Penyelenggara
Sorotan terbaru dari Tag # Penyelenggara
Catat! Ini Penyelenggara Program Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan 2026
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah umumkan penyelenggaran pelatihan pengembangan SDM Perkebunan tahun 2026. Pengumuman ini sesui Nomor PENG-2/BPDP/2026 tentang pengumuman lolos seleksi lembaga penyelenggara program pelatihan pengembangan SDM perkebunan 2026. Sebelum masuk ke tahap pengumuman itu, lebih dulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah melakukan rangkaian seleksi dan penilaian atas proposal yang masuk berdasarkan Pengumuman Direktur Utama BPDP Nomor PENG-1/BPDP/2025. Berdasarkan itu BPDP menyatakan Lembaga Penyelenggara Pelatihan yang memenuhi kriteria sebagai Lembaga Penyelenggara Program Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026. Berikut nama lembaga jenis pelatihan yang direkomendasikan, yakni Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), pelatihan teknis meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Terus, Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) pelatihan manajerial, yaitu Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, dan Pelatihan Penguatan Kelembagaan. Sedang pelatihan kewirausahaan, yakni Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan. Lalu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku bidang pelatihan teknis, yakni Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang juga kategori pelatihan teknis, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Jambi sama pelatihan teknis, meliputi Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Selaib itu, LPP Agro Nusantara bidang pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Informasi Pasar dan Promosi, Pelatihan Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Selanjutnya, PT Best Planter Indonesia, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Berikutnya, PT Citra Widya Education, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik, serta PT Daya Guna Lestari, meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Tidak hanya itu, PT Forestcitra Sejahtera, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta PT Global Scholarship Service (IPB Training), yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. PT Iskol Agridaya Internasional adalah Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sedang, pelatihan kewirausahaan, Pelatihan Manajemen dan Administrasi Keuangan. Sedang, PT Koompasia Enviro Institute. Pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit. Berikutnya, PT Riset Perkebunan Nusantara bidang pelatihan teknis, yaitu Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Panen dan Pasca Panen, serta Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. PT Sumberdaya Indonesia Berjaya, yakni Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sementara, PT Titian Karsa Mandiri, bidang pelatihan teknis, meliputi Pelatihan Budi Daya, Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, dan Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik. Terus, PT Trifos International Sertifikasi pelatihan teknis, yakni Pelatihan Panen dan Pascapanen, dan Pelatihan Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Selanjutnya, Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya. Smatek Tunas Mandiri pelatihan teknis, yakni Pelatihan Budi Daya. Ditegaskan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman, Senin (6/4) kemarin, pengumuman ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Jumlah peserta per jenis pelatihan akan dituangkan dalam Surat Keputusan Direktur Utama BPDP yang akan disampaikan pada kesempatan pertama atau pembahasan selanjutnya. "Kami sampaikandengan semangat Komoditas Perkebunan yang BAIK (Bersih, Akuntabel, Integritas dan Kesempurnaan), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berkomitmen menjaga integritas, serta mewujudkan kepuasan layanan para stakeholder untuk mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi," jelasnya.
BPDP Taja Sosialisasi Seleksi Lembaga Penyelenggara Program SDM PKS 2026
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) taja Sosialisasi Seleksi Calon Lembaga Penyelenggara Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2026 pada 26 November 2025. Kegiatan dihadiri Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Komite Pengembangan SDM PKS, jajaran BPDP, serta pimpinan lembaga pendidikan dan pelatihan dari seluruh Indonesia. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, yang buka acara. Ia memberikan sambutan utama yang menegaskan pentingnya penguatan SDM sebagai fondasi industri sawit yang produktif dan berkelanjutan. Setelah sambutan, dua sesi sosialisasi digelar, yakni paparan Ditjen Perkebunan mengenai mekanisme seleksi dan paparan Komite Pengembangan SDM PKS, serta BPDP mengenai kriteria lembaga penyelenggara, pedoman penilaian, dan tata cara pengusulan proposal yang diisi oleh Mula Putera sebagai Koordinator pengembangan kelapa sawit dari Direktorat Jendral Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, Lucki Bagus sebagai Plt. Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan BPDP, Darmansyah Basarudin Sebagai Ketua Komite Pengembangan SDM PKS. Di kegiatan itu, BPDP menyampaikan apresiasi kepada Komite Pengembangan SDM PKS yang beranggotakan tujuh perwakilan pemerintah, praktisi, dan asosiasi. Komite bertugas memberikan penilaian serta rekomendasi atas proposal lembaga penyelenggara, termasuk melakukan monitoring dan evaluasi. Materi sosialisasi turut menegaskan kembali pentingnya penguatan sektor sawit dari sisi keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pengelolaan sawit yang baik dinilai mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga pekebun, memperluas peluang kerja, dan mendorong inovasi seperti pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah. Rekaman penjelasan teknis menunjukkan bagaimana praktik budidaya berkelanjutan dapat mengoptimalkan produktivitas sekaligus menekan emisi dan menjaga kelestarian lingkungan. BPDP menegaskan program SDM mencakup bantuan pendidikan (beasiswa) dan pelatihan. Pada 2025, pendanaan pelatihan diberikan kepada 10.786 peserta dan pendanaan beasiswa kepada 4.000 mahasiswa. Sejak 2016 hingga 2024, program beasiswa telah meluluskan 3.910 mahasiswa, sementara lebih dari 30.000 peserta mengikuti pelatihan berbagai bidang. Seleksi calon lembaga penyelenggara SDM PKS 2026 resmi dibuka, dengan batas akhir penyampaian proposal pada 12 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Tahun 2026 ditargetkan jumlah mitra bertambah dari segi kualitas seiring peningkatan sasaran penerima manfaat. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama seluruh peserta.
Virtual, Bupati Rohul Ikuti Rakor Penyelenggara Pemerintah Daerah
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM bersama Asisten I Setda Rokan Hulu, H. Fhatanalia Putra, S,Sos, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Pemda) secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Senin, (17/3). Mendagri, Tito Karnavian yang buka rapat dari Sasana Bakti Kemendagri dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Sinergi Tugas Dan Fungsi Di Bidang Agraria/Pertanahan, Pemerintahan Dalam Negeri, Kehutanan, Transmigrasi Dan Informasi Geospasial, serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Implementasi Pembangunan 3 Juta Rumah. Di kegiatan itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyatakan, penanganan masalah reformasi agraria perlu didukung dengan kolaborasi dan kerjabsama yang terintegrasi dengan semua Kepala Daerah (Kada).
Dan BPDPKS Umumkan 15 Lembaga Penyelenggara Pelatihan Pengembangan SDM Sawit 2024
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) umumkan sebanyak 15 lembaga pelatihan penyelenggara pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tahun 2024. Pengumuman tersebut setelah melalui rangkaian seleksi dan penilaian atas proposal yang masuk berdasarkan Pengumuman Direktur Utama BPDPKS Nomor PENG-7/DPKS/2023 pada 8 Desember 2023. Sesuai Pengumuman Nomor PENG-1/DPKS/2024 yang ditetapkan Dirut BPDPKS, Eddy Abdurrachman pada 20 Februari 2024, berikut lembaga-lembaga yang terpilih, yakni; • Balai Pelatihan Pertanian Jambi • PT. LPP Agro Nusantara • PT. Citra Widya Education • PT. Best Planter Indonesia • PT. Riset Perkebunan Nusantara (PPKS) • PT. Koompasia Enviro Institute • PT. Sumberdaya Indonesia Berjaya • PT. Iskol Agridaya Internasional • Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang • Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta (YPPY) • PT. Daya Guna Lestari • PT. Forestcitra Sejahtera (Mutu Institute) • PT. Global Scholarship Service (IPBTraining) • Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) Menurut keterangan resmi BPDPKS, dilansir dari laman website resmi BPDPKS, pada Sabtu (24/2), pengumuman ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Jumlah peserta per jenis pelatihan selanjutnya diatur dalam Surat Keputusan Direktur Utama BPDPKS yang akan disampaikan pada kesempatan pertama. Jenis pelatihan yang mau dilaksanakan lembaga-lembaga itu yakni manajerial, kewirausahaan, dan pelatihan teknis. Pelatihan manajerial, meliputi Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, Kepemimpinan dan Komunikasi, Penguatan Kelembagaan, Kelembagaan dan Usaha. Pelatihan kewirausahaan fokus pada Manajemen dan Administrasi Keuangan. Lalu, pelatihan teknis meliputi Teknis Budidaya Kelapa Sawit, Panen dan Pasca Panen, Pengelolaan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, Teknis Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit, Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Informasi Pasar dan Promosi, serta Pengelolaan Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit.