Penyaluran

Sorotan terbaru dari Tag # Penyaluran

Dukung Pertamina Penerapan B50, EP Gelar Go Live Penyaluran Perdana B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut Nasional
Nasional
Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:59 WIB

Dukung Pertamina Penerapan B50, EP Gelar Go Live Penyaluran Perdana B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut

Kotabaru, katakabar.com - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, turut mendukung implementasi program mandatori B50 nasional melalui penyaluran perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan, kepada sektor industri. Momentum ini menjadi bagian penting dari langkah strategis Pertamina Group dalam mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya domestik melalui peningkatan pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) di Indonesia. Pelaksanaan penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 pada 17 Juni 2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak berupa Minyak Solar sebesar 50 persen (B50) dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Sebagai bagian dari ekosistem logistik energi Pertamina Group, Elnusa Petrofin berperan dalam memastikan kesiapan operasional terminal, proses blending, hingga distribusi produk B50 kepada pelanggan sektor industri. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menghadirkan rantai pasok energi yang aman, andal, dan efisien untuk mendukung implementasi B50 nasional. Penerimaan perdana FAME spesifikasi B50 dilaksanakan pada 1 Juli 2026 melalui kapal MT Ocean Link. Selanjutnya, penyaluran perdana Biosolar Industri B50 dilakukan pada 2 Juli 2026 kepada kapal OB Ocean Brave untuk pelanggan VHS Patra Logistik. Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyampaikan bahwa implementasi penyaluran perdana B50 untuk sektor industri merupakan wujud nyata sinergi Pertamina Group dalam mendukung agenda strategis pemerintah menuju kemandirian dan transisi energi nasional yang berkelanjutan. "Program mandatori B50 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya dalam negeri. Elnusa Petrofin bangga dapat menjadi bagian dari ekosistem Pertamina Group dalam mendukung penyaluran perdana Biosolar Industri B50, khususnya bagi sektor pertambangan yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Ini merupakan bentuk kontribusi kami dalam memastikan transformasi energi dapat berjalan secara andal, aman, dan berkelanjutan," ujar Doni. Menurut Doni, keberhasilan implementasi ini juga menunjukkan kesiapan infrastruktur dan kapabilitas operasional yang dikelola oleh Elnusa Petrofin dalam mendukung berbagai inisiatif strategis Pertamina, termasuk agenda transisi energi dan dekarbonisasi yang terus diperkuat oleh perusahaan. "Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Operational Excellence dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang unggul dalam setiap aktivitas operasional. Dukungan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan tata kelola operasional yang terintegrasi menjadi fondasi utama kami dalam memastikan distribusi energi masa depan dapat berjalan secara efisien dan memenuhi standar kualitas terbaik," tambahnya. Sebagai salah satu fasilitas strategis dalam rantai pasok energi nasional, Fuel Terminal IBT Pulau Laut yang dikelola oleh Elnusa Petrofin, menjadi salah satu terminal yang menerima pasokan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan solar murni untuk selanjutnya dilakukan proses pencampuran (blending) sebelum disalurkan kepada pelanggan industri, khususnya sektor pertambangan yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional. Fuel Terminal IBT Pulau Laut sendiri telah dilengkapi dengan fasilitas Automatic Inline Blending (ILB) yang memungkinkan proses pencampuran biodiesel dilakukan secara otomatis di dalam pipa dengan kapasitas alir mencapai 250 hingga 1.000 KL per jam. Teknologi tersebut memungkinkan proses blending B50 berlangsung secara presisi, efisien, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah sebelum disalurkan langsung ke kapal pelanggan. Implementasi B50 juga selaras dengan strategi besar Pertamina dalam mempercepat transisi energi dan mendukung target dekarbonisasi nasional. Melalui peningkatan bauran biofuel, Pertamina terus memperkuat pemanfaatan energi baru dan terbarukan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor energi fosil, serta memperkuat kemandirian energi Indonesia. Sebagai perusahaan logistik energi terintegrasi, Elnusa Petrofin akan terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai inisiatif strategis Pertamina Group melalui pengembangan infrastruktur, inovasi teknologi, dan pengelolaan operasional yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan terus mengedepankan prinsip Operational Excellence, dan HSSE Excellence, Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan distribusi energi yang aman, andal, dan adaptif menjawab kebutuhan energi nasional di masa depan.

Bupati Rohul Pimpin Rakor Persiapan Penyaluran Bantuan Pangan 2025 Riau
Riau
Rabu, 09 Juli 2025 | 16:33 WIB

Bupati Rohul Pimpin Rakor Persiapan Penyaluran Bantuan Pangan 2025

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Demi tersalurnya bantuan pangan tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Rokan Hulu bersama Perum Bulog cabang Kampar gelar rapat koordinasi persiapan penyaluran bantuan pangan pemerintah tahun 2025, yang dipimpin Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM di aula rapat lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (9/7). Di kegiatan hadir Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.IK, SH, MH, perwakilan unsur Forkopimda, Pimpinan perum Bulog Kantor Cabang Kampar, Eko Nugroho, Kepala OPD, camat, tlTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari 16 Kecamatan se Rokan Hulu Bantuan Pangan ini bakal dialokasikan untuk bulan Juni dan Juli diberikan kepada 25.407 keluarga yang tersebar di 16 Kecamatan dengan total bantuan pangan sebanyak 508.150 kilogram. Bupati Rokan Hulu, Anton mengatakan, Pemerintah Daerah atau Pemda mendukung program bantuan dari pemerintah pusat ini melalui Bulog. Ia berpesan agar penyaluran bantuan Pangan ini harus tepat sasaran untuk masyarakat yang kurang mampu. "Saya minta kepada OPD terkait untuk dapat bersinergi dengan Bulog dalam pemberian bantuan ini, sehingga yang mendapatkan bantuan ini betul-betul orang yang kurang mampu atau memang layak mendapatkan bantuan," ucap Anton. Kepada Para Camat, tegas Anton, untuk mensosialisasikan program ini sampai ke tingkat desa, dan berkoordinasi dengan Instansi terkait untuk mengidentifikasi Calon penerima Bantuan ini, serta mencari lokasi penyaluran yang dapat di akses dengan mudah oleh Masyarakat. Selain itu, Anton menyarankan agar pihak keamanan dari TNI dan Polri dilibatkan agar pemberian bantuan ini bisa tersalur dengan lancar dan aman.

BPDP Teken PKS Tiga Pihak Penyaluran Dana PSR dan Sarpras Gelombang Kedua 2025 Sawit
Sawit
Selasa, 04 Maret 2025 | 21:05 WIB

BPDP Teken PKS Tiga Pihak Penyaluran Dana PSR dan Sarpras Gelombang Kedua 2025

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) telah melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) 3 Pihak Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Penyaluran Dana Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk Gelombang II Tahun 2025. Penandatanganan dilaksanakan pada 27 Februari 2025 di Ruang Nusantara I Kantor BPDP yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 61, Jakarta Pusat. Plh Direktur Penghimpunan Dana BPDP, Ahmad Munir yang buka acara. Ia menyampaikan program ini bentuk komitmen BPDP dalam mendukung peremajaan sawit rakyat guna meningkatkan produktivitas, dan kesejahteraan pekebun sesuai dengan amanah pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permantan) Nomor 3 Tahun 2022, Permentan Nomor 19 Tahun 2023, yang tata caranya diatur dalam Peraturan Direktur Utama (Perdirut) BPDPKS Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tata Cara Penyaluran Dana PSR serta BPDPKS Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Penyaluran Dana Sarana dan Prasarana. Acara tersebut diikuti beberapa Lembaga Perbankan Nasional maupun Daerah yang merupakan mitra dari BPDP dalam penyaluran dananya. Lembaga perbankan yang hadir meliputi:

H Asmar Hadiri Penyaluran Zakat Program Meranti Peduli Kesehatan
Kesehatan
Kamis, 16 Januari 2025 | 12:33 WIB

H Asmar Hadiri Penyaluran Zakat Program Meranti Peduli

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar hadir di kegiatan Penyaluran dana Zakat Program Meranti Peduli (Bantuan Penanganan Stunting 2024), di Masjid Darul Ulum, Selatpanjang, Kamis (16/1). Pimpinan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti,Ketua MUI, Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, Pengurus Unit Pengumpulan Zakat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, dan lainnya turut hadir. Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, KH Mardio Hasan, M Pd mengatakan, kami dari Baznas ucapkan terimakasih kepada Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti sudah hadir di kegiatan Bantuan Penanganan Stunting ini. Sebetulnya untuk program yang dilaksanakan oleh Baznas tersebut dilaksanakan 2024 karena target yang harus dikejar, maka itu kami laksanakan pada 2025. "Dari hasil Rakor Baznas dapat peringkat 8, ini peringkat paling rendah. Itu sebabnya, kami minta bantuan kepada Pak Bupati agar ASN dapat membayar zakat di Baznas saja. Siapa yang dapat meningkatkan Baznas Kepulauan Meranti kalau bukan kita," ujarnya.

Akulaku Perkuat Portofolio Penyaluran Pembiayaan Produktif  Lewat Pembiayaan Alat Berat Ekonomi
Ekonomi
Senin, 08 Juli 2024 | 07:53 WIB

Akulaku Perkuat Portofolio Penyaluran Pembiayaan Produktif Lewat Pembiayaan Alat Berat

Jakarta, katakabar.com - PT Akulaku Finance Indonesia atau Akulaku Finance, perusahaan pembiayaan berbasis digital bagian dari Akulaku Group sudah perkuat portofolio penyaluran pembiayaan produktifnya dengan menyalurkan pembiayaan untuk pengadaan alat berat. Akulaku Finance sejauh ini telah menyalurkan puluhan unit pembiayaan pengadaan alat berat. Pencapaian tersebut bagian dari komitmen berkelanjutan Akulaku Finance untuk terus meningkatkan porsi pembiayaan produktif yang telah dimulai sejak setahun terakhir.

Petani Sawit Dukung Penyaluran Pupuk Dari Subsidi ke BLT Dengan Syarat Nasional
Nasional
Minggu, 23 Juli 2023 | 12:18 WIB

Petani Sawit Dukung Penyaluran Pupuk Dari Subsidi ke BLT Dengan Syarat

Bengkulu, katakabar.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) Provinsi Bengkulu dukung rencana pemerintah dan PT Pupuk Indonesia (Persero) merubah skema subsidi pupuk jadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Apalagi konsep BLT tujuannya guna menghilangkan perbedaan harga pupuk di pasar, sebab subsidi diberikan langsung pada penerima dan bukan dalam bentuk barang. Skema baru ini diharapkan petani kelapa sawit bisa mendapatkan subsidi secara langsung melalui rekening perbankan atau dompet digital. "Kami dukung rencana itu. Tapi, sebelum pola diterapkan, elok pemerintah melakukan evaluasi dulu agar penyaluran subsidi bisa berkorelasi langsung dengan peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani," ujar Ketua APKS Bengkulu, Edy Masyhuri, pada Sabtu (22/7) dilansir dari laman elaeis.co. Tidak cuma itu kata Edy, pendataan harus akurat agar penyaluran subsidi tidak salah sasaran. "Mest ada jaminan penerimanya agar tepat sasaran. Itu sebabnya skema BLT membutuhkan pendataan akurat," tegasnya. Menurutnya, bila ngin memasukkan indikator kemiskinan, bagusnya penentuan garis pendapatan petani harus memperhatikan karakteristik perekonomian setiap daerah. Sebelumnya diinformasikan pemerintah bersama PT Pupuk Indonesia tengah merumuskan perubahan skema subsidi pupuk menjadi bantuan langsung untuk petani. Tujuannya agar petani memperoleh pupuk subsidi secara lebih mudah dan transparan. "Pola ini mudah-mudahan nanti bisa mengatasi perbedaan harga pupuk di pasaran," imbuhnya. Masih Edy, harga dan stok jadi keluhan petani di mana-mana selama ini. Banyak petani mengeluhkan sulit mendapatkan pupuk subsidi, harganya lebih mahal dari seharusnya. "Penyaluran melalui rekening perbankan atau dompet digital diharapkan dapat mengurangi kesenjangan dan meningkatkan ketersediaan pupuk subsidi bagi petani, khususnya petani kelapa sawit," sebutnya.