Masuki

Sorotan terbaru dari Tag # Masuki

Masuki Gelaran ke 4, Superstar Affiliate Revolution 2026 Kumpulkan 700 Kreator Bersama Vritimes Tekno
Tekno
Rabu, 09 September 2026 | 11:13 WIB

Masuki Gelaran ke 4, Superstar Affiliate Revolution 2026 Kumpulkan 700 Kreator Bersama Vritimes

Surabaya, katakabar.com - Pesatnya pertumbuhan industri affiliate marketing di Indonesia kembali ditegaskan lewat suksesnya pergelaran ajang brand matchmaking Superstar Affiliate Revolution (SAR) 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 6 September 2026 di Surabaya. Ajang yang diinisiasi CV Digimaru dan Superstar Agency ini berhasil mendatangkan 700 content creator dan affiliate partner selama dua hari pelaksanaan. Momentum ini dimanfaatkan oleh platform penyedia siaran pers berbasis SaaS, VRITIMES, untuk membuka booth interaktif dan memperkenalkan peran publisitas berita bagi peningkatan visibilitas digital ekosistem kreator serta brand. Rangkaian acara selama dua hari dikemas secara intensif melalui tiga sesi brand visit harian—pagi (08.00–11.00 WIB), siang (13.00–16.00 WIB), dan malam (17.00–20.00 WIB)—di mana setiap sesinya memfasilitasi sekitar 100 kreator untuk berinteraksi langsung dengan berbagai exhibitor ternama. Sejumlah merek nasional seperti PT Paragon Technology and Innovation, PT SOHO Global Health, PT EMBA Group, Manzone, dan Bumbee hadir memamerkan lini produk unggulan mereka di berbagai kategori, mulai dari Beauty Health and Personal Care, Fashion, Mom and Baby, hingga Home Living. Michael Sugiharto, Founder Digimaru dan Superstar Agency, mengungkapkan potensi pasar bisnis affiliate yang terus membesar mendorong pihaknya untuk merencanakan satu ajang berskala lebih besar lagi sebelum penghujung tahun 2026. Di tengah antusiasme matchmaking antara merek dan kreator, kehadiran booth Vritimes membawa perspektif penting mengenai penguatan kredibilitas digital. VRITIMES memaparkan tiga pilar komunikasi modern: penguatan Brand Awareness melalui penyebaran kabar bisnis ke jaringan portal berita; optimasi SEO (Search Engine Optimization) dengan penayangan siaran pers yang menghasilkan backlink untuk memperkuat Domain Authority situs web; serta kesiapan AIO (Artificial Intelligence Optimization) agar profil merek dan kreator lebih mudah terindeks serta dijadikan rujukan oleh mesin pencari AI seperti ChatGPT, Google AI Overviews, Gemini, dan Perplexity. Interaksi aktif terlihat di booth Vritimes sepanjang acara, di mana para peserta berdiskusi mengenai strategi penyebaran siaran pers dan menyaksikan langsung cara kerja dasbor platform. Keikutsertaan ini mempertegas komitmen Vritimes untuk terus menyediakan sarana publikasi yang praktis, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan industri kreatif tanah air.

Persyaratan Hukum Utama bagi Perusahaan Australia Kala Masuki Pasar Indonesia Nusantara
Nusantara
Minggu, 08 Desember 2024 | 10:33 WIB

Persyaratan Hukum Utama bagi Perusahaan Australia Kala Masuki Pasar Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Indonesia punya potensi pasar yang besar dan lokasinya yang strategis di Asia Tenggara, telah menjadi tujuan menarik bagi para pebisnis Australia. Menurut Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA), perdagangan dan investasi antara kedua negara telah berkembang pesat, membuka pintu baru bagi perusahaan-perusahaan Australia. Tapi, memasuki pasar Indonesia memiliki kerumitan hukum. Memahami dan mematuhi persyaratan peraturan di Indonesia sangat penting untuk mencapai keberhasilan dan menghindari kesalahan hukum.

Siap-siap Masuki Perdagangan Karbon, SSMS Petakan Sumber dan Serapan Emisi Tekno
Tekno
Senin, 11 Desember 2023 | 21:43 WIB

Siap-siap Masuki Perdagangan Karbon, SSMS Petakan Sumber dan Serapan Emisi

Jakarta, katakabar.com - Nationally Determined Contribution (NDC) 2016 atau Enhanced NDC 2022 dan pengendalian emisi Gas Rumah Kaca (GRK), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) komitmen melakukan percepatan implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) untuk mendukung upaya pemerintah agar capai target. Chief Sustainability Officer SSMS, Henky Satrio W. menjelaskan, perkebunan kelapa sawit potensial berpartisipasi dalam perdagangan karbon melalui tiga skema, meliputi konservasi stok karbon, peningkatan karbon stok, dan penurunan emisi dalam produksi. "Perkebunan kelapa sawit yang dikelola secara berkelanjutan dan ramah lingkungan memiliki potensi menyimpan karbon dalam jumlah yang cukup besar yang dapat menyumbang pada penurunan emisi," ujarnya lewat pernyataan resmi SSMS, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (11/12). Guna mewujudkan komitmen itu, SSMS mulai memetakan sumber emisi GRK dan menghitung potensi serapan karbon yang terjadi di lingkup operasional. SSMS kerja sama dengan konsultan eksternal PT Cedar Karyatama Lestarindo (CKL) melakukan perhitungan karbon di salah satu perkebunan kelapa Sawit SSMS Group, PT Mitra Mendawai Sejati. Metodologi penghitungan yang digunakan sesuai dengan ketentuan dari KLHK, yakni melalui pembuatan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) dan mendaftarkan dalam paltform Sistem Registrasi Nasional (SRN) sebelum masuk dalam tahapan Validasi dan Verifikasi. Dijabarkan Henky, SSMS telah melakukan beberapa upaya meminimalkan emisi karbon diantaranya dari sektor energi dan limbah pabrik kelapa sawit. "Yakni pengoperasian Methane Capture dan Bio-CNG Plant dengan cara memanfaatkan limbah cair pabrik sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi tenaga listrik dan bahan bakar operasional," ulasnya. Dari sektor pertanian, sebutnya, pengurangan emisi melalui substitusi penggunaan pupuk anorganik menjadi pupuk organik. Semua limbah hasil pengolahan kelapa sawit 100 persen digunakan kembali seperti pemanfaatan limbah cair (POME) dan jangkos untuk meminimalisir penggunaan pupuk kimia (anorganik). Di sektor kehutanan dan tata guna lahan, kegiatan penghitungan karbon sebagai bagian dari Program Blue Carbon Initiative, solusi berbasis alam yang mengacu pada pengelolaan dan penggunaan alam yang berkelanjutan diantaranya perlindungan areal Nilai Konservasi Tinggi (HCV) dan pengelolaan areal konservasi orangutan di Pulau Salat. Di momen sama, Henky menerangkan hasil perhitungan serapan karbon dari lima sektor, PT Mitra Mendawai Sejati diperkiraan dapat menurunkan emisi sebesar 345 ribu ton CO2e per tahun. Saat ini, proses implementasi NEK sudah pada tahap validasi Dokumen Rancangan Aksi Mitigasi (DRAM). SSMS menargetkan pertengahan tahun depan dapat mengantongi Sertifikat Pengurangan Emisi GRK (SPE-GRK) untuk masuk dalam perdagangan karbon di Indonesia. “SSMS melihat peluang untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui perdagangan kabon," bebernya. Untuk itu, sambunya, SSMS siap dukung pemerintah mewujudkan perdagangan karbon di Indonesia. Apalagi ini sejalan dengan komitmen pengendalian emisi GRK menuju net zero emmision (NZE) serta ikut berkontribusi pada komitmen nasional terhadap NDC,” tandasnya.