Sosial
Sorotan terbaru dari Tag # Sosial
Lewat Program CSR, KVB Futures Perkuat Komitmen Sosial
Jakarta, katakabar.com - Broker trading KVB Futures terus menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial di Indonesia melalui program CSR unggulannya, KVB Futures Vision #BetterTogether. Inisiatif ini hadir sebagai langkah nyata perusahaan dalam memberikan kontribusi positif di luar sektor finansial. Melalui program ini, KVB Futures berkomitmen menciptakan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Fokus utama dari visi #BetterTogether adalah membangun sinergi yang kuat guna mendorong kesejahteraan dan pertumbuhan sosial yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, program KVB Futures Vision #BetterTogether berfokus pada pemberian bantuan dan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Perusahaan meyakini bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian integral dari identitas perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keberadaan KVB Futures sebagai pelaku industri perdagangan berjangka juga membawa manfaat nyata dalam memperkuat struktur sosial masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi kolaborasi lebih luas dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pemberdayaan komunitas di masa depan. Selain aktif dalam kegiatan sosial, KVB Futures tetap konsisten memberikan edukasi bagi masyarakat yang ingin memahami dinamika pasar keuangan. Informasi mengenai analisis pasar harian dapat dipantau melalui laman Market Analysis KVB Futures. Bagi publik yang ingin mengenal lebih jauh mengenai layanan Broker Trading KVB Futures atau ingin bergabung menjadi bagian dari komunitas mereka, informasi pendaftaran dapat diakses secara resmi melalui: Laman Registrasi KVB Futures.
2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Catat Pertumbuhan Angkutan dan Perluas Manfaat Sosial
Tanjungkarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang catatkan kinerja positif sepanjang Januari hingga Desember 2025 lalu. Peningkatan terjadi pada sektor angkutan penumpang, angkutan barang, serta realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), seiring komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal. Manajer Humas PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan pada 2025 lalu jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1.168.670 pelanggan, meningkat 6,77 persen dibandingkan tahun 2024 yang melayani 1.094.578 pelanggan. “Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Zaki. Di sektor angkutan barang, Divre IV Tanjungkarang berhasil mengangkut 28.389.349 ton barang sepanjang tahun 2025, meningkat 1,39 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebanyak 28.000.174 ton. Kinerja positif tersebut didukung oleh optimalisasi operasional, peningkatan keandalan sarana dan prasarana, serta komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kelancaran distribusi logistik, khususnya angkutan batu bara sebagai komoditas utama. “KAI Divre IV Tanjungkarang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui perawatan sarana dan prasarana secara konsisten guna mendukung keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan kereta api,” ujar Zaki. Selain kinerja operasional, ulas Zaki, Divre IV Tanjungkarang juga meningkatkan kontribusi sosial melalui program TJSL. Sepanjang 2025 lalu, KAI Divre IV Tanjungkarang telah menyalurkan dana sebesar Rp1.251.775.800, meningkat 53,66 persen dibandingkan 2024 silam sebesar Rp814.625.481. Sedang Dana TJSL tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program, sambung Zaki, seperti pengembangan sarana pendidikan, dukungan tempat ibadah, peningkatan kesehatan masyarakat, bantuan korban bencana alam, serta pengembangan fasilitas umum dan lingkungan. Program ini, ucapnya, bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasional. “Kami berharap program TJSL ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mempererat hubungan harmonis antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat,” tandasnya.
Pelantikan PSMTI Meranti, H Asmar Dorong Kolaborasi Sosial dan Budaya
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti Periode V Masa Bakti 2025–2029, di Kantor PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Rumbia Nomor 8, Selatpanjang, Sabtu (10/1). Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau Lindawati, pengurus Yayasan PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilantik, serta tokoh dan warga Tionghoa setempat. Acara diawali dengan sambutan Ketua Panitia PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Daerah, atas dukungan sehingga proses pelantikan dapat terlaksana dengan baik meskipun dalam keterbatasan waktu. Ketua Panitia juga memaparkan sejumlah capaian organisasi, salah satunya keberhasilan seleksi komposisi tingkat kabupaten yang akan mewakili PSMTI Kepulauan Meranti ke tingkat provinsi. Ia berharap perwakilan tersebut dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Pelantikan pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029 secara resmi dilakukan oleh Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau, Lindawati. Menurut Lindawati, PSMTI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berkomitmen memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menegaskan visi PSMTI untuk menjadikan masyarakat Tionghoa sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan hak dan kewajiban yang setara dalam pembangunan nasional. Untuk mewujudkan visi tersebut, PSMTI menjalankan empat misi utama, yakni meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, berperan aktif dalam pembangunan nasional, menjaga jati diri budaya Tionghoa yang selaras dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. “PSMTI adalah organisasi sosial, bukan partai politik, dan tidak akan terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jabatan pengurus merupakan bentuk pengabdian, bukan untuk mencari keuntungan,” tegas Lindawati. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PSMTI yang baru dilantik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ujar Bupati Asmar. Bupati ucapkan apresiasi kepada pengurus PSMTI periode sebelumnya atas kontribusi dalam menjaga kerukunan antar etnis serta dukungan terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, PSMTI memiliki peran strategis sebagai jembatan sosial dan budaya di tengah masyarakat Kepulauan Meranti yang majemuk. “Nilai gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air yang diusung PSMTI sangat penting dalam memperkuat kebhinekaan dan menjaga kondusivitas daerah,” jelasnya. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terbuka untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk PSMTI, dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera. Bupati berharap pengurus PSMTI yang baru dapat menampung aspirasi anggota, merajut kebersamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. “Tunjukkan bahwa PSMTI bukan sekadar organisasi, tetapi menjadi ekosistem sosial yang progresif dan inspiratif serta mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan daerah yang lebih baik,” tandasnya.
Menjaga Marwah Melayu di Tengah Globalisasi, Adat Jadi Benteng Etika Sosial dan Politik di Tanah Jantan
Oleh: Humas LAMR Kepulauan Meranti, Ucok Alexander Kepulauan Meranti, katakabar.com - Di tengah derasnya arus globalisasi yang kerap menggerus identitas budaya lokal, masyarakat Melayu di 'Tanah Jantan' sebutan lain dari Kabupaten Kepulauan Meranti tetap menjadikan adat istiadat sebagai benteng utama menjaga marwah dan jati diri. Bagi masyarakat setempat, adat bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pedoman hidup yang mengatur etika sosial, tata pergaulan, hingga nilai-nilai politik. Falsafah hidup Melayu yang berbunyi “Adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah” masih dipegang kuat hingga kini. Prinsip tersebut menempatkan adat pada kedudukan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi fondasi moral dalam setiap aspek kehidupan. Tokoh-tokoh adat menilai, ketika adat mulai diabaikan, sendi-sendi kehidupan masyarakat akan rapuh. Politik kehilangan etika, hubungan sosial menjadi renggang, dan generasi muda berpotensi tercerabut dari akar budayanya sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Melayu Kepulauan Meranti dikenal menjunjung tinggi nilai sopan santun, musyawarah, dan kebersamaan. Hal ini tercermin dalam pepatah Melayu, “Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” yang menggambarkan semangat solidaritas dan gotong royong. Nilai-nilai adat tersebut juga menjadi rujukan dalam etika kepemimpinan. Dalam budaya Melayu, seorang pemimpin tidak dinilai dari jabatan semata, melainkan dari budi pekerti dan moralitasnya. Pepatah “Tinggi tampuk kerana sirih, tinggi adat kerana budi” menegaskan jabatan adalah amanah, sementara akhlak menjadi dasar kehormatan kepemimpinan. Selain itu, adat Melayu berperan sebagai filter terhadap pengaruh luar. Globalisasi dipandang sebagai keniscayaan, tetapi adat berfungsi sebagai penuntun agar modernisasi tidak mengikis nilai-nilai kemanusiaan. Masyarakat Melayu meyakini menjaga adat bukan berarti menolak kemajuan, melainkan memastikan pembangunan tetap berkeadilan dan memuliakan manusia. Dengan berlandaskan adat, pembangunan dan politik diharapkan tidak semata mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Prinsip adat diyakini mampu mencegah praktik politik yang hanya menguntungkan kelompok tertentu. Ungkapan Melayu yang sangat dikenal, “Biar mati anak, jangan mati adat,” kembali mengingatkan pentingnya menjaga warisan leluhur. Hilangnya adat dianggap sama dengan hilangnya jati diri, yang pada akhirnya membuat masyarakat kehilangan arah dalam menghadapi perubahan zaman. Tantangan ke depan adalah menanamkan kembali nilai-nilai adat kepada generasi muda Meranti. Pendidikan tidak hanya dituntut mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakar kuat pada kecerdasan budaya. Dengan demikian, adat istiadat tetap tegak, etika sosial tetap hidup, dan marwah Melayu terus terjaga di tengah gelombang globalisasi.
Kolaborasi Sosial Holding PTPN, Donor Darah Sri Pamela Group Dukung Stok Darah di Sumut
Sei Karang, katakabar.com - Sri Pamela Group melalui Klinik Sri Pamela Sei Karang gelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan stok darah di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan ini jadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial melalui kolaborasi lintas institusi. Kegiatan donor darah berlangsung dengan antusias dan diawali dengan ungkapan syukur atas kelancaran pelaksanaannya. Sri Pamela Group menyampaikan apresiasi kepada PT Perkebunan Nusantara IV Regional I DSER II, yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), atas dukungan aktif yang diberikan. Apresiasi khusus disampaikan kepada General Manager PTPN IV Regional I DSER II, Julkarnain Harahap, beserta seluruh karyawan yang berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih kepada Manager Kebun Sei Putih, Sylvana M.C. Hasibuan, SP, beserta jajaran yang turut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial ini. Kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting keberhasilan pelaksanaan donor darah. Partisipasi masyarakat sekitar turut memperkuat makna kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian bersama. Kolaborasi antara perusahaan, instansi, dan masyarakat menunjukkan bahwa sinergi yang terbangun mampu menghadirkan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Kegiatan donor darah ini didukung oleh tim Klinik Sri Pamela Sei Karang di bawah pimpinan dr. Centika, serta tim medis dari Unit Pengelola Darah RSUP Adam Malik Medan yang dipimpin oleh dr. Anitawati, SpPK, Subsp. BDKT(K). Keterlibatan tenaga medis profesional memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, Sri Pamela Group berharap dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin, guna membantu pasien yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Sinergi bersama PTPN IV sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) diharapkan terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan dan berdampak positif.
Peduli Sosial Holding PTPN, PT KPBN Salurkan Bantuan CSR ke Warga Belawan
Medan, katakabar.com - PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga di sekitar area operasional Kantor Tangki Timbun PT KPBN yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Nomor 9, Lingkungan XX, Belawan Bahagia, Medan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat. Bantuan yang diberikan, berupa paket sembako yang terdiri atas beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula pasir, serta susu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir dan meringankan beban warga di tengah situasi sulit. Di lokasi terpisah, Direktur PT KPBN, M. Iswan Achir, menyampaikan penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir. Semoga kehadiran kami dapat menjadi penguat bagi masyarakat untuk segera bangkit dan pulih dari kondisi ini,” ujar Iswan Achir. Melalui kegiatan ini, PT KPBN menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam, sejalan dengan nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
TFI Digandeng TVK Partai Aktor Thalapathy Vijay Lewat Sosial dan Kebudayaan
Medan, katakabar.com - PT Gauri Sinergi Semesta (GSS) resmi meluncurkan TFI-Tamil Friendship Indonesia sebagai program tanggung jawab sosial (CSR) dan bagian dari ekosistem Tamil Festival Indonesia. Melalui TFI, GSS secara official bekerja sama dengan TVK -Tamilaga Vettri Kazhagam, partai politik yang dipimpin aktor India Selatan Thalapathy Vijay, untuk mendorong inisiatif kebudayaan, sosial, dan pemberdayaan komunitas Tamil di Indonesia secara berkelanjutan. Kemitraan ini berfokus pada kolaborasi non-politik di ranah sosial, budaya, dan komunitas-termasuk aktivasi media sosial, kampanye literasi budaya Tamil, serta program pemberdayaan yang berdampak langsung. Pernyataan Founder Satya Vijay, Founder TFI (Tamil Friendship Indonesia) sekaligus inisiator Tamil Festival Indonesia, menyampaikan TFI lahir dari semangat kolaborasi. Kami melihat antusiasme publik terhadap acara-acara Tamil sebelumnya dan ingin menaikkannya ke level komunitas yang lebih kuat. Bersama TVK, kami akan menggandeng lebih banyak relawan dan pelaku budaya untuk menghadirkan program sosial dan kebudayaan Tamil yang konsisten, terukur, dan berdampak. Pernyataan A. Anand TVK General Secretary TVK (Divisi Media & Engagement) menuturkan kami mengapresiasi inisiatif TFI sebagai kelompok program CSR dari PT Gauri Sinergi Semesta. Rekam jejak kegiatan seni budaya yang telah dijalankan sebelumnya menjadi alasan kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat identitas Tamil sekaligus memperluas manfaat sosial bagi masyarakat di Indonesia. Pengelolaan dan aktivasi kanal digital: TFI akan membantu mengelola dan mengembangkan media sosial TVK di Indonesia untuk kampanye budaya dan komunitas (non-politik). Program sosial & kebudayaan: Ekshibisi seni, kelas bahasa & musik, forum diskusi budaya, dan festival tematik berjejaring. Pemberdayaan komunitas: Pelatihan keterampilan untuk pemuda/UMKM keturunan Tamil dan program kemitraan dengan komunitas lokal. Agenda 2026 (Rencana Utama) 1. TFI Culture Series: rangkaian #BelajarTamil (bahasa & musik), lokakarya tarian, dan kuliner Tamil. 2. Community Empowerment: pelatihan digital marketing untuk UMKM komunitas Tamil, beasiswa keterampilan kreatif, dan program magang event. 3. Social Impact Day: kegiatan bakti sosial, donor darah, dan bantuan pendidikan bagi keluarga pra-sejahtera. 4. Road to Tamil Festival Indonesia: panggung komunitas, kompetisi seni-budaya, dan pertukaran kreator. TFI adalah program CSR yang diinisiasi PT Gauri Sinergi Semesta dan menjadi bagian dari ekosistem Tamil Festival Indonesia. TFI bertujuan membangun jejaring komunitas Tamil yang inklusif melalui kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan. TVK adalah partai politik yang dipimpin aktor India Selatan Thalapathy Vijay. Dalam kolaborasi ini, TVK berperan sebagai mitra pada kegiatan non-politik di ranah sosial, budaya, dan komunitas di Indonesia. Platform TFI saat ini sedang dikembangkan dan membuka pendaftaran anggota/relawan. Minat bergabung atau bermitra? Hubungi: WhatsApp 0811920911 TFI – Tamil Friendship Indonesia (CSR PT Gauri Sinergi Semesta)
ENSIA 2025: Dorong Inovasi untuk Harmoni Sosial, Ekonomi dan Ekologi
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero), bagian dari holding jasa survey atau PT IDSurvey (Persero)) kembali gelar Environmental dan Social Innovation Awards atau ENSIA.2025, sebuah ajang apresiasi bagi pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat yang menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial. Usung tema “Innovation for Socio-Economic and Ecological Harmony”, ENSIA 2025 menegaskan peran PT Sucofindo (Persero) sebagai penggerak inovasi yang tidak hanya memberi manfaat bisnis, tetapi membawa dampak positif terhadap masyarakat dan ekosistem. Tahun ini, PT Sucofindo (Persero) memberikan apresiasi kepada 178 pelaku usaha serta 56 local hero atas inovasi yang telah mereka hadirkan. ENSIA 2025 diselenggarakan di Jakarta, dihadiri dan dibuka oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz Hendropriyono dan sangat mengapresiasi atas upaya dunia usaha dan masyarakat menciptakan inovasi berkelanjutan. “Saya menyambut baik event ini karena ENSIA menjadi pelengkap penting bagi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) yang kami jalankan. PT Sucofindo (Persero) berperan mendukung penilaian Proper dengan menghadirkan metodologi terintegrasi yang membantu perusahaan memenuhi standar lingkungan secara komprehensif dan terukur. Tema ENSIA 2025 juga sejalan dengan orientasi PROPER yang menempatkan kepentingan ekonomi, ekologi, dan sosial secara setara sebagai pilar-pilar utama keberlanjutan,” kata Diaz Hendropriyono, lewat siaran pers diterima katakabar.com, Sabtu kemerin Menurut Diaz Hendropriyono, antusias partisipan tahun ini menjadi bukti semakin banyak pihak yang peduli terhadap inovasi sosial dan lingkungan. “Inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan masa depan industri untuk pertumbuhan berkelanjutan, karena itu menjadi strategi utama untuk memastikan daya saing dan ketahanan bisnis di masa depan,” jelasnya. Chief Executive Officer PT IDSurvey (Persero), Arisudono Soerono memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ENSIA yang konsisten dan berkembang setiap tahunnya. “Kami melihat bagaimana dari tahun ke tahun, jumlah peserta ENSIA terus meningkat, baik dari sisi jumlah maupun sektor. Kategori inovasi pun semakin beragam, mulai dari inovasi lingkungan, program sosial berbasis pemberdayaan, Local Hero Inspiratif, hingga Inovasi Khusus. Hal ini mencerminkan semakin kuatnya kesadaran dan komitmen dunia usaha terhadap pembangunan berkelanjutan. Perkembangan ENSIA menjadi motivasi dan refleksi tersendiri bagi IDSurvey untuk terus melakukan hal yang sama, yakni berinovasi, bertransformasi, dan berkontribusi dalam agenda lingkungan dan sosial nasional,” ucapnya. Di kegiatan sama, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Jobi Triananda mengatakan ENSIA bukan hanya sekadar ajang penghargaan, melainkan gerakan kolektif untuk menginspirasi dunia usaha dan masyarakat menciptakan solusi nyata bagi keberlanjutan. ENSIA telah mengapresiasi sebanyak 543 inovasi lingkungan dan sosial, 7 inovasi khusus, dan 15 local hero inspiratif. Selain itu, untuk kategori Best of the Best diraih oleh PT SMELTING atas inovasinya dalam upaya pengelolaan sampah. “Tahun ini, kami menghadirkan kategori inovasi yang semakin relevan dengan isu-isu strategis nasional seperti ketahanan pangan, pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, serta konservasi daerah aliran sungai. Sejalan dengan PROPER yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup. ENSIA hadir untuk mendorong peningkatan capaian PROPER Hijau dan Emas sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas kinerja lingkungan dunia usaha,” tutur Jobi. Sementara, Ketua Panitia ENSIA 2025, Dian Indrawaty menegaskan bahwa ENSIA 2025, secara konsisten mengadaptasi konsep Mice Sustainability, dengan menghadirkan penyelenggaraan acara yang ramah lingkungan. "Hal ini diwujudkan melalui pengurangan penggunaan kertas cetak, perhitungan emisi dari transportasi peserta dan konsumsi listrik selama acara, pengolahan kembali sampah yang bekerja sama dengan Waste4Change, serta penggunaan bahan daur ulang untuk plakat penghargaan," terangnya. Di penghujung acara, Dian Indrawaty menambahkan ENSIA 2025 juga menghadirkan Talk Show dengan tema Mendorong Hilirisasi Sampah sebagai Penggerak Ekonomi Sirkular, serta Sharing Inovation berjudul Enabling ESG Through TIC Service Excellence dengan mengundang berbagai narasumber, antara lain Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan
Komitmen Sosial dan Lingkungan, Wujud Bakti MIND ID bagi Negeri
pembibitan satu juta bibit tanaman, menanam 42 ribu pohon mangrove, serta menyediakan akses air bersih dan sanitasi layak bagi 177 rumah tangga. "Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional," imbuhnya. Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan menyampaikan, perseroan berupaya memastikan untuk memberi dampak yang maksimal dalam setiap program tanggung jawab sosialnya. "Dengan menggandeng komunitas masyarakat sekitar daerah operasional, PT Timah memastikan program tanggung jawab sosial sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat dan dijalankan secara berkelanjutan," tuturnya. Dicontohkan Anggie, Program Mobil Sehat Timah yang telah menjangkau puluhan ribu masyarakat pelosok, menjadi fasilitas yang ditunggu oleh masyarakat. Bahkan, beberapa titik pemberian bantuan kesehatan menjadi sebuah tempat berkumpul masyarakat dan pusat ekonomi kecil, di mana masyarakat mampu menumbuhkan usaha kuliner serta kerajinan tangan daerah.
Polda Riau Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 79, 'Semangat Inovasi dan Kepedulian Sosial"
menyatakan komitmen memberikan status kewarganegaraan kepada kedua ekor gajah itu sebagai bentuk pengakuan hak masyarakat adat. Kapolda Riau memperkenalkan tiga program unggulan yang kini tengah dijalankan untuk memperkuat layanan publik. Di antaranya RAGA (Rutin dan Dialogis), yakni patroli dialogis yang lebih humanis dan menyentuh langsung aspirasi masyarakat. Kemudian JALUR, yakni program pemberdayaan dan jangkauan ke wilayah pesisir dan terpencil serta RADAR, yakni Respons digital berbasis media sosial dan Call Center 110 yang terbukti sigap dan responsif. Bahkan Irjen Herry secara langsung menguji layanan Call Center 110, dan berhasil mendapat respons cepat dari jajaran Polresta Pekanbaru. Ini bukti nyata transformasi pelayanan berbasis teknologi. Peringatan Bhayangkara ke 79 dimeriahkan dengan kegiatan budaya khas Riau, seperti lomba pantun, puisi, syair, dan cipta lagu, yang menjadi cara Polri membumikan kembali nilai-nilai lokal yang kian tergerus zaman.