Duri, katakabar.com - Warga Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, bernama RA 20 tahun tak berkutik disergap tim opsanal Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kecamatan Mandau saat transaksi menggunakan uang palsu di bilangan Jalan Lintas Duri-Dumai kilometer15 Kulim Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Jumat (24/1) sekitar pukul 22.00 WIB malam lalu.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, melalui Kapolsek Mandau, AKP Primadona kepada wartawan lewat siaran pers, Minggu (26/1) mengatakan, pengungkapan tindak pidana uang palsu ini berawal tim opsnal dapat informasi dari masyarakat ada satu orang laki-laki diduga memiliki uang rupiah palsu di bilangan Jalan Lintas Duri-Dumai kilometer 15 Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Jumat (26/1) sekitar pukul 22.00 WIB.
Setelah dapat informasi, ujar AKP Primadona, tim opsnal malapor ke Kapolsek Mandau, dan Kapolsek meneruskan ke Kapolres Bengkalis.
"Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan perintahkan Kapolsek Mandau untuk melakukan penyelidikan. Ketika pelaku hendak melakukan transaksi jual beli menggunakan uang palsu tersebut, tim opsnal Polsek Mandau sigap mengamankan pelaku tersebut," ulas AKP Primadona.
Setelah dilakukan interogasi awal, kata Kapolsek Mandau, pelaku mengaku bernama RA. Di mana dari tangan pelaku di temukan barang bukti berupa Uang rupiah palsu sebesar Rp3.600.000, dengan rincian, tiga puluh empat lembar uang pecahan Rp100.000 dan empat lembar uang pecahan Rp50.000.
"Pelaku mengaku mendapatkan uang rupiah palsu tersebut dengan cara memfoto copy uang rupiah asli ditoko percetakan," jelasnya.
Selanjutnya, sebut AKP Primadona pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut.
"Kepada terduga pelaku disangkakan Pasal 245 KUHPidana, barang siapa dengan sengaja menampung atau mempergunakan sebagai alat pembayaran uang yang diketahuinya atau sepatutnya diketahuinya palsu," imbuhnya.
Reskrim Polsek Mandau Sergap Pelaku Pengguna Uang Rupiah Palsu Saat Mau Transaksi
Diskusi pembaca untuk berita ini