Kelangkaan

Sorotan terbaru dari Tag # Kelangkaan

Pasokan Gas LPG di Kepulauan Meranti Segera Normal, Disperindag Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Riau
Riau
Senin, 03 November 2025 | 16:35 WIB

Pasokan Gas LPG di Kepulauan Meranti Segera Normal, Disperindag Pastikan Tidak Ada Kelangkaan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Santer kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kepulauan Meranti, akhinya mendapat tanggapan resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag. Kepala Disperindag Kepulauan Meranti, Marwan, memastikan pasokan gas segera normal waktu dekat ini. “Pada Rabu (5/11) nanti sudah masuk 520 tabung gas LPG ke Kepulauan Meranti. Kami terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” ujar Marwan, Senin (4/11). Menurutnya, sebagian agen memang sempat mengalami keterlambatan pengiriman gas. Tetapi, pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada agen-agen yang belum menyalurkan LPG sesuai jadwal agar segera menuntaskan kewajiban distribusi. “Kami harap masyarakat tidak panik. Jika tidak ada kendala cuaca, pasokan tambahan akan tiba paling lambat Kamis, dan distribusi ke masyarakat segera dilakukan,” kata Marwan. Sementara, perwakilan Agen LPG 3 Kg PT. Sinergi Sehati Sampurna, menjelaskan keterlambatan pengiriman bukan disebabkan kelangkaan, melainkan karena faktor teknis rutin yang kerap terjadi menjelang akhir tahun. “Setiap akhir tahun biasanya ada sedikit keterlambatan dalam pengiriman ke Kepulauan Meranti. "Pasokan kami tetap aman, biasanya kami mengambil sekitar 1.000 tabung per bulan, dan pada Rabu nanti distribusi akan kembali stabil,” terang Agen.

Cegah Kelangkaan, Polres Kepulauan Meranti Monitoring Harga dan Stok Bapokting Riau
Riau
Rabu, 06 November 2024 | 14:49 WIB

Cegah Kelangkaan, Polres Kepulauan Meranti Monitoring Harga dan Stok Bapokting

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polres Kepulauan Meranti melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Kepulauan Meranti cek ketersediaan dan harga pangan (Bapokting) di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dipelaksanaan Tahapan Kampanye Pilkada 2024, Selasa (5/11) kemarin pagi. Monitoring yang dipimpin Kasatreskrim Polres Kepulauan Meranti Iptu Yohn Mabel, bertujuan untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok, fluktuasi harga, serta mengidentifikasi barangkali ada penimbunan stok barang pangan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan melalui Kasat Reskrim Iptu Yohn Mabel mengatakan, kegiatan dilakukan di pasar modern, dan distributor yang berada di wilayah Kabupaten Kepuluan Meranti untuk pastikan harga dan stok pangan aman.

Pupuk Organik Dari Limbah Sawit Solusi Kelangkaan Pupuk Kimia di Batu Bara Nasional
Nasional
Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:08 WIB

Pupuk Organik Dari Limbah Sawit Solusi Kelangkaan Pupuk Kimia di Batu Bara

Lima Puluh, katakabar.com - Bupati Batu Bara, H Zahir MAP bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Naslindo Sirait, Direksi PT Perkebunan Sumatera Utara, dan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Batu Bara lihat lokasi dekomposer pupuk organik limbah kelapa sawit di areal kebun kelap sawit milik PT Perkebunan Sumatera Utara di Desa Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador, pada Kamis (19/10). Dekomposer pupuk organik limbah kelap sawit ini gagasan PT Bio Energi Rimba yang memanfaatkan tanah kosong menjadi tempat pengolahan limbah kelapa sawit, berupa janjangan kosong untuk dijadikan pupuk organik. Pupuk organik ini sebagai tambahan pupuk untuk tanaman kelapa sawit. Dari hasil penelitian, pemupukan dengan limbah sawit ini dapat membantu pertumbuhan daun dan kualitas buah sawit yang lebih baik. Pengaplikasian limbah sawit harus dilakukan mengelilingi pohon sawit dan kemudian disiram dengan air dekomposer sebanyak 20 liter ke limbah sawit tersebut di tiap-tiap pohonnya. Bupati Batu Bara pun terlihat sangat antusias dalam pengaplikasian pupuk organik ini. Menurutnya, limbah sawit organik ini sangat membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia. "Pupuk organik ini dapat membantu mengatasi kelangkaan pupuk kimia yang dirasakan petani sawit," ujarnya dilansir dari laman website resmi Pemkab Batu Bara, pada Jumat (20/10). "Pemkab Batu Bara bersinergi dengan pihak perkebunan, perusahaan pengolahan limbah, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, untuk mengembangkan inovasi pupuk organik dekomposer limbah sawit ini," jelasnya.