KOMPAK
Sorotan terbaru dari Tag # KOMPAK
Sentimen Global dan Teknikal Kompak Bikin Harga Emas Naik Lagi
Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia pada perdagangan Kamis (30/4) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang positif serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembalikan arah, setelah sebelumnya berada dalam tekanan. Secara teknikal, ujarnya, salah satu sinyal utama yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola double bottom. Pola ini dikenal luas sebagai indikasi awal perubahan tren dari turun menjadi naik. "Konfirmasi terhadap pola tersebut semakin kuat setelah harga berhasil menembus area neckline, yang menjadi batas penting dalam formasi tersebut. Penembusan ini mengindikasikan tekanan beli mulai meningkat dan pasar mulai beralih ke fase penguatan," jelasnya. Dengan adanya sinyal tersebut, kata Kofit, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.604. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam jangka pendek. "Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level berikutnya di sekitar 4.629 semakin terbuka," ucapnya. Meski demikian, sambung Kofit, pergerakan harga tetap perlu diperhatikan, terutama di area resistance. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, kenaikan harga biasanya tidak terjadi secara linier, sehingga diperlukan konfirmasi lanjutan agar tren naik dapat berlanjut dengan lebih kuat. Dari sisi fundamental, ulasnya, sentimen positif terhadap emas juga didukung oleh keputusan suku bunga Amerika Serikat yang tetap atau tidak mengalami perubahan. "Kebijakan ini memberikan sinyal tekanan pengetatan moneter mulai berkurang. Dengan kondisi tersebut, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan instrumen berbasis yield," imbuhnya. Selain itu, kupas Kofit, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau bahkan menurun turut menjadi faktor pendukung. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Hal ini membuat investor kembali melirik emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. "Faktor lain yang turut memperkuat potensi kenaikan emas adalah pergerakan dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah atau bergerak terbatas setelah keputusan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan cenderung meningkat," terangnya. Di sisi lain, tuturnya, sikap wait and see yang ditunjukkan pelaku pasar juga berkontribusi terhadap pergerakan emas. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ke depan serta kondisi ekonomi global membuat investor cenderung berhati-hati. Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai aset lindung nilai yang relatif aman. Secara keseluruhan, bebernya, Dupoin Futures melihat bahwa kombinasi antara sinyal teknikal dan dukungan fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area neckline yang telah ditembus, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka. "Pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika pasar global dan perkembangan data ekonomi yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi," sebutnya. Dengan latar belakang tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kecenderungan bullish terbatas dalam jangka pendek, dengan fokus pada pengujian level resistance yang telah ditentukan.
Dollar Melambung, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri
Jakarta, katakabar.com - Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp17.000. Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif untuk bepergian ke destinasi internasional. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh mahalnya biaya liburan ke luar negeri akibat pelemahan Rupiah, tetapi juga diperparah oleh situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Konflik yang masih berlanjut di sana turut menyumbang kekhawatiran dan menurunkan minat masyarakat untuk berpergian ke luar negeri. Situasi ini diperburuk dengan adanya laporan sejumlah maskapai penerbangan internasional yang gagal terbang atau mengalami penundaan, sehingga banyak wisatawan mancanegara (termasuk WNI) terjebak dan tidak bisa kembali ke negara asal sesuai jadwal. Kekacauan perjalanan internasional ini semakin menegaskan pilihan masyarakat untuk memilih liburan yang lebih aman, dekat, dan tentunya ramah di kantong di tengah tekanan ekonomi. Tapi di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata domestik justru melihat peluang. Berkurangnya minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri mendorong banyak wisatawan untuk kembali melirik destinasi di dalam negeri. Sejumlah destinasi unggulan Indonesia diperkirakan akan kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara. Berikut beberapa destinasi yang menjadi pilihan favorit: Bali Pulau Dewata tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal. Selain pantai dan budayanya yang mendunia, Bali dianggap sebagai “rumah kedua” bagi wisatawan yang ingin menikmati fasilitas berkelas internasional tanpa menghabiskan banyak waktu untuk mengurus paspor dan visa. Bali menawarkan berbagai jenis penginapan, mulai dari vila mewah hingga penginapan murah, dan penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia. Ini membuat Bali pilihan yang paling masuk akal di tengah harganya. Yogyakarta Kota pelajar ini tidak pernah kehilangan pesonanya. Kenaikan jumlah wisatawan lokal sudah terlihat sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu, dan tren ini diprediksi akan berlanjut hingga lebaran. Yogyakarta menawarkan paket liburan lengkap mulai dari wisata candi bersejarah seperti Borobudur dan Prambanan, petualangan alam di Gunung Merapi dan pantai-pantai selatan, hingga kuliner khas yang legendaris dengan harga yang tetap bersahabat. Bandung Bagi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya, Bandung adalah destinasi liburan akhir pekan yang selalu menarik untuk dikunjungi. Udara sejuk, ragam kuliner kreatif, serta factory outlet yang mendagangkan busana bermerek dengan harga diskon menjadi magnet utama. Selain itu, banyaknya villa dan hotel dengan pemandangan indah di kawasan Lembang dan Dago Pakar menjadikan Bandung sebagai destinasi favorit untuk melepas penat dengan biaya yang terjangkau. Danau Toba Menawarkan keindahan alam yang spektakuler, Danau Toba di Sumatera Utara telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling memikat di Indonesia. Dikenal sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di dunia, Danau Toba menawarkan panorama alam yang menenangkan, dengan Pulau Samosir yang terletak di tengahnya memiliki kaya akan budaya dan tradisi masyarakat Batak, menambah keunikan dalam pengalaman bagi setiap pengunjung. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia kelas dunia dengan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan berwisata ke luar negeri. Bagi wisatawan yang ingin menikmati persona alam ini dengan lebih dekat, menginap di Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir dapat menjadi pilihan yang tepat. Terletak di kawasan Tuktuk di Pulau Samosir, resort ini menawarkan suasana yang tenang dengan pemandangan langsung ke Danau Toba. Lingkungannya yang dikelilingi alam membuat setiap momen terasa lebih santai. Fenomena ini menjadi dorongan bagi industri pariwisata domestik untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat upaya promosi. Di tengah berbagai ketidakpastian global, konsep “berlibur di negara sendiri” tidak lagi dianggap sekedar alternatif, melainkan telah berkembang menjadi pilihan utama yang praktis, cerdas, dan menyenangkan.
Jalan Santai, Masyarakat Kompak Siap Hidup Lebih Sehat
Rengat, katakabar.com - Masyarakat Indragiri Hulu 'berjibun' pada 30 November 2025, padati sekitar Kota Rengat. Mereka tampak sumringah siap berubah menjadi hidup lebih sehat, jalan santai bersama Forkopimda Indragiri Hulu. Ajang ini digelar di halaman kediaman Bupati Inhu sebagai bukti 'Kompak' kebersamaan. Yang bikin memukau pada kegiatan ini dilakukan penggalangan dana untuk membantu provinsi tentangga yang terdampak bencana alam. “Saya mengapresiasi tingginya antusiasme warga mengikuti program memperkuat kesehatan ini,” terang Ade Agus Hartanto, Bupati Indragiri Hulu. Acara berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan tambahan seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian hadiah, hingga penyerahan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia kepada Dusun Tuo Datai Talang Mamak. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dan sekaligus mendorong geliat UMKM di kawasan Rengat. Kegiatan itu dihadiri Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, Wakil Bupati Hendrizal, Sekda Zulfahmi Adrian, serta Forkopimda Indragiri Hulu.
Kompak, Tiga Bhabinkamtibmas Cooling System ke Warga Binaan di Pematang Pudu
Mandau, katakabar.com - Bhabinkamtibmas Kelurahan Pematang Pudu, Bripka Edi Yulianto, Bhabinkamtibas Kelurahan Duri Timur, Aipda Seno Priwanto dan Bhabinkamtimbas Desa Pamesi, Aipda AJ. Silaen, kompak sambangi warga binaan di kawasan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada Kamis (8/2). Mereka, ketiga Bhabinkamtibmas sampaikan pesan-pesan tentang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada masyarakat Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, agar jangan golput dan menerima perbedaan walau beda pilihan. "Mari masyarakat Kelurahan Pematang Pudu dukung upaya terciptanya Pemilu serentak tahun 2024 yang aman dan damai," ajak Bripka Edi Yulianto. Kami berharap seluruh masyarakat, Kapolsek Mandau, Kompol Hairul Hidayat, termasuk warga Kelurahan Pematang Pudu turut berpartisipasi dalam mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 yang aman dan damai. "Datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024 nanti. Jangan sampai Golput, tetap menjaga keharmonisan dengan keluarga, tetangga atau warga sekitar meski pilihan berbeda serta tidak terpengaruh dengan berita hoaks," imbau Kompol Hairul. Diketahui, rangkaian Pemilu serentak tahun 2024 sedang berlangsung ditandai dengan kampanye terbuka baik Capres-Cawapres maupun calon legislatif di setiap tingkatan, yakni Caleg tingkat Kabupaten, Kota, Provinsi maupun tingkat pusat. Lantaran itu, Polsek Mandau terus gencar melakukan sosialisasi cooling system termasuk di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau untuk dalam mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 yang aman dan damai.