Pengguna
Sorotan terbaru dari Tag # Pengguna
FLOQ Dorong Pengguna Trading Strategis Zero Fee, Luncurkan Limit Order dan Kampanye Tema Pokémon
Jakarta, katakabar.com - FLOQ, platform aset kripto yang berfokus pada edukasi dan kemudahan akses, hari ini resmi meluncurkan fitur Limit Order, bersamaan dengan kampanye interaktif bertema Pokémon Series Campaign yang akan berlangsung mulai 27 April hingga 10 May 2026. Peluncuran fitur Limit Order menjadi langkah strategis FLOQ menghadirkan pengalaman trading yang tidak hanya lebih fleksibel dan terukur, tetapi juga lebih engaging bagi pengguna, melalui pendekatan gamifikasi yang tetap berlandaskan edukasi. Dengan fitur Limit Order, pengguna kini dapat menentukan harga beli dan jual aset kripto secara mandiri. Transaksi akan dieksekusi secara otomatis ketika harga mencapai target yang telah ditentukan, memungkinkan pengguna untuk menerapkan strategi seperti buy the dip maupun take profit tanpa harus memantau pasar secara terus-menerus. “Limit Order memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna dalam menentukan strategi trading mereka. Ini bukan hanya soal membeli atau menjual, tetapi bagaimana pengguna dapat mengambil keputusan dengan lebih disiplin dan terencana,” ujar Yudhono Rawis, CEO FLOQ. Sebagai bagian dari peluncuran ini, FLOQ juga menghadirkan Pokémon Series Campaign, sebuah inisiatif interaktif yang mendorong pengguna untuk mulai mencoba fitur Limit Order melalui pendekatan yang lebih ringan dan menarik. Melalui kampanye ini, pengguna diajak untuk berpartisipasi dalam aktivitas trading dengan pendekatan strategi, seperti menentukan entry price dan target harga, yang kemudian dikaitkan dengan mekanisme reward dalam bentuk koleksi bertema Pokémon. “Pokémon Series Campaign, kami ingin memperkenalkan konsep trading yang lebih strategis dengan cara yang lebih approachable, terutama bagi pengguna baru. Fokus kami tetap pada edukasi, namun dengan pengalaman yang lebih engaging,” ucap Yudhono. FLOQ menegaskan kampanye ini dirancang untuk mendorong pemahaman pengguna terhadap mekanisme trading, bukan sekadar aktivitas transaksional. Dengan kombinasi antara fitur Limit Order dan pendekatan gamifikasi, pengguna diharapkan dapat belajar mengelola risiko dan strategi dengan lebih baik. Jadi pembeda FLOQ dari banyak platform lainnya, fitur Limit Order ini hadir bersamaan dengan komitmen perusahaan terhadap Zero Fee trading, sehingga pengguna dapat mengeksekusi strategi mereka tanpa terbebani biaya transaksi tambahan. Peluncuran ini juga didukung berbagai materi edukasi, termasuk artikel strategi trading, konten video, serta panduan penggunaan fitur di dalam aplikasi, guna memastikan pengguna dapat memahami dan memanfaatkan fitur ini secara optimal. Dengan hadirnya Limit Order dan kampanye interaktif ini, FLOQ terus memperkuat visinya untuk menghadirkan pengalaman investasi kripto yang lebih inklusif, edukatif, dan relevan bagi generasi baru pengguna aset digital di Indonesia. FLOQ menegaskan seluruh inisiatif ini tetap berlandaskan pada edukasi pengguna. Peluncuran Limit Order didukung oleh berbagai materi pembelajaran, mulai dari artikel strategi trading, konten video edukatif, hingga panduan penggunaan fitur di dalam aplikasi. Untuk memahami lebih lanjut tentang strategi Limit Order, pengguna dapat mempelajari panduan berikut: Perbedaan Market Order dan Limit Order: Mana yang Lebih Sesuai untuk Strategimu? Strategi Buy the Dip: Cara Membeli Saat Harga Turun Cara Menghindari Slippage Saat Trading Crypto Panduan Strategi Trading untuk Pemula Melalui pendekatan ini, FLOQ berharap pengguna tidak hanya memanfaatkan fitur, tetapi juga memahami strategi di balik setiap keputusan trading. Dengan kombinasi antara kontrol yang lebih baik melalui Limit Order, pendekatan edukasi yang berkelanjutan, serta komitmen terhadap Zero Fee trading, FLOQ terus memperkuat visinya untuk menghadirkan pengalaman investasi kripto yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada pengguna. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif, dan platform berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads serta mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.
Lebih 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Adopsi Kripto Regional
Jakarta, katakabar.com - Indonesia dinilai berada pada titik penting evolusi industri kripto global, seiring dengan meningkatnya partisipasi investor domestik dan perubahan struktural yang terjadi di tingkat internasional. Wawancara terbaru bersama CNBC Indonesia, Founder dan CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menjelaskan saat ini pasar kripto tidak lagi dipandang sebagai pasar yang berdiri sendiri, melainkan sebagaibagian dari ekosistem keuangan global semakin terintegrasi dengan dinamika makro, termasuk pergerakan suku bunga, likuiditas global, serta ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi perilaku investor di berbagai kelas aset. Menurutnya, apa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir bukanlah penurunan fundamental, melainkan proses penyesuaian harga yang mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi global, di mana investor kini semakin mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dalam pengambilan keputusan terkait aset digital. Pad konteks global, di antara perubahan paling signifikan yang mendorong arah industri, yakni meningkatnya keterlibatan institusi besar dalam ekosistem kripto. Berbeda dengan siklus sebelumnya yang didominasi oleh partisipasi ritel, saat ini semakin banyak asset manager, investment bank, perbankan, hingga perusahaan global yang mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin, baik sebagai aset utama maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio mereka. Pergeseran ini tidak hanya meningkatkan legitimasi aset kripto sebagai bagian dari lanskap investasi yang lebih luas, tetapi juga memperkuat struktur pasar dari sisi likuiditas dan stabilitas jangka panjang. Yudhono menekankan institusi tidak bergerak berdasarkan sentimen jangka pendek, melainkan mempertimbangkan faktor-faktor seperti struktur pasar, kedalaman likuiditas, serta potensi pertumbuhan jangka panjang, sehingga kehadiran mereka menjadi salah satu indikator penting industri ini sedang bergerak menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan. Di sisi domestik, Indonesia menunjukkan perkembangan yang tidak kalah signifikan. Dengan lebih dari 20 juta investor kripto yang tercatat, serta keberadaan lebih dari 20 pelaku industri yang telah beroperasi dalam kerangka regulasi yang semakin jelas, Indonesia telah melampaui fase awal adopsi, dan mulai membangun fondasisebagai pasar yang lebih terstruktur. Pertumbuhan ini juga didukung peningkatan pengawasan dan kejelasan regulasi, yang tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pelaku industri untuk berkembang secara berkelanjutan. Pada perspektif ini, Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi, tetapi sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pusat adopsi kripto di kawasan Asia, terutama dengan karakteristik demografis yang didominasi oleh populasi digital-native serta meningkatnya penetrasi teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sejalan dengan perkembangan tersebut, FLOQ mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui pendekatan yang menitikberatkan pada kesederhanaan produk, edukasi, serta kolaborasi lintas industri. Kurun waktu kurang dari 10 bulan sejak peluncuran, FLOQ telah mencapai lebih dari 2 juta pengguna, mencerminkan tingginya kebutuhan akan platform yang mampu menjembatani antara kompleksitas teknologi kripto dengan kebutuhan pengguna yang lebih luas, khususnya bagi mereka yang baru memasuki dunia aset digital. Selain penguatan produk, FLOQ juga aktif membangun kerja sama pemasaran maupun kerjasama strategis lainnya dengan berbagai mitra dari sektor retail dan ekosistem digital, termasuk Blibli, Smartfren, dan Ismaya, sebagai bagian dari upayauntuk menghadirkan kripto dalam konteks yang lebih relevan dan mudah diakses dalam kehidupan sehari-hari. Masih Yudhono, kolaborasi dengan sektor seperti fintech, pembayaran, dan e-commerce menjadi salah satu kunci dalam mempercepat adopsi, karena memungkinkan integrasi aset digital ke dalam ekosistem yang sudah familiar bagi masyarakat luas, sehingga mengurangi hambatan awal dalam proses adopsi. Ke depan, FLOQ melihat pertumbuhan industri kripto tidak lagi dapat diukur semata dari sisi volume transaksi atau jumlah pengguna, melainkan dari kualitas partisipasi yang terbentuk di dalamnya. Pada fase berikutnya, faktor seperti literasi, pemahaman risiko, serta kepercayaan terhadap platform akan menjadi penentu utama dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan. Lantaran itu, pendekatan yang mengedepankan edukasi dan transparansi menjadi semakin relevan, terutama konteks pasar semakin kompleks dan terintegrasi dengan sistem keuangan global. Dengan kombinasi antara pertumbuhan domestik yang kuat dan dukungan dari tren institusional global, Indonesia memiliki peluang strategis untuk memainkan peran yang lebih besar dalam peta industri kripto di kawasan, sekaligus mendorong terbentuknya pasar yang tidak hanya berkembang secara kuantitatif, tetapi juga matang secara struktural dan berdaya tahan dalam jangka panjang. Untuk mengenali lebih lanjut tentang aset digital, dan strategi investasi bagi pemula, anda bisa mengakses FLOQ Academy secara cuma-cuma. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.
Total 60 Persen Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Jakarta, katakabar.com - Perilaku konsumen dalam mencari informasi digital mulai berubah cukup signifikan. Jika sebelumnya orang langsung pergi ke mesin telusur, seperti Google, sekarang sebagian pengguna justru memulai pencarian dari kecerdasan buatan (AI). Studi yang dikutip oleh Search Engine Land menunjukkan bahwa sekitar 37 persen konsumen kini mengawali pencarian mereka melalui AI. Artinya, titik awal perjalanan konsumen mulai bergeser. Temuan ini juga diperkuat oleh laporan dari Priority Pixels yang menyebutkan bahwa 60 persen pengguna merasa jawaban dari AI lebih jelas dibandingkan hasil pencarian tradisional. Ini menunjukkan bukan hanya penggunaannya yang meningkat, tetapi juga kepercayaan terhadap AI sebagai sumber informasi. Perubahan ini membuat peran AI tak lagi sekadar alat bantu. AI mulai menjadi tempat utama orang mencari dan memahami informasi. Tetapi, di balik kemudahan tersebut, ada risiko baru yang sering luput dari perhatian brand. Dalam sistem AI, pengguna tidak lagi melihat banyak pilihan seperti di halaman hasil pencarian. AI akan menyaring dan merangkum hanya beberapa brand yang dianggap paling relevan dan kredibel. Akibatnya, jumlah brand yang masuk ke tahap pertimbangan jadi jauh lebih sedikit. “Ketika konsumen mulai dari AI, mereka tidak lagi melihat banyak opsi seperti di mesin pencari. Mereka langsung mendapatkan ringkasan. Artinya, brand yang tidak masuk dalam ringkasan tersebut bisa kehilangan peluang bahkan sebelum dipertimbangkan,” kata Alexandro Wibowo, Co-Founder Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas digital brand di era AI. Situasi ini menciptakan risiko yang sifatnya tidak terlihat langsung, tetapi berdampak besar. Brand bisa saja masih aktif, memiliki produk yang bagus, bahkan mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari, tetapi tetap tidak muncul dalam jawaban AI. Apabila ini terjadi, brand bisa kehilangan peluang sejak awal tanpa ada tanda yang jelas dari sisi performa. “Ini yang sering tidak disadari. Brand merasa performanya masih stabil, padahal pelan-pelan mereka mulai tidak masuk dalam percakapan. Dampaknya baru terasa belakangan, saat peluang sudah lewat,” jelas Alexandro. Melihat perubahan ini, muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai AI Visibility Optimization (AVO). Pendekatan ini berfokus pada bagaimana brand membangun struktur informasi yang jelas, konsistensi narasi, serta sinyal kredibilitas agar lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh sistem AI. “AI tidak hanya mencari informasi, tapi juga menyusun jawaban dan memilih. Kalau brand tidak cukup jelas, tidak konsisten, atau tidak punya validasi yang kuat, AI tidak punya alasan untuk menyebutnya,” jelas Alexandro. Seiring makin banyaknya konsumen yang memulai pencarian dari AI, perusahaan perlu mulai mengevaluasi kembali strategi visibilitas digital mereka. Persaingan sekarang bukan hanya soal siapa yang muncul, tetapi siapa yang masuk dalam jawaban. Di era ini, kehilangan visibilitas tidak selalu terlihat dari angka, melainkan sering terjadi saat brand tidak lagi muncul di momen yang paling menentukan.
Selama Libur Panjang April 2026, Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Signifikan Tumbuh 138 Persen
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur panjang akhir pekan pada 3 hingga 5 April 2026 lalu. Total pengguna selama tiga hari tersebut mencapai 270.696 pengguna, meningkat tajam dibandingkan periode libur panjang tahun 2025 yang tercatat sebanyak 113.606 pengguna. Secara persentase, terjadi kenaikan sebesar 138,2 persen, menunjukkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek sebagai moda transportasi pilihan masyarakat perkotaan dalam mengisi periode libur. Jika dirinci per hari, jumlah pengguna pada periode tersebut adalah: • 3 April 2026: 90.078 pengguna • 4 April 2026: 95.152 pengguna • 5 April 2026: 85.466 pengguna Puncak tertinggi terjadi pada 4 April 2026, mengindikasikan mobilitas masyarakat berada pada fase optimal di tengah periode libur. Dari sisi stasiun, akumulasi tiga hari menunjukkan bahwa tiga stasiun dengan volume pengguna tertinggi adalah: • Stasiun Dukuh Atas: 46.408 pengguna • Stasiun Harjamukti: 34.649 pengguna • Stasiun Cikoko: 27.418 pengguna Sebagai pembanding, pada periode 18 hingga 20 April 2025, tiga stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi tercatat: • Dukuh Atas BNI: 39.922 pengguna • Harjamukti: 28.725 pengguna • Cikoko: 21.982 pengguna Perbandingan ini menunjukkan bahwa seluruh stasiun utama mengalami peningkatan volume pengguna yang konsisten, dengan Dukuh Atas tetap menjadi simpul mobilitas tertinggi, sekaligus memperkuat fungsi integrasi antarmoda di pusat kota. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan tren ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam memilih transportasi publik. “Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya sebagai solusi mobilitas yang efisien, terutama saat periode libur panjang. Integrasi antarmoda, waktu tempuh yang pasti, serta kenyamanan layanan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik,” ujar Radhitya. Ke depan, LRT Jabodebek akan terus mengoptimalkan layanan, baik dari sisi operasional maupun konektivitas, guna mengantisipasi pertumbuhan pengguna yang diproyeksikan akan terus meningkat, terutama pada periode-periode dengan mobilitas tinggi seperti libur panjang dan hari besar nasional.
KAI Daop 2 Bandung: Terima Kasih ke 872 Ribu Pengguna Jasa KA Angkutan Lebaran 2026
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sampaikan apresiasi, dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah percayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini jadi bukti kuat bahwa kereta api tetap menjadi andalan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik maupun balik. Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 441.610 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Sedang, jumlah pelanggan yang datang mencapai 430.569 orang, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan capaian tersebut bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. “KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada 441.610 pelanggan berangkat dan 430.569 pelanggan datang yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Kuswardojo menambahkan tingginya jumlah pelanggan ini juga menunjukkan kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu dalam perjalanan. KAI Daop 2 Bandung selama masa Angkutan Lebaran 2026 memastikan seluruh operasional perjalanan berjalan dengan lancar dan aman. Berbagai langkah antisipatif dilakukan, mulai dari peningkatan kesiapan petugas di lapangan, pemeriksaan sarana dan prasarana, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan selama perjalanan. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, terutama dalam menghadapi potensi gangguan perjalanan selama periode dengan mobilitas tinggi tersebut. Kuswardojo menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk pelanggan yang turut menjaga ketertiban dan mengikuti aturan selama menggunakan layanan kereta api. “Kami mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah tertib dan mengikuti aturan selama perjalanan. Hal ini sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang terhadap layanan transportasi publik yang andal. Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 2 Bandung kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat, serta mengajak seluruh pelanggan untuk terus menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Garut, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api dari Stasiun Garut selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun balik. Stasiun Garut sebagai salah satu stasiun penting di wilayah selatan Jawa Barat terus menunjukkan peran strategisnya dalam melayani mobilitas masyarakat. Terlebih pada momen Angkutan Lebaran, volume penumpang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Berdasarkan data yang dihimpun, pada periode hari biasa rata-rata harian penumpang yang naik kereta api jarak jauh (KA JJ) dan KA Lokal (Commuter Line) mencapai 1.337 pelanggan per hari. Dengan rincian rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut sebanyak 590 pelanggan dan KA Lokal Commuter Line, mencapai 747 pelanggan. Pada periode Angkutan Lebaran 2026 data sampai dengan Jumat (27/3), terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 48 persen dari hari biasanya di Stasiun Garut. Rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line mencapai 1.976 pelanggan per hari. Jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut meningkat menjadi 704 pelanggan, sedangkan KA Lokal Commuter Line melonjak menjadi 1.272 pelanggan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan peningkatan ini merupakan indikasi kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api, khususnya di wilayah Garut dan sekitarnya. “Peningkatan jumlah pelanggan dari Stasiun Garut selama Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian. Selain faktor kenyamanan dan ketepatan waktu, kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pelanggan merasa aman dan terlayani dengan baik,” ujar Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan Stasiun Garut saat ini melayani berbagai perjalanan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal, yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memilih jadwal perjalanan. Dari Stasiun Garut, pelanggan dapat menikmati layanan 2 KA Jarak Jauh yaitu KA Cikuray dan KA Papandayan, yang menghubungkan Garut dengan berbagai kota tujuan. Selain itu, tersedia pula 2 layanan KA Lokal Commuter Line yang melayani mobilitas harian masyarakat di wilayah Daop 2 Bandung. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan, terutama di masa Angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang. Berbagai upaya dilakukan mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas pelayanan di stasiun, termasuk adanya posko Komunitas Pencinta Kereta Api dari Garut Railfans. Dengan adanya peningkatan ini, KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama perjalanan menggunakan kereta api.
Total 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Dirut JM: Optimalkan RAA dan Manfaatkan ATT
Jakarta, katakabar.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H+5 libur Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026 atau pada periode 11 hingga 26 Maret 2026 mencapai 2.357.203 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). Rivan mengatakan, sebanyak 2,3 juta kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek tersebut merupakan 69,45% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke wilayah Jabotabek selama periode 11 hingga 31 Maret 2026. Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 1.071.678 kendaraan (45,5%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 715.045 kendaraan (30,3%) dari arah Barat (Merak), dan 570.480 kendaraan (24,2%) dari arah Selatan (Puncak). Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut: Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) * Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 559.529 kendaraan, meningkat 26,6% dari lalin normal. * Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan jumlah 512.149 kendaraan, meningkat 2,3% dari lalin normal. Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 1.071.678 kendaraan, meningkat 13,7% dari lalin normal. Arah Barat (Merak) Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 715.045 kendaraan, lebih rendah 2,8% dari lalin normal. Arah Selatan (Puncak) Sementara, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 570.480 kendaraan, meningkat 1,9% dari lalin normal. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+5 Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi (Kamis, 26 Maret 2026) mencapai 192.122 kendaraan atau meningkat 43,1% dibanding normal (134.273 kendaraan). Peningkatan jumlah kendaraan tertinggi tercatat terjadi di GT Cikampek Utama, yaitu sebesar 68.244 kendaraan, meningkat 162,7% dari lalin normal. Rivan menambahkan, potensi kepadatan tidak hanya dipengaruhi oleh volume lalu lintas yang meningkat dibanding kondisi normal, tetapi juga tingginya aktivitas pengguna di rest area. Kondisi ini memerlukan antisipasi melalui perencanaan perjalanan yang matang, termasuk pemanfaatan rest area alternatif di luar jalan tol serta penggunaan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real time. “Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan rest area alternatif di sepanjang Ruas Tol Trans Jawa , mulai dari Jalan Tol Semarang-Solo KM 444 hingga Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 72, dan berada tidak jauh dari akses gerbang tol sehingga tetap mudah dijangkau oleh pengguna jalan, setelah beristirahat, pengguna jalan dapat Kembali melanjutkan perjalanan melalui gerbang tol yang sama tanpa dikenakan tarif tambahan,” terang Rivan. Rivan melanjutkan, untuk merencanakan perjalanan secara matang, pengguna jalan dapat menggunakan aplikasi Travoy untuk mengetahui kondisi lalu lintas terkini, dan manfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30% di sembilan ruas strategis Jasa Marga Group guna membantu mengurai potensi kepadatan seiring peningkatan arus yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026. Rivan kembali mengingatkan pengemudi dengan kendaraan sumbu tiga atau lebih dapat mematuhi ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2026 Masehi 1447 Hijriah terkait pembatasan operasional kendaraan barang, termasuk tidak melintas pada waktu yang telah ditetapkan, yakni pada periode 13 hingga 29 Maret 2026. Rivan juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan untuk silaturahmi maupun kembali ke wilayah Jabotabek melalui jalan tol untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain.
FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program First Trade, First Reward Bagi Pengguna
Jakarta, katakabar.com Platform jual beli aset kripto FLOQ mengumumkan kolaborasi dengan platform e-commerce Blibli melalui ekosistem Blibli Tiket Rewards, menghadirkan program bertajuk “First Trade, First Reward”. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh reward setelah menyelesaikan transaksi pertama pada aplikasi FLOQ. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya kedua perusahaan untuk menghadirkan pengalaman baru yang menghubungkan ekosistem e-commerce dan aset digital. Program seperti Blibli Tiket Rewards menghadirkan pengalaman untuk pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, yang mencakup belanja melalui e-commerce Blibli, pemesanan tiket perjalanan dan hiburan melalui tiket.com, serta transaksi gaya hidup seperti dining dan berbelanja di merchant seperti Ranch Market dan berbagai partner retail lainnya. Melalui kolaborasi dengan FLOQ, poin yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan konsumsi kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Jadi, pengguna dapat menikmati journey yang lebih luas dengan mengumpulkan poin Blibli Tiket, menukarkan poin tersebut untuk mendapatkan benefit FLOQ, kemudian dapat mulai investasi kripto di FLOQ. Pendekatan ini menghadirkan evolusi dari loyalty program konvensional menjadi gerbang menuju ekosistem finansial yang mumpuni, sekaligus menjembatani dunia lifestyle dengan dunia investasi digital. Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pengguna Blibli Tiket Rewards untuk memanfaatkan poin loyalitas yang mereka miliki menjadi manfaat yang lebih luas, termasuk untuk mengakses layanan perdagangan aset kripto. Program loyalty seperti Blibli Tiket Rewards memungkinkan pengguna mengumpulkan dan menukarkan poin dari berbagai aktivitas dalam satu ekosistem terintegrasi, mulai dari e-commerce hingga layanan gaya hidup lainnya. Melalui integrasi dengan FLOQ, poin tersebut kini memiliki utilitas tambahan sebagai pintu masuk ke ekosistem aset digital. Pendekatan ini mencerminkan tren yang semakin berkembang di industri digital, di mana platform non-finansial mulai berperan dalam memperluas akses ke layanan keuangan berbasis teknologi. “Kolaborasi dengan Ekosistem Blibli Tiket Rewards menjadi langkah strategis kami untuk menghadirkan akses yang lebih luas terhadap aset kripto melalui ekosistem digital yang sudah akrab dengan masyarakat. Kami melihat bahwa integrasi dengan platform lifestyle seperti Blibli dapat mempercepat adopsi kripto dengan cara yang lebih relevan dan mudah dipahami oleh pengguna,” ujar Yudhono Rawis, Founder FLOQ. “Melalui program First Trade, First Reward, kami ingin memberikan pengalaman awal yang lebih seamless bagi pengguna baru untuk mulai bertransaksi aset digital. Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi lintas industri untuk memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia,” jelasnya. Bagi FLOQ, kemitraan ini bagian dari strategi untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai platform digital, termasuk e-commerce dan lifestyle. Sementara bagi Blibli, integrasi ini menambah opsi pemanfaatan poin dalam ekosistem loyalitas yang terus berkembang. Program loyalitas sendiri terbukti mampu meningkatkan engagement pengguna, di mana pelanggan cenderung lebih aktif bertransaksi setelah bergabung dalam program reward. Dengan menggabungkan kekuatan kedua ekosistem, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi bagi pengguna, sekaligus membuka akses baru ke layanan digital yang lebih luas. Untuk mengikuti program First Trade, First Reward, pengguna dapat mengakses halaman reward di ekosistem Blibli dan menukarkan benefit yang tersedia sesuai dengan ketentuan program. Setelah itu, pengguna hanya perlu menyelesaikan transaksi pertama di FLOQ untuk mendapatkan reward yang ditawarkan. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.
KAI Siagakan Ratusan Pekerja LRT Jabodebek, Siap Layani Pengguna Saat Angleb 2026
Jakarta, katakabar.com - KAI membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran, dengan menyiapkan 26 trainset, 243 petugas frontliner, dan 527 personel pengamanan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 Masehi 1447 Hijriah untuk memastikan kesiapan operasional dan pelayanan LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Posko Angkutan Lebaran LRT Jabodebek akan berlangsung selama 16 hari, mulai 13 hingga 28 Maret 2026. Pembukaan posko ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman kantor Divisi LRT Jabodebek, Jumat (13/3), dan dipimpin oleh Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia. Dalam arahannya, Suryawan menegaskan masa Angkutan Lebaran merupakan periode penting bagi perusahaan dalam memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. “Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang sangat diandalkan masyarakat, khususnya pada periode Angkutan Lebaran. Oleh karena itu, keandalan operasional dan kesiapan pelayanan LRT Jabodebek menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya. Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI menyiapkan 26 trainset dan 1 trainset cadangan LRT Jabodebek. Pada hari kerja (weekday), KAI akan mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek. Sementara, pada hari libur nasional/cuti bersama dan akhir pekan (weekend) akan mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek. Dari sisi pelayanan, akan diperkuat dengan menyiapkan 243 petugas frontliner, yang terdiri dari 119 Passenger Service dan 124 Ticketing Officer. Dari aspek keamanan turut diperkuat dengan melibatkan 527 personel pengamanan, yang terdiri dari 499 petugas internal (Polsuska dan Security) serta 28 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri. “Begitu juga dengan petugas pekerja administrasi kantor, yang akan turut melaksanakan posko Angkutan Lebaran 2026 di stasiun, sehingga dapat mendukung petugas stasiun untuk melayani pengguna LRT Jabodebek,” jelasnya. Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan berbagai langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran. “LRT Jabodebek terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun pengamanan, agar pengguna dapat menikmati perjalanan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Radhitya. KAI berharap melalui kesiapan tersebut, LRT Jabodebek dapat terus menjadi salah satu pilihan transportasi publik yang andal dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Mobilitas Ramadhan Meningkat, Pengguna LRT Jabodebek Tembus 126 Ribu Penumpang per Hari
Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek mencatat peningkatan jumlah pengguna selama Ramadhan 2026, dengan puncak 126.848 pengguna pada 9 Maret 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan jumlah pengguna LRT Jabodebek di bulan Ramadan 2026. Jumlah pengguna bahkan melampaui rekor tertinggi yang sebelumnya tercatat pada Januari 2026 yakni 123.276 pengguna LRT Jabodebek. Pada 4 Maret 2026, jumlah pengguna tercatat sebanyak 123.319 orang, sedikit lebih tinggi dibanding rekor Januari. Peningkatan kemudian terjadi pada 6 Maret 2026 dengan 126.626 pengguna, atau naik sekitar 2,72 persen dibanding capaian tertinggi sebelumnya. Tren mobilitas masyarakat terus meningkat pada 9 Maret 2026 dengan 126.848 pengguna yang menjadi angka tertinggi pada periode tersebut atau naik sekitar 2,9 persen dibanding rekor Januari 2026. Sementara, pada 10 Maret 2026, LRT Jabodebek melayani 125.901 pengguna, tetap berada di atas capaian rekor tertinggi pada Januari. Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan peningkatan jumlah pengguna tersebut menunjukkan bahwa transportasi publik semakin menjadi pilihan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk selama bulan Ramadhan. “Mobilitas masyarakat pada bulan Ramadan tetap tinggi, baik untuk aktivitas bekerja maupun kegiatan sosial seperti berbuka puasa bersama. LRT Jabodebek hadir sebagai alternatif transportasi yang efisien di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan,” ujarnya. Menurut Radhitya, tren peningkatan jumlah pengguna ini juga mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek yang mengedepankan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan. KAI memastikan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan optimal selama Ramadan melalui pengawasan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta peningkatan pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta. “Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman, terutama pada periode Ramadan hingga menjelang Angkutan Lebaran,” sebut Radhitya. KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026 Palembang, katakabar.com - Menjelang penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat kesiapan pelayanan kepada pelanggan. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) tentang materi Bantuan Dasar Hidup (BDH) bagi para petugas frontliner yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan perjalanan kereta api. Kegiatan ini buah kolaborasi antara KAI Divre III Palembang dengan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang yang menghadirkan pemateri dr. Aswir Vembrinaldi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dasar petugas dalam menangani kondisi medis darurat yang mungkin terjadi di lingkungan stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan frontliner memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan dengan aman, nyaman, dan responsif. “Frontliner merupakan garda terdepan perusahaan yang bertanggung jawab menyapa pelanggan, melayani kebutuhan, serta menangani keluhan secara langsung. Oleh karena itu, mereka juga perlu memiliki pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama agar dapat bertindak cepat apabila terjadi kondisi darurat terhadap pelanggan,” kata Aida. Peserta dalam kegiatan ini berasal dari berbagai unsur petugas operasional dan pelayanan, antara lain Kondektur, Masinis, Polsuska, Prama/Prami, petugas Security, Teknisi Kereta Api, petugas stasiun, hingga petugas kebersihan yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan pelanggan. Dalam sesi materi, dr. Aswir Vembrinaldi, menyampaikan berbagai pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat. Ia menjelaskan pertolongan pertama merupakan tindakan awal yang dilakukan sebelum bantuan medis profesional tiba, dengan tujuan menyelamatkan nyawa atau mencegah kondisi korban menjadi lebih buruk. “Dalam kondisi darurat, hal terpenting adalah tetap tenang dan sigap. Penanganan awal dilakukan melalui penilaian cepat mulai dari pengamanan lokasi kejadian, pengecekan respons korban menggunakan metode AVPU (Alert, Voice, Pain, Unresponsive), hingga pemeriksaan airway, breathing, dan circulation,” jelas dr. Aswir. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai penanganan luka, pendarahan, patah tulang, tersedak, serta teknik evakuasi korban secara aman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta sesi diskusi dan tanya jawab yang bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus kepercayaan diri para petugas dalam menghadapi situasi darurat di lapangan. Aida menambahkan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan pelanggan, khususnya menjelang periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. “Pelatihan P3K ini penting agar petugas kami memiliki kesiapan dalam memberikan pertolongan pertama apabila terjadi kejadian darurat di perjalanan, di area stasiun, maupun di dalam kereta api. Dengan pembekalan ini diharapkan para petugas mampu menangani cedera ringan hingga kondisi medis yang lebih serius seperti pingsan, serangan jantung, atau luka akibat kecelakaan,” jelasnya. Sebagai bentuk dukungan layanan kesehatan bagi pelanggan, KAI Divre III Palembang juga menyediakan pos kesehatan di sejumlah stasiun yang dilengkapi tenaga medis dan fasilitas dasar untuk memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang membutuhkan. Pos kesehatan tersebut berada di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, dan Lubuk Linggau. “Kehadiran pos kesehatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan selamat bagi pelanggan selama menggunakan layanan kereta api, terutama pada masa Angkutan Lebaran dimana volume perjalanan masyarakat akan meningkat,” tandas Aida.