Muhammadiyah
Sorotan terbaru dari Tag # Muhammadiyah
Temu Alumni Muallimin Muhammadiyah, Hj Jahlelawaty: Alumni Kekuatan Nyata Pendidikan Berkemajuan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Hj Jahlelawaty Jaafar, SH, menghadiri kegiatan Temu Alumni Pengurus Mu'allimin Muhammadiyah Selatpanjang. Usung tema “Menguatkan Persaudaraan, Memajukan Perguruan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rintis, Selatpanjang, Minggu (28/12). Hj Jahlelawaty menegaskan Mu'allimin Muhammadiyah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan tempat pembentukan karakter, nilai, dan tanggung jawab hidup bagi para alumninya. “Mu'allimin tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi mendidik cara hidup. Kita ditempa dengan disiplin, adab, dan tanggung jawab. Maka ketika hari ini kita berkumpul, yang dipertemukan bukan hanya badan, tetapi nilai dan sejarah perjuangan,” ujarnya. Ia menekankan ikatan alumni Mu'allimin bukan hanya sebatas organisasi, melainkan ikatan hati dan nilai yang harus terus dijaga. Di mana pun alumni berada dan apa pun profesinya baik sebagai pendidik, aparatur negara, dai, pengusaha, profesional, maupun aktivis sosial mereka tetap membawa nama besar Mu'allimin. Menurutnya, kegiatan reuni tidak boleh berhenti pada nostalgia semata, melainkan harus menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni. “Reuni ini harus menjadi titik awal menyatukan potensi alumni. Kita banyak, tersebar, dan memiliki peran masing-masing. Jika disatukan, insyaAllah akan menjadi kekuatan luar biasa,” tegasnya. Lantas Hj Jahlelawaty menguraikan tiga bentuk kontribusi utama alumni. Pertama, kontribusi untuk almamater dengan membantu, mendukung, dan menjaga marwah Mu'allimin melalui pemikiran, pengalaman, serta keteladanan. Kedua, kontribusi untuk sesama alumni, terutama generasi muda, dengan saling membimbing dan membuka akses. Ketiga, kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat luas. “Alumni Mu'allimin harus dikenal bukan karena jabatannya, tetapi karena manfaatnya. Di mana kita berada, di situlah nilai Mu'allimin harus terasa,” ucapnya. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk menjaga silaturahmi secara berkelanjutan dan menjadikan ikatan alumni sebagai rumah besar bersama untuk berbagi, berdiskusi, dan berkontribusi. Sementara, Drs. Darussamin di kesempatan yang sama menyampaikan kegiatan temu alumni ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya yang pernah digelar pada 2012. Menurutnya, pertemuan ini lahir dari inisiatif para alumni yang merantau dan merindukan adanya komunikasi serta sinergi yang lebih kuat dengan almamater. Ia mengungkapkan kurun beberapa dekade terakhir, kondisi sekolah mengalami penurunan, terutama dari sisi jumlah peserta didik. Oleh karena itu, peran alumni dinilai sangat penting untuk mengembalikan semangat dan kemajuan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Melalui pertemuan seperti ini, kita mengajak alumni untuk kembali bersemangat memajukan lembaga pendidikan. Ini bukan hanya untuk keluarga besar Muhammadiyah, tetapi juga untuk masyarakat Meranti secara umum,” jelasnya. Darussamin menambahkan bahwa kegiatan temu alumni ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. “Harapan kita ke depan adalah terwujudnya pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, sebagaimana cita-cita persyarikatan,” sebutnya.
Muhammadiyah Kepri: Majelis Ekonomi Dikukuhkan, Tokokamu.id Hadir Wadah UMKM
Batam, katakabar.com - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kepulauan Riau resmi kukuhkan struktur baru Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP PWM Kepri) sebagai implementasi konkret dari amanah Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar dan ke 48 di Surakarta. Majelis ini dipimpin H Widiyono Agung Sulistiyo, ST, dan hadir sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi umat Muhammadiyah di Kepri. Penguatan sektor ekonomi umat menjadi pilar strategis dalam gerakan dakwah Muhammadiyah modern. Jika pendidikan dan kesehatan telah lama menjadi tulang punggung kontribusi Muhammadiyah bagi bangsa, maka kini sektor ekonomi dikuatkan sebagai pilar ketiga dakwah membentuk insan yang tidak hanya cerdas secara spiritual dan intelektual, tetapi juga mandiri dan berdaya secara finansial. Sejak Muktamar ke 47, Muhammadiyah menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Semangat ini kembali ditegaskan dalam Muktamar ke 48 dengan tagline "Muhammadiyah Unggul Berkemajuan", yang mendorong sinergi kolektif untuk menguatkan ekosistem usaha dan jejaring pelaku ekonomi Muslim di seluruh Indonesia. TokoKaMu.id: Inisiatif Digital UMKM Muhammadiyah Kepri Sebagai langkah nyata, MEBP PWM Kepri meluncurkan platform Tokokamu.id singkatan dari Toko Karya Muhammadiyah, sebuah semi-marketplace digital yang bertujuan menampung dan memasarkan produk-produk UMKM Muhammadiyah se Kepri. Tokokamu.id lahir dari semangat kolaborasi dan digitalisasi, sekaligus menjawab tantangan UMKM Muhammadiyah dalam hal pemasaran, branding, dan akses pasar. Dalam fase awal, MEBP telah menjaring lebih dari 30 UMKM Muhammadiyah di Batam, dengan target ekspansi ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri. Tetapi, proses pendataan masih berjalan hingga saat ini baru sekitar 10 UMKM yang melengkapi informasi lengkap berupa logo, harga, alamat, dan kontak. Melalui Tokokamu.id, Muhammadiyah Kepri berharap dapat menghadirkan ekosistem bisnis yang bersih, barakah, dan berdaya, sembari memperkuat jejaring ekonomi antarwilayah. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, tetapi sebagai wahana edukasi dan penguatan spiritualitas pelaku usaha Muslim. Kolaborasi Strategis Lainnya: Dalam menjalankan peran majelis, MEBP PWM Kepri juga aktif membangun kemitraan strategis dengan berbagai lembaga Muhammadiyah di tingkat nasional. Di antaranya adalah: ITmu (Inovasi Teknologi Muhammadiyah) sebagai mitra digitalisasi internal dan pengembangan layanan teknologi terintegrasi. Bank Syariah Muhammadiyah dan lembaga keuangan syariah lainnya, yang diharapkan dapat mendukung permodalan, pembiayaan mikro, dan layanan keuangan halal bagi pelaku UMKM Muhammadiyah. Kolaborasi dengan produk-produk unggulan Muhammadiyah seperti brand makanan, busana Muslim, dan layanan jasa berbasis nilai-nilai Islami. Sinergi ini bukan hanya memperkuat ekosistem bisnis, tetapi juga menghidupkan kembali semangat jamaah ekonomi di mana pelaku usaha saling menopang dalam semangat kolektif, kejujuran, dan keberkahan. Struktur Penggerak Majelis Ekonomi Muhammadiyah Kepri MEBP PWM Kepri digerakkan oleh struktur kepengurusan yang berkomitmen tinggi dan aktif mengembangkan berbagai program ekonomi umat: Ketua: H. Widiyono Agung Sulistiyo, ST. Sekretaris: Sadri Islami, M.Pd. Bendahara: Nurana Indah Paramita, MBA. Wakil Bendahara: Kamila Susilo Indrayani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Anggota: 1. Bidang Pendampingan: Dodi Saputra, S.IP. 2. Bidang Pendataan & Digital Marketing: Ahmadi Irmansyah Lubis, S.Kom, M.Kom. 3. Bidang Pengembangan Usaha & Pariwisata: Dr. Asmaul Husna, SE, Ak, MM, CA. Koordinator Wilayah: Kota Batam: Yusnan, ST, MM. Tanjungpinang & Bintan: Drs. H. Zamzami A Karim, MA & Jefri Pradana, ST. Karimun & Lingga: Ns. Fahrul El Rosy, S.Kep & Rasyid Maulana, S.Sos. Natuna & Kep. Anambas: Syariffuddin & Alpiuzza. Agenda Ekonomi 2026: Digitalisasi dan Kemandirian Tahun 2026 menjadi tahun konsolidasi dan penguatan program ekonomi. Beberapa agenda utama MEBP PWM Kepri meliputi: Pemutakhiran dan validasi data UMKM se-Kepri Pelatihan branding dan digital marketing Islami Penguatan model bisnis syariah dan akses pembiayaan mikro Pembentukan koperasi syariah berbasis jamaah Ekspansi Tokokamu.id sebagai platform etalase dan transaksi lintas kota PWM Kepri juga berencana untuk menghadirkan roadshow kewirausahaan Muhammadiyah lintas daerah, bekerja sama dengan Majelis Ekonomi tingkat daerah dan amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah dan rumah sakit sebagai simpul ekonomi komunitas. Penutup: Dakwah Ekonomi Sebagai Jalan Peradaban Dengan dikukuhkannya MEBP PWM Kepri, lahir harapan baru akan kemandirian umat. Ekonomi tidak lagi sekadar ruang usaha, tetapi menjadi bagian dari dakwah bil hal membuktikan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, termasuk dalam membangun peradaban ekonomi yang adil, bersih, dan berkelanjutan. “Kita tidak hanya membangun pasar, kita sedang membangun peradaban,” tegas H. Widiyono. Dengan kolaborasi, spiritualitas, dan teknologi, Muhammadiyah Kepri optimis menjadi pelopor dakwah ekonomi digital di wilayah perbatasan Indonesia.
Bupati Langkat Apresiasi Semangat Pemuda Muhammadiyah Warisi Nilai Kepahlawanan
Langkat, Katakabar.com - Ratusan pelajar Kabupaten Langkat mengenakan pakaian bertema pahlawan untuk memeriahkan Gebyar Hari Pahlawan yang digelar Pimpinan Da...
Bupati Langkat Syah Afandin Jalin MoU dengan UMSU, Dukung Penuh Mukhtamar Muhammadiyah 2027
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utar...
Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Meranti Deklarasi Siap Lawan Narkoba
Selatpanjang, katakabar.com - Guna perkuat kesadaran kolektif akan bahaya narkoba di kalangan generasi muda, Polres Kepulauan Meranti melalui Satuan Intelkam gelar kegiatan bersama Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti, di Kedai Kopi Tok Abah, Jalan Rintis, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (20/5) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Di kegiatan tersebut, hadir KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, IPDA Mada Surya Darmawan, didampingi personel Unit IV Sat Intelkam. Dari pihak Pemuda Muhammadiyah, hadir Ketua, Sukri Ilham, St, Sekretaris Rusmawati, S.Pd., Bendahara Rahmat Nusantara, serta sejumlah pemuda, dan mahasiswa Muhammadiyah di wilayah tersebut. Menurut IPDA Mada Surya Darmawan, penting keterlibatan aktif pemuda dalam gerakan anti narkoba. “Kita semua, terutama generasi muda, adalah harapan bangsa. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar,” ujarnya. Sementara, Rusmawati menyampaikan komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk turut serta perangi narkoba. Ia menegaskan, organisasi yang ia wakili siap menjadi garda terdepan edukasi masyarakat, dan membangun benteng moral melalui kegiatan keagamaan serta sosial.
Pasar Sambut Positif Rencana Muhammadiyah Masuk BTN Syariah
Sejumlah pengamat menyambut baik rencana Muhammadiyah untuk ikut membesarkan BTN Syariah dalam bentuk pengendalian bersama.
Bersatu Promosikan UKMK Sawit, BPDPKS Kolaborasi dengan NU dan Muhmmadiyah
Makassar, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS kolaborasi dengan dua organisasi terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, bersatu promosiakan UKMK kelapa sawit. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah kirimkan perwakilannya jadi peserta di pergelaran Semarak UKMK Sawit angkat tema UKMK Sawit yang berdaya untuk sawit yang Berjaya di Indonesia pada 1 hingga 3 Agustus 2024 di Makassar, Sulawesi Selatan, di mana NU diwakili UKM Lembaga Pengembangan Pertanian atau LPP, dan Muhammadiyah diwakili UKM Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah atau PWPM Aceh.