Penanaman

Sorotan terbaru dari Tag # Penanaman

Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak Dorong Inovasi Penanaman dan Sinergi Pentahelix Selamatkan Pesisir Riau Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 30 Juli 2026 | 18:07 WIB

Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak Dorong Inovasi Penanaman dan Sinergi Pentahelix Selamatkan Pesisir Riau

Siak, katakabar.com - Momentum Hari Mangrove Sedunia 2026 dimanfaatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lancang Kuning (Unilak) untuk memperkuat komitmen pelestarian ekosistem pesisir melalui aksi penanaman mangrove di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dan organisasi yang memiliki perhatian terhadap upaya pelestarian kawasan pesisir. Di momen itu, Presiden Mahasiswa BEM Unilak, Desman Anugrah Natal Hulu, menekankan keberhasilan konservasi mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat keberhasilan bibit tersebut tumbuh dan bertahan hingga menjadi pelindung alami kawasan pesisir. "Keberhasilan konservasi bukan hanya tentang berapa banyak bibit yang ditanam, tetapi juga berapa banyak yang mampu tumbuh dan bertahan hingga menjadi benteng alami bagi pesisir," ujarnya. Desman juga mengusulkan penerapan metode penanaman dengan sistem rumpun berjarak. Dalam konsep tersebut, bibit mangrove ditanam menggunakan media pelindung seperti kotak atau bambu sehingga lebih tahan terhadap arus dan gelombang pasang, sekaligus meningkatkan tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman. Selain itu, ia menyoroti ancaman abrasi yang terus menggerus sejumlah wilayah pesisir di Provinsi Riau, termasuk kawasan Pantai Prapat Tunggal di Pulau Bengkalis. Menurutnya, abrasi tidak hanya menyebabkan hilangnya daratan, tetapi juga mengancam potensi wisata, mata pencaharian masyarakat, serta keseimbangan ekosistem pesisir. Sejalan dengan itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan BEM Unilak, Salman Syahputra, menegaskan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi juga harus diwujudkan melalui edukasi kepada masyarakat, pengawasan kawasan konservasi, hingga mendorong keberlanjutan program rehabilitasi mangrove. Komitmen tersebut turut diperkuat oleh Sekretaris Jenderal BEM Unilak, M. Hikmal Akbar. Ia menilai penyelamatan ekosistem mangrove membutuhkan sinergi lintas sektor melalui pendekatan edukasi, rehabilitasi, pengawasan, serta penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kerusakan lingkungan. Kepala Staf Presiden Mahasiswa BEM Unilak, Riskard Al Abrori, mengingatkan pentingnya langkah pencegahan kerusakan pesisir sejak dini. Hal senada disampaikan Bayu Saputra yang menekankan bahwa bibit mangrove yang telah ditanam harus dirawat dan dipantau secara berkelanjutan agar mampu tumbuh menjadi ekosistem yang kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, BEM Unilak berharap terbangunnya kolaborasi Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media dalam memperkuat upaya pelestarian kawasan pesisir di Provinsi Riau. BEM Unilak menilai mangrove memiliki peran yang sangat vital, tidak hanya sebagai benteng alami dalam menahan abrasi dan intrusi air laut, tetapi juga sebagai habitat berbagai biota laut, penyerap emisi karbon, serta penyangga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Dengan mengusung semangat "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing", BEM Unilak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memulihkan ekosistem mangrove sebagai investasi lingkungan bagi generasi masa depan.

Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 17 Juli 2026 | 17:03 WIB

Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) lewat Subholding PTPN IV PalmCo terus perkuat komitmen dukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Di antara implementasinya diwujudkan melalui PTPN IV Regional III yang telah menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional di Provinsi Riau. Program penanaman pohon yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut melibatkan seluruh insan PTPN IV Regional III yang tersebar di unit kebun dan pabrik kelapa sawit di Bumi Lancang Kuning. Penanaman perdana dilaksanakan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang, Budi Santoso, didampingi Operation Head, Sori Ritonga, serta Business Support Head, Achmedy Akbar, di penghujung Mei 2026 lalu. Kegiatan serupa dilaksanakan secara bertahap oleh jajaran manajemen kebun dan pabrik kelapa sawit dengan melibatkan seluruh karyawan di berbagai wilayah operasional. Corporate Secretary and Legal PTPN IV Regional III, Hotmatua, di Pekanbaru, Selasa, mengatakan program bertajuk one man one tree tersebut merupakan agenda rutin perusahaan yang setiap tahun dilaksanakan dengan melibatkan karyawan maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Dan alhamdulillah, untuk tahun ini, bersamaan dengan Hari Bumi serta memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami telah merampungkan penanaman 9.000 bibit pohon melalui program one man one tree," jelasnya. Menurut Hotmatua, inisiatif tersebut juga menjadi upaya membangun kesadaran kolektif seluruh insan planters mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang. Ia menjelaskan, ribuan bibit pohon tersebut ditanam di sejumlah area strategis, mulai dari kawasan operasional perusahaan, kawasan bernilai konservasi tinggi, hingga lingkungan masyarakat yang membutuhkan penghijauan. Ia menyebutkan, keterlibatan seluruh karyawan dalam program tersebut menjadi simbol bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan partisipasi bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan. "Selain mendukung penghijauan, program tersebut juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang terhadap kualitas lingkungan, termasuk menjaga ketersediaan sumber air, memperbaiki kualitas udara, serta mengurangi risiko degradasi lahan," imbuhnya. Hotmatua menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di PTPN IV Regional III, tetapi juga berlangsung secara serentak di seluruh entitas usaha PTPN IV PalmCo yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Melalui gerakan penanaman pohon tersebut, Holding Perkebunan Nusantara melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program pembangunan rendah karbon serta pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional. “Ke depan, program penghijauan seperti ini akan terus diperluas dan menjadi bagian dari budaya perusahaan dalam mendukung prinsip bisnis yang berkelanjutan,” sebutnya. Sebagai bagian dari transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasional perusahaan. Program penghijauan ini menjadi salah satu implementasi komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan.

Sempena Hari LH Sedunia 2026, JTT Komitmen Hijaukan Trans Jawa Lewat Penanaman Seribu Pohon Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 12 Juni 2026 | 22:24 WIB

Sempena Hari LH Sedunia 2026, JTT Komitmen Hijaukan Trans Jawa Lewat Penanaman Seribu Pohon

Jakarta, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya dukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui program penghijauan di wilayah operasional Jalan Tol Trans Jawa. Sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program penghijauan di lingkungan JTT Group, pada Senin (08/06) JTT melaksanakan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada anak perusahaan JTT Group. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi dalam mewujudkan target penanaman 1.000 pohon sepanjang tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja dan koridor jalan tol yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan pelestarian lingkungan di antara aspek penting dalam mendukung operasional jalan tol yang berkelanjutan. “Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Sebagai pengelola 676 kilometer Jalan Tol Trans Jawa, JTT memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan nilai tambah tidak hanya dari sisi konektivitas, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui program penanaman 1.000 pohon di wilayah Trans Jawa sepanjang 2026, kami berkomitmen mendukung terciptanya koridor jalan tol yang lebih hijau, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ria. Selain program penanaman pohon, JTT juga membangun fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman di lingkungan Kantor Pusat PT Jasamarga Transjawa Tol. Kehadiran nursery tersebut merupakan dukungan perusahaan dalam ketersediaan bibit tanaman secara mandiri guna menunjang program penghijauan yang berkelanjutan di seluruh wilayah operasional. Nursery JTT akan dimanfaatkan sebagai sarana pembibitan berbagai jenis tanaman dan pohon yang nantinya akan digunakan dalam kegiatan penghijauan di lingkungan kantor. Selain berfungsi sebagai pusat pembibitan, area tersebut juga diharapkan menjadi media edukasi lingkungan bagi insan perusahaan dan para pemangku kepentingan. Ke depan, JTT akan terus mengembangkan berbagai program keberlanjutan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, serta peningkatan kesadaran lingkungan di seluruh wilayah operasional Trans Jawa. Melalui semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, JTT mengajak seluruh insan perusahaan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional Hukrim
Hukrim
Selasa, 19 Mei 2026 | 14:05 WIB

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Rangsang, katakabar.com - Kepolisiain Sektor (Polsek) Rangsang kembali melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/4). Kegiatan itu menjadi penanaman ketiga yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga, Wasis, di Jalan Roesman Dusun III. Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan. Sejumlah unsur turut terlibat pada kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Desa Tanjungsamak, Ahmad Afandi, Bhabinkamtibmas, Desa Dwi Tunggal, Brigadir Josman Siboro, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsamak, Brigadir Yoki Prasetya, Kepala Dusun Rio, serta masyarakat setempat. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, mengatakan, keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung pipil merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Program ini kami laksanakan secara berkelanjutan. Bukan hanya menanam, tetapi juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif yang tersedia,” jelas AKP Gunawan. Ia menyebut, ketahanan pangan menjadi isu penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. “Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya di sektor pangan,” ucapnya. Kegiatan penanaman berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Pipil Hukrim
Hukrim
Jumat, 15 Mei 2026 | 15:28 WIB

Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Pipil

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau gencar dorong masyarakat manfaakan lahan guna mewujudkan gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan program Seratus Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kegiatan pengelolaan lahan kali ini di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari Desa, Bathin Betuah Kecamatan, Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat siang, lahan yang akan dikelola untuk penanaman jagung pipil seluas 29 hektar. Di mana lahan yang sudah ditanam seluas 8,5 hektar, dan sisanya lahan yang belum ditanam seluas 20,5 hektar. Kegiatan pengelolaan lahan di Dusun Tanjung Sari tersebut, ujar Betty, dipimpin Kapolsek Mandau melibatkan personel, yakni Briptu Maula Salsabila, S.H., Bhabinkantibmas Desa Bathin Betuah, kerja sama tokoh masyarakat selaku pemilik lahan, Salim, Pj Kades Bathin Betuah, Edi S, dan Ketua Unit BumDes, Karsimin. "Pengelolaan lahan tersebut sudah dimulai dari April hingga Mei 2026 ini. Di mana Polsek Mandau mengkondisikan alat John deere singkkal piringan mata 5 milik tokoh masyarakat, dan untuk benih jagung pipil yang ditanam merk Pioneer P32 Singa yang ditanam," jelasnya. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, dan Pemkab Bengkalis, serta Pemdes Bathin Betuah, ucap Betty, kolaborasi untuk mendukung program gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan 0rogram seratus hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. "Kegiatan ini program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong Kelompok masyarakat, BumDes Desa Bathin Batuah, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan ditanam jagung dengan pola Tumpang Sari," imbuhya.

Dukung Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar, Polsek Mandau Senergi Pemdes Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18 WIB

Dukung Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar, Polsek Mandau Senergi Pemdes Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau, melalui Bhabinkamtibmas sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah, dukung program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 Juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kolaborasi mendukung kegiatan tersebut dengan dilaksanakan  pengelolaan lahan seluas 29 hektar untuk dilakukan penanaman jagung pipil di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Guna mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas, sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah melakukan kegiatan lahan seluas 29 hektar di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau," ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan melalui keterangan resmi, Selasa (12/5) siang. Menurut Betty, dari seluas 29 hektar lahan tersebut sudah ditanami seluas 7,5 hektar sisanya seluas 21,5 hektar belum ditanami jagung pipil. "Pengelolan lahan menggunakan alat John Deere Singkkal piringan mata 5, dan jenis jagung pipil yang ditanam Merk Pioneer P32 Singa," ucap Betty. Di kegiatan tersebut pemanfaatan lahan untuk di tanam jagung dengan pola Tumpang Sari. Di mana Polres Bengkalis, Polsek Mandau mengkondisikan pemakaian John Deere Singkkal piringan mata 5 milik. Sedang Tokoh Masyarakat Bathin Betuah, Salim mengkondisikan lahan miliknya sebagai lokasi penanaman jagung. "Tahap awal penanaman jagus seluas 2,5 hektar dilakukan pada Jumat (3/4) hingga Sabtu (5/4). Pada tahap kedua dilakukan penanaman jagung seluas 2 hektar Minggu (5/4) hingga Senin 6/4). Terus, tahap ketiga dilakukan penanaman jagung seluas 3 hektar Selasa (7/4) hingga Jumat (9/4), yang dilanjutkan melakukan penyemprotan gulma (rumput) menggunakan Herbisida Kayabas," bebernya. Kolaborasi ini, tegas Betty lagi, sebagai komitmen Polres Bengkalis, Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis, dan Desa Bathin Betuah, untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Holding PTPN Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 01 Februari 2026 | 14:30 WIB

Holding PTPN Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN

Bogor, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus dorong penguatan budaya keberlanjutan di seluruh entitas grup. Komitmen tersebut tercermin melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) di halaman Kantor Direksi PT RPN, sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi keluarga besar PTPN Group dalam menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, bersih, lestari, dan berkelanjutan. Penanaman pohon juga sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini usaha. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua IKBI PT RPN, Ira Iman Yani Harahap, beserta jajaran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam. Pada kesempatan tersebut, Ketua IKBI PT RPN menegaskan pohon memiliki peran vital dalam menopang kehidupan dan menjaga keseimbangan ekosistem. “Pentingnya fungsi pohon untuk kehidupan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk makhluk hidup lainnya,” ujar Ira Iman Yani Harahap. Selain itu, penanaman pohon dinilai memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga ketersediaan sumber daya air. “Pohon membantu penyerapan air ke dalam tanah sehingga dapat menjaga ketersediaan sumber air tanah di masa mendatang,” kata Ira. Ia menjelaskan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan kualitas udara. Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap karbondioksida yang dihasilkan dari aktivitas manusia dan makhluk hidup lainnya, serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas. “Oksigen yang kita hirup setiap hari dihasilkan oleh pohon, sementara karbondioksida yang kita keluarkan diserap kembali oleh pohon melalui proses fotosintesis,” jelasnya. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, IKBI PT RPN berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan PTPN Group dan masyarakat luas untuk terus melakukan aksi nyata dalam mendukung pelestarian alam. Holding Perkebunan Nusantara menilai peran organisasi istri karyawan seperti IKBI sebagai bagian penting dalam memperkuat budaya keberlanjutan perusahaan. Organisasi IKBI PT RPN pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan keberlanjutan dan masa depan yang lebih hijau.

WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:33 WIB

WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon

Semarang, katakabar.com - Setiap tahun pada 5 Desember, dunia memperingati World Soil Day, sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya tanah sebagai penopang kehidupan. Tanah fondasi dari 95 persen pangan dunia, rumah bagi seperempat keanekaragaman hayati, sekaligus penyerap karbon alami yang dapat membantu menahan laju perubahan iklim. Tetapi, kondisi tanah di berbagai wilayah Indonesia kini berada dalam titik kritis akibat erosi, abrasi pesisir, deforestasi, hingga pencemaran. Menanggapi tantangan tersebut, LindungiHutan, platform crowdfunding dan kolaborasi penghijauan berbasis teknologi, mendorong keterlibatan publik dan korporasi untuk berkontribusi pada upaya pemulihan kesehatan tanah melalui program penanaman pohon dan restorasi ekosistem. Melalui ribuan kampanye yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan, LindungiHutan telah memberdayakan masyarakat lokal untuk menanam dan merawat berbagai jenis pohon yang terbukti membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan mencegah erosi. “Tanah yang sehat adalah syarat utama bagi keberlanjutan pangan, air, dan kehidupan. Pemulihan tanah tidak bisa dilakukan tanpa tindakan kolektif. Melalui penanaman pohon, terutama mangrove di wilayah pesisir, kami melihat dampak nyata, termasuk abrasi berkurang, tanah kembali stabil, dan mata pencaharian warga membaik,” ujar Ben, CEO LindungiHutan. Isu kerusakan tanah memang bukan sekadar ancaman ekologis, namun juga sosial. FAO memperkirakan dunia kehilangan hingga 24 miliar ton tanah subur setiap tahun, sementara setengah dari lahan pertanian global mengalami degradasi. Di Indonesia, kawasan pesisir menjadi titik paling rentan akibat abrasi dan intrusi air laut. Akar mangrove berperan penting menahan sedimen, sehingga menjadi salah satu solusi restorasi tanah yang paling efektif. Melalui kemitraan dengan komunitas, relawan, dan perusahaan, LindungiHutan menyediakan layanan penanaman pohon, penilaian dampak lingkungan, monitoring berbasis foto, serta pendampingan jangka panjang kepada petani bibit dan warga setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pohon yang ditanam tidak hanya tumbuh, tetapi memberikan manfaat ekologis yang terukur, mulai dari peningkatan kualitas tanah hingga penyerapan karbon. Peringatan World Soil Day (WSD) 2025 menjadi ajakan terbuka bagi publik untuk kembali melihat tanah sebagai aset vital yang harus dijaga. Pemulihan tanah adalah investasi jangka panjang, dan setiap pohon yang ditanam hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang. Melalui kolaborasi dengan LindungiHutan, siapa pun dapat mengambil bagian dalam upaya memulihkan tanah Indonesia dari akar hingga kanopi.

Green Policing, Reskrim Polres Bengkalis Sosialisasi Judol dan Tanam Pohon Bersama Karyawan ISA Lingkungan
Lingkungan
Senin, 17 November 2025 | 21:43 WIB

Green Policing, Reskrim Polres Bengkalis Sosialisasi Judol dan Tanam Pohon Bersama Karyawan ISA

Bathin Solapan, katakabar.com - Kepolisia Resor (Polres) Bengkalis melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) taja sosialisasi Judi Online (Judol), sekaligus melakukan penanaman pohon bersama karyawan PT Intan Andalan Sejati (ISA), Kecamatan Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (17/11) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Kegiatan itu dipimpin Kasatreskrim Polres Bengkalis, Iptu Yohn Mabel diwakil Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkalis, personel Satreskrim Polres Bengkis, serta karyawan PT ISA. Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, diteruskan Kasat Reskrim Polres Bengkalis, Iptu Yohn Mabel kepada wartawan melalui keterangan resmi, Senin malam mengatakan, selain sosialisasi Judi Online dilakukan pengecekan handphone, dan penanaman pohon bersama karyawan PT ISA. Kegiatan ini, ujar Iptu Yohn Mabel, tujuannya guna pencegahan terjadinya tindak pidana Judi Online (Judol) pada karyawan. Sedang, penanaman bibit pohon sebagai upaya penghijauan lingkungan, sekaligus mendukung program Kapolda Riau guna kelestarian alam.

Polres Kepulauan Meranti Gelar Penanaman Pohon Serentak Sempena HPN 2025 Hukrim
Hukrim
Rabu, 12 November 2025 | 09:06 WIB

Polres Kepulauan Meranti Gelar Penanaman Pohon Serentak Sempena HPN 2025

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Pohon Nasional (HPN) Tahun 2025, Polres Kepulauan Meranti, Riau, bersama jajaran Polsek gelar kegiatan penanaman pohon serentak di berbagai tempat, Selasa (11/11) kemarin. Kegiatan tersebut bagian dari program Green Policing yang diinisiasi oleh Polda Riau, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan hidup, sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga bumi. "Penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen nyata Polres Kepulauan Meranti untuk ikut menjaga kelestarian alam. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi masa depan bagi anak cucu kita,” ujar AKBP Aldi. Penanaman pohon dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres dan Polsek di wilayah Kepulauan Meranti, dengan total 150 batang bibit pohon berbagai jenis yang ditanam di sejumlah titik strategis seperti kantor pemerintahan, sekolah, dan area publik. Beberapa jenis pohon yang ditanam antara lain matoa, ketapang, palam putri, pinang, lengkeng, mangga, pucuk merah, jambu, petai, jengkol, sirsak, kopi, mahoni, jeruk, dan balam. Kapolres menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak pemanasan global serta menjaga kualitas udara di daerah pesisir. "Kami ingin menggerakkan semangat kepedulian lingkungan di kalangan personel Polri dan masyarakat. Melalui gerakan ini, kita tumbuhkan kembali budaya menanam dan merawat alam,” tambahnya. Kegiatan penanaman pohon serentak ini turut dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran, antara lain Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat, Polsek Rangsang, Polsek Rangsang Barat, Polsek Merbau, dan Subsektor Rangsang Pesisir. Di tingkat Polres, kegiatan dipusatkan di Kelompok Belajar Yayasan Permata, Jalan Perumbi, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan melibatkan personel Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti. Selain menanam pohon, personel Polres juga melakukan edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar agar ikut menjaga tanaman dan melanjutkan kegiatan penghijauan secara berkelanjutan.