kampus
Sorotan terbaru dari Tag # kampus
Pop Mie CGG 2026 Perluas Peta Esports Kampus, Catat Partisipasi Tertinggi di UG
Depok, katakabar.com - Pop Mie bersama EVOS Esports kembali menghadirkan program Pop Mie Campus Gaming Ground (CGG) 2026 di Universitas Gunadarma (UG), Depok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan esports di lingkungan kampus, sekaligus merespons tingginya antusiasme mahasiswa dari berbagai daerah. Dari kali pertama digelar pada 2024, Pop Mie Campus Gaming Ground telah menjangkau 8 kampus dengan total partisipasi lebih dari 2.500 mahasiswa. Capaian ini menunjukkan meningkatnya minat mahasiswa terhadap esports. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keterampilan dan eksplorasi karier. Pada pegelaran di Universitas Gunadarma, program ini mencatatkan jumlah partisipasi turnamen tertinggi dibandingkan kampus sebelumnya. Tercatat 30 tim mahasiswa yang mendaftar dalam kompetisi Mobile Legends Bang Bang. Tingginya partisipasi ini mencerminkan semakin luasnya adopsi esports di kalangan mahasiswa. Hubungkan Mahasiswa dengan Industri Esports Pop Mie Campus Gaming Ground tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga dirancang sebagai ruang edukasi. Ruang yang memperkenalkan mahasiswa pada ekosistem esports secara menyeluruh. Melalui sesi interaktif bersama talenta EVOS seperti Mira, Charmaine, Kezi, Van dan Swaylow, mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai berbagai peran di industri ini. Aufa Bassam, Head of Esports EVOS, menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk mendekatkan dunia esports dengan mahasiswa. “Esports hari ini tidak hanya tentang bermain game, tetapi juga tentang bagaimana membangun ekosistem yang bisa membuka peluang. Melalui program ini, kami ingin mahasiswa melihat bahwa ada banyak jalur yang bisa mereka eksplorasi di industri ini, baik sebagai pemain maupun di balik layar,” ujarnya. Diskusi yang berlangsung mencakup peluang karier sebagai pro player, kreator konten, hingga peran di balik layar seperti manajemen tim dan produksi konten. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa esports memiliki keterkaitan dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan dunia akademik, termasuk kerja tim, komunikasi, strategi, dan kreativitas digital. Hadirkan Pengalaman Interaktif Dekat dengan Mahasiswa Selain turnamen dan sesi diskusi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas interaktif. Salah satunya adalah 360 Corner Experience, sebuah photobooth dengan kamera berputar 360 derajat yang memungkinkan peserta membuat konten visual yang dinamis dan siap dibagikan di media sosial. Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie, mengatakan pendekatan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebiasaan dan minat mahasiswa saat ini. “Kami melihat mahasiswa tidak hanya ingin menjadi penonton, tetapi juga ingin terlibat dan mengekspresikan diri. Karena itu, Pop Mie Campus Gaming Ground kami rancang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai pengalaman yang relevan dengan keseharian mereka, termasuk dalam hal membuat dan berbagi konten,” jelasnya. Ekspansi ke Luar Jabodetabek di 2026 Tahun 2026 menjadi fase pengembangan baru bagi Pop Mie Campus Gaming Ground. Program ini mulai memperluas jangkauan ke kampus-kampus di luar Jabodetabek sebagai respons atas permintaan mahasiswa di berbagai daerah yang ingin menghadirkan kegiatan serupa. Aufa Bassam menambahkan perluasan ini menjadi langkah lanjutan dalam membangun ekosistem esports di tingkat kampus. “Antusiasme yang kami lihat di berbagai kota menunjukkan potensi talenta esports tidak hanya terpusat di kota besar. "Ke depan, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi mahasiswa di berbagai daerah untuk bisa terlibat dan berkembang,”ucapnya. Dengan menggabungkan kompetisi, edukasi, dan pengalaman interaktif, Pop Mie dan EVOS berupaya mendorong terbentuknya ekosistem esports kampus yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, Pop Mie Campus Gaming Ground diharapkan dapat terus menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri kreatif, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di era digital.
Jawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Kunci Siapkan Talenta Masa Depan
Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa didorong pahami tantangan bisnis nyata untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang Di tengah percepatan transformasi industri global dari elektrivikasi hingga rantai pasok, Indonesia menghadapi satu tantangan krusial yakni memastikan talenta yang dihasilkan tidak hanya siap kerja, juga siap menghadapi kompleksitas dunia bisnis secara nyata. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari lulusan universitas masih menjadi perhatian dengan nilai 5,39% pada tahun 2025. Sementara, laporan World Economic Forum memproyeksikan 39 persen keterampilan inti tenaga kerja akan berubah dalam lima tahun ke depan, menegaskan kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri kian nyata. Menjawab tantangan tersebut, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri bukan lagi pilihan tetapi kebutuhan strategis. Dari Teori ke Realitas Industri Melalui kemitraan Binus Internasional program International Business dan perusahaan Bosch di Indonesia, mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tetapi diajak langsung membedah tantangan bisnis yang riil, mulai dari strategi adaptasi pasar lokal hingga dinamika rantai pasok industri global, antara lain: Masa Depan Mobilitas: Peralihan menuju kendaraan listrik dan hidrogen sebagai masa depan industri otomotif global termasuk di Indonesia. Strategi Adaptasi Lokal: Pentingnya pendekatan “local-for-local”, di mana produk dan strategi disesuaikan untuk menjawab permintaan unik pasar domestik. Resiliensi Rantai Pasok: Studi kasus mengenai keputusan investasi strategis, diantaranya pada industri semikonduktor, sebagai respon terhadap dinamika geopolitik dan ekonomi global. Pendekatan ini membawa mahasiswa keluar dari zona teoritis ke dalam kompleksitas pengambilan keputusan bisnis yang sesungguhnya. Bentuk Cara Berpikir Bukan Sekedar Keterampilan “Melalui inisiatif integrated project pada mata kuliah Multinational Corporation Management, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam memahami kompleksitas operasional perusahaan multinasional,” ujar Dr Ami Fitri Utama, Head of Program International Business BINUS International. “Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan praktis mahasiswa, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk kompetensi global mereka agar siap menghadapi tantangan dan peluang di dunia bisnis internasional,” timpal Dr Ami. Dari sisi industri, berbagi pengalaman praktis dipandang sebagai kontribusi penting untuk membangun ekosistem talenta yang kuat. Hal ini tidak hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk pola pikir yang tangkas dan adaptif. “Di pasar seperti Indonesia, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola biaya, menjaga kualitas, dan memastikan kepatuhan terhadap standar global. Melalui kolaborasi ini, kami ingin berbagi perspektif tersebut secara langsung kepada generasi muda.” ungkap Bernard Simanjuntak, Country Sales Director Bosch Mobility Indonesia. Ia menegaskan sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika bisnis di pasar berkembang, mulai dari skala pasar, kompleksitas regulasi, hingga kebutuhan lokalisasi. Menurutnya, dalam konteks ini, kolaborasi antara Bosch dan Binus tidak hanya berkontribusi pada pendidikan, tetapi juga pada penguatan ekosistem talenta nasional yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Bosch Dorong Model Kolaborasi Lebih Luas Program ini akan berlangsung hingga Juni 2026 dan akan ditutup dengan presentasi solusi inovatif dari mahasiswa terhadap tantangan industri yang diberikan. Lebih dari sekadar program akademik, inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industry, yang mampu mempercepat kesiapan talenta Indonesia sekaligus mendukung daya saing ekonomi nasional.
Binus @Bandung Dinobatkan Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jabar
Bandung, katakabar.com - Selama dua tahun terakhir, ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan performa solid dengan serapan tenaga kerja mendekati 26 hingga 27 juta pekerja, menurut rilis Kemenparekraf dan BPS; Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pekerja ekraf terbesar (±6,24 juta pekerja). Angka ini menegaskan peran ekosistem kreatif khususnya Bandung dan Jabar sebagai motor inovasi, kewirausahaan muda, dan penciptaan peluang usaha baru. Menjawab fenomena tersebut, International Franchise and Business Expo (IFBEX) 2026 salah satu pameran bisnis dan kemitraan terbesar di Indonesia kembali digelar pada 6 hingga 8 Februari 2026 lalu di Graha Manggala Siliwangi, Bandung. Ajang pameran bisnis ini mempertemukan pelaku usaha, franchisor, investor, serta calon wirausahawan dari berbagai sektor industri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Kemitraan dan Peluang Usaha Indonesia (HIKPI) bekerja sama dengan DK Consulting dan PT. Myevent Promosindo Asia. Acara ini dihadiri perwakilan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan dalam memperkuat ekosistem bisnis nasional. Pada perhelatan tersebut, Binus @Bandung dianugerahi penghargaan “Universitas di Jawa Barat Pendukung Peluang Usaha & Wirausaha Muda”, sebuah bentuk pengakuan atas kontribusi kampus dalam menumbuhkan ekosistem inovasi yang mendorong kemandirian berusaha di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Penghargaan ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda nasional yaitu memperkuat literasi kewirausahaan, mendorong inovator muda, serta menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di era ekonomi digital. Binus @Bandung yang mengusung identitas sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus mengembangkan berbagai program unggulan seperti inkubasi bisnis mahasiswa, pembinaan UMKM, kolaborasi dengan startup regional, hingga kemitraan industri yang terintegrasi dengan kurikulum. Penghargaan IFBEX 2026 diterima secara langsung oleh Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., selaku Direktur Kampus Binus @Bandung. Dalam keterangannya, Dr. Johan menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong inovasi dan keberanian berwirausaha. “Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas perjalanan panjang kami membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. BINUS @Bandung percaya bahwa generasi muda Jawa Barat memiliki kapasitas besar untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif Indonesia. Tugas kami adalah memastikan mereka dibekali kompetensi, pendampingan, dan jejaring yang memadai agar dapat menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.” ujarnya. Diraihnya penghargaan IFBEX 2026 adalah sebuah bukti nyata peran Binus @Bandung sebagai universitas pendukung wirausaha muda yang relevan dengan agenda nasional di bidang penguatan ekonomi kreatif. Dengan pendekatan berbasis teknologi, kreativitas, dan kolaborasi, Binus @Bandung berkomitmen melanjutkan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Total 40 Kelompok Peneliti dari 32 Kampus, BPDP Evaluasi Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2025-2026
Yogyakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan gelar 'Monitoring dan Evaluasi Lomba Riset Tingkat Mahasiswa' bagi peserta Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun 2025-2026, di pekan keempat Januari 2026 lalu. Kegiatan ini dilaksanakan BPDP guna melakukan pemantauan atas pelaksanaan penelitian mahasiswa agar sesuai dengan yang direncanakan di dalam proposal untuk memperoleh output/hasil yang diharapkan. BPDP melalui program Riset memberikan pendanaan penelitian bagi para mahasiswa di Indonesia. Melalui seleksi yang telah dilakukan pada 2025 lalu, saat ini sebanyak 40 kelompok peneliti dari 32 kampus di Indonesia saat ini sedang melaksanakan penelitian tentang kelapa sawit pada 7 bidang penelitian, yakni Bidang Budidaya/lahan, Pasca Panen/Pengolahan, Lingkungan, Bioenergi, Biomaterial, dan Sosial Ekonomi/ Teknologi Informasi dan Komunikasi. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir, Mohammad Alfansyah, yang buka kegiatan. Ia menyampaikan pentingnya dukungan riset untuk keberlanjutan industri sawit. Penelitian dan pengembangan harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh industri saat ini, seperti peningkatan produktivitas/efisiensi, peningkatan aspek sustainability dan awareness terhadap lingkungan dan isu-isu global, dan mendorong penemuan/inovasi produk/pasar baru. Harapannya, kata Mohammad, agar kegiatan penelitian yang sudah dilaksanakan selama 6 bulan sudah diperoleh progres penelitian yang signifikan. Alfansyah juga mengharapkan para mahasiswa periset ini juga memahami bahwa perlunya informasi yang berimbang tentang kelapa sawit dan riset merupakan salah satu solusi yang dapat memberikan informasi yang benar dengan data-data yang dapat dipertanggungjawabkan. Di kegiatan Monitoring dan evaluasi ini BPDP menghadirkan keynote speaker, yakni Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Dr. Agus Haryono, MSc. Dalam paparannya angkat tema “Arah dan Kebijakan Pemerintah dalam Mendorong Pengembangan SDM dan Inovasi melalui Peningkatan Kualitas Riset”, Agus menjelaskan positioning SDM unggul Indonesia dibandingkan di negara lain. Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020, bonus demografi di Indonesia seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang strategis dalam peningkatan SDM unggul. Melalui Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024, pemerintah telah memikirkan untuk penyiapan Disain Besar Manajemen Talenta Nasional. Hal ini tujuannya besarnya adalah untuk meningkatkan rasio SDM unggul pada tahun 2045 mendatang. “Talenta yang memiliki soft skill, hard skill dan memiliki karakter yang tangguh, yang bisa memanfaatkan waktu mudanya untuk hal-hal yang produktif sehingga memberikan manfaat untuk dirinya, keluarga, dan masyarakat," imbuhnya. Karakter tangguh yang dimaksud Adalah yang memiliki growth mindset dan mengembangkan potensi terbaik. Agus menambahkan perlunya penguatan riset, IPTEK dan Inovasi dalam sebuah ekosistem. Ekosistem ini kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi dan masyarakat. Tujuannya agar hasil riset tidak hanya bertumpu pada perguruan tinggi dan lembaga riset tetapi juga tersebar hingga industri. Talenta muda yang memilih untuk menjadi wirausaha diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas berbasis hasil riset. Lalu, apa saja strategi BRIN dalam meningkatkan global engagement?. Terdapat berbagai skema dukungan untuk pemberian dana penelitian dan dana beasiswa pendidikan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa muda Indonesia. Ada “magang riset tugas akhir”, “Degree by Research” dan beasiswa doktor. Selama tiga hari kegiatan, akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penelitian dari 40 kelompok mahasiswa sebagai penerima dana Program Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun Periode 2025-2026. Monitoring dan evaluasi ini juga dapat dijadikan sebagai media untuk dapat menerima koreksi sebanyak-banyaknya dari Tim Penilai selaku reviewer agar penelitiannya tetap on-track sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah. Jika dalam pelaksanaanya terdapat beberapa kendala teknis, bisa langsung disampaikan saat monev ini berlangsung agar ketercapaian target penelitian dapat sesuai dengan timeline yang ada di Proposal. Para peserta lomba riset tahun 2025-2026 ini, meliputi: 1. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta 1 2. Institut Pertanian Bogor 4 3. Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta 1 4. Institut Teknologi Bandung 2 5. Institut Teknologi Del 1 6. Institut Teknologi Sumatera 1 7. Politeknik Caltex Riau 1 8. Politeknik Negeri Lampung 1 9. Politeknik Negeri Padang 1 10. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan 1 11. Universitas Brawijaya 2 12. Universitas Diponegoro 1 13. Universitas Hasanuddin 1 14. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati 1 15. Universitas Jambi 1 16. Universitas Jember 2 17. Universitas Lambung Mangkurat 1 18. Universitas Lampung 1 19. Universitas Ma Chung 1 20. Universitas Negeri Malang 1 21. Universitas Negeri Medan 1 22. Universitas Negeri Semarang 1 23. Universitas Pasundan 1 24. Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta 1 25. Universitas Pembangunan Panca Budi 1 26. Universitas Sari Mulia 1 27. Universitas Sriwijaya 1 28. Universitas Sumatera Utara 2 29. Universitas Surabaya 1 30. Universitas Tadulako 2 31. Universitas Tanjungpura 1 32. Universitas Tunas Pembangunan Surakarta 1, di mana totalnya 40. Meskipun pelaksanaan risetnya singkat (maksimum 1 tahun), Lomba Riset Mahasiswa yang dilaksanakan oleh BPDP diharapkan dapat menggali tantangan yang dihadapi industri kelapa sawit dan menjawab kebutuhan-kebutuhannya melalui teknologi, produk unggulan dan kajian yang dihasilkan sesuai lingkupnya.
EVOS dan Pop Mie Bangun Talenta Esports Kampus, Siapkan Beasiswa Menuju EVOS Academy
Jakarta, katakabar.com - EVOS dan Pop Mie kembali melanjutkan rangkaian Pop Mie Campus Gaming Ground, kali ini bersama Universitas Mercu Buana. Program ini hadir untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dalam mengeksplorasi dunia esports dan budaya digital secara positif. Serta menumbuhkan semangat kompetisi dan kolaborasi di lingkungan kampus. Lebih dari sekadar hiburan, Pop Mie Campus Gaming Ground menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakatnya ke arah yang lebih profesional melalui EVOS Academy. Pemenang turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) antar mahasiswa akan mendapatkan beasiswa pembinaan di EVOS Academy, sebagai bentuk dukungan nyata EVOS dan Pop Mie terhadap pengembangan talenta muda Indonesia di dunia esports. Aufa Bassam, Head of Esports, EVOS menjelaskan, kami ingin tumbuhkan semangat kompetitif dan kolaboratif di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat memahami bahwa dunia esports tidak hanya tentang bermain, tetapi juga membangun karakter dan kesempatan karir baru. Pop Mie Campus Gaming Ground Universitas Mercu Buana menghadirkan beragam aktivitas seru, mulai dari turnamen MLBB, sesi inspirational talk tentang peluang karir di industri esports, hingga exclusive meet & greet bersama EVOS Branz, EVOS Nadse, EVOS Ash, EVOS Fancynancy, Vann dan Razeboy. Melalui sesi ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari para profesional tentang bagaimana mengubah hobi gaming menjadi karir yang menjanjikan. Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie, menimpali Pop Mie dan EVOS percaya esports bisa menjadi wadah anak muda untuk berkembang dengan cara yang positif. Kami ingin membantu mereka menemukan arah, mengasah kemampuan dan melihat bahwa passion bisa menjadi peluang. Selain membuka jalan menuju EVOS Academy, kegiatan ini perkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri kreatif. EVOS dan Pop Mie berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa di berbagai universitas di Indonesia, agar semakin banyak mahasiswa mendapat kesempatan untuk menyalurkan bakat dan energinya secara positif. Kemeriahan Pop Mie Campus Gaming Ground belum berakhir! EVOS dan Pop Mie akan terus hadir di berbagai universitas seluruh Indonesia untuk membawa pengalaman seru lewat kompetisi, workshop dan inspirasi dari para pro player EVOS. Pantai terus update dan pengumuman kampus berikutnya di media sosial Instagram Pop Mie @popmieofficial dan EVOS Esports @evosesports.
Dikmas Lantas Polres Bengkalis Ajak Mahasiswa Kedepankan Etika Benar Saat berkendara
Duri, katakabar.com - Dikmas Lantas Polres Bengkalis gelar giat Police Go To Campus, dan Green Policing (Penanaman Pohon) dalam rangka Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025, di Kampus Institut Teknologi Mitra Gama Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (26/11). Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari, S.I.K., M.Si., M.M, yang pimpin giat didampaingi PS. Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis, Aipda Riduan. Z, S.H, M.H, dan Anggota Unit Reg Ident Satlantas Polres Bengkalis, Aipda Pipi Yenovita,S.H.,M.H. Menurut Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Vino Lestari, lewat siaran pers resmi kepada wartawan, Rabu sore, kegiatan dilaksanakan Dikmas Lantas Police Goes to Campus dan Green Policing (Penanaman Pohon) bersama dalam rangka Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2025 di Kampus Institut Teknologi Mitra Gama Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Di kegiatan itu Dikmas Lantas Polres Bengkalis bersama Ketua Yayasan, Direktur, Para Dosen dan Mahasiswa-Mahasiswi Institut Teknologi Mitra Gama Duri melakukan penanaman pohon," ujarnya. Selain itu, kata AKP Vino, Dikmas Lantas Polres Bengkalis ajak para dosen dan mahasiswa-mahasiswi untuk tertib berlalu lintas, kedepankan Etika yang baik dan benar saat berkendara, tidak melakukan pelanggaran lalu lintas saat berkendara, patuhi peraturan lalu lintas demi keamanan dan keselamatan di jalan raya.
Kuliah di Bandung: Ini Panduan Memilih Kampus Terbaik untuk Masa Depan Cemerlang
Bandung, katakabar.com - Setiap musim penerimaan mahasiswa baru, Bandung menjadi salah satu kota teramai yang dipadati para calon mahasiswa baru (Camaba). Bandung yang dijuluki sebagai kota pelajar seakan memiliki magnet yang mampu menarik banyak Camaba untuk kuliah di kota ini. Ada banyak alasan mengapa mereka memilih kuliah di Bandung, salah satunya karena Bandung memiliki banyak universitas dengan reputasi yang sangat baik. Tak hanya perguruan tinggi negeri, bahkan perguruan tinggi swasta di Bandung juga banyak yang telah membuktikan kualitasnya secara global. Bagi kamu yang juga menyasar Bandung, sebelum memutuskan tempat kuliah, yuk simak terlebih dulu panduan memilih kampus terbaik di bawah ini! Mengapa Bandung Jadi Pilihan Populer untuk Kuliah? Ada banyak alasan mengapa Bandung bisa menjadi salah satu kota tujuan terfavorit bagi para camaba. Berikut beberapa di antaranya: Kota Pendidikan dengan Banyak Universitas Berkualitas Tak hanya dijuluki sebagai Kota Pelajar, Bandung juga terkenal sebagai Kota Pendidikan. Hal ini terjadi karena Bandung memiliki banyak perguruan tinggi berkualitas seperti ITB, UPI, UNPAR, BINUS, SATU UNIVERSITY, dan Telkom University. Keberadaan mereka ini yang membuat Bandung menjadi pusat pendidikan yang menarik bagi banyak calon mahasiswa Indonesia. Biaya Hidup Relatif Terjangkau Buat Mahasiswa Selain memiliki banyak kampus yang berkualitas, Bandung juga memiliki biaya hidup yang relatif terjangkau jika dibandingkan dengan kota besar lainnya. Keuntungan ini memudahkan mahasiswa dalam mengelola keuangannya secara efektif serta menjaga kesehatan mental selama masa perkuliahan. Lingkungan Kreatif dan Kaya Budaya Suasana lingkungan Bandung yang kreatif dan kaya budaya menjadi daya tarik Bandung di mata para mahasiswa pendatang. Lingkungan yang dinamis dengan banyak infrastruktur yang mendukung ekosistem kreatif membuat Bandung direkomendasikan sebagai tempat tujuan kuliah. Bandung juga menawarkan lingkungan yang kaya budaya. Kota ini menawarkan perpaduan sempurna antara tradisi dengan modernitas dan membantu menciptakan lingkungan dinamis yang sangat disukai oleh anak-anak muda. Tips Memilih Kampus Saat Kuliah di Bandung Bandung memang memiliki daya tarik, sayangnya ada banyak kampus di kota Bandung. Kamu harus memilih satu yang paling sesuai dengan minat dan karier masa depanmu. Kampus mana yang akan kamu pilih? Pertimbangkan Jurusan Sesuai Minat dan Karier Sebelum menentukan pilihan, kenali dulu bakat, minat, dan karier yang ingin kamu capai. Selanjutnya lakukan riset terkait dengan jurusan yang kamu inginkan. Amati dengan baik perkembangan industri dan teknologi yang mampu berpengaruh terhadap daya serap tenaga kerja. Jika mengalami kesulitan, berkonsultasi dengan alumni atau gurumu terkait dengan jurusan yang hendak kamu ambil. Terakhir, jangan lupa pertimbangkan fleksibilitas dari jurusan tersebut. Fasilitas, Kurikulum, dan Kualitas Dosen Saat memilih kampus, pertimbangkan untuk mencari tahu tentang fasilitas, kurikulum, dan kualitas dosen. Untuk mengetahui hal ini, kamu bisa mencari tahu lewat website resmi kampus, bertanya pada para alumni, atau dengan mengunjungi kampus secara langsung jika memungkinkan. Perhatikan Reputasi & Akreditasi Kampus Hal yang tak kalah penting dalam memilih kampus untuk kuliah di Bandung tentu saja berkaitan dengan reputasi dan akreditasi kampus. Akreditasi memastikan bahwa sebuah institusi telah memenuhi standar mutu pendidikan yang telah ditetapkan, sehingga mahasiswa bisa mendapatkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, kampus yang telah terakreditasi dipastikan memiliki sistem pembelajaran, sumber daya, serta fasilitas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan baik itu standar nasional atau bahkan standar internasional. Reputasi kampus yang baik juga mampu meningkatkan rasa kepercayaan publik terhadap daya saing lulusan sehingga membantumu meraih karier lebih cepat. Satu University sebagai Rekomendasi Kuliah di Bandung Bagi kamu yang masih bingung menentukan tempat kuliah di bandung, pertimbangkan Satu University dalam daftarmu. Satu University merupakan member dari Binus Higher Education yang telah berpengalaman di bidang pendidikan lebih dari 44 tahun. SATU University hadir di Bandung dengan kurikulum berbasis industri dan wirausaha yang didukung dengan teknologi hybrid. Program Studi Unggulan Relevan dengan Industri Satu University Bandung memiliki enam program studi yaitu Manajemen, Sistem Informasi, Informatika, Psikologi, Desain Komunikasi Visual, dan Akuntansi. Semua program studi yang ada di Satu University merupakan program studi unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Lingkungan Kampus Modern & Nyaman Kampus Satu University berlokasi di Podomoro Park, Jalan BKR No.63, Ancol, Kec. Regol Kota Bandung. Perlu diketahui, Podomoro Park merupakan sebuah lokasi yang dirancang sebagai kawasan one-stop living yang menyediakan integrasi antara hunian, komersial, dan fasilitas pendidikan. Lokasi ini dipilih untuk memberikan kenyamanan serta mendukung kemudahan bagi para mahasiswa saat menjalankan perkuliahan. Dukungan Beasiswa dan Pengembangan Karier Satu University memberikan dukungan beasiswa bagi para mahasiswa yang ingin fokus kuliah tanpa terbebani dengan biaya pendidikan. Selain itu untuk mempersiapkan lulusan yang berdaya saing, Satu University menyiapkan berbagai program pengembangan karier bagi para mahasiswanya. Prospek Lulusan dari Universitas di Bandung Prospek lulusan universitas di Bandung tentu sangat beragam dan luas tergantung dari prodi yang dipilih. Namun dipastikan bahwa prospek kariernya akan semakin cemerlang saat mereka memilih tempat kuliah yang tepat. Nah, bagaimana denganmu?
Asri Ludin Tambunan Apresiasi Prestasi Mahasiswa Deli Serdang di Universitas ST Bhinneka
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyampaikan kebanggaan mendalam saat hadir di PKKMB Universitas Satya Terra Bhinneka
Kerja Sama RI-Belanda Kembangkan Sawit Berkelanjutan Libatkan Kampus
Bogor, katakabar.com - Republik Indonesia dan Belanda sudah tiga tahun belakangan ini kerja sama kembangkan proyek sawit berkelanjutan disebut SustainPalm Project. Kolaborasi itu bertujuan untuk menciptakan solusi inovatif praktik kelapa sawit berkelanjutan, baik di tingkat pengusaha maupun petani kelapa sawit. Proyek ini melibatkan sejumlah kampus dari kedua negara, seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) University, dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dari Indonesia, Wageningen University and Research (WUR), serta Van Hall Larenstein University of Applied Sciences (VHL) dari Kerajaan Belanda. Di mana proyek ini mendapatkan dukungan dari tingkat kementerian, baik dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Belanda, serta Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Rektor IPB University, Prof Arif Satria menyatakan, riset kolaboratif proyek ini penting guna memastikan keberlanjutan industri sawit nasional. “Salah satu fokus kami memanfaatkan limbah sawit menjadi produk bernilai guna. From waste to wealth, sebagai bagian dari pendekatan circular economy,” ujar Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, di acara “Pertemuan Tahunan Sawit Berkelanjutan atau SustainPalm Annual Meeting”, digelar di IPB International Convention Center, di Bogor, Senin (2/9) lalu. Dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Jumat (5/9), acara ini turut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Dida Gardera dari Kemenko Perekonomian, Prof Jan Verhagen, Program Manager SustainPalm, Joost van Uum dari Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, serta perwakilan dari beberapa mitra perguruan tinggi dalam negeri.
Binus@Medan Hadirkan Kampus Berkelas Dunia Siapkan Generasi Digitalpreneur
Medan katakabar.com - Di tengah percepatan transformasi digital nasional, Sumatera Utara, khususnya Medan, tumbuh menjadi poros baru ekonomi berbasis teknologi. Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan memiliki posisi strategis sebagai gerbang perdagangan, logistik, dan industri kreatif yang terkoneksi langsung dengan pasar global. Tapi, di balik peluang besar tersebut, tantangan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi dan kewirausahaan digital masih perlu dijawab. Banyak generasi muda belum mendapatkan akses pendidikan tinggi yang relevan dengan tuntutan industri masa depan dan terintegrasi dengan dunia kerja global. Menjawab tantangan ini, Binus University resmi menghadirkan Binus @Medan, kampus pertama Binus di Pulau Sumatera, yang dirancang untuk mencetak Global DigitalPreneur generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tapi juga mampu menciptakan inovasi, dan membangun bisnis digital berkelas dunia dengan perspektif global, dan jiwa lokal. Binus @Medan mengusung konsep inovatif 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier, yang memungkinkan mahasiswa untuk mulai membangun karier sejak dini. Program ini diperkaya dengan Enrichment Program selama 1 tahun, memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di industri, mengerjakan proyek lapangan, hingga mengikuti Summer & Winter Program di luar negeri. Sejak awal kuliah, mahasiswa Binus @Medan akan merasakan pengalaman belajar yang berbeda: tidak hanya dibekali teori, tapi juga dikelilingi oleh ekosistem belajar berkelas dunia. Fasilitas modern seperti Digital Creative Hub, Export-Import Lab, Digiart Zone, Podcast Studio, dan International Corner memberikan ruang nyata bagi mahasiswa untuk berinovasi, berkolaborasi, dan membangun solusi digital sejak hari pertama.