Bitcoin Rebound Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto
Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 - week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 - 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat. Menurut Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi. "Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat," ujar Yudho. Secara teknikal, kata Yudho, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. "Area US$57.800 - 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut," tuturnya. Di sisi makro, ulasnya, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli. "Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto," jelas Yudho. Menurutnya, perrhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya. "Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor," beber Yudho. Sementara, terang Yudho, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 - 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar. "Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan," imbuhnya. Selain faktor pasar, tukasnya, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus. "Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto," sebutnya Yudho. Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio. FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Jakarta, katakabar.com - Yamaha Grand Filano belakangan ramai diperbincangkan di TikTok. Menariknya, mayoritas konten yang masuk ke beranda pengguna media sosial itu bukan berupa ulasan otomotif, melainkan video ringan yang mengangkat pengalaman sehari-hari pengendara. Ramainya pembahasan Grand Filano di TikTok menunjukkan percakapan mengenai kendaraan kini tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi mesin maupun performa. Pengalaman sehari-hari, kemudahan penggunaan, desain, hingga fitur yang menunjang gaya hidup justru menjadi topik yang lebih mudah menarik perhatian pengguna media sosial. Salah satu konten yang banyak menarik perhatian bertema "cewek nggak standar pas standarin motor". Video tersebut menampilkan momen seorang perempuan yang berhasil menstandarkan motor lalu menunjukkan ekspresi bangga secara berlebihan. Konten sederhana itu dinilai mudah dipahami karena banyak pengguna sepeda motor pernah mengalami kesulitan saat menstandarkan kendaraan, terutama jika bobot motor cukup berat. Video lain yang juga ramai dibahas memperlihatkan kemudahan mengeluarkan motor dari area parkir dan bermanuver di ruang sempit. Dengan durasi singkat dan minim dialog, konten tersebut berhasil menarik perhatian warganet karena menggambarkan situasi yang sering ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, sejumlah kreator juga mengangkat humor ringan, seperti permainan kata "ngikutin standar orang lain" yang diartikan secara harfiah dengan membawa standar motor ke mana-mana. Pendekatan komedi tersebut membuat pembahasan Grand Filano terasa lebih dekat dengan keseharian pengguna media sosial. Di balik konten-konten yang menghibur itu, warganet juga banyak membahas berbagai fitur Yamaha Grand Filano. Salah satu yang paling sering disorot ialah bobot motor yang relatif ringan sehingga dinilai memudahkan saat menstandarkan kendaraan, memundurkan motor, maupun bermanuver di area parkir yang terbatas. Efisiensi bahan bakar juga menjadi topik yang kerap muncul dalam berbagai unggahan. Teknologi Blue Core Hybrid yang disematkan pada Grand Filano dinilai mendukung konsumsi bahan bakar yang lebih hemat untuk penggunaan harian. Dengan kapasitas tangki sekitar 4,4 liter, skutik ini dinilai mampu menemani mobilitas sehari-hari, mulai dari perjalanan ke kantor, kampus, hingga beraktivitas di dalam kota tanpa perlu terlalu sering mengisi bahan bakar. Tak hanya itu, bagasi berkapasitas 27 liter menjadi salah satu fitur yang paling banyak mendapat perhatian. Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna membawa berbagai barang kebutuhan harian, seperti helm half face, jas hujan, tas kerja, belanjaan, hingga perlengkapan olahraga atau kebutuhan perjalanan singkat tanpa harus menambah boks penyimpanan. Pembahasan lain yang tak kalah ramai adalah pilihan warna Grand Filano. Skutik ini hadir dalam beragam pilihan warna, mulai dari White Pearl, Pink Mauve, Dull Blue, Black, Green, hingga beberapa warna lain yang disesuaikan dengan variannya. Banyak kreator mengaitkan pilihan warna tersebut dengan tren fesyen sehingga motor ini dinilai mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian, baik bergaya kasual, smart casual, maupun gaya vintage yang kini banyak digemari kalangan muda. Selain desain yang bergaya retro modern, ruang dek kaki yang lega juga kerap disebut sebagai nilai tambah karena memberikan kenyamanan saat berkendara. Pengguna dapat membawa tas belanja, ransel, atau barang bawaan lain dengan lebih praktis selama perjalanan. Melalui berbagai konten tersebut, Yamaha Grand Filano semakin dikenal bukan hanya sebagai skutik bergaya, tetapi juga sebagai kendaraan yang menawarkan kepraktisan untuk mobilitas harian. Kombinasi desain yang modern, pilihan warna yang beragam, konsumsi bahan bakar yang efisien, serta bagasi luas menjadikan Grand Filano sebagai pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan gaya hidup modern tanpa mengesampingkan fungsi.
Jamuan Kenegaraan Xi Jinping-Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global
Beijing, katakabar.com - Jamuan kenegaraan yang digelar Presiden Tiongko, Xi Jinping untuk menyambut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Great Hall of the People, Beijing, menjadi salah satu agenda diplomatik paling disorot dunia. Pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak hanya membahas isu geopolitik dan hubungan ekonomi kedua negara, tetapi juga memperlihatkan bagaimana industri teknologi kini memainkan peran strategis dalam hubungan internasional modern. Sejumlah pemimpin perusahaan teknologi global terlihat menghadiri forum eksklusif tersebut, mulai dari sektor kecerdasan buatan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga elektronik konsumen. Nama-nama seperti Elon Musk dari Tesla, Tim Cook dari Apple, Jensen Huang dari NVIDIA, serta Jia Shaoqian dari Hisense Group menjadi bagian dari jajaran tokoh industri yang turut hadir dalam rangkaian acara diplomatik tersebut. Kehadiran para pemimpin industri ini dipandang sebagai refleksi meningkatnya keterkaitan antara teknologi, perdagangan global, dan stabilitas geopolitik. Kurun beberapa tahun terakhir, persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin berfokus pada penguasaan teknologi strategis seperti AI, chip semikonduktor, energi baru, hingga smart manufacturing. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan-perusahaan teknologi global terus memperkuat investasi mereka pada inovasi dan pengembangan teknologi inti. NVIDIA misalnya menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur AI global, sementara Apple memperluas integrasi AI dan ekosistem perangkat pintar. Tesla juga terus mendorong percepatan kendaraan listrik dan teknologi autonomous driving di pasar internasional. Sedang, sektor display premium dan smart home juga berkembang pesat sebagai bagian dari transformasi gaya hidup digital. Berbagai perusahaan elektronik seperti Hisense aktif memperkenalkan teknologi visual generasi baru dengan fokus pada kualitas gambar, efisiensi energi, dan integrasi kecerdasan buatan. Hisense sendiri dalam beberapa tahun terakhir dikenal memperkuat pengembangan teknologi RGB-MiniLED, laser display, serta perangkat rumah tangga hemat energi seperti mesin cuci berteknologi heat pump. Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang semakin mengutamakan inovasi teknologi independen dan keberlanjutan sebagai faktor utama daya saing global. Selain menjadi simbol hubungan diplomatik, jamuan kenegaraan ini juga menunjukkan bagaimana forum informal tingkat tinggi kini menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi lintas industri dan memperluas peluang kerja sama internasional. Beberapa pembahasan utama dalam pertemuan kedua negara diketahui mencakup perdagangan, rantai pasok teknologi, kecerdasan buatan, hingga isu energi dan investasi global. Di industri global, Hisense menjadi salah satu perusahaan yang mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Omdia 2025, Hisense menempati posisi No.1 dunia untuk kategori TV 100 inci ke atas, Laser TV serta MiniLED TV. Selain memperkuat posisi di pasar global, Hisense juga memperkuat basis industri serta pusat riset dan bisnis di lebih dari 160 negara. Di sisi global branding, Hisense kembali memperkuat posisinya di panggung olahraga internasional dengan resmi menjadi Global Official Sponsor FIFA World Cup 2026™. Pengumuman tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang Hisense bersama FIFA dalam berbagai turnamen internasional sebelumnya. Di pasar Indonesia, perkembangan Hisense juga menunjukkan pertumbuhan yang agresif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, Hisense TV telah berhasil meraih posisi Nomor 1 di Electronic City (EC), salah satu jaringan ritel elektronik terbesar di Indonesia. Hisense juga didukung oleh fasilitas pabrik lokal salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat, yang menjadi bagian penting dalam mendukung kapasitas produksi dan distribusi nasional. Selain itu, jaringan layanan purna jual Hisense terus diperluas melalui service center yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia guna memberikan dukungan layanan yang lebih cepat dan mudah diakses konsumen. Komitmen jangka panjang Hisense terhadap Indonesia juga semakin diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPI Danantara dan Hisense Group Holding pada Mei 2026 yang disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian. Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan manufaktur maju, lokalisasi teknologi, penelitian dan pengembangan, hingga penguatan kapabilitas industri nasional. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia dipandang tidak hanya sebagai pasar strategis, tetapi juga sebagai pusat masa depan untuk inovasi, riset, dan aktivitas industri bernilai tinggi. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, kolaborasi lintas negara, investasi riset jangka panjang, dan pengembangan teknologi berkelanjutan diperkirakan akan menjadi fokus utama industri global dalam beberapa tahun mendatang. Forum seperti jamuan kenegaraan di Beijing menjadi gambaran bagaimana diplomasi dan teknologi kini berjalan semakin beriringan dalam membentuk masa depan ekonomi dunia.
PKC PMII Riau Soroti Dugaan Praktik Truk Tangki 'CPO Kencing' dan Dampak Kelangkaan Minyak
Pekanbaru, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau desak Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk mengambil langkah tegas terhadap dugaan praktik ilegal “CPO kencing” yang disebut marak terjadi di sejumlah wilayah jalur distribusi sawit di Provinsi Riau. Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menilai praktik tersebut bukan hanya merugikan perusahaan dan negara, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas distribusi minyak sawit serta berdampak terhadap masyarakat luas. “Riau adalah salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Sangat ironis apabila di tengah melimpahnya produksi sawit, justru muncul dugaan praktik-praktik ilegal yang merusak tata kelola distribusi CPO,” ujar Ghulam Zaky dalam keterangannya, Sabtu (9/5) kemarin. Menurutnya, dugaan praktik pengurangan isi muatan truk tangki CPO di jalur distribusi harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Aktivitas tersebut diduga melibatkan jaringan penampungan ilegal yang tersebar di beberapa titik strategis wilayah Riau. PKC PMII Riau menyoroti sejumlah kawasan yang selama ini kerap disebut dalam isu distribusi CPO, di antaranya Kandis, Duri, Pinggir Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir hingga Indragiri Hulu. “Kami mendesak Kapolda Riau untuk tidak hanya melakukan penindakan di permukaan, tetapi juga membongkar aktor-aktor besar yang diduga bermain dalam praktik mafia CPO. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, namun tumpul terhadap cukong-cukong yang menikmati keuntungan dari praktik ilegal ini,” tegasnya. Selain itu, PKC PMII Riau juga meminta dilakukan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi dan tempat penampungan CPO ilegal yang diduga menjadi mata rantai utama praktik tersebut. Ghulam Zaky menegaskan persoalan tata kelola sawit bukan semata isu ekonomi, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di daerah. “Ketika praktik ilegal dibiarkan, maka yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi juga masyarakat. Ini menyangkut marwah penegakan hukum di Provinsi Riau,” sebutnya.
PMII Kepulauan Meranti Soroti Transportasi Antar Pulau, Dishub Siapkan Langkah Pembenahan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kepulauan Meranti melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti guna menyampaikan berbagai persoalan transportasi, khususnya transportasi antar pulau yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Di audiensi tersebut, PMII menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari ketidakpastian jadwal kapal, tarif yang tidak transparan, hingga aspek keselamatan penumpang yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Selain itu, kondisi infrastruktur dermaga dan minimnya fasilitas pendukung juga menjadi perhatian serius. Ketua PC PMII Kepulauan Meranti, Amri Sukarles, menyampaikan transportasi di wilayah kepulauan memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat. “Transportasi di Kepulauan Meranti adalah urat nadi kehidupan. Ketika akses terganggu, maka ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat juga ikut terdampak,” ujarnya. Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, menyampaikan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis dalam upaya pembenahan sektor transportasi. Dishub menjelaskan saat ini telah disiapkan perencanaan perbaikan dermaga agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain itu, pemerintah daerah juga telah memiliki alat transportasi laut sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan transportasi bagi masyarakat. Dishub juga berperan aktif dalam membantu para pemilik kapal penyeberangan dalam pengurusan dokumen perizinan, termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB) melalui Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dalam hal ini, Dishub turut menjembatani agar para pemilik kempang tidak dipungut biaya, sehingga proses pengurusan izin dapat berjalan lebih mudah dan tidak memberatkan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan legalitas kapal serta menjamin keselamatan dan kenyamanan transportasi laut di wilayah Kepulauan Meranti. PMII juga menawarkan kerja sama strategis dengan Dinas Perhubungan, khususnya dalam kegiatan sosialisasi keselamatan transportasi, edukasi kepada masyarakat, serta pelibatan pemuda dalam pengumpulan data dan pengawasan di lapangan. PMII berharap audiensi ini dapat menjadi langkah awal kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemuda dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih baik, aman, dan merata di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Antara Rp1,3 M, Air Comberan Meluber, Ruas Jalan Berlubang dan Pot Bunga Rusak di Duri
Duri, katakabar.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, resmi dibuka Bupati Bengkalis, Kasmarni, Rabu (22/4) lalu. Pelaksanaan TMMD ke 128 tersebut dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis sebesar Rp1,3 miliar, dan bantuan dari Komando Atas sebesar Rp474,5 juta. Kegiatan berlangsung 30 hari lamanya mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 nanti bakal menyasar pembangunan fisik, dan non-fisik di wilayah Desa Tengganau, dan Desa Balai Pungut (Balik Sumur). Bupati Bengkalis, Kasmarni, menegaskan program TMMD wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. “Program TMMD ini telah terbukti memberikan kontribusi besar percepatan pembangunan daerah, terutama dalam membuka akses wilayah, meningkatkan infrastruktur dasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di lokasi kegiatan, untuk turut berpartisipasi aktif demi keberhasilan program tersebut. “Keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan TNI, tetapi keterlibatan, dan kebersamaan masyarakat,” imbuhnya. Tetapi, kegiatan tersebut kontras dengan air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol (Jalan Jenderal Sudirman), dan pot-pot bunga di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah rusak. Lantaran aspal hotmix ruas jalan protokol rusak berat para pengguna jalan, baik pengedara roda empat dan roda dua harus menginjak pedal rem dalam-dalam agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan di kawasan aspal hotmix jalan protokol rusak parah. Selain itu, pot-pot bunga rusak di pulau jalan yang membelah aspal hotmix jalur dua Jalan Hang Tuah. Pot-pot bunga tersebut rusak umumnya dihantam berbagai kendaraan saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Meski kondisi ketiga infrastruktur fisik yang berlokasi di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis tersebut sudah bertahun lamanya memprihatinkan dan mengkhawatirkan tetapi belum terdengar ada kemauan dan niat pemerintah untuk memperbaikinya. Mustahil! Para pejabat, pemangku kepentingan, dinas terkait di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis yang telah mempatenkan Logo 'Bersama Tegakkan Marwah, Negeri Maju Masyarakat Sejahtera' disingkat Bermasa tidak tahu kondisi tersebut. Berbagai pertanyaan muncul di ranah publik, melihat fakta ketiga infrastruktur fisik kerusakan makin hari semakin parah. Pemerintah pura-pura tidak tahu atau sengaja ada pembiaran! Padahal melihat anggaran daerah sebesar Rp2,8 triliun lebih tahun anggaran 2026 ini, harusnya ketiga infrastruktur fisik tersebut dapat diperbaiki. Apalah artinya APBD trliunan rupiah bila keluhan masyarakat, seperti air comberan meluber, aspal hotmix ruas jalan protokol berlubang, dan pot-pot bunga di sepanjang Jalan Hang Tuah yang rusak tidak kunjung diperbaiki. Presiden RI Soroti dan Tegur Pejabat Daerah Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, lewat IG Muaraenimcom, di pekan pertama April 2026 lalu, memang menyoroti dan menegur keras para pejabat daerah terkait banyaknya jalan dan jembatan rusak yang dibiarkan, khususnya di wilayah pemerintahan daerah (Pemda). Melalui IG tersebut Kepala Negara heran dan sentil pejabat daerah yang membiarkan infrastruktur rusak, padahal ia menekankan adanya anggaran seharusnya bisa digunakan untuk perbaikan.
Bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2025, HWT Gold Soroti Perjalanan Perempuan Lewat Fit dan Glow
Jakarta, katakabar.com - HWT Gold bersama Geng Glowing menghadirkan Fit dan Glow, inisiatif yang mengajak perempuan merayakan proses hidup, kepercayaan diri, dan makna personal di setiap fase. HWT Gold menggelar Fit dan Glow, sebuah inisiatif yang mengangkat makna proses, momen, dan apresiasi diri sebagai bagian dari perjalanan perempuan Indonesia. Berkolaborasi dengan komunitas Geng Glowing, acara ini menjadi ruang reflektif yang memadukan kesehatan, mindfulness, dan self-love, sekaligus menegaskan posisi HWT Gold sebagai brand perhiasan emas yang mendampingi perjalanan hidup perempuan. Lewat acara ini, HWT Gold menekankan bahwa Fit dan Glow bukan tentang standar kesempurnaan, melainkan tentang kesadaran untuk hadir sepenuhnya dalam setiap fase kehidupan. Perhiasan dimaknai bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi sebagai simbol perjalanan, momen penting, dan kepercayaan diri perempuan. Dalam Fit dan Glow with HWT Gold, peserta diajak memaknai perjalanan hidup perempuan sebagai rangkaian proses yang layak dirayakan. Melalui sesi refleksi, interaksi komunitas, dan pengalaman mindfulness, rangkaian ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya self-care dan self-love sebagai bagian dari keseharian perempuan aktif. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi HWT Gold yang melihat setiap karya perhiasan sebagai representasi momen dan nilai personal yang tumbuh seiring perjalanan hidup pemakainya. Sebagai highlight acara, HWT Gold menghadirkan Melliza Xaviera, Puteri Indonesia Lingkungan 2025, dalam sesi talkshow Fit dan Glow. Dengan latar belakang sebagai dokter, Melliza membagikan perspektif mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai fondasi perempuan yang aktif, inspiratif, dan percaya diri. Diskusi ini mengangkat perjalanan perempuan yang mencakup proses tumbuh, momen jeda, serta pentingnya mindfulness dan self-care dalam menjaga keseimbangan hidup. Antusiasme peserta terlihat melalui diskusi terbuka mengenai kesehatan, kepercayaan diri, dan pengalaman personal perempuan di berbagai fase kehidupan. Salah satu bagian penting dalam acara ini adalah saat Melliza Xaviera membagikan pengalamannya mengenakan Crown Borobudur dari HWT Gold. Crown tersebut dimaknai sebagai simbol perjalanan panjang seorang perempuan, yang mencerminkan proses, tanggung jawab, dan kepercayaan diri yang dibangun dari waktu ke waktu. Filosofi Crown Borobudur mencerminkan nilai HWT Gold dalam menghadirkan karya bermakna. Bukan sekadar visual yang indah, tetapi juga refleksi cerita, makna, dan nilai perjalanan hidup perempuan. Sebagai penguat pengalaman Fit & Glow, HWT Gold juga menghadirkan berbagai aktivasi yang mendorong partisipasi dan refleksi diri, mulai dari eksplorasi koleksi perhiasan melalui Visit Booth HWT Gold, interaksi komunitas, hingga yoga session sebagai momen mindfulness. Rangkaian ini ditutup dengan sesi kebersamaan yang memperkuat semangat Fit dan Glow untuk dibawa ke kehidupan sehari-hari. Melalui Fit dan Glow with HWT Gold, HWT Gold kembali menegaskan komitmennya untuk mendampingi perjalanan perempuan Indonesia dengan menghadirkan perhiasan sebagai simbol momen, proses, dan apresiasi diri di setiap langkah kehidupan. Tentang HWT Gold HWT Gold adalah pionir produsen manufaktur perhiasan emas Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, serta sponsor resmi mahkota Puteri Indonesia sejak tahun 2007. Menghadirkan berbagai jenis perhiasan emas mulai dari cincin, kalung, gelang, anting, hingga emas batangan. HWT Gold mengembangkan setiap karyanya melalui teknologi modern dan keahlian berpengalaman. Bagi HWT Gold, perhiasan bukan hanya tentang kilau, tetapi juga tentang cerita, nilai, dan perjalanan hidup yang layak dirayakan. Tentang Geng Glowing Geng Glowing merupakan komunitas perempuan yang berfokus pada pengembangan diri, kesehatan, dan self-care. Melalui berbagai aktivitas dan event komunitas, Geng Glowing mendorong perempuan untuk saling mendukung, bertumbuh, dan merayakan proses hidup bersama.
PMII Inhu Siapkan Aksi Nasional, Soroti Dugaan Kelalaian ESDM–BUMN di Balik Kebocoran Gas
Indragiri Hulu, katakabar.com - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada pejabat ESDM dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasca insiden kebocoran gas di wilayah Sumatra menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Indragiri Hulu menilai, langkah pemerintah tidak boleh berhenti pada sanksi administratif semata. Menurut mereka, insiden kebocoran gas merupakan persoalan serius yang menyangkut keselamatan rakyat, kerusakan lingkungan, serta lemahnya tata kelola sektor migas secara struktural. Ketua PC PMII Indragiri Hulu, Fadilah Irsandi, menegaskan negara harus hadir secara nyata dan bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan. “Ancaman sanksi harus dibarengi tindakan konkret. Negara wajib memastikan penegakan hukum berjalan, pemulihan lingkungan dilakukan, dan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Fadilah, Selasa (27/1). Ia menilai, berulangnya insiden kebocoran gas menunjukkan adanya persoalan sistemik dalam pengawasan dan pengelolaan infrastruktur migas, baik di tingkat kementerian maupun BUMN terkait, termasuk PT TGI. Sebagai bentuk kontrol sosial dan tanggung jawab moral mahasiswa, PC PMII Indragiri Hulu menyatakan akan gelar aksi besar untuk mengawal komitmen negara dalam menuntaskan kasus tersebut secara adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. Sementara, Koordinator Lapangan Aksi, Yusra Lubis, menyampaikan bahwa gerakan yang akan dilakukan tidak sekadar bersifat simbolik, melainkan bertujuan menekan pemerintah agar mengambil langkah nyata. “Aksi ini adalah bentuk pengawalan agar negara benar-benar hadir dan bertanggung jawab, bukan sekadar mengeluarkan pernyataan politik atau ancaman sanksi tanpa kejelasan tindak lanjut,” tegas Yusra. PC PMII Indragiri Hulu juga mendesak pemerintah pusat untuk membuka hasil investigasi secara terbuka kepada publik, menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai, serta memastikan perbaikan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian ESDM maupun BUMN terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme sanksi, serta langkah lanjutan pasca kejadian kebocoran gas tersebut.
Soroti Dugaan WNA Kuasai Lahan di Kuala Sebatu, PW IWO Riau Siap Bersurat ke Kementerian
Indragiri Hilir, katakabar.com - Dugaan kepemilikan dan penguasaan lahan oleh warga negara asing (WNA) asal Malaysia di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kian menjadi sorotan publik. Persoalan ini dinilai bukan hanya persoalan agraria semata, tetapi telah menyentuh isu serius terkait kedaulatan negara, penegakan hukum, serta perlindungan hak masyarakat lokal. Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, menegaskan pihaknya memandang persoalan ini sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aset tanah di wilayah perbatasan dan pesisir. Muridi Susandi yang akrab disapa Sandi menyampaikan, PW IWO Riau akan mengambil langkah konkret dan terukur dengan menyurati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Surat tersebut akan berisi permintaan klarifikasi, audit, serta penelusuran menyeluruh terhadap status hukum lahan yang diduga dikuasai oleh WNA di Kuala Sebatu. “Ini bukan isu kecil. Jika benar ada dugaan WNA menguasai lahan, maka ini menyangkut pelanggaran hukum dan kedaulatan negara. Pemerintah pusat harus turun tangan langsung. Kami akan menyurati Kementerian ATR/BPN RI agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegas Sandi, Rabu (14/1). Lebih lanjut, Sandi mempertanyakan peran dan kinerja pemerintah desa serta pemerintah kecamatan yang dinilai tidak maksimal dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap tanah masyarakat. Ia menilai, mustahil persoalan sebesar ini terjadi tanpa adanya kelalaian, pembiaran, atau bahkan dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu. “Pemerintah desa dan kecamatan perlu dipertanyakan secara terbuka. Apakah mereka tidak mengetahui, atau justru mengetahui tetapi membiarkan? Ini yang harus dijelaskan kepada publik,” ujarnya. Menurut Sandi, masyarakat kecil di Desa Kuala Sebatu justru menjadi pihak yang paling dirugikan. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari lahan dan wilayah tersebut, namun kini harus menghadapi ketidakpastian akibat dugaan penguasaan tanah oleh pihak luar. Ia menilai, kondisi ini mencerminkan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil, sementara kepentingan tertentu justru terkesan lebih dilindungi. “Terlalu banyak persoalan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Kehadiran pemimpin seharusnya melindungi, melayani, dan memberikan solusi. Bukan membiarkan rakyatnya tertekan, apalagi kehilangan hak atas tanahnya sendiri,” tegas pria kelahiran Inhil tahun 1985 itu. Dalam pernyataannya, Sandi juga menyerukan agar dugaan praktik mafia tanah dibongkar secara menyeluruh dan transparan. Ia menduga, penguasaan lahan oleh WNA tidak mungkin berdiri sendiri, melainkan melibatkan jaringan dan kepentingan tertentu yang selama ini bermain di balik layar. “Jika benar ada mafia tanah, maka mereka harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Praktik seperti ini hanya memperkaya segelintir orang dan menyengsarakan masyarakat luas. Negara tidak boleh kalah oleh mafia tanah, apalagi jika melibatkan warga negara asing,” tandasnya. Tak hanya berhenti di situ, Sandi juga menyoroti sikap anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) setempat yang dinilainya belum menunjukkan keberanian politik dalam membela masyarakat. Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan dan wajib hadir di tengah-tengah persoalan rakyat. “Anggota DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya berdiri di garis depan, bersuara lantang, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Diam dalam situasi seperti ini sama saja dengan membiarkan rakyat dirugikan,” ucapnya dengan nada kritis. PW IWO Riau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, menginvestigasi, dan menyuarakan persoalan ini hingga ada kejelasan hukum dan sikap tegas dari pemerintah. Sandi menekankan bahwa isu ini bukan semata kepentingan organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan negara. “Tanah adalah sumber kehidupan rakyat. Jika tanah bisa dengan mudah dikuasai pihak asing, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan masyarakat dan daerah. PW IWO Riau akan berdiri bersama masyarakat hingga keadilan benar-benar ditegakkan,” sebutnya.
Nanovest Soroti Risiko Sentralisasi RUU P2SK, Minta Regulasi Kripto Lebih Adil dan Transparan
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memfinalisasi revisi terbaru Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) yang kini memuat pengaturan komprehensif mengenai Lembaga Jasa Keuangan Aset Kripto (LJK Aset Kripto). Tetapi, kekhawatiran muncul ketika melihat isi dari ketentuan Pasal 312A huruf c, yang memberikan ruang bagi bursa yang seharusnya menjadi pengawas untuk juga melakukan perdagangan jual-beli aset kripto layaknya exchange. Dual-role ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, ketidakseimbangan ekosistem, hingga persaingan yang tidak sehat bagi pelaku industri kripto lokal. “Ketentuan ini membuka ruang bagi pihak yang seharusnya menjadi pengawas untuk sekaligus menjadi pelaku perdagangan, sehingga dapat mengganggu fairness dan merugikan pelaku industri seperti Nanovest,” ujar Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest. Kekhawatiran serupa terlihat pada Pasal 215A, yang memberikan bursa kewenangan sangat luas sebagai “gatekeeper” industri. Bursa memiliki peran untuk memberikan rekomendasi bagi pedagang, lembaga kliring, dan kustodian yang ingin masuk ke ekosistem, sekaligus mengawasi standar teknis, keamanan transaksi, hingga validasi operasional pelaku lainnya. Kewenangan yang terpusat ini menimbulkan risiko overpower dan berpotensi menciptakan struktur monopoli, karena bursa dapat mengatur sekaligus mengendalikan hampir seluruh rantai industri kripto Indonesia. Jika tidak diawasi ketat, peran dominan ini dapat menghambat inovasi, membatasi kompetisi, dan memperlambat pertumbuhan industri secara keseluruhan. “Kami memandang perlu adanya kajian lebih mendalam agar regulasi ini tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga memastikan ekosistem tetap kompetitif dan inklusif,” tambah Billy. Untuk itu, transparansi dan pengawasan dari OJK menjadi sangat penting untuk mencegah konsentrasi kekuasaan yang berlebihan dan menjaga keseimbangan ekosistem kripto nasional. Seluruh lembaga yang menjalankan aktivitas terkait aset keuangan digital juga diwajibkan mendapatkan izin dari OJK sesuai dengan lingkup usahanya. Revisi RUU ini memperjelas pengaturan mengenai pedagang aset kripto, yang diperbolehkan menerima konsumen baik individu maupun non individu, serta mewajibkan seluruh aktivitas teknologi sistem keuangan terdesentralisasi (ITSK) dilakukan melalui pedagang yang telah berizin. Regulasi ini diharapkan untuk mengurangi risiko operasional di sektor aset digital sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Sebaliknya, revisi RUU P2SK menetapkan batasan rangkap jabatan bagi direksi LJK Aset Kripto dan sanksi administratif untuk mencegah pelanggaran. Ini dilakukan untuk menjaga tata kelola yang sehat dan menghindari konflik kepentingan. Bursa aset kripto kini ditetapkan sebagai pihak utama yang wajib memperoleh persetujuan OJK sebelum dapat beroperasi. Revisi RUU P2SK juga memperkenalkan tanggung jawab pribadi bagi pihak utama bursa apabila terbukti melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian bagi LJK Aset Kripto. Ketentuan ini memperkuat prinsip akuntabilitas, sekaligus menempatkan bursa sebagai aktor yang memiliki peran strategis dalam pengaturan, pengawasan, serta penjaminan keamanan transaksi kripto di Indonesia. Secara keseluruhan, revisi RUU P2SK terbaru memberikan fondasi yang lebih kuat bagi regulasi aset kripto di Indonesia melalui pembagian peran yang jelas, peningkatan standar tata kelola, dan akuntabilitas yang lebih tegas. Namun, keseimbangan antara pengawasan yang ketat dan kompetisi yang sehat harus dijaga agar ekosistem aset digital Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengorbankan inovasi maupun kesempatan bagi pelaku baru.