Penerapan
Sorotan terbaru dari Tag # Penerapan
Siapkan Penerapan Sistem Pungutan Ekspor Digital Lewt Bimtek ALEXIA BPDP
Tangerang Selatan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) taja Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Levy Ekspor Terintegrasi AI (ALEXIA) pada pekan Kedua Maret 2026, di PKN STAN Bintaro, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan implementasi sistem informasi pungutan ekspor yang dikembangkan untuk mendukung proses penghimpunan dana perkebunan secara lebih efektif, efisien, dan transparan. ALEXIA dikembangkan sebagai sistem informasi yang memungkinkan eksportir memantau pembayaran Pungutan Ekspor, mengajukan permohonan keberatan atas kekurangan pembayaran maupun pengembalian kelebihan pembayaran, serta melakukan konfirmasi pelunasan kekurangan pembayaran Pungutan Ekspor secara real time. Pengembangan sistem ini salah satu langkah BPDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya eksportir yang melakukan pembayaran Pungutan Ekspor komoditas perkebunan. Lewat kegiatan Bimtek ini, BPDP memberikan pemahaman teknis kepada para pengguna sistem sebagai bagian dari rangkaian persiapan implementasi ALEXIA yang direncanakan mulai digunakan secara resmi pada awal Kuartal II tahun 2026. Ke depan, BPDP akan melaksanakan Bimtek ALEXIA secara bertahap bagi seluruh eksportir komoditas perkebunan guna memastikan implementasi sistem dapat berjalan optimal dan memberikan kemudahan dalam proses administrasi pungutan ekspor.
Pelindo Multi Terminal Perkuat Penerapan Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
Medan, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja dan keamanan operasional melalui kegiatan Reinforcing Safety Culture yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (11/3) lalu. Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menegaskan penguatan budaya keselamatan merupakan bagian penting dari upaya perusahaan untuk memastikan operasional terminal berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. Ia menekankan keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab fungsi tertentu, tetapi harus menjadi budaya yang dijalankan oleh seluruh insan perusahaan di setiap lini operasional. “Kita ingin memastikan setiap terminal di lingkungan Pelindo Multi Terminal menerapkan standar keselamatan yang jelas dan terukur. Safety patrol, pengawasan area terbatas, serta kepatuhan terhadap rambu dan prosedur keselamatan harus benar-benar dijalankan, bukan sekadar formalitas,” kata Ary. Melalui program Reinforcing Safety Culture ini, perusahaan juga akan melakukan self-assessment terhadap tingkat kematangan (maturity level) penerapan keselamatan di setiap terminal. Penilaian tersebut dilakukan menggunakan sistem checklist yang mencakup berbagai aspek, mulai dari akses masuk terminal, fasilitas keselamatan, rambu dan marka, hingga pengawasan aktivitas di lapangan. Melalui kegiatan ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat meningkatkan disiplin keselamatan, memperkuat sterilisasi area operasional terminal, serta memastikan setiap fasilitas pendukung keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung kelancaran operasional terminal nonpetikemas di seluruh wilayah kerja perusahaan.
Dukung Penerapan PP Tunas 17 2025, MyRepublic Indonesia Seminar Literasi Digital 900 Pelajar di TN
Magelang, katakabar com - Guna mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Data Anak di Era Digital mengenai program Tunas Digital, MyRepublic Indonesia taja seminar literasi digital angkat tema “Roketin Generasi Tunas Digital". Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) MyRepublic Indonesia dalam mendorong peningkatan literasi digital bagi generasi muda di Indonesia. Seminar yang dilaksanakan di SMA Taruna Nusantara Senin (9/3), diikuti sekitar 900 peserta yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital secara bijak, aman, serta bertanggung jawab, khususnya dalam menjaga keamanan data pribadi di ruang digital. Acara ini turut dihadiri Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Dr. R.M. Agung Harimurti, M. Kom, Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta, serta Mayjen TNI M. I. Gogor A. A, S.I.P., M.Han, Kepala SMA Taruna Nusantara, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan literasi digital bagi pelajar sebagai bagian dari pembentukan generasi Tunas Digital Indonesia. Edwin Satyadi, Chief Sales MyRepublic Indonesia, menyampaikan sebagai perusahaan penyedia layanan internet, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghadirkan konektivitas berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan sehat bagi generasi muda. “Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas digital generasi muda, literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Melalui program CSR 'Roketin Generasi Tunas Digital', kami ingin berkontribusi dalam mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Chief Sales MyRepublic Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini jadi wujud dukungan MyRepublic Indonesia terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi anak di era digital. Melalui sesi seminar dan diskusi interaktif, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai keamanan data pribadi, etika berinternet, serta bagaimana memanfaatkan teknologi digital secara positif. Program “Roketin Generasi Tunas Digital” bagian dari komitmen berkelanjutan MyRepublic Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia digital di Indonesia. Ke depan, MyRepublic Indonesia akan terus menghadirkan berbagai inisiatif literasi digital sebagai kontribusi nyata perusahaan dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.
Telkom AI Center Bali Dorong Penerapan AI Praktis dan Berdampak Bagi Dunia Usaha
Bali, katakabar.com - Telkom Indonesia tegaskan komitmennya dorong penerapan kecerdasan buatan (AI) yang praktis dan berdampak bagi dunia usaha lewat AI Clinic for Business bertajuk “Mastering the Art of Prompting”, Jumat (28/2) lalu, digelar secara luring di Telkom AI Center of Excellence Bali. Hal itu hasil kolaborasi dengan ADPList dan Buildclub AI. Di mana acara tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelaku bisnis, praktisi teknologi, dan talenta digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI melalui teknik prompting yang efektif dan terstruktur. Sesi pertama dibuka oleh I Gede Teguh Permana, Founder Doublehouse sekaligus Co-Founder RapiMedika. Teguh memperkenalkan framework YTTA (You, Task, Target, Action) sebagai kerangka dasar menyusun prompt yang efektif, mencakup elemen Persona, Goal, Context, Constraint, dan Example. Melalui demonstrasi langsung menggunakan studi kasus analisis prospek klinik di Padangsambian, Bali, ia memperlihatkan perbedaan hasil yang sangat signifikan antara lazy prompt dan smart prompt. Berdasarkan praktik nyata yang diterapkannya, Teguh menegaskan tiga aspek penting yang perlu dipahami pelaku bisnis dalam mengadopsi AI, yakni memahami keterbatasan teknologi seperti risiko AI hallucination, bias algoritmik, dan vendor lock-in yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang, memperhatikan regulasi sesuai sektor, termasuk kewajiban integrasi dengan SATUSEHAT, perlindungan data pasien berdasarkan UU PDP, serta menempatkan AI sebatas Clinical Decision Support System, bukan pengambil keputusan medis, serta menyiapkan langkah awal yang tepat dengan melatih staf menyusun prompt secara efektif, merapikan pencatatan data klinik, dan mempertimbangkan adopsi sistem AI seperti Arcanum untuk meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan. Melengkapi perspektif bisnis, Dana Putra, Product Designer Farmacare, hadir dengan materi “Genius Needs a Brief: Making AI Your Controlled Engineering Partner”. Dana membedah cara kerja AI sebagai pengendali pola berkecepatan tinggi yang belajar dari contoh dan memprediksi apa yang paling sesuai selanjutnya, bukan entitas yang “tahu” seperti manusia. Dana memperkenalkan konsep Source of Truth (SoT), menyematkan referensi resmi seperti brand guidelines, API schema, price list, atau temuan riset ke dalam prompt agar AI berhenti menebak-nebak dan hasilnya dapat diaudit. Konsep ini ia terapkan dalam dua konteks nyata: design generation (menghasilkan desain konsisten dengan design system yang ada) dan app building (membangun fitur sesuai data model dan business rules). Peserta juga diperkenalkan pada sticky-note trick sebagai mental model praktis menyusun prompt, mencakup lima elemen: Goal, User/Context, Steps/Method, Output Format dan Quality Checks. Dana menutup sesinya dengan memperkenalkan dua tools yang dapat langsung dipraktikkan: Prompt Cowboy untuk mengubah ide kasar menjadi prompt terstruktur, dan OpenAI Prompt Optimizer untuk menganalisis dan memperbaiki draft prompt secara otomatis. Keistimewaan utama acara ini terletak pada sesi klinik konsultasi yang dibuka setelah pemaparan materi. Para peserta, mulai dari pelaku usaha kecil, praktisi bisnis, hingga talenta digital, hadir membawa permasalahan konkret dari bisnis mereka dan mendapatkan arahan langsung dari narasumber. Salah satu sesi konsultasi yang menarik yaitu masalah seorang perempuan pengusaha Skyrenttoys, jasa sewa mainan anak. Beliau menceritakan tantangannya dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya. Ia kerap menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan seputar cara penggunaan mainan, mencari referensi jenis mainan baru untuk kelompok usia 3–5 tahun, hingga rekomendasi pengembangan produk. Tetapi ia selalu terganjal oleh jawaban AI yang terlalu panjang dan memakan waktu untuk dibaca di tengah kesibukan mengelola usaha. Setelah dianalisa dan dipahami, narasumber kemudian memberikan solusi melalui teknik prompting yang tepat yang dibantu dengan Prompt Cowboy dan OpenAI Prompt Optimizer. Selain itu, ia juga diajari untuk dapat menambahkan instruksi spesifik seperti format output, batasan jumlah poin, atau panjang pendek ke dalam prompt sehingga AI akan menghasilkan respons yang lebih ringkas, menarik dan langsung menjawab kebutuhan. Pertanyaannya sederhana tetapi mewakili banyak pengguna AI awam, yakni bagaimana cara mendapatkan output AI yang lebih ringkas dan langsung ke intinya? Narasumber langsung memberikan solusi praktis: masalah tersebut bukan terletak pada AI-nya, melainkan pada cara prompt disusun. Dengan menambahkan instruksi output yang spesifik ke dalam prompt, seperti jumlah poin maksimal, format jawaban (bullet atau paragraf), atau batas panjang respons, AI akan menghasilkan jawaban yang padat, ringkas, dan langsung menjawab kebutuhan tanpa perlu membaca paragraf panjang yang tidak relevan. Momen ini mempertegas esensi dari format klinik yang dipilih: bahwa pemahaman tentang prompting bukan hanya tentang teori, tetapi tentang kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis yang nyata ke dalam instruksi AI yang tepat sasaran. Sesi diskusi berlangsung sangat hidup dengan peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan arahan langsung dari para narasumber. Indria Trisni Puspita, Business dan Community Lead Telkom AI Connect Bali, menegaskan acara ini merupakan bagian dari upaya konsisten Telkom AI Center dalam membangun kapabilitas AI yang relevan dengan kebutuhan industri. “Kami ingin mendorong pemanfaatan AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memiliki nilai nyata bagi operasional bisnis. Prompting adalah keterampilan strategis, dan siapapun bisa menguasainya dengan pendekatan yang tepat," terangnya. Senada dengan hal tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menambahkan penguatan literasi AI di kalangan pelaku usaha menjadi kunci agar transformasi digital tidak berhenti pada wacana. “AI akan memberikan dampak optimal ketika dipahami sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang terstruktur. Melalui forum seperti AI Clinic, kami ingin memastikan pelaku bisnis memiliki pemahaman yang benar sekaligus keterampilan praktis untuk mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” jelas Mizan. Kolaborasi antara Telkom AI Center Bali, ADPList, dan Buildclub AI dalam acara ini membuktikan bahwa ekosistem AI di Indonesia terus tumbuh dan semakin solid.
HSB Investasi Pertegas Penerapan Standar Keamanan di Tengah Maraknya Pialang Ilegal
Jakarta, katakabar.com - Di tengah maraknya aplikasi trading ilegal, HSB Investasi pertegas standar keamanan dana, transparansi transaksi, dan edukasi nasabah sebagai salah satu broker forex terbaik di Indonesia. Meningkatnya minat masyarakat terhadap trading forex, komoditas, dan indeks global turut mendorong pertumbuhan industri pialang berjangka di Indonesia. Tetapi, di tengah tren positif tersebut, kasus investasi ilegal dan broker tidak berizin masih menjadi perhatian publik. Menanggapi kondisi tersebut, HSB Investasi (PT Handal Semesta Berjangka) menegaskan komitmennya perkuat standar keamanan dana, transparansi transaksi, serta edukasi nasabah sebagai fondasi utama operasional perusahaan. Sebagai perusahaan pialang berjangka yang terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), OJK, dan BI, HSB memastikan seluruh aktivitas perdagangan berjalan sesuai regulasi nasional. Setiap transaksi nasabah diproses melalui sistem bursa dan lembaga kliring resmi, sehingga tercatat dan dapat diverifikasi. Salah satu aspek utama perlindungan nasabah adalah penerapan segregated account atau rekening terpisah. Dana nasabah disimpan secara terpisah dari dana operasional perusahaan di bank nasional (segregated account) dan diaudit secara rutin oleh Kantor Akuntan Publik, sehingga memastikan transparansi pengelolaan serta mencegah pencampuran dana perusahaan dengan dana nasabah. Skema ini menjadi standar penting dalam industri pialang resmi untuk menjaga keamanan dana dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perdagangan berjangka yang teregulasi. Selain itu, perusahaan juga menerapkan standar keamanan informasi berbasis sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 guna memastikan pengelolaan data nasabah dilakukan sesuai praktik internasional. HSB Investasi memanfaatkan sistem pencatatan transaksi yang terintegrasi dengan infrastruktur bursa berjangka resmi, yakni Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) serta lembaga kliring Indonesia Clearing House (ICH). Melalui mekanisme ini, setiap transaksi nasabah dicatat dan diproses sesuai standar bursa, sehingga memiliki jejak administratif yang dapat diverifikasi. Dengan sistem tersebut, seluruh aktivitas perdagangan tidak hanya berlangsung di dalam platform, tetapi juga tercatat melalui ekosistem bursa dan kliring yang diawasi regulator. Transparansi ini menjadi pembeda utama antara pialang resmi yang beroperasi sesuai ketentuan dan entitas ilegal yang tidak terhubung dengan sistem bursa nasional. Selain aspek legalitas dan keamanan dana, HSB Investasi juga menempatkan edukasi sebagai bagian dari perlindungan nasabah. Perusahaan menyediakan akun demo untuk pembelajaran tanpa risiko, serta program edukasi rutin mengenai manajemen risiko, analisis pasar, dan psikologi trading. Sebagai bagian dari inovasi teknologi, broker lokal resmi ini juga menghadirkan fitur AI Trading interaktif pertama di Indonesia yang dirancang untuk membantu nasabah memahami pola pasar dan pengelolaan risiko secara lebih sistematis. Fitur tersebut terintegrasi dalam aplikasi trading all-in-one pertama di Indonesia, yang memungkinkan akses berbagai instrumen global seperti forex, komoditas, indeks, hingga saham global dalam satu platform. Dengan fondasi kepatuhan regulasi, penguatan teknologi, serta edukasi berkelanjutan, HSB Investasi berupaya memperkuat reputasinya di industri sebagai broker forex terbaik di Indonesia yang menempatkan perlindungan nasabah sebagai prioritas utama.
Pengamat Bilang MIND ID Barometer Nasional Penerapan K3 Tambang
Jakarta, katakabar.com - Penerapan disiplin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara inklusif dan berkelanjutan kini bukan lagi sekadar kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital dalam melindungi aset manusia serta meningkatkan daya saing global. Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, dinilai telah berhasil memosisikan diri sebagai tolok ukur (barometer) konkret dalam transformasi budaya keselamatan tambang di tanah air. Co-Founder A+ CSR Indonesia, Jalal, menyatakan integrasi standar K3 di dalam Grup MIND ID telah melampaui fase kepatuhan dasar. Menurutnya, kombinasi antara Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Minerba dengan standar internasional ISO 45001 telah memberikan dampak nyata pada penurunan tren Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) secara konsisten. "Bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) skala menengah, grup ini adalah mercusuar. Dalam hal budaya K3, MIND ID adalah barometer mutlak," ujar Jalal lewat keterangannya di Jakarta. Sebagai bagian dari keanggotaan International Council on Mining and Metals (ICMM), MIND ID membawa standar global ke dalam operasional domestik. Jalal menyoroti bagaimana intervensi teknologi digital dan adopsi Internet of Things (IoT) bukan lagi sekadar "kosmetik" perusahaan, melainkan strategi inti untuk menekan angka kecelakaan kerja hingga ke titik terendah. Salah satu bukti nyata berada pada operasional tambang bawah tanah (underground mining) PT Freeport Indonesia (PTFI). Jalal menyebut PTFI sebagai "laboratorium tambang" yang menerapkan teknologi mitigasi risiko tingkat tinggi. "Mitigasi risiko runtuhan di sana tidak lagi sekadar memasang rock bolt secara manual. Mereka menggunakan teknologi seismic monitoring tingkat lanjut untuk mendeteksi pergerakan massa batuan secara real-time guna memprediksi potensi rockburst," jelasnya. Jalal memuji implementasi Remote Operation Management System di PTFI. Sistem ini memungkinkan operator menjalankan alat berat dari ruang kendali yang berjarak kilometer dari area berbahaya. Pengelolaan wet muck (lumpur basah) yang berisiko tinggi pun kini dimitigasi dengan sistem pemuatan jarak jauh. "Ini bukan gaya-gayaan. Ini adalah strategi cerdas untuk memindahkan manusia keluar dari line of fire (garis bahaya). Saat regulasi domestik mungkin baru mengatur aspek keamanan dasar, mereka sudah menerapkan sistem ventilasi otomatis dan evakuasi mandiri berbasis sensor," ucap Jalal. Selain di tambang bawah tanah, anggota Grup MIND ID lainnya juga telah mengadopsi IoT untuk pemantauan kestabilan lereng tambang terbuka melalui radar, serta pemasangan sensor pada kendaraan (collision avoidance system) untuk mencegah tabrakan. Langkah transformatif ini diharapkan tidak hanya berhenti di level Holding, tetapi mampu menginspirasi seluruh ekosistem pertambangan di Indonesia untuk memprioritaskan keselamatan pekerja di atas segalanya.
AAL Pastikan ISPO dan Pro Petani Kecil Bagian Rantai Sawit Keberlanjutan
Jakarta, katakabar.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) pastikan penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan pro petani kecil bagian rantai kelapa sawit berkelanjutan. Itu dilakukan dengan mendorong produktivitas kelapa sawit berkelanjutan melalui inovasi, inklusivitas, dan penerapan teknologi. Menurut Presiden Direktur Astra Agro, Djap Tet Fa, di forum Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2025 di Jakarta Convention Center, Jumat (10/10) lalu, di Astra Agro Lestari, kami membangun model pertanian yang inklusif, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Model yang mampu menjamin ketahanan pangan masa depan melalui perpaduan antara inovasi, kemitraan, dan keberlanjutan. Pada sesi bertema Sustainable Agriculture, Djap menekankan pentingnya kemitraan publik-swasta (public–private partnership) untuk memastikan ketahanan pangan jangka panjang. Ia menjelaskan konsep sustainable intensification, yakni memproduksi lebih banyak dari lahan yang sudah ada tanpa memperluas area tanam, menjadi inti strategi Astra Agro. Beberapa langkah konkret yang dilakukan antara lain peremajaan kebun lama dengan varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru, riset pupuk hayati organik untuk memperbaiki kesehatan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan menurunkan emisi karbon. Selain itu, ia menegaskan komitmennya terhadap penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan kebijakan tanpa deforestasi, konservasi lahan gambut, serta penghormatan hak asasi manusia (NDPE) sebagai bagian dari praktik bisnis yang bertanggung jawab dan transparan. No one left behind,” tegas Djap Tet Fa, dilansir dari laman wartaekonomi.co.id, Senin siang. Ia pastikan petani kecil menjadi bagian dari rantai nilai yang inklusif melalui akses setara terhadap bahan tanam, pupuk, pembiayaan, dan pelatihan. Lantas, Djap menambahkan petani sawit (smallholders) merupakan mitra utama Astra Agro dalam mendorong ketahanan pangan nasional. “Misi kami sederhana, petani kecil harus tumbuh bersama kami, bukan tertinggal di belakang,” ulasnya. Melalui Program Inklusi Petani Kecil, kata Djap, Astra Agro bekerja sama dengan ribuan petani mitra untuk membangun ekosistem pertanian tangguh dan modern. Program ini mencakup pelatihan lapangan, pengelolaan hama, pemupukan presisi, dan pengelolaan tanah berkelanjutan, serta dukungan akses pasar dan pembiayaan. Digitalisasi turut menjadi bagian penting strategi perusahaan. Astra "Agro memanfaatkan drone, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data untuk memantau kesehatan kebun dan meningkatkan efisiensi panen. Perusahaan juga mengembangkan platform digital untuk pengiriman hasil panen, pemantauan harga, dan konsultasi agronomi secara real-time," jelasnya. Presiden Direktur sekligus alumnus Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, pemberdayaan petani kecil bukan semata tanggung jawab sosial, melainkan investasi strategis bagi ketahanan sistem pertanian nasional. “Saat petani memiliki akses terhadap alat, keterampilan, dan pasar, mereka menjadi mitra sejati dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan manfaat keberlanjutan yang dirasakan oleh semua pihak,” tutup Djap. Forum IISF 2025 dihadiri lebih dari 250 pembicara dan 100 pelaku bisnis serta filantropis global dengan tema Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengutarakan pembangunan berkelanjutan di negara berkembang harus menempuh jalannya sendiri.
PTPP Raih Rekor MURI Lewat Penerapan Inovasi, Tegaskan Komitmen Pionir Konstruksi Berkelanjutan
Dengan teknologi BIPV yang terintegrasi secara langsung ke dalam struktur bangunan, tambahnya lagi, menciptakan harmoni sempurna antara estetika, fungsi dan keberlanjutan. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menerangkan, pencapaian ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan hijau di Indonesia. “BIPV adalah inovasi yang menjawab tantangan energi masa depan dan memperkuat posisi PTPP sebagai pionir konstruksi berkelanjutan,” tutur Joko.
Selama Penerapan Kebijakan ASN Wajib Naik Transum, Pengguna LRT Jabodebek Naik 12 Persen
Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek sambut baik kebijakan "ASN Naik Transportasi Umum Setiap Hari Rabu", lantaran telah meningkatkan jumlah pengguna di hari Rabu sebesar 12 persen. Pihaknya siap mendukung perluasan kebijakan ini ke sektor swasta untuk memperkuat ekosistem transportasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Sebagai transportasi publik yang siap melayani mobilitas masyarakat setiap hari, LRT Jabodebek menyambut baik berbagai kebijakan yang mendorong penggunaan angkutan umum. Salah satu inisiatif yang kini memberikan dampak positif adalah program “ASN Naik Transportasi Umum Setiap Hari Rabu” yang telah berlangsung sejak 30 April 2025. Kebijakan ini menunjukkan bagaimana dorongan dari pemerintah mampu membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Pemprov DKI Jakarta menyampaikan kebijakan tersebut tidak hanya berhasil mengubah pola mobilitas ASN, tapi mendapat respons positif dari masyarakat. Melihat keberhasilannya, pemerintah daerah kini tengah mempertimbangkan perluasan kebijakan serupa untuk kalangan pegawai swasta. Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purmonosidi menyatakan, pihaknya menyambut positif wacana tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejak kebijakan ASN diberlakukan, LRT Jabodebek mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna di hari Rabu. “Kami melihat antusiasme masyarakat yang semakin tinggi dalam menggunakan transportasi umum, khususnya setiap hari Rabu. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif dalam mendorong perubahan pola mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya. Kurun delapan minggu pelaksanaan kebijakan tersebut, kata Mochamad, jumlah pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja Rabu tercatat sebanyak 818.796 pengguna, atau rata-rata 102.350 pengguna per minggu. Jumlah ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode delapan minggu sebelumnya, yang mencatat total 728.696 pengguna, atau rata-rata 91.087 pengguna per minggu. "Perluasan kebijakan ke sektor swasta dapat memperkuat ekosistem transportasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan," ucapnya.
Penerapan Sistem AV Crestron Ubah Ruang Kantor Jadi Lingkungan Harmonis Ergonomi dan Estetika
teknologi tidak hanya berfungsi tapi juga melengkapi keindahan dan kenyamanan ruang kerja. Otomatisasi dalam sistem AV Crestron memungkinkan pengaturan ruang kerja berjalan lebih cepat dan praktis. Misalnya, pengaturan suara, tampilan, serta pencahayaan bisa diaktifkan dengan satu sentuhan. Pengguna dapat menyimpan pengaturan untuk berbagai jenis pertemuan atau kegiatan. Ini mengurangi waktu persiapan dan memungkinkan fokus pada pekerjaan inti. Dengan otomatisasi, risiko kesalahan pengaturan menurun. Efisiensi ruang kerja ini mendukung produktivitas yang lebih tinggi dan lingkungan yang lebih nyaman serta responsif terhadap kebutuhan.