PMI
Sorotan terbaru dari Tag # PMI
Setetes Energi Kehidupan, Pekerja PHR Sumbang Ratusan Kantong Darah Untuk PMI
Pekanbaru, katakabar.com - Setiap kantong darah simpan kisah tentang nyawa menunggu untuk diselamatkan, seperti pasien yang berjuang di ruang perawatan, ibu yang membutuhkan transfusi saat persalinan, hingga korban kecelakaan yang bergantung pada ketersediaan darah tepat waktu. “Donor darah bentuk rasa syukur paling nyata. Ada kepuasan tersendiri saat setetes darah kita bagikan bisa menjadi penyambung nyawa bagi orang yang membutuhkan,” kata Luthfi Fathani, salah satu pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Luthfi satu dari ratusan peserta berhasil sumbangkan 448 kantong darah pada kegiatan yang digelar di Gedung RCC Rumbai, Pekanbaru, Rabu (15/4). Ini bakti nyata, di tengah padatnya aktivitas operasional hulu migas, semangat kemanusiaan para pekerja tetap terpancar melalui aksi sosial ini. Bagi PHR, kegiatan donor darah tidak sekadar rutinitas medis. Kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Bakoumkris, Badan Dakwah Islam PHR, dan Persatuan Wanita Patra (PWP) ini juga menjadi wadah bagi para pekerja untuk berbagi nilai-nilai kehidupan. “Dari sisi kampanye kesehatan, kegiatan donor darah ini mempromosikan gaya hidup sehat secara umum. Semangat mendonorkan darah akan membangkitkan motivasi untuk selalu hidup sehat dan menjaga derajat kesehatan yang tinggi,” ulas Ketua Pelaksana, Eka Pramana. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pekerja, mitra kerja, serta masyarakat sekitar Komperta PHR Rumbai. Semangat kebersamaan dan gotong royong untuk kemanusiaan begitu terasa, menunjukkan kepedulian terhadap sesama tetap terjaga di tengah kesibukan. Pada kegiatan ini, antusias pendaftar mencapai 612 orang, melampaui target awal sebanyak 400 kantong darah. “Mesku tidak semua pendaftar lolos screening dan berkesempatan melakukan donor, namun tingginya angka ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk berbagi dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan PHR sangat tinggi,” cerita Eka. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kota Pekanbaru. Ratusan kantong darah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah ini secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PHR dalam mendukung PMI Pekanbaru. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memastikan pasien di rumah sakit memperoleh akses darah dengan lebih cepat dan tepat. “Melalui kegiatan ini, PHR hadir tidak hanya untuk ketahanan energi nasional, tetapi juga untuk merawat nadi kehidupan masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya. Di balik angka dan stok yang tercatat, darah menjadi harapan hidup yang tak bisa ditunda maupun digantikan. Lantaran itu, gerakan donor darah bukan sekadar aksi sosial, melainkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang menentukan keselamatan banyak orang. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Bawa Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatera - Aceh, Kapal Kemanusiaan Kalla Lines Tiba di Belawan
Kolaborasi PMI dan DMI datangkan Kapal Kalla Lines bawa bantuan kemanusiaan bencana Sumatera Aceh
Reskrim Polres Kepulauan Meranti Ungkap Kasus TPPO PMI
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polres Kepulauan Meranti melalui Sat Reskrim berhasil ungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Pekerja Migran Indonesia (PMI). Itu sesuai amanat Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan orang dan/atau Pasal 81 Jo Pasal 69 atau Pasal 83 Jo Pasal 68 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. "Pengungkapan kasus tersebut berlandaskan Laporan Polisi Nomor LP/B/48/XII/2025/SPKT/POLRES KEP. MERANTI/POLDA RIAU, pada 5 Desember 2025, terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan/atau Tindak Pidana Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kamis (16/10) sekitar pukul 12.00 WIB," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Reskrim,.... AKP Roemin Putra SH MH Kepada Media saat dijumpai. Dikatakan AKP Roemin pula, Korban bernama Surta Hafandi, Sapandi. Awaludin, Riyansyah, Fadli mereka sebagai saksi - saksi dan terlapor bernama Roma Rianto Warga Selatpanjang.adapun Barang Bukti 1 (satu) Buah Paspor atas nama Surya Hafandi, 1 (satu) Buah Paspor atas nama Awaludin, 1 (satu) Buah Paspor atas nama Fadli, 1 (satu) Buah Paspor atas nama Riyansyah, 1 (satu) Buah Buku catatan warna hijau merk Paperline. 1 (satu) Buah Buku catatan warna Hitam.dan 1 (satu) unit Hp Merk Redmi 9 warna biru. " Adapun Awal mula kejadian pada kamis lalu, disebuah rumah yang terletak di Jalan Banglas Gang Antara RT.002 RW. 002 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelapor dapat telepon dari Saudara Roma yang sedang berada di Malaysia untuk menawarkan pekerjaan untuk merenovasi 2 (dua) buah rumah yang bersebelahan dengan berkata upah gaji senilai 110 RM (Ringgit Malaysia) perhari, kemudian pelapor tertarik dengan tawaran tersebut dan menerima tawaran tersebut," kata Kasat Reskrim AKP Roemin. Selanjutnya Kata Kasat Reskrim, Lalu pelapor berangkat pada Senin lewat Pelabuhan Tanjung Harapan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dimana ternyata ia bertemu dengan 4 (empat) orang rekan kerjanya yang ia belum kenal sama sekali di ajak kerja ke Malaysia juga oleh Saudara Roma Kemudian sesampainya di Malaysia Pelapor dan 4 (empat) rekan kerjanya bertemu dengan Saudara Roma dan salah satu pemilik rumah yang ingin di renovasi, lalu berbicara dan hasil kesepakatan selama bekerja. " Sementara itu pelapor dan 4 (empat) rekannya disuruh tinggal di sebelah rumah yang ingin di renovasi tersebut dan mulai bekerja pada hari Selasa tanggal 21 Oktober 2025, Pada tanggal 24 Oktober 2025 pelapor melihat Saudara Roma ribut dengan salah satu pemilik rumah kemudian pelapor juga mulai curiga karena tidak ada kejelasan mengenai gaji perhari yang dijanjikan lalu menanyakan masalah gaji kepada pemilik rumah dan mengatakan bahwa gaji sudah diberikan semua langsung borongan kepada Saudara Roma sehingga pelapor dan 4 (empat) rekannya tidak digaji hanya diberi makan," ungkap AKP Roemin. Diungkapkan Kasat Reskrim Pula, pada saat itu, pelapor langsung bicara kepada Roma dengan marah dikarenakan Roma tidak memberitahu bahwa gaji mereka ternyata sudah diberikan borongan dan Roma hanya bisa terdiam, kemudian pada tanggal 30 Oktober 2025 pelapor beserta 2 (dua) rekan lainnya atas nama Awal dan Riyan kabur dikarena tidak tahan kerja lelah tetapi tidak di berikan gaji, kemudian pelapor kabur mencoba menghubungi kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) lalu pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) merespons mereka dan dibiayain supaya naik transportasi online. "Sesampainya di Kedutaan Besar Republik Indonesia pelapor dan 2 (dua) rekannya di mintai keterangan dan mereka bertiga di rehab selama 2 minggu di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) kemudian pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengantar pulang pelapor dan 2 (dua) rekan lainnya sampai ke Pelabuhan Internasional Kukup, Malaysia," jelas AKP Roemin. Ia menambahkan, Sesampainya di Indonesia pelapor dan 2 (dua) rekan kerja nya pulang kerumah masing-masing. Kemudian pada tanggal 18 November 2025 pelapor dan 2 (dua) rekan lainnya sepakat mendatangi rumah mertua saudara Roma untuk memberitahukan kejadian tersebut dan ingin mediasi akan tetapi mediasi tidak membuahkan hasil kemudian mereka langsung lanjut mendatangi Polres Kepulauan Meranti.
Transfez Ekspansi ke Singapura: Permudah PMI Kirim Uang ke Tanah Air
Jakarta, katakabar.com - perusahaan teknologi finansial asal Indonesia yang berfokus pada layanan pengiriman uang lintas negara, resmi meluncurkan aplikasi Transfez di Singapura. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi regional Transfez untuk membantu para Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengirim uang ke keluarga di Tanah Air dengan cara yang lebih cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka. Melalui aplikasi Transfez, pengguna di Singapura kini dapat mengirim uang langsung ke rekening tujuan di Indonesia secara real-time, dengan biaya transparan dan nilai tukar kompetitif. Selain itu, Transfez juga menghadirkan antarmuka yang mudah digunakan, berbahasa Indonesia, dan disesuaikan dengan kebiasaan serta ritme pengguna di Singapura. “Kami percaya bahwa teknologi finansial harus mampu menghadirkan kemudahan yang benar-benar terasa, terutama bagi mereka yang bekerja jauh dari rumah,” ujar Edo Windratno, CEO Transfez. “Kehadiran Transfez di Singapura bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan komitmen kami untuk mendekatkan jarak antara PMI dan keluarga mereka di Indonesia," tutur Edo. Selain berfokus pada pengguna PMI, Transfez juga berencana memperluas layanan ke segmen pengguna internasional yang lebih luas. Dalam waktu dekat, Transfez akan membuka akses pengiriman uang dari Singapura ke beberapa negara lain di kawasan.
Unsurya Cetak Sejarah Pasar Modal Indonesia di Bulan Kemerdekaan, Ini Nakhoda Perdana
penelitian, dan praktik strategi keuangan serta investasi. Tujuannya adalah menghasilkan produk kajian strategis berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach), sekaligus dapat diaplikasikan secara praktis. Dengan demikian, hasil penelitian dan strategi yang dikembangkan tidak hanya bermanfaat di ranah akademik, tapi juga mudah diterapkan dalam kehidupan sosial, sehingga memberikan manfaat nyata bagi berbagai lapisan masyarakat. Dimana, agenda tersebut sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni, Pendidikan dan Pengajaran: mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membentuk manusia berilmu, berakhlak, dan profesional, Penelitian dan Pengembangan: menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi pada ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan kemajuan bangsa, dan Pengabdian kepada Masyarakat: menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat serta pembangunan nasional.
Data Ekonomi Paling Mempengaruhi Pergerakan Forex: Dari PMI Hingga NFP
Jakarta, katakabar.com - NFP, PMI, CPI, suku bunga, dan GDP adalah lima data ekonomi yang paling memengaruhi pasar forex. Pemahaman terhadap data ini membantu trader memprediksi arah pasar dengan lebih akurat. Platform KVB Indonesia menyediakan semua tools yang dibutuhkan untuk menghadapi rilis data ekonomi dengan strategi yang tepat. Dalam dunia trading forex, pergerakan harga tidak hanya ditentukan oleh grafik dan indikator teknikal, tapi juga oleh berbagai data ekonomi yang dirilis secara berkala oleh pemerintah atau lembaga independen. Trader yang paham cara membaca dan mengantisipasi rilis data ini akan memiliki keunggulan dibandingkan yang hanya mengandalkan teknikal semata. Berikut ini beberapa indikator ekonomi utama yang sangat memengaruhi pasar forex. 1. Non-Farm Payrolls (NFP) NFP adalah salah satu data ekonomi paling berdampak dalam kalender ekonomi global. Dirilis setiap bulan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, data ini mencerminkan jumlah pekerjaan baru (di luar sektor pertanian) yang tercipta. Jika data aktual jauh dari ekspektasi pasar, volatilitas bisa meningkat drastis terutama pada pasangan mata uang yang melibatkan USD seperti EUR/USD, GBP/USD, atau USD/JPY. Baca Juga: Mengenal Rilis Non-Farm Payroll dan Dampaknya terhadap Forex 2. PMI (Purchasing Managers' Index) PMI mencerminkan kondisi sektor manufaktur dan jasa berdasarkan survei terhadap para manajer pembelian. PMI di atas 50 menunjukkan ekspansi ekonomi, sedangkan di bawah 50 menandakan kontraksi. Indeks ini menjadi indikator awal kesehatan ekonomi dan sangat memengaruhi mata uang negara bersangkutan, terutama jika rilisnya mengejutkan pasar.
Dukung Penuh Jumbara PMR Sumut, Bupati Langkat Syah Afandin : Sarat nilai positif bagi generasi muda
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Langkat untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan J...
Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Resmikan PSC 119: Optimalisasi Layanan Darurat bagi Masyarakat
Langkat, Katakabar.com - Pj. Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, meresmikan gedung Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PSC) 119 Kabupaten Lang...
Dugaan KKN Penyaluran CSR, Mahasiswa Desak Kejatisu, DPR RI dan KPK Periksa Dirut PT Inalum
Di Medan, mahasiswa mengangkat isu dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR)
Moolahgo Bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan Mudahkan Pembayaran Iuran Jamsos Bagi PMI
Singapura, katakabar.com - Moolahgo, pemimpin pembayaran digital multi-mata uang di Singapura, umumkan kemitraan dengan Badan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Indonesia yang dikenal sebagai BPJS Ketenagakerjaan untuk memudahkan pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja migran Indonesia. “BPJS Ketenagakerjaan lembaga yang secara resmi ditunjuk pemerintah Indonesia untuk mengelola jaminan sosial bagi pekerja migran Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan jaring pengaman sosial bagi pekerja migran Indonesia agar mereka tidak jatuh ke dalam kemiskinan akibat cidera kerja, kematian, atau usia tua,” ujar Direktur Partisipasi BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin, lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Kamis (2/5). Dengan kolaborasi ini, kata Zainudin, Moolahgo memungkinkan orang Indonesia yang tinggal dan bekerja di luar negeri untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan mereka melalui aplikasi e-Wallet MoolahPay, memastikan mereka mendapatkan cakupan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Di penghujung 2023, terdapat perkiraan 130.000 pekerja migran Indonesia di Singapura yang berkontribusi pada perekonomian negara tersebut. “Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyambut baik dan telah memfasilitasi solusi baru untuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan yang disediakan oleh Moolahgo dalam kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Melindungi kesejahteraan pekerja Indonesia di luar negeri adalah salah satu prioritas utama untuk kedutaan, dan solusi pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dari Moolahgo membantu kami dalam memenuhi komitmen kami,” tutur Tantri Darmastuti, Pejabat Tenaga Kerja KBRI. CEO Moolahgo, John Hakim menyatakan, kami merasa terhormat menjadi satu-satunya platform pembayaran non-bank di Singapura untuk BPJS Ketenagakerjaan dan dapat berperan dalam mendukung KBRI dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mencapai inisiatif mereka. "Menyediakan layanan ini bagi pekerja migran, yang biasanya kurang terasuransikan dan kurang memiliki akses ke layanan perbankan. Ini sejalan dengan visi Singapura untuk mempercepat posisinya sebagai pusat keuangan berkelanjutan (ESG) terdepan di Asia," terangnya. MoolahPay, ucap John, sudah menjadi aplikasi pilihan di kalangan pekerja migran, khususnya orang Indonesia di Singapura untuk keperluan pengiriman uang, memperkuat reputasinya sebagai aplikasi e-Wallet yang inovatif. "Setelah mempelopori transfer instan ke dompet elektronik utama di Indonesia pada tahun 2021 dan transfer real-time ke rekening bank pada tahun 2022 hanya dengan nomor telepon atau alamat email, penambahan pembayaran BPJS Ketenagakerjaan semakin menempatkan Moolahgo sebagai pemimpin inovatif di lanskap e-Wallet Singapura. Dan pada November 2023, Moolahgo memenangkan Global FinTech Awards dalam kategori Kecerdasan Buatan pada Festival FinTech Singapura," bebernya. Untuk mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan, ulasnya, pengguna dapat mengunduh dan mendaftar di aplikasi e-Wallet Moolahgo "MoolahPay" dari Google Playstore atau Apple App Store, mengisi saldo dompet mereka, dan mengakses menu BPJS Ketenagakerjaan. "Dengan memasukkan Nomor Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan atau Nomor Identitas Indonesia, aplikasi akan melakukan validasi dan menampilkan premi yang belum dibayar, dengan pembayaran real-time ke BPJS Ketenagakerjaan," sebutnya. Kontak: Jaslyn Lee +65 98235583 [email protected]