Marwah

Sorotan terbaru dari Tag # Marwah

Marwah DPRD Riau Tercoreng Rapat Ricuh, PW IWO Dorong Penyelidikan Terbuka Politik
Politik
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:46 WIB

Marwah DPRD Riau Tercoreng Rapat Ricuh, PW IWO Dorong Penyelidikan Terbuka

Pekanbaru,.katakabar.com - Kericuhan yang terjadi di Gedung DPRD Provinsi Riau saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kamis (16/7/) tuai sorotan. Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, meminta insiden tersebut diusut secara terbuka. Muridi menyayangkan terjadinya keributan di lingkungan lembaga legislatif yang seharusnya menjadi contoh dalam menjaga etika, komunikasi politik, dan penyelesaian perbedaan secara demokratis. "Ini sangat disayangkan. Gedung DPRD adalah rumah rakyat, tempat para wakil rakyat menyampaikan aspirasi dan mengambil keputusan untuk kepentingan masyarakat. Bukan tempat mempertontonkan tindakan yang mencederai nilai-nilai demokrasi," tegas Muridi. Ia meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Riau segera memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan internal guna mengetahui akar persoalan yang menyebabkan kericuhan tersebut. Selain itu, Muridi juga mendesak Polda Riau melakukan penyelidikan apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut. "Kami meminta BK DPRD Riau dan Polda Riau tidak tinggal diam. Peristiwa ini harus diusut secara profesional, transparan, dan objektif. Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di rumah rakyat," jelasnya. Kericuhan terjadi saat rapat Banggar DPRD Provinsi Riau bersama TAPD Pemerintah Provinsi Riau berlangsung di Ruang Medium DPRD Riau, Pekanbaru. Video yang merekam kejadian tersebut beredar luas di sejumlah grup WhatsApp. Dalam rekaman itu terlihat sejumlah orang terlibat ketegangan hingga terjadi aksi saling dorong dan dugaan adu fisik. Informasi awal menyebutkan keributan diduga bermula dari perselisihan antara Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Pariaman Ihwan, dengan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet. Ketegangan disebut kembali memanas setelah rapat berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Sejumlah pihak kemudian terlibat keributan di area Gedung DPRD Riau. Di insiden tersebut, seorang pria dilaporkan terjatuh dan tidak sadarkan diri setelah diduga terkena pukulan. Belum ada informasi resmi mengenai identitas maupun kondisi terkini pria tersebut. Keributan akhirnya berhasil dihentikan setelah sejumlah anggota DPRD yang berada di lokasi bersama petugas pengamanan berupaya melerai pihak-pihak yang terlibat. Hingga kini, DPRD Provinsi Riau maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti insiden tersebut. PW IWO Riau menilai kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi seluruh pihak agar menjaga kehormatan lembaga publik dan mengedepankan penyelesaian persoalan melalui mekanisme sesuai aturan.

PKC PMII Riau Resepsi Pelantikan IV, Tegaskan Komitmen Menata Marwah dan Gerakkan Perubahan Riau
Riau
Senin, 26 Januari 2026 | 16:00 WIB

PKC PMII Riau Resepsi Pelantikan IV, Tegaskan Komitmen Menata Marwah dan Gerakkan Perubahan

Pekanbaru, katakabar.com – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau masa khidmat IV resmi gelar resepsi pelantikan sebagai penanda dimulainya kepemimpinan baru. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah gerak PMII Riau ke depan. Resepsi pelantikan tersebut mengusung tema “Menata Marwah, Menggerakkan Perubahan”, yang dimaknai sebagai upaya menjaga kehormatan dan integritas organisasi, memperkuat nilai dasar perjuangan, serta mendorong peran aktif kader dalam menjawab persoalan sosial, lingkungan, dan kebangsaan. Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menegaskan PMII tidak hanya hadir dalam ruang wacana, tetapi juga dalam aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat. “Menata marwah berarti menjaga nilai, etika, dan identitas PMII sebagai organisasi kader. Menggerakkan perubahan kami maknai sebagai kerja kolektif, termasuk mengajak seluruh organisasi mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat untuk bersama menjaga alam dan lingkungan hidup,” jelas Ghulam Zaky. Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui langkah konkret, salah satunya dengan gerakan menanam pohon dan mendukung berbagai inisiatif pelestarian alam, termasuk semangat green policing sebagai upaya kolaboratif menjaga keberlanjutan lingkungan. “Menanam pohon bukan hanya soal hari ini, tetapi tentang warisan kehidupan untuk generasi mendatang. Menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab moral kita bersama,” ucapnya. Selain isu lingkungan, PKC PMII Riau juga mengajak seluruh elemen untuk turut menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sebagai prasyarat penting terciptanya ruang perubahan yang sehat dan berkeadaban. Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar PMII, M. Shofiyulloh Cokro, menegaskan bahwa menjaga marwah organisasi harus sejalan dengan keberpihakan pada nilai kemanusiaan, kelestarian lingkungan, dan ketertiban sosial. “Perubahan yang digerakkan PMII harus berbasis nilai, keilmuan, dan keberpihakan yang jelas. Menjaga alam dan Kamtibmas adalah bagian dari tanggung jawab kebangsaan yang tidak boleh diabaikan,” tegas M. Shofiyulloh Cokro. Resepsi pelantikan ini menjadi ajang penguatan solidaritas dan konsolidasi kader se Riau. Dengan semangat “Menata Marwah, Menggerakkan Perubahan”, PKC PMII Riau berkomitmen untuk terus bergerak secara inklusif, kolaboratif, dan solutif demi terciptanya masyarakat yang adil, aman, serta berkelanjutan.

Demi Marwah Pemuda 'Negeri Sagu', Jefrizal Nyatakan Siap Pimpin KNPI Riau
Riau
Senin, 03 Februari 2025 | 20:28 WIB

Demi Marwah Pemuda 'Negeri Sagu', Jefrizal Nyatakan Siap Pimpin KNPI

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Komitmen dan tetap optimis membawa perubahan besar demi perbaikan kinerja KNPI ke depan, alasan Jefrizal nyatakan siap pimpin Komite Nasional Pemuda Negeri (KNPI) di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kepulauan Meranti. Jefrizal melihat KNPI adalah sebuah wadah pemersatu, dan harus mampu melahirkan kaum muda yang lebih kreatif, inovatif dan solusif. Ide dan gagasan modal utama memajukan sebuah organisasi, apalagi berbicara organisasi sebagai mitra pemerintah, harus sejalan dengan tujuan kepemerintahan, baik bicara Unggul, Agamis dan sejahtera. Hal ini modal dasar dan pijakan menjalankan program-program keorganisasian ini. Jefrizal awalnya dibesarkan dari aktifis Kesatuan Aksi mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan selalu aktif diskusi bersama dengan pengurus organisasi HMI. Disekolahkan dari sekolah Muhammmadiyah dan aktif menjalankan organisasi NU sejak Kulyah, Pernah jadi pengurus Hima persis Riau serta LSM Lira bahkan organisasi kemahasiswaan daerah Riau dan Kepulauan Meranti.