Momentum
Sorotan terbaru dari Tag # Momentum
Bitcoin Sentuh Level Tertinggi Lima Pekan, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka
Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Tetapi, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026. Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak sertamerta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional. “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” kata Yudho. Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi. “Kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya. Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek. “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. Jika tekanan energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, pasar aset berisiko, termasuk kripto, berpotensi tetap bergerak volatil,” jelas Yudho. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati pertemuan FOMC pada 28 hingga 29 Juli 2026. Meskipun pasar masih memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga, peluang kenaikan suku bunga pada horizon September meningkat seiring lonjakan harga minyak. ETF dan Regulasi Beri Sinyal Positif Di tengah tekanan makro, arus dana ETF Bitcoin spot memberikan sinyal yang lebih konstruktif. ETF Bitcoin mencatat inflow selama lima hari berturut-turut hingga 21 Juli 2026, menjadi rangkaianinflow pertama sejak April. ETF Ethereum juga mencatat inflow bersih pada pekan 13–17 Juli setelah sebelumnya mengalami outflow selama delapan minggu berturut-turut. Meski demikian, Yudho menilai pemulihan tersebut masih perlu dibaca secara hati-hati karena outflow year-to-date masih berada di sekitar US$5,2 miliar. Dengan demikian, inflow pekan ini lebihtepat dilihat sebagai pemulihan parsial, bukan pembalikan tren besar secara penuh. “Masuknya kembali dana ke ETF Bitcoin dan Ethereum menjadi sinyal positif bagi pasar. Namun, investor tetap perlu membedakan antara pemulihan jangka pendek dan perubahan tren besar, terutama karena risiko makro masih cukup dominan,” terang Yudho. Dari sisi regulasi, perkembangan CLARITY Act di Amerika Serikat juga menjadi perhatian pasar. Data FLOQ mencatat peluang floor vote meningkat setelah hambatan terkait bahasa etika selesai, tetapi peluang RUU tersebut benar-benar disahkan masih perlu dikawal secara realistis. “Regulasi yang lebih jelas akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto ke depan. Namun, kemajuan prosedural belum otomatis berarti regulasi akan langsung disahkan ataulangsung berdampak besar terhadap harga aset,” sebut Yudho. Volatilitas Masih Berpotensi Tinggi Yudho menilai pasar kripto masih berpotensi bergerak volatil dalam jangka pendek. Arah Bitcoin pekan ini akan banyak dipengaruhi oleh kombinasi faktor global, mulai dari pergerakan harga minyak, perkembangan geopolitik, ekspektasi suku bunga The Fed, hingga keberlanjutan inflow ETF Bitcoin spot. Dari pasar domestik, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75% pada RDG 21–22 Juli 2026. Rupiah juga menguat tipis ke kisaran Rp17.909–Rp17.917 per dolar AS pada 22 Juli 2026, sementara IHSG melanjutkan penguatan ke level 6.374. Meski kondisi domestik menunjukkan perbaikan, Yudho menilai investor tetap perlu mencermati tekanan eksternal yang dapat mempengaruhi pasar aset berisiko, termasuk kripto. Dalam kondisipasar yang masih dinamis, investor perlu memahami bahwa pergerakan harga tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar, tetapi juga faktor makroekonomi, kebijakan moneter, arus dana institusional, dan risiko geopolitik. “Peluang pasar kripto tetap terbuka, terutama jika inflow ETF berlanjut dan tekanan geopolitik mulai mereda. Namun, dalam kondisi yang masih penuh ketidakpastian, disiplin manajemen risikomenjadi sangat penting. Investor sebaiknya tidak hanya melihat potensi kenaikan harga, tetapi juga memahami faktor-faktor yang dapat memicu volatilitas,” kata Yudho lagi. Edukasi Jadi Kunci bagi Investor Menghadapi pasar kripto yang masih fluktuatif, Yudho mengimbau investor untuk tetap disiplin, melakukan riset mandiri, dan menghindari keputusan investasi yang hanya didasarkan pada sentimenjangka pendek. Strategi investasi juga perlu disesuaikan dengan profil risiko, tujuan keuangan, serta pemahaman masing-masing investor terhadap aset yang dipilih. “Dalam pasar kripto, volatilitas adalah hal yang perlu dipahami, bukan dihindari tanpa strategi. Investor perlu melihat pergerakan harga secara lebih rasional, tidak terbawa euforia jangka pendek, dan tetap menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing. Untuk investor jangka panjang, strategi seperti dollar cost averaging (DCA) masih dapat menjadi pendekatan yang relevan, selama dilakukan secara konsisten dan disertai pemahaman risiko yang memadai,” jelas Yudho. Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi aset digital, FLOQ menyediakan FLOQ Academy yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Melalui platform edukasi ini, pengguna dapat mempelajari dasar-dasar kripto, memahami dinamika pasar, serta membangun kebiasaan riset sebelum mengambil keputusan investasi. Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik yang tersedia hingga 24 Juli 2026. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitasharga pasar. Seluruh informasi yang disampaikan dalam siaran pers ini bersifat umum dan hanya ditujukan untuk keperluan informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi untuk membeli, menjual, atau melakukan investasi pada aset kripto tertentu. FLOQ mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan riset secara mandiri (Do Your Own Research/DYOR) dan mempertimbangkan setiap keputusan investasi secara matang sesuai dengan profilrisiko, tujuan investasi, serta kemampuan finansial masing-masing. Masyarakat juga diharapkan tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan dalam melakukan transaksi aset kripto.
Gajian Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta
Jakarta, katakabar.com - Bittime mengajak masyarakat memanfaatkan momentum gajian untuk mulai membangun kebiasaan investasi melalui kampanye PayDay GainDay. Berlangsung hingga 6 Agustus 2026 nanti, pengguna berkesempatan mendapatkan bonus Bitcoin (BTC) hingga Rp5 juta dengan memenuhi syarat deposit dan pembelian aset. Momen gajian dapat menjadi waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan investasi. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi dapat menjadi salah satu langkah untuk mulai membangun aset secara bertahap sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing. Di Indonesia, jumlah investor aset kripto telah mencapai lebih dari 22 juta investor. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, melaporkan nilai transaksi aset kripto pada Mei 2026 mencapai Rp23,01 triliun, naik tipis dibandingkan April 2026 yang mencapai Rp22,98 triliun. Melihat semakin berkembangnya minat masyarakat terhadap aset kripto, Bittime mengajak masyarakat memanfaatkan momentum gajian untuk mulai berinvestasi melalui kampanye PayDay GainDay. Berlangsung pada 24 Juli hingga 6 Agustus 2026 nanti, kampanye ini memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan bonus investasi dalam bentuk Bitcoin (BTC) hingga Rp5 juta. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan kebiasaan investasi dapat dimulai dari langkah sederhana dengan menyisihkan sebagian penghasilan secara konsisten. Menurutnya, momentum gajian dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mulai mengalokasikan sebagian pendapatan sesuai dengan kondisi finansial masing-masing. “Kami ingin mengajak masyarakat melihat momen gajian bukan hanya sebagai waktu untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga sebagai momentum untuk mulai membangun kebiasaan investasi. Melalui PayDay GainDay, pengguna dapat memulai perjalanan investasinya sesuai dengan kemampuan masing-masing sekaligus berkesempatan mendapatkan bonus Bitcoin hingga Rp5 juta,” seru Ryan. Mulai Investasi dari Gaji, Dapatkan Bonus BTC Melalui PayDay GainDay, pengguna dapat mengikuti program berdasarkan jumlah deposit dan total pembelian aset selama periode kampanye. Pada tier pertama, pengguna yang melakukan minimum deposit Rp500 ribu dan minimum total pembelian Rp2,5 juta berkesempatan mendapatkan bonus Rp50 ribu. Bonus meningkat menjadi Rp200 ribu untuk pengguna yang mencapai minimum deposit Rp2,5 juta dan total pembelian Rp10 juta. Selanjutnya, pengguna yang mencapai minimum deposit Rp10 juta dan total pembelian Rp100 juta berkesempatan mendapatkan bonus Rp500 ribu. Untuk tier berikutnya, pengguna dengan minimum deposit Rp50 juta dan total pembelian Rp300 juta berkesempatan memperoleh bonus Rp2 juta. Sementara itu, bonus terbesar hingga Rp5 juta tersedia bagi pengguna yang mencapai minimum deposit Rp250 juta dan total pembelian Rp1,5 miliar. Pengguna juga dapat memanfaatkan momentum PayDay GainDay untuk melakukan transaksi pada beragam aset yang tersedia di Bittime. Selain aset kripto klasik seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), pengguna juga dapat memperdagangkan Tokenized AI Stocks seperti NVIDIA (NVDAX), Apple (AAPLX), Google (GOOGLX), dan Meta (METAX). Pengguna juga dapat melakukan transaksi IDR to USDT di Bittime sebagai salah satu pilihan dalam mengelola dan mempersiapkan aset untuk kebutuhan transaksi di pasar kripto. Bonus diberikan dalam bentuk Bitcoin (BTC) dan memiliki kuota terbatas untuk setiap tier. Pemberian reward menggunakan sistem first-come, first-serve, sehingga pengguna yang memenuhi target tetap perlu memperhatikan ketersediaan kuota. Untuk mengikuti program ini, pengguna wajib menyelesaikan verifikasi akun atau KYC dan melakukan registrasi pada halaman event. Reward akan dikreditkan ke wallet Bittime pengguna maksimal 7–14 hari kerja setelah periode kampanye berakhir. Melalui PayDay GainDay, Bittime mengajak masyarakat menjadikan momen gajian sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan investasi secara konsisten. Dengan periode kampanye yang berlangsung hingga 6 Agustus 2026, pengguna dapat memanfaatkan kesempatan untuk mulai berinvestasi sekaligus mendapatkan bonus Bitcoin sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Emas Kehilangan Momentum, Dupoin Futures Prediksi Koreksi Sebelum Reli Selanjutnya
meskipun dalam jangka pendek pasar berpotensi mengalami fase koreksi terlebih dahulu. Koreksi tersebut dipandang sebagai proses normal dalam sebuah tren bullish dan dapat menjadi momentum yang lebih baik bagi pelaku pasar untuk mencari peluang akumulasi.
Midweek Momentum: Baca Peluang Perdagangan Minyak Mentah di Tengah Ketidakpastian Pasokan Global
Jakarra, katakabar.com - Pergerakan pasar komoditas energi internasional kembali memperlihatkan volatilitas yang cukup agresif dan menarik perhatian para pelaku pasar global. Minyak mentah atau crude oil merupakan salah satu instrumen komoditas paling likuid yang pergerakannya tidak hanya memengaruhi sektor energi, melainkan juga bertindak sebagai intermarket driver bagi instrumen finansial lainnya. Dinamika harga minyak dunia sering kali menjadi indikator awal bagi laju inflasi global, yang pada gilirannya akan mendikte arah kebijakan moneter bank sentral utama dalam menetapkan suku bunga acuan. Fluktuasi yang terjadi pada pasar minyak mentah pada hari Rabu biasanya dipicu oleh antisipasi dan respons instan terhadap rilis data cadangan minyak mingguan. Ketika laporan resmi menunjukkan bahwa cadangan energi berada di bawah perkiraan pasar, kekhawatiran akan pengetatan pasokan global langsung mendorong harga merangkak naik. Lonjakan harga energi ini secara tidak langsung dapat memicu kekhawatiran pasar terhadap naiknya tekanan inflasi global. Di sinilah pentingnya bagi seorang trader untuk melakukan analisis emas secara simultan, karena emas sering kali diburu sebagai aset pelindung nilai ketika risiko inflasi yang digerakkan oleh kenaikan harga minyak mulai meningkat. Membaca korelasi antarkomoditas ini memberikan pandangan yang lebih luas dan objektif dalam memetakan pergerakan harga harian di pasar spot internasional. Pasar komoditas energi dikenal memiliki karakter tren yang kuat namun sangat sensitif terhadap berita geopolitik mendadak. Lantaran itu, bagi mereka yang aktif menjalankan aktivitas perdagangan harian, pertengahan pekan merupakan waktu yang sangat ideal untuk mencari konfirmasi tren baru setelah pasar menyelesaikan fase konsolidasi awal pekan, sehingga keputusan entri posisi dapat diambil dengan kalkulasi probabilitas yang lebih matang. Efisiensi Transaksi Dua Arah Secara Fleksibel di Pasar Komoditas Karakteristik volatilitas minyak mentah yang tinggi dan likuiditasnya yang melimpah menawarkan ruang berburu keuntungan yang sangat menjanjikan bagi para pelaku aktivitas trading online jangka pendek. Di dalam ekosistem pasar berjangka, Anda tidak perlu khawatir terhadap arah pergerakan harga komoditas yang sedang melemah. Jika hasil analisis fundamental dan teknikal menunjukkan bahwa pasokan minyak global melimpah sehingga memicu penurunan harga, Anda dapat langsung mengambil posisi jual (short sell) terlebih dahulu demi mengamankan potensi keuntungan dari koreksi turun tersebut secara instan. Tetapi, mengarungi perdagangan komoditas yang bergerak agresif seperti minyak mentah membutuhkan kedisiplinan manajemen risiko yang sangat ketat tanpa kompromi. Mengingat harga dapat melompat secara drastis dalam waktu singkat, penempatan batasan kerugian (stop loss) di setiap posisi adalah sabuk pengaman wajib untuk melindungi modal portofolio Anda dari risiko volatilitas ekstrem. Selain itu, kelancaran eksekusi strategi ini sangat bergantung pada kestabilan teknologi platform yang digunakan, guna memastikan setiap perintah proteksi modal dapat tereksekusi secara presisi tanpa terkendala penundaan sistem yang merugikan. Navigasi Portofolio Komoditas Global Anda Bersama KVB Futures Menangkap peluang yang dinamis dari pergerakan pasar komoditas energi dan logam mulia dunia membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap kecepatan teknologi mutakhir. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan kontrak berjangka yang andal, aman, serta transparan bagi seluruh pelaku pasar. Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi setiap langkah taktis Anda melalui penyediaan ekosistem transaksi yang stabil dan sepenuhnya patuh terhadap regulasi industri yang berlaku demi kenyamanan portofolio jangka panjang Anda. Seluruh fasilitas digital dan fitur profesional kami dikembangkan khusus untuk membantu para trader mengoptimalkan efisiensi pengelolaan modal mereka di segala kondisi pasar global. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi spesifik dari kontrak perdagangan kami dengan mengunjungi halaman resmi Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah profesional Anda dalam menjaga ketahanan akun serta menangkap peluang pasar dunia hari ini, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan Registrasi KVB Futures.
PENAS XVII 2026 Momentum Penguatan Pengembangan Komoditas Perkebunan Termasuk Sawit Nasional di Gorontalo
Gorontalo, katakabar.com - Puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 berlangsung di Gelanggang Olah Raga David Tony, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, di pekan keempat Juni 2026 lalu. Kegiatan yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto ini jadi ajang pertemuan lebih dari 50.000 petani, nelayan, petani hutan, penyuluh, peneliti, pelaku usaha, serta pemerintah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor pertanian dan perkebunan nasional. Pada kegiatan ini, komoditas kelapa menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian sebagai komoditas strategis yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan ekonomi daerah. Turut hadir pada acara tersebut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang diwakili oleh Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Pekebunan Kelapa, Triana Meinarsih, beserta tim. PENAS XVII Tahun 2026 digelar sebagai wadah pertukaran informasi, gelar teknologi, pengembangan kemitraan, serta penguatan jejaring antara petani, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga penelitian. Hal ini juga selaras dengan tugas dan fungsi BPDP dalam melaksanakan program-program yang telah diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 mengenai penyaluran dana untuk komoditas perkebunan (kelapa sawit, kakao, dan kelapa). Program yang diamanatkan kepada BPDP tersebut, antara lain pengembangan sumber daya manusia perkebunan, penelitian dan pengembangan perkebunan, promosi perkebunan, peremajaan perkebunan, penyediaan sarana dan prasarana perkebunan, serta pemenuhan kebutuhan pangan, bahan bakar nabati, dan hilirisasi industri perkebunan. Untuk mendukung pengembangan komoditas perkebunan (kelapa sawit, kakao, dan kelapa), BPDP berpartisipasi dalam kegiatan PENAS XVII Tahun 2026 melalui penyebarluasan informasi program pengembangan perkebunan, penguatan kapasitas pekebun, serta dukungan terhadap pengembangan komoditas perkebunan strategis nasional. Kehadiran BPDP menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pekebun, dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan. Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa di Indonesia, Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum PENAS untuk memperkenalkan potensi besar komoditas kelapa beserta produk turunannya. Berbagai produk bernilai tambah, seperti minyak kelapa, Virgin Coconut Oil (VCO), cocopeat, coco fiber, arang tempurung, dan produk olahan lainnya, ditampilkan sebagai contoh peluang hilirisasi yang mampu meningkatkan nilai ekonomi kelapa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara BPDP, BRMP Gorontalo, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan para pekebun, PENAS XVII Tahun 2026 diharapkan menjadi katalisator percepatan pengembangan kelapa dari hulu hingga hilir. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kelapa, memperkuat kelembagaan pekebun, serta mendorong terwujudnya industri kelapa yang berdaya saing dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
KazanForum 2026 Momentum UDM Perluas Kolaborasi Pendidikan Cybersecurity Global
Jakarta, katakabar.com - Di tengah panggung forum internasional bergengsi Russia–Islamic World: KazanForum 2026, Universitas Darul Ma'arif (UDM) mencatatkan tonggak baru dalam perjalanan internasionalisasinya. UDM resmi teken kerja sama dengan Positive Technologies, perusahaan keamanan siber global berbasis di Rusia yang dikenal sebagai pemain strategis dalam pengembangan teknologi dan ekosistem talenta cybersecurity dunia. KazanForum 2026 yang berlangsung 12 hingga 17 Mei 2026 lalu jadi arena pertemuan para pemimpin pendidikan, industri teknologi, dan organisasi internasional dari berbagai negara. Dalam forum ini, UDM hadir bukan sekadar peserta melainkan sebagai mitra aktif yang membawa agenda konkret: memperkuat kapasitas pendidikan cybersecurity Indonesia menuju standar global. Merespons Kebutuhan Nyata Dunia Digital Ancaman siber kini menjadi salah satu risiko terbesar bagi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Di tengah lonjakan kebutuhan tenaga ahli keamanan siber secara global, Indonesia menghadapi kesenjangan besar antara ketersediaan talenta dan permintaan industri. UDM menjawab tantangan ini secara langsung. Kolaborasi dengan Positive Technologies membuka akses UDM terhadap keahlian, metodologi, dan ekosistem industri cybersecurity kelas dunia mulai dari pengembangan kurikulum berbasis praktik industri, pelatihan dosen, workshop intensif, seminar teknologi, hingga pengembangan program bersama yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi Universitas Darul Ma’arif dalam memperluas wawasan akademik dan memperkuat kompetensi di bidang teknologi, khususnya cybersecurity. Kami berharap kolaborasi dengan Positive Technologies dapat membuka ruang pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta peluang riset yang relevan dengan kebutuhan industri digital. UDM berkomitmen untuk terus menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan global," ucap Tobroni, S.Pd., M.Pd., Rektor Universitas Darul Ma’arif Transfer Pengetahuan Industri ke Kampus Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, kemitraan ini dirancang untuk menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan dosen UDM. Melalui pendekatan industry-driven education, mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan nyata di dunia keamanan siber, sementara dosen diperkaya dengan perspektif dan praktik terbaik dari industri global. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, pelatihan praktis, workshop dan seminar, pertukaran pengetahuan, serta peluang riset bersama. Program-program konkret akan dirumuskan sebagai tindak lanjut dari kolaborasi ini. “Talenta dengan keterampilan cybersecurity yang kuat sangat dibutuhkan untuk mendukung ketahanan siber perusahaan, industri, dan negara. Positive Technologies memiliki pengalaman dan keahlian yang siap dibagikan kepada mitra pendidikan di Indonesia. Melalui kerja sama dengan universitas di Indonesia, kami berharap dapat ikut memperkuat ekosistem ahli keamanan siber yang mampu bekerja sama menghadapi tantangan digital di tingkat regional maupun global," timpal Elena Grishaeva, Regional Director for Southeast Asia, Positive Technologies Membangun Ekosistem Talenta Digital Indonesia Partisipasi UDM di KazanForum 2026 bukan sekadar momen seremonial. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang UDM untuk membangun jejaring internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan SDM Indonesia di era digital. Dengan membangun kemitraan bersama Positive Technologies, UDM semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, relevan, dan berorientasi global. Langkah ini juga searah dengan slogan UDM, “Universitas Darul Ma'arif, dari Kampus Hijau untuk Indonesia menuju peradaban dunia.” Semangat tersebut mencerminkan tekad UDM untuk membawa kontribusi pendidikan, inovasi, dan kolaborasi dari lingkungan kampus hijau bagi Indonesia hingga panggung peradaban dunia. Ke depan, UDM berkomitmen untuk menindaklanjuti kolaborasi ini melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan dengan satu tujuan utama: mencetak generasi ahli keamanan siber Indonesia yang siap bersaing dan berkontribusi di panggung global.
Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Momentum Bullish Diperkirakan Berlanjut
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih memiliki ruang untuk menguat di perdagangan, Senin (15/6). Hal ini, setelah mencatat kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa sesi terakhir, logam mulia masih didukung oleh sentimen positif baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Kondisi tersebut membuat peluang kenaikan harga emas dinilai masih terbuka, meski pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi perubahan sentimen yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengatakan pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih memperlihatkan tren naik yang kuat. Sejak pembukaan perdagangan pagi, harga bergerak dengan momentum yang cukup besar dan menunjukkan bahwa minat beli dari pelaku pasar masih mendominasi. Menurutnya, kenaikan yang terjadi tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga didukung oleh struktur teknikal yang masih sehat. Selama tekanan beli tetap bertahan dan harga tidak kembali turun di bawah area support terdekat, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih cukup besar. Secara teknikal, ulasnya, target kenaikan terdekat berada di level 4.354. Apabila area tersebut berhasil ditembus, harga diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju resistance berikutnya di kisaran 4.421. Kedua level tersebut menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam mengamati arah pergerakan emas dalam jangka pendek. Geraldo menjelaskan hingga saat ini belum terlihat adanya sinyal teknikal yang menunjukkan perubahan tren menjadi bearish. Sebaliknya, pola pergerakan harga masih mencerminkan dominasi pembeli yang cukup kuat. Kondisi tersebut membuat prospek kenaikan masih lebih besar dibandingkan peluang terjadinya koreksi dalam waktu dekat. Indikator stochastic juga memberikan gambaran yang sejalan dengan kondisi tersebut. Saat ini indikator berada di area overbought atau jenuh beli. Meski demikian, posisi tersebut belum bisa diartikan sebagai sinyal harga akan segera berbalik turun. Hingga kini belum muncul indikasi pelemahan momentum yang cukup kuat untuk mengakhiri tren naik yang sedang berlangsung. Dalam banyak kondisi pasar, kata Kofit, indikator stochastic yang berada di zona overbought memang dapat menjadi peringatan bahwa harga sudah naik cukup tinggi. Namun selama indikator tersebut belum berbalik arah secara tegas, peluang kenaikan masih tetap terbuka. Karena itu, investor masih akan mencermati kekuatan momentum beli yang saat ini masih cukup dominan. Selain analisis teknikal, faktor fundamental juga masih memberikan dukungan terhadap harga emas. Salah satu pendorong utama adalah meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah berbagai ketidakpastian yang masih membayangi perekonomian global. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik yang belum mereda, serta fluktuasi pasar keuangan membuat sebagian investor memilih mengalihkan dananya ke instrumen yang dianggap lebih aman. Dalam situasi seperti ini, emas kembali menjadi salah satu aset yang banyak diminati karena dinilai mampu menjaga nilai investasi ketika kondisi pasar sedang tidak menentu. Di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi faktor yang ikut menopang penguatan harga emas. Ketika nilai tukar dolar menurun, harga emas menjadi lebih kompetitif bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi tersebut biasanya meningkatkan permintaan terhadap logam mulia sehingga mendukung kenaikan harga. Pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga menjadi perhatian pelaku pasar. Yield obligasi yang cenderung menurun membuat biaya peluang untuk memiliki emas menjadi lebih rendah. Hal tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai alternatif investasi, terutama bagi investor yang mencari instrumen lindung nilai. Pasar juga mulai memperhitungkan kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter Federal Reserve. Apabila data ekonomi Amerika Serikat, seperti inflasi, tenaga kerja, maupun aktivitas manufaktur, menunjukkan perlambatan, peluang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan suku bunga akan semakin besar. Ekspektasi tersebut biasanya memberikan sentimen positif bagi emas sekaligus menekan pergerakan dolar AS. Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat prospek harga emas masih cukup positif pada perdagangan hari ini. Dukungan dari tren teknikal yang masih kuat, tingginya permintaan terhadap aset safe haven, pelemahan dolar AS, serta ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi faktor yang berpotensi menjaga momentum kenaikan harga. Selama harga tetap bertahan di atas area support penting, peluang emas untuk melanjutkan penguatan menuju level resistance 4.354 hingga 4.421 masih terbuka dalam jangka pendek.
Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah telah siapkan skema subsidi kendaraan listrik berbasis nikel yang rencananya mulai bergulir pada Juni 2026 dengan alokasi 200 ribu unit untuk motor dan mobil listrik. Kebijakan ini menjadi instrumen krusial untuk mengarahkan pengembangan industri kendaraan listrik nasional. Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, pemerintah akan memberikan insentif berupa PPN DTP sebesar 100 persen untuk mobil listrik berbasis baterai nikel atau nickel-manganese-cobalt (NMC), PPN DTP sebesar 40 persen untuk mobil listrik dengan baterai selain nikel, serta subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp5 juta per unit. Skema ini dinilai lebih selektif dibanding kebijakan sebelumnya. Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmi Radhi mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai mengarahkan insentif secara berbeda antara kendaraan berbasis nikel dan non-nikel termasuk mulai mengurangi insentif terhadap kendaraan listrik impor utuh atau completely built up (CBU). "Kalau dilihat sekarang pemerintah lebih selektif. Untuk pemberian insentif pada kendaraan berbasis nikel saya kira bagus, karena kita punya produksi nikel sehingga bisa mendorong hilirisasi menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional," ujar Fahmi. Relevansi kebijakan ini tercermin dari struktur pasar kendaraan listrik Indonesia yang tengah tumbuh pesat. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), total penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) mencapai 56.204 unit pada 2024 dan melonjak menjadi 114.413 unit sepanjang 2025. Namun, pertumbuhan tersebut masih didominasi kendaraan listrik dengan baterai lithium iron phosphate (LFP), yang mana teknologi dan bahan bakunya belum diproduksi di dalam negeri. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO yang diolah, penjualan EV berbasis LFP mencapai 46.814 unit atau 83,3% dari total pasar pada 2024, sementara kendaraan berbasis NMC hanya mencapai 9.390 unit atau 16,7 persen. Pada 2025, dominasi LFP mulai sedikit menurun, namun masih menguasai pasar dengan 88.344 unit atau 77,2 persen. Sementara kendaraan berbasis NMC meningkat menjadi 26.069 unit atau 22,8 persen. Pertumbuhan NMC tercatat jauh lebih cepat, yakni melonjak 177,6% sepanjang 2025, dibanding LFP yang tumbuh 88,7 persen. Artinya, pertumbuhan pasar kendaraan listrik Indonesia saat ini masih memiliki ruang yang sangat besar untuk mengoptimalkan kekuatan sumber daya domestik yang dimiliki. Di titik ini, urgensi kebijakan subsidi berbasis nikel menjadi tidak terhindarkan. Fahmi mengingatkan kalau pasar kendaraan listrik Indonesia terus tumbuh tetapi lebih banyak didominasi teknologi LFP, maka potensi nilai tambah industri berisiko mengalir ke luar negeri. "Paling penting justru bagaimana ini menjadi kesempatan bagi Indonesia menciptakan ekosistem industrialisasi kendaraan listrik dari hulu sampai hilir," jelasnya. Fahmi menilai pengembangan kendaraan listrik berbasis NMC menjadi strategis karena Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia yang dapat diintegrasikan langsung dengan industri baterai nasional. Berbeda dengan LFP, teknologi NMC dinilai lebih relevan untuk mendorong hilirisasi mineral domestik dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Menurut Fahmi, di samping subsidi saja tidak cukup. Pemerintah juga perlu semakin proaktif memastikan adanya pembangunan fasilitas produksi di Indonesia, peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta transfer teknologi dari investor asing agar Indonesia dapat membangun industri kendaraan listrik yang mandiri. Ia menambahkan, konsistensi roadmap hilirisasi menjadi faktor penting agar pengembangan kendaraan listrik benar-benar memberikan dampak ekonomi nasional. Dengan pasar domestik yang besar dan dukungan sumber daya mineral strategis, Indonesia dinilai memiliki posisi tawar kuat untuk menarik investasi industri baterai dan kendaraan listrik global. Fahmi juga menilai Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dapat memainkan peran strategis dalam memperkuat hilirisasi nikel dan pengembangan industri baterai nasional serta menggandeng investor luar negeri yang memiliki teknologi dalam pengembangan industri baterai berbasis NMC. Ditegaskan Fahmi, konsistensi kebijakan subsidi berbasis nikel akan menjadi kunci agar pertumbuhan pasar kendaraan listrik tidak berhenti sebagai pasar bagi produk impor, tetapi menjadi fondasi bagi kemandirian industri baterai nasional.
Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jatimsel Meningkat
Surabaya, katakabar.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) catat peningkatan mobilitas kendaraan menuju wilayah selatan Jawa Timur selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol. Peningkatan volume lalu lintas terlihat pada sejumlah gerbang tol yang menjadi akses perjalanan menuju kawasan wisata dan jalur penghubung ke arah Porong dan Malang. Vice President Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan momentum libur panjang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata dan silaturahmi ke sejumlah wilayah di Jawa Timur, khususnya menuju kawasan selatan seperti Malang, Batu, dan sekitarnya. Hal tersebut terlihat dari peningkatan volume kendaraan di GT Kejapanan. Data lalu lintas pada H-1 hingga hari H libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, JTT mencatat sebanyak 9.025 kendaraan melewati GT Kejapanan 1 arah Malang atau naik 2,80 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 8.779 kendaraan. Sementara, untuk kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Kejapanan 2 tercatat sebanyak 6.907 kendaraan atau turun 4,06 persen dari lalu lintas normal sebanyak 7.199 kendaraan. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju wilayah selatan Jawa Timur yang dikenal sebagai jalur penghubung menuju sejumlah destinasi wisata favorit seperti Kota Batu, kawasan wisata Malang Raya, serta destinasi wisata alam di Jawa Timur. Ria menambahkan secara umum kondisi lalu lintas di Ruas Surabaya–Gempol selama periode libur panjang masih terpantau lancar dan terkendali. JTT terus memastikan pelayanan operasional berjalan optimal melalui kesiapan petugas, layanan transaksi, patroli jalan tol, serta koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian. “JTT kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, memeriksa kondisi kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta tetap mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” terang Ria. Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.
Bitcoin Tembus $80.000, Momentum Emas Optimalkan Portofolio Lewat Fitur IDR Swap Gratis di Bittime
Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto global baru saja mencatatkan sejarah baru setelah harga Bitcoin berhasil menembus angka $80.000 Dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya sejak akhir bulan Januari lalu. Bersamaan dengan ini Bittime hadirkan fitur IDR Swap zero fees yang memungkinkan investor menukarkan Rupiah secara langsung ke dalam bentuk aset kripto. Sebelumnya, berdasarkan laporan dari artikel TradingView penyebab utama di balik lonjakan harga Bitcoin kali ini berkaitan erat dengan pengumuman mengejutkan dari Washington, Amerika Serikat. Presiden Donald Trump melalui platform media sosialnya memperkenalkan sebuah inisiatif bernama "Project Freedom" yang bertujuan untuk mengawal kapal-kapal dagang yang terjebak di Selat Hormuz akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Menurut sumber berita dari NewsBTC, langkah ini dianggap sebagai sentimen positif oleh para investor karena memberikan jalur de-eskalasi yang konkret terhadap risiko energi dan gangguan jalur perdagangan global yang selama ini menghantui selera risiko pasar keuangan. Bersamaan dengan kenaikan Bitcoin yang sangat impresif ini, Bittime platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memperkenalkan fitur IDR Swap yang memungkinkan investor menukarkan aset rupiah (IDR) ke dalam bentuk aset kripto. Hal ini dipandang sebagai alternatif pilihan yang efisien dan mudah untuk dimanfaatkan.