingga malam ini skema contraflow dan one way lokal presisi masih diberlakukan. Selanjutnya, kami terus memantau berdasarkan evaluasi serta VC Ratio, saat ini kondisi arus lalu lintas terkendali. Untuk itu, kami telah melakukan sterilisasi dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemberlakuan one way akan resmi ditutup pada dini hari ini, Minggu (29/03) pukul 24.00 WIB, sesuai keputusan bersama,” ucap Kakorlantas. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, menjelaskan dengan kondisi lalu lintas yang semakin terkendali, pemberlakuan one way lokal presisi resmi dinyatakan selesai dan lalu lintas berangsur kembali normal. “Pemberlakuan one way lokal presisi pada pukul 24.00 kami nyatakan selesai. Kepada masyarakat yang masih melakukan perjalanan, kami harapkan bisa berhati-hati dan selalu mengikuti arahan serta petunjuk dari petugas di lapangan, sebab perjalanan masih ada dan saat ini lalu lintas sudah berlaku normal,” ulasnya. Jasa Marga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh stakeholder dalam pengelolaan lalu lintas Libur Lebaran 2026, termasuk Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta seluruh petugas operasional di lapangan. Jasa Marga akan terus meningkatkan layanan operasional untuk memastikan setiap perjalanan pengguna jalan berlangsung aman, nyaman dan selamat sampai tujuan. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan bantuan selama berkendara di jalan tol juga bisa didapatkan melalui Call Center Jasa Marga di nomor 133, akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM di Sonora 92.0 FM Jakarta dan jaringannya serta di media sosial resmi Jasa Marga Group.

Jasa Marga Gelar Travoy Fest dan Perkenalkan Aplikasi Travoy Terbaru Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 11 Januari 2026 | 22:20 WIB

Jasa Marga Gelar Travoy Fest dan Perkenalkan Aplikasi Travoy Terbaru

Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk terus mempermudah perjalanan penuh arti, dan tingkatkan pengalaman berkendara secara aman dan nyaman di jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group. Upaya ini salah satunya diwujudkan dengan penyelenggaraan Travoy Fest 2026 dengan tema “Safe Driving, Seamless Journey” yang digelar pada 10 hingga 11 Januari 2026 di Mal Gandaria City, Jakarta. Travoy Fest 2026 merupakan festival edukatif ramah keluarga untuk memperkuat kampanye keselamatan berkendara sekaligus sebagai momen peluncuran Mobile Apps Travoy (Travel with Comfort and Joy) terbaru. Acara ini dihadiri Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Yusuf Nugroho, dan Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum, Tulus Abadi. Terus hadir secara lengkap jajaran Direksi Jasa Marga, yakni Direktur Utama, Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Pramitha Wulanjani, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Layanan, Yaya Ruhiya, dan Direktur Pengembangan Usaha, Ari Respati, beserta jajaran manajemen dan Roadster Jasa Marga Group. Travoy Fest 2026 menghadirkan rangkaian program yang dirancang untuk meningkatkan awareness dan engagement pengguna jalan tol. Festival ini menampilkan sesi talkshow dipandu oleh Tasya Syarief yang menghadirkan narasumber, seperti Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, aktris dan presenter, Hesti Purwadinata, serta automotive influencer, Nabila Putri dan Ridwan Hanif. Selain itu, Travoy Fest 2026 juga menghadirkan program edukasi yang dirancang khusus bagi anak-anak dengan berkolaborasi dengan Fun Cican Show, music performance dari RAN hingga pembagian doorprize bagi para pengunjung. “Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama Jasa Marga. Melalui Travoy Fest, kami percaya pendekatan yang menyenangkan dan inklusif akan lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan tol," ujar Rivan. Di acara ini, kata Rivan, kami tunjukkan pemanfaatan inovasi dan transformasi digital dalam membangun ekosistem layanan jalan tol yang andal sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara. Travoy Fest tidak hanya digelar sekali, tetapi bakal dihelat bertahap, sehingga tidak hanya meningkatkan downloader dari Mobile Apps Travoy, tapi juga agar aplikasi ini diutilisasi optimal oleh masyarakat, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam perjalanan," jelasnya. Untuk itu, sebagai bagian dari komitmen digitalisasi layanan, secara resmi Jasa Marga meluncurkan Mobile Apps Travoy dengan tampilan dan fitur terbaru di Travoy Fest 2026. Aplikasi yang berperan sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol ini dirancang untuk membantu merencanakan perjalanan dengan menyediakan informasi lalu lintas real-time, akses layanan darurat, serta fitur-fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan perjalanan. “Adapun peningkatan fitur-fitur pendukung tersebut di antaranya CCTV real time dengan kamera yang lebih pintar dan mudah diakses oleh pengguna melalui jaringan yang lebih andal dan jumlah lokasi pemasangan yang ditambah, fitur resi digital untuk memperoleh histori transaksi di gerbang tol secara digital, fitur Towing untuk pemesanan layanan derek secara online di jalan tol, integrasi sekaligus rebranding fitur “Travoy Go”, yang sebelumnya bernama “Let It Flo” untuk kemudahan transaksi di jalan tol, serta fitur-fitur menarik lainnya," ulasnya. Selain itu, ucapnya, kami juga meluncurkan logo baru dan juga pembaruan interface menyeluruh dari Mobile Apps Travoy yang lebih menarik. Pembaruan ini kami hadirkan untuk memastikan pengguna jalan tol memperoleh informasi yang akurat, respons layanan yang lebih cepat, serta pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, dan efisien melalui satu genggaman. Travoy Fest 2026 program lanjutan dari rangkaian program Road Safety Rangers yang tahun ini dioptimalkan dengan format lebih interaktif dan inklusif. Festival ini memuat Taman Lalu Lintas berkonsep ramah anak untuk memberikan simulasi etika berlalu lintas dan pengenalan rambu secara praktikal. Selain fungsi edukatif, Travoy Fest difungsikan sebagai forum temu pelanggan untuk menerima masukan langsung dari pengguna jalan tol, memfasilitasi customer engagement, dan memperkuat kapabilitas Jasa Marga dalam merespons kebutuhan pengguna jalan secara proaktif. Program ini juga menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga dengan fokus pada kontribusi terhadap TPB 4: Pendidikan Berkualitas. Sejak inisiatif ini dimulai pada 2017, Jasa Marga terus mengembangkan format kampanye keselamatan lalu lintas yang adaptif terhadap dinamika masyarakat dan teknologi, dengan tujuan akhir menciptakan mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di jaringan jalan tol Jasa Marga Group.