ION Build Hadirkan Open Network untuk Akselerasi Digital Startup dan Pelaku Bisnis Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:09 WIB

ION Build Hadirkan Open Network untuk Akselerasi Digital Startup dan Pelaku Bisnis

Jakarta, katakabar.com - Indonesia Open Network (ION) bersama Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jakarta gelar ION Build: Build on the Open Network-A Connector for Digital Commerce & Interoperable Solutions di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Jumat (2/10) lalu. Didukung Google.org dan Indosat Ooredoo Hutchison, kegiatan ini mempertemukan startup, founder, developer, serta pelaku bisnis untuk membahas open network dan interoperabilitas dalam membangun ekosistem perdagangan digital yang lebih terhubung.

Polisi Ringkus Dua Pelaku di Jalan Libtas Duri-Dumai Km 11 Sita Tiga Puluh Paket Sabu Hukrim
Hukrim
Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku di Jalan Libtas Duri-Dumai Km 11 Sita Tiga Puluh Paket Sabu

Bathin Solapan, katakabar.com - Tim opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau ringkus dua orang laki-laki terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan sabu di kawasan Jalan Duri-Dumai kilometer 11 Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Senin (5/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Pengungkapan kasus narkotika jenis sabu ini, ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, kepada wartawan melalui siaran pers resmi, Senin malam, berawal dari informasi mengenai adanya aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Duri-Dumai kilometer 11 Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Senin (5/10).

Kasus Narkotika di Bumbung, Polisi Ringkus Pelaku Nekat Buang Sabu ke Aspal Hukrim
Hukrim
Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Kasus Narkotika di Bumbung, Polisi Ringkus Pelaku Nekat Buang Sabu ke Aspal

Bathin Solapan, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) ungkap peredaran narkotika di kawasan Jalan Lama Duri XIII Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (4/10) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Kapolsek Mandau, AKP I Mada Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, dalam keterangan resmi, kepada wartawan, Minggu siang, menjelaskan pengungkapan penyalahgunaan narkotik jenis sabu bermula tim opsnal Polsek Mandau mendapat informasi adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Lama Duri 13 Desa. Bumbung, Kecamata Bathin Solapan, Minggu (4/10) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Reskrim Polsek Mandau Grebek Rumah dan Geledah Mobil Amakan 11 Paket Sabu dari Dua Pelaku Hukrim
Hukrim
Jumat, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Reskrim Polsek Mandau Grebek Rumah dan Geledah Mobil Amakan 11 Paket Sabu dari Dua Pelaku

Bathin Solapan, katakabar com - Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mandau terus melakukan perburuan terhadap para pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika sabu. Kali ini petugas polisi melakukan perburuan, sekakigus penggrebekan dan penggeledahan satu uni mobil, dan berhasil tangkap dua pelaku belakangan diketahui bernama WP 43 tahun, dan ES 44 tahun, di kawasan Jalan Lintas Duri - Dumai, Duri 13 Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabulaten Bengkalis, Kamis (17/9) kemarin. Pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, kata Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat pagi, bermula Tim Opsnal Polsek Mandau dapat informasi adanya penyalahgunaan narkotik jensj sabu di Jalan Duri - Dunai, Duri 13 Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kamis (17/9) sekitar pukul 16.30 WIB. "Mendapat informasi Tim Opsnal menuju ke Jalan Duri - Dumai, Duri 13. Tiba di tempat tersebut tim mengamankan satu orang bernama WP ditemukan delapan paket barkotika jenis sabu dengan rincian tujuh paket kecil ditemukan di bawah lantai yang dilempar pelaku di salam botol. Ketika tim geledah kamar pelaku ditemukan satu paket besar narkotika jenis sabu di dalam kamar yang disimpan di dalam botol," cerita Betty. Saat tim melakukan pengembanhan kasus ini, ulas Betty, sebab berdasarkan pengakuan WP barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari UN (DPO), narkotika jenis sabu tersebut didapat WP melalui ES. Benar saja, pas tim geledah mobil pelaku ES ditemukan tiga paket narkotika jenis sabu d idalam mobil. "Dari pengakuan pelaju barang naarkotika jenis sabu tersebut didapat dari UN (DPO)," jelasnya. Atas kejadian tersebut, ujar Betty, kedua pelaku dan barang bukti lainnya berupa uang tunai sejumlah Rp750 ribu, dua unit handphone, satu helai tissu warna putih, satu unit timbangan digital, dua botol kecil, satu pakaian jacket, satu plastik pack, dan satu unit kendaraan mobil Merk Agya warna kuning Nopol Pol BM 1575 BN, dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Menurut Betty, sementara ini kedua pelaku disangkakan Pasal 114 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana.

Ungkap 58 Perkara Karhutla Selama 2026, Polda Riau Tangkap 61 Pelaku Hukrim
Hukrim
Kamis, 17 September 2026 | 22:04 WIB

Ungkap 58 Perkara Karhutla Selama 2026, Polda Riau Tangkap 61 Pelaku

Pekanbaru, katakabar.com - Kepoliaian Daerah (Polda) Riau mencatat sebanyak 58 perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang ditangani sepanjang Januari hingga 17 September 2026. Dari penanganan perkara tersebut, kepolisian menetapkan 61 orang sebagai tersangka. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, mengatakan total luasan lahan yang menjadi lokasi kejadian perkara mencapai 3.387,73 hektare. "Januari hingga 17 September 2026, ada 58 perkara dengan 61 tersangka. Luas area yang menjadi TKP 3.387,73 hektare," ujar Kombes Pol Ade, Kamis (17/9). Kasus Karhutla tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Riau. Rinciannya, Pekanbaru dua perkara dengan dua tersangka, Pelalawan sembilan perkara dengan 10 tersangka, Dumai satu perkara dengan satu tersangka, serta Indragiri Hilir (Inhil) 10 perkara dengan 10 tersangka. Kemudian Rokan Hilir (Rohil) tiga perkara dengan tiga tersangka, Siak empat perkara dengan lima tersangka, Bengkalis 10 perkara dengan 10 tersangka, Indragiri Hulu (Inhu) enam perkara dengan enam tersangka. Selanjutnya Kepulauan Meranti dua perkara dengan dua tersangka, Kampar empat perkara dengan empat tersangka, Rokan Hulu (Rohul) satu perkara dengan satu tersangka, serta Kuantan Singingi (Kuansing) dua perkara dengan tiga tersangka. Selain itu, Ditreskrimsus Polda Riau menangani empat perkara dengan empat tersangka. Ade menjelaskan, dari hasil penyidikan, terdapat sejumlah modus dalam perkara karhutla. Salah satunya adalah pembakaran yang dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan, khususnya untuk perkebunan sawit. "Modusnya, kebakaran terjadi sengaja dibakar dengan tujuan pembukaan lahan, khususnya untuk perkebunan sawit oleh masyarakat," jelasnya. Tetapi, tidak seluruh kasus terjadi karena pembakaran yang disengaja. Polisi juga menemukan perkara yang berawal dari kelalaian saat masyarakat membakar sampah. "Terdapat beberapa perkara yang diakibatkan kelalaian saat membakar sampah. Api dari sampah tidak terkendali dan meluas ke lahan di sekitarnya," terang Kombes Pol Ade. Polda Riau terus melakukan penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan sekaligus mendorong masyarakat agar tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu meluasnya Karhutla.