Kelompok Tani

Sorotan terbaru dari Tag # Kelompok Tani

PT Darmali Serahkan Bantuan Herbisida, Tiga Kelompok Tani Sawit Senang Sawit
Sawit
Jumat, 22 November 2024 | 15:10 WIB

PT Darmali Serahkan Bantuan Herbisida, Tiga Kelompok Tani Sawit Senang

Bathin Solapan, katakabar.com - PT Darmali Jaya Lestari atau DJL perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit salurkan bantuan Herbisida kepada para petani kelapa sawit yang tergabung dalam tiga Kelompok Tani atau Poktan di lingkungan perusahaan di Kecamatan Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis, Jumat (22/11). Penyaluran bantuan Herbisida kepada ketiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Berkah, Kelompok Tani Rejosari Sukses Mandiri,dan Kelompok Tani Bangun Tani, sebagai wujud perhatian oleh PT DJL kepada kelompok tani sebagai wadah masyarakat petani kelapa sawit.

Hore! Poktan di Pangkal Pinang Dapat Sapi, Pupuk Organik, dan Bibit Kelapa Sawit Nasional
Nasional
Jumat, 25 Agustus 2023 | 21:15 WIB

Hore! Poktan di Pangkal Pinang Dapat Sapi, Pupuk Organik, dan Bibit Kelapa Sawit

Pangkalpinang, katakabar.com - Senang dan gembira terlihat dari raut wajah para petani yang tergabung dalam tiga Kelompok Tani (Poktan) di Kota Pangkalan Pinang Provinsi Bangka Belitung. Mereka senang lantaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diteruskan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) membagikan bantuan sarana dan prasarana perkebunan, berupa bibit kelapa sawit dan pupuk organik, pada Kamis (24/8) kemarin Total bibit kelapa sawit 360 batang dan pupuk organik 720 kilogram diserahkan Pj Gubernur Bangka Belitung, Dr Suganda Pandapotan Pasaribu didampingi Kepala DPKP Bangka Belitung, Edi Romdhoni MM. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung disingkat Gule Kabung di Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan. Ada dua Kelompok Tani (Poktan) menjadi sasaran penerima bantuan sarana dan prasarana perkebunan, masing-masing Poktan Mekar Asih dan Poktan Makmur Kecamatan Gerunggang. "Poktan Mekar Asih menerima sebanyak 240 batang bibit kelapa sawit dan 480 kilogram pupuk organik. Sedang, Poktan Makmur mendapat bibit kelapa sawit sebanyak 120 batang dan pupuk organik 240 kilogram," rinci Edi Romdhoni. Selain benih kelapa sawit dan pupuk organik, diserahkan pula bantuan ternak sapi sebanyak 10 ekor untuk Poktan Maju Makmur Kelurahan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan. "Sebanyak 9 ekor diantaranya adalah sapi bali betina dan satu ekor sapi bali jantan," ulasnya. Gubernur Bangka Belitung berharap bantuan sarana pendukung pertanian yang diberikan mudah-mudahan bisa memberikan manfaat kepada penerima. "Bantuan ini hendaknya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Kami ucapkan terima kasih atas antusias dan keramahtamahan masyarakat selama pelaksanaan Gule Kabung ini. Kita semua mudah-mudahan dapat keberkahan dan kehidupan yang lebih baik," ujar Suganda. Sebelumnya, di tempat yang sama, Suganda mengikuti senam pagi bersama para kepala perangkat daerah dan pelajar serta pimpinan instansi vertikal. Sama seperti pelaksanaan kegiatan Gule Kabung sebelumnya, di seluruh kabupaten se Kepulauan Bangka Belitung digelar pula Bazar UMKM, pasar murah, stan-stan instansi untuk memberikan beberapa pelayanan publik, seperti sosialisasi dan kemudahan pengurusan Surat Izin Berusaha (SIB) serta pembuatan KTP Digital. Panitia siapkan berbagai hadiah untuk masyarakat yang beruntung di rangkaian kegiatan Gule Kabung.

Positif Ikut PSR 79 Hektar Dari Seribuan Hektar Lebih Diajukan Nasional
Nasional
Sabtu, 29 Juli 2023 | 22:32 WIB

Positif Ikut PSR 79 Hektar Dari Seribuan Hektar Lebih Diajukan

Bengkulu, katakabar.com - Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, cuma berjumlah enam kelompok yang mengajukan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada tahun 2023 ini. Luasnya lahan yang diusulkan untuk direplantinh 1.423,6 hektar. Masalahnya, sebagian besar kebun sawit yang diajukan kelompok tani tidak lolos verifikasi. "Setakat ini ratusan hektar kebun sawit yang diusulkan ikut program PSR ditolak. Soalnya proses verifikasi dilakukan sangat ketat. Itu sebabnya, banyak kebun sawit yang sudah diusulkan direplanting tidak dapat disetujui lantaran syaratnya tidak sesuai ketentuan," kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Bengkulu Utara, Desman Siboro, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (29/7). Dijelaskan Desman, proses verifikasi program replanting tahun ini dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Beda dengan tahun sebelumnya melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. "Dari 6 kelompok yang mengusulkan replanting baru satu kelompok selesai verifikasi lapangan. Sedang kelompok lain sebagian lahan tahap menjalani verifikasi dinyatakan ditolak," ujarnya. Kelompok sudah selesai verifikasi lapangan tutur Desman, meliputi lembaga ekonomi pekebun Sido Mulyo di Desa Giri Mulya, Kecamatan Giri Mulya. Di mana dari usulan seluas 137 hektar hanya seluas 79 hektar dinyatakan memenuhi syarat ikut program PSR, tinggal menunggu rekomendasi teknis dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. "Usulan PSR banyak tidak disetujui setelah dilakukan verifikasi dokumen dan verifikasi lahan. Kebun yang diusulkan alas hak kepemilikan banyak Surat Keterangan Tanah (SKT), dan Surat Pernyataan (SP) dari pemerintah desa. Jika Konsolidasi Tanah (KT), itu belum pasti luas lahan yang diusulkan sesuai dengan SKT lantaran masih praduga," bebernya. Ditegaskannya, kita fokus verifikasi lahan yang sudah memiliki alas hak berupa Sertifikat Hak Milik (SHM). Kalau alas hak sudah SHM, sudah diukur dan disahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Meski luas lahan yang diusulkan sesuai dengan SKT, masalah muncul pada legalitas lahan jadi penyebab usulan ikut program PSR ditolak," timpalnya.