Kepsek SMKN I Rantau Utara Bungkam Ditanyai Anggaran Rp158 Juta Sumut
Sumut
Sabtu, 04 April 2026 | 20:24 WIB

Kepsek SMKN I Rantau Utara Bungkam Ditanyai Anggaran Rp158 Juta

Penggiat Anti Korupsi Labuhanbatu Raya mempertanyakan data pengelolaan pemeliharaan bantuan operasional satuan pendidikan (BOSP) Tahap I dengan anggaran sebesar Rp 158.346.000, Tahun 2026, di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri, (SMKN-red) 1 Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara

Perusahaan Sawit Ini Teken MoU Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Labuhanbatu Sawit
Sawit
Jumat, 03 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Perusahaan Sawit Ini Teken MoU Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Labuhanbatu

Labuhanbatu, katakabar.com - PT Perkebunan Milano teken nota kesepahaman ataunmemorandum of understanding/MoU, Program Kebun Kemitraan dengan Koperasi Produsen Seira Mandiri Jaya di Desa Sei Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Program ini bentuk komitmen perusahaan Wilmar Group ini dukung peningkatan kesejahteraan petani sawit di sekitar wilayah operasionalnya. Di kesepakatan itu, PT Perkebunan Milano bakal memberikan dukungan kepada anggota koperasi, berupa pembinaan teknis, akses permodalan, serta jaminan pemasaran hasil panen. Melalui kemitraan ini, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengelola kebun plasma secara lebih baik dan berkelanjutan. Ketua Koperasi Produsen Seira Mandiri Jaya, Edi Saputra, menyampaikan harapannya agar MoU ini dapat meningkatkan produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit petani, di mana saat ini rata-rata masih sekitar 700 kilogram per hektare per tahun. Rendahnya produktivitas disebabkan penggunaan bibit yang belum bersertifikat, dan praktik pemupukan yang belum sesuai standar. “Petani memang sudah menanam sawit, tetapi masih seadanya karena kami hanya tahu cara menanam. Dengan MoU ini, kami berharap produktivitas bisa mendekati standar perusahaan,” ujar Edi di sela penandatanganan kerja sama, dilansir dari laman SindoNews, Senin (29/9). Di tahap awal, program kemitraan plasma akan mencakup sekitar 71 hektare, dan selanjutnya diperluas menjadi 115 hektare. Program ini bakal diikuti 38 petani anggota koperasi. "Dengan pendampingan ini, kami optimistis bisa mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” ucapnya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, Agussalim Ritonga, mengapresiasi komitmen perusahaan yang telah mematuhi regulasi terkait pembentukan plasma. Ia menilai program tersebut akan memberikan kontribusi nyata bagi petani dan perekonomian daerah. “Kami sangat mengapresiasi, karena program ini akan membawa dampak cukup besar bagi peningkatan ekonomi di daerah,” tuturnya. Head Social Security and License Wilmar, Yudha Adri, menjelaskan pentingnya harmonisasi antara masyarakat dan perusahaan. Pihaknya akan terus memastikan manfaat usaha perkebunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat sekitar.

Kolaborasi dengan Akademisi Universitas Labuhanbatu Sukseskan RAD KSB di Labura Sawit
Sawit
Sabtu, 01 Februari 2025 | 22:00 WIB

Kolaborasi dengan Akademisi Universitas Labuhanbatu Sukseskan RAD KSB di Labura

Aek Kanopan, katakabar.com - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara (labura), Sumatera Utara, terima kunjungan dosen, dan panitia penyelenggara program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Universitas Labuhanbatu. Anjangsana ini bertujuan untuk mengkoordinasikan penjemputan mahasiswa magang yang ditempatkan di Dinas Pertanian, dan membahas rencana implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung program Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) di Kabupaten Labura. Program MBKM bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan praktik lapangan oleh mahasiswa magang. Para mahasiswa bakal terlibat berbagai proyek penelitian dan pengembangan yang berfokus pada kelapa sawit berkelanjutan, dan menghasilkan solusi inovatif yang dapat diterapkan dalam skala luas guna mengoptimalkan praktik pertanian ramah lingkungan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi tidak hanya menyediakan sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih, tetapi juga menjadi pusat penelitian yang mendukung pengembangan teknologi dan praktik pertanian berkelanjutan. Keterlibatan aktif akademisi dalam berbagai tahap penelitian dan implementasi praktik pertanian memberikan kontribusi signifikan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Kepala Dinas Pertanian, Sudarija MM mengatakan, keterlibatan aktif akademisi dalam pembentukan Tim Pelaksana Daerah RAD KSB di Kabupaten Labura diharapkan dapat memecahkan berbagai permasalahan pertanian, terutama yang berkaitan dengan kelapa sawit berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan serta membantu pekebun memperoleh sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).