sukses
Sorotan terbaru dari Tag # sukses
Sukses Taklukkan Pengeboran Penuh Tantangan, Sumur PHR Menggala South-21 Alirkan 2.035 BOPD
Pekanbaru, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencatatkan kinerja positif melalui pengeboran sumur infill Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Hasil pengujian awal, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dengan water cut 0 persen, mengindikasikan kualitas produksi minyak yang sangat baik. Keberhasilan ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam upaya PHR mempertahankan dan meningkatkan produksi minyak nasional melalui pengembangan lapangan-lapangan produktif di WK Rokan. Sumur Menggala South-21 merupakan sumur infill berarah tipe J yang menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Selama pelaksanaan pengeboran, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis, antara lain long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing, hingga risiko differential sticking pada interval produksi. Tetapi melalui perencanaan matang, penerapan praktik pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi, pekerjaan dapat diselesaikan secara aman dan andal. General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, mengatakan keberhasilan Sumur Menggala South-21 cerminan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produksi migas yang optimal melalui operasi yang unggul, selamat, dan efisien. “Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu mengeksekusi program pengeboran secara selamat, efisien, dan berkualitas sehingga memberikan tambahan potensi produksi yang signifikan bagi perusahaan dan negara," ucapanya. Pengeboran Sumur Menggala South-21, ujar Wijanarko, dimulai pada Juni 2026 dan berhasil diselesaikan pada 19 Juli 2026. Selain menghasilkan potensi produksi yang tinggi, pelaksanaan proyek ini juga mencatatkan kinerja operasi yang baik dengan penyelesaian pekerjaan 9 persen lebih cepat dibandingkan rencana serta menghasilkan efisiensi biaya 44 persen yang signifikan. 'Operasi pengeboran menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP Electric Rig juga berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja," jelasnya. Keberhasilan tersebut, terangnya, memperkuat optimisme terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya. PHR akan terus melakukan evaluasi subsurface dan optimasi pengembangan lapangan guna memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi nasional. "PHR berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan eksplorasi, pengeboran, dan pengembangan lapangan secara prudent, berbasis teknologi dan data, serta mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasi, dan keberlanjutan guna mendukung target peningkatan produksi migas nasional dan ketahanan energi Indonesia," tandasnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
The 4th PIT POCM IMT-GT Sukses Perkuat Kerja Sama Regional dan Penandatanganan MoU Kelapa Sawit
Medan, katakabar.com - Pemerintah Indonesia tuan rumah pergelaran The 4th Project Implementation Team (PIT) Palm Oil Cooperation Meeting dalam rangkaian The 19th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Working Group on Agriculture and Agribusiness (WGAA) Meeting. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk perkuat sinergi dalam pengembangan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing. Sebagai tiga negara produsen utama kelapa sawit dunia, Indonesia, Malaysia, dan Thailand memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketahanan pasokan minyak sawit global. Secara bersama-sama, ketiga negara menyumbang sekitar 87 persen produksi minyak sawit dunia, dengan Indonesia sebagai produsen terbesar, diikuti Malaysia dan Thailand. Posisi strategis tersebut menjadikan kerja sama di bawah kerangka IMT-GT semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari peningkatan produktivitas, keberlanjutan, pemberdayaan pekebun, hingga penguatan akses pasar internasional. Pertemuan dibuka secara resmi oleh Chairman PIT POC, Dato' Razali bin Mohamad. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Head of Delegation (HoD) Indonesia, Hendratmojo Bagus Hudoro, sementara Delegasi Malaysia dipimpin oleh Norhayati binti Md. Husin dan Delegasi Thailand dipimpin oleh Ms. Hirunya Srasom. Selaku tuan rumah, Hendratmojo Bagus Hudoro, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi serta menegaskan bahwa kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand di sektor kelapa sawit perlu terus diperkuat untuk menghadapi dinamika perdagangan internasional, tuntutan keberlanjutan, serta tantangan perubahan iklim. "Melalui IMT-GT, ketiga negara diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam peningkatan produktivitas, hilirisasi, pemberdayaan pekebun rakyat, inovasi, serta harmonisasi berbagai inisiatif yang mendukung pembangunan industri kelapa sawit yang berkelanjutan," ujarnya. Salah satu capaian utama pertemuan ini adalah penyampaian konfirmasi mengenai persetujuannya terhadap MoU on the Palm Oil on IMT-GT. Dengan perkembangan tersebut, seluruh negara anggota menyambut baik tercapainya kesepakatan terhadap substansi naskah MoU sebagai tonggak penting dalam memperkuat kerja sama regional di sektor kelapa sawit. MoU tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kolaborasi di berbagai bidang, antara lain peningkatan produktivitas, pengembangan industri hilir, penguatan sistem ketertelusuran (traceability), promosi praktik budidaya berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, serta pertukaran informasi dan pengalaman antarnegara di subregional Indonesia Malaysia dan Thailand. Sejalan dengan hal tersebut, para delegasi mengusulkan agar penandatanganan MoU dilaksanakan pada The 32nd IMT-GT Ministerial Meeting yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026. Penandatanganan pada tingkat Menteri diharapkan mencerminkan komitmen politik yang kuat dari ketiga negara dalam memperkuat kerja sama strategis di sektor kelapa sawit. Pertemuan juga berhasil mengadopsi Terms of Reference (ToR) PIT POC sebagai pedoman pelaksanaan kerja sama ke depan. Adopsi ToR ini akan memperjelas mekanisme koordinasi, pelaksanaan program, serta pembagian peran antarnegara anggota dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif yang telah disepakati. Selain itu, para peserta memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Webinar on Oil Palm Smallholder Empowerment pada Juni 2026. Webinar tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan pekebun kelapa sawit rakyat. Perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Normansyah Syahrudin, turut menyampaikan apresiasi terhadap hasil penyelenggaraan webinar tersebut dan berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret dalam mendukung pemberdayaan pekebun kelapa sawit. Menindaklanjuti keberhasilan tersebut, PIT POC mengusulkan agar webinar serupa kembali menjadi bagian dari program kerja tahun 2027. Soal pembahasan agenda mendatang, Malaysia menyampaikan kesediaannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan PIT POC berikutnya. Pertemuan menyepakati bahwa The 5th PIT POC Meeting akan dilaksanakan secara virtual, sedangkan The 6th PIT POC Meeting akan diselenggarakan secara tatap muka dan dilaksanakan secara back-to-back dengan penyelenggaraan WGAA Meeting. Seluruh agenda pembahasan dalam The 4th PIT POC Meeting berlangsung dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang semakin memperkuat komitmen Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membangun industri kelapa sawit yang tangguh, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pekebun, industri, serta perekonomian kawasan. Kerja sama ini diharapkan juga semakin memperkuat posisi ketiga negara sebagai produsen utama minyak sawit dunia sekaligus mendorong kontribusi sektor kelapa sawit terhadap pencapaian pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sukses! PT Bestari dan BPDP Tuntaskan Pelatihan Budidaya Sawit untuk 172 Pekebun Swadaya di Riau
Pekanbaru, katakabar.com - PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sukses tuntaskan Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMP) 2026, lewat Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit Angkatan I–V yang diikuti 172 pekebun swadaya asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Pelatihan berlangsung pada 5 hingga 12 Juli 2026 dengan agenda pembelajaran efektif selama 6 hingga 11 Juli 2026. Penutupan kegiatan digelar di Novotel Pekanbaru, Sabtu (11/7), menandai berakhirnya rangkaian peningkatan kapasitas pekebun yang difokuskan pada penerapan budidaya kelapa sawit berkelanjutan. Komisaris Utama PT Bestari, Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO., mengapresiasi tingginya antusiasme peserta selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, semangat belajar para pekebun menjadi modal penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus profesionalisme perkebunan rakyat. "Saya sudah 34 tahun mengikuti berbagai pelatihan. Terus terang, saya belum pernah merasakan pelatihan yang sekompak ini. Kekompakan peserta, panitia, dan narasumber benar-benar luar biasa," kata Gulat saat menutup kegiatan. Ia berharap semangat tersebut terus terjaga ketika peserta kembali ke daerah masing-masing sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil panen dan kualitas pengelolaan kebun. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari regulasi dan kebijakan sektor perkebunan, persiapan lahan, penggunaan benih unggul, teknik penanaman, pemupukan, pengendalian gulma, hama dan penyakit tanaman, hingga praktik budidaya langsung di lapangan. Sebagai bagian dari pembelajaran, para peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke PT Ivomas Tunggal Sei Rokan Estate, anak usaha PT Sinarmas di Kandis, Kabupaten Siak. Di lokasi tersebut, mereka mempelajari penerapan standar operasional budidaya kelapa sawit modern, mulai dari teknik panen, pemupukan mekanis, aplikasi janjang kosong, penyemprotan, hingga pengelolaan pembibitan. Direktur PT Bestari Indonesia, Dr. Mulono Apriyanto, S.P., M.Si., mengatakan seluruh rangkaian pelatihan dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan praktik budidaya yang baik di kebun masing-masing. "Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir. Semoga seluruh ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan kebun sehari-hari sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekebun," jelasnya. Kata Mulono, materi yang diberikan mencakup seluruh tahapan penting dalam budidaya tanaman kelapa sawit, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemupukan hingga pengelolaan tanaman belum menghasilkan (TBM). "Kegiatan ini memberikan pelatihan teknik budidaya kelapa sawit mulai dari penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemupukan hingga pengelolaan tanaman belum menghasilkan. Harapan kami seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu tersebut di kebun masing-masing," terangnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPDP yang kembali mempercayakan PT Bestari sebagai penyelenggara program pengembangan SDM bagi pekebun sawit rakyat. "Terima kasih kepada BPDP atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Bestari dalam menyelenggarakan pelatihan bagi 172 pekebun swadaya pada tahun 2026. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak petani sawit yang memperoleh manfaat dari program pengembangan SDM," ucapnya. Selama pelaksanaan kegiatan, Komite Pengarah BPDP turut melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan seluruh tahapan pelatihan berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi kualitas pembelajaran maupun pemanfaatan anggaran. Sedang, di sesi integrasi rangkuman hasil pelatihan, Head of International Relation APKASINDO, Dr. (Cn) Djono A. Burhan, S.Kom., MMgt (Int. Bus), CC, CL., mengingatkan seluruh peserta agar konsisten menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu kunci utama untuk mendongkrak produktivitas perkebunan sawit rakyat yang hingga kini masih belum mencapai potensi maksimal. "Semoga seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di lapangan sehingga mampu meningkatkan produktivitas kebun sekaligus mendorong kesejahteraan pekebun sawit rakyat," tukasnya. Di akhir acara, panitia menyerahkan penghargaan kepada peserta paling aktif dan kelompok terbaik, serta membagikan berbagai perlengkapan praktik budidaya kelapa sawit sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Melalui Program SDMP 2026 ini, PT Bestari dan BPDP berharap semakin banyak pekebun sawit rakyat yang memiliki kompetensi teknis, menerapkan praktik budidaya berkelanjutan, serta mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan daya saing perkebunan kelapa sawit nasional.
AI Executive Forum dan AI Design Thinking Masterclass Sukses, Impact Thinklab Dorong Transformasi AI di Berbagai Industri
Jakarta, katakabar.com - Impact Thinklab baru saja merampungkan pergelaran “AI Executive Forum and AI Design Thinking Masterclass”, di pekan keempat Juni 2026 lalu. Acara strategis yang dirancang khusus untuk para pengambil keputusan ini berhasil mempertemukan 45 tokoh dan pimpinan dari berbagai sektor industri esensial. Forum ini dihadiri oleh para eksekutif dari sektor Perbankan dan Jasa Keuangan, Teknologi dan Layanan IT, Energi dan Pertambangan, Properti, Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), Kesehatan, Perhotelan, Telekomunikasi, hingga jajaran Akademisi dari perguruan tinggi terkemuka dan perwakilan asosiasi bisnis nasional. Forum ini menjadi wadah interaktif yang menghasilkan beragam wawasan (insight) krusial terkait pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) yang efektif, tepat guna, dan berfokus pada nilai bisnis. Sepanjang sesi, para pemimpin yang hadir berdiskusi aktif dan bertukar pandangan mengenai perkembangan dan strategi pengaplikasian teknologi AI ke dalam ekosistem organisasi mereka. Diskusi difokuskan pada bagaimana AI tidak hanya dilihat sebagai tren teknologi semata, melainkan sebagai motor penggerak utama untuk memecahkan tantangan operasional dan mengakselerasi pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan Salah satu agenda utama yang paling menarik perhatian peserta adalah sesi Masterclass Design Thinking. Pada sesi praktik ini, para peserta berkesempatan langsung mengeksplorasi penggunaan ZYDOO Methodology and Physical Card. Perangkat inovatif ini diperkenalkan sebagai perangkat (tools) taktis yang dirancang khusus untuk memandu proses brainstorming mengenai solusi dan inovasi AI. Dengan pendekatan visual dan gamification terstruktur dari ZYDOO, para pemimpin dibimbing untuk mengarahkan ide-ide adopsi AI yang abstrak menjadi inisiatif konkrit yang bermuara pada hasil bisnis (business outcomes) yang nyata, terukur, dan siap dieksekusi. Dari paparan materi yang difasilitasi selama acara, Impact Thinklab menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital berakar pada penyelarasan antara kapabilitas AI, pemahaman mendalam tentang masalah, kebutuhan manusia, dan tujuan strategis perusahaan (desain yang human-centric). Melalui kesuksesan AI Executive Forum dan Masterclass ini, Impact Thinklab berkomitmen untuk terus menjembatani kesenjangan antara inovasi teknologi mutakhir dengan praktik bisnis terapan, serta membangun ekosistem kolaboratif di mana para profesional lintas industri dapat terus belajar, beradaptasi, dan memimpin pasar di era kecerdasan buatan.
Global Millennial MUN 2026 Sukses Lebih Seribu Delegasi dari Sepuluh Negara Bahas Masa Depan Berkelanjutan
Jakarta, katakabar.com - Konferensi Model United Nations usung tema “Forging a Sustainable Future” menjadi forum diplomasi pemuda terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan para pemimpin dari UNESCO, WHO, IOM, UNHCR, dan OISAA. Global Millennial Model United Nations (GM MUN) 2026 edisi ke 21 resmi berakhir dengan penuh keberhasilan setelah berlangsung selama tiga hari, yakni 12 hingga 14 Juni 2026, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta. Konferensi yang digelar Globy ini berhasil menghimpun lebih dari 1.000 delegasi yang berasal dari 200 institusi dan 10 negara, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, Lebanon, Brunei Darussalam, Malaysia, dan lainnya, dalam satu forum diplomasi kepemudaan yang berfokus pada isu-isu keberlanjutan global. Angkat tema 'Sentral Forging a Sustainable Future', GM MUN 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan diplomasi, berpikir kritis, dan bernegosiasi dalam kerangka simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Para delegasi didorong untuk merumuskan solusi atas tantangan global yang nyata, mulai dari perubahan iklim, migrasi lintas batas, hingga akses pendidikan yang inklusif. Selain itu, GM MUN 2026 juga telah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, sehingga nilai sertifikatnya akan lebih kuat untuk mendaftar ke beasiswa maupun perguruan tinggi, Keynote Speakers: Suara dari Garis Depan Diplomasi Global Upacara pembukaan pada Jumat, 12 Juni 2026, diwarnai oleh kehadiran langsung sejumlah tokoh internasional yang memberikan keynote address kepada para delegasi: Santosh Khatri (Chief of Education Unit, UNESCO), berbicara mengenai peran pendidikan dalam membangun ketahanan generasi muda menghadapi krisis global. Ayunita Khairunnisa Mahdy (Partnership Officer, World Health Organization (WHO)), memaparkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan kesehatan global yang semakin kompleks. Joshua Mahawira Aswinabawa (Executive Director, A&T Holidays), menyoroti peluang ekonomi berkelanjutan melalui sektor pariwisata yang bertanggung jawab. Nugraha Akbar Nurrochmat (Vice Coordinator of OISAA for America and Europe), berbagi perspektif mengenai kiprah pemuda Indonesia di panggung internasional. Selain kehadiran langsung, dua tokoh global turut menyampaikan pesan video yang ditayangkan pada sesi pembukaan: Emily Bojovic (Senior Protection Officer, UNHCR) dan Jeffrey Labovitz (IOM Chief of Mission to Indonesia). Pesan keduanya menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam membangun tata kelola global yang lebih inklusif dan berkeadilan. “Model United Nations bukan sekadar simulasi sidang. Ini adalah laboratorium kepemimpinan di mana generasi muda belajar mendengar, berargumen secara terstruktur, dan mencari solusi bersama atas masalah nyata dunia. GM MUN hadir untuk memastikan pemuda Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor aktif di panggung global," kata Muflih Dwi Fikri, Founder & CEO, Globy Selanjutnya: GM MUN Oktober 2026 di Grand Sahid Jakarta Keberhasilan edisi ke 21 ini menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan GM MUN berikutnya. Globy akan kembali menggelar Global Millennial MUN pada 16 hingga 18 Oktober 2026 di Grand Sahid Jakarta dengan skala yang lebih besar, committee yang lebih beragam, dan jangkauan internasional yang semakin luas. Sekolah, lembaga pendidikan, dan individu yang tertarik untuk berpartisipasi dapat mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi GM MUN di Instagram @globalmillennialmun dan Instagram @globy_id.
CS Forum Sukses: PHR dan Mitra Kerja Selaraskan Visi Penerapan Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan
Duri, katakabar.com - Berkomitmen penuh mewujudkan operasional hulu migas aman, andal, produktif, dan berkelanjutan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) lewat tim Production Sumatra Light (SL) North secara sukses gelar Contractor Synergy Forum, Selasa (9/6) lalu. Forum strategis ini dihadiri pimpinan operasi area utara beserta seluruh pimpinan mitra kerja operasional sebagai wadah koordinasi, evaluasi, serta penyelarasan visi untuk perkuat implementasi kebijakan keselamatan kerja, kesehatan, dan perlindungan lingkungan hidup yang sesuai dengan regulasi baku Health, Safety, and Environment (HSE) Zona Rokan. Sebagai wujud nyata dari sinergi tersebut, seluruh pihak resmi sepakati dan tandatangani piagam komitmen bertajuk Komitmen Penguatan Kepemimpinan dan Sinergi atau KOMPAS-PSLN. Dokumen ini menegaskan kesepakatan bersama untuk menempatkan keselamatan kerja serta pelestarian fungsi lingkungan di atas target operasional lainnya dengan memegang teguh prinsip tanpa kecelakaan kerja di seluruh wilayah kerja. Melalui komitmen kolektif ini, budaya keselamatan serta tanggung jawab lingkungan tidak hanya berhenti di level manajemen atau tataran administratif formal, melainkan diinternalisasi secara menyeluruh dan dipraktikkan secara konsisten hingga level pekerja garda terdepan di lapangan. Senior Manager Production SL North, Tomi Ihwanto, menegaskan landasan utama dari terciptanya lingkungan kerja yang aman dan lestari senantiasa berakar pada arahan, keteladanan nyata, serta konsistensi yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan. Menurut Tomi, pimpinan perusahaan dan mitra kerja wajib hadir secara langsung di tengah-tengah lapangan untuk menunjukkan kepemimpinan yang terlihat jelas guna berdialog, menyerap aspirasi, serta membangun empati mendalam terhadap kondisi nyata para pekerja. “Kehadiran aktif pihak manajemen tersebut sangat kritikal demi menjamin bahwa setiap prosedur keselamatan dipahami secara seragam, ketersediaan sumber daya manusia serta peralatan kerja yang kompeten terpenuhi dengan standar tertinggi, dan kepatuhan penuh terhadap tata kelola perusahaan yang bersih tetap terjaga di setiap lini keputusan operasional,” ujarnya. Dalam paparannya, Tomi Ihwanto, menyatakan budaya keselamatan yang kokoh di area kerja hanya dapat terbangun apabila pimpinan mampu menjadi teladan sejati yang mengintegrasikan aspek perlindungan lingkungan dan keselamatan ke dalam setiap keputusan operasional perusahaan. Ia menggarisbawahi kontribusi paling mulia bagi industri ini bukan sekadar pencapaian produksi yang optimal, melainkan kepastian bahwa seluruh aktivitas berjalan ramah lingkungan tanpa merusak ekosistem sekitar, serta kepastian bahwa setiap pekerja dapat pulang kembali ke rumah bersama keluarga dalam kondisi yang selamat dan sehat. Selain memperkuat peran kepemimpinan, forum sinergi ini juga melahirkan kesepakatan krusial mengenai penanaman keberanian di kalangan pekerja untuk melakukan intervensi keselamatan secara langsung di lapangan melalui optimalisasi hak penghentian kerja (Stop Work Authority) apabila ditemukan kondisi maupun tindakan yang dinilai membahayakan manusia atau lingkungan sekitar. Guna menindaklanjuti kesepakatan tersebut secara aplikatif, sejumlah mitra kerja strategis segera merumuskan dan melaksanakan program penguatan keselamatan yang komprehensif, seperti penataan ulang logistik peralatan kerja guna menekan potensi bahaya fisik, pengelolaan kotak peralatan kerja yang diperiksa secara berkala, hingga perbaikan penempatan fasilitas pengujian sumur demi mengeliminasi risiko tergelincir bagi para teknisi operasional. Lebih jauh lagi, kepedulian terhadap lingkungan kerja di era modern ini turut diimplementasikan secara inklusif melalui program pemeliharaan kesehatan mental pekerja guna mengantisipasi risiko penurunan konsentrasi akibat kelelahan atau tekanan kerja ekstrem yang dapat memicu insiden fatal. Sejalan dengan akselerasi teknologi, forum ini juga menyepakati perluasan pemanfaatan platform pemantauan digital secara seketika guna mempercepat proses identifikasi deviasi prosedur kerja, mempermudah pelacakan tren isu keselamatan, serta memastikan setiap temuan potensi bahaya dapat ditindaklanjuti secara sistematis, terbuka, dan tuntas agar tidak terjadi pengulangan insiden di masa mendatang melalui proses pembelajaran organisasi yang sehat. Pada penutupan piagam komitmen bersama, Production SL North dan mitra kerja juga mempertegas komitmen sosial dan lingkungan mereka untuk senantiasa menghormati nilai-nilai kebudayaan setempat, menjaga keharmonisan hubungan dengan para pemangku kepentingan lokal, serta berkontribusi aktif dalam menyukseskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui sinergi komunikasi yang harmonis, pelaksanaan evaluasi kendala operasi yang terukur, serta penerapan perbaikan operasional secara berkelanjutan, aliansi strategis ini optimis mampu menciptakan ekosistem industri energi yang efisien, berintegritas tinggi, patuh terhadap regulasi pemerintah, serta mampu menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan masa depan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Jadi Provider WhatsApp API Termurah, Api.co.id Sukses Akuisisi 100 Perusahaan Kurang Sebulan
Jakarta, katakabar.com - Api.co.id membuat gebrakan baru dengan menyediakan official whatsapp api termurah dan mendapatkan lebih dari 100 perusahaan pengguna kurang dari 1 bulan Lanskap komunikasi digital untuk bisnis di Indonesia tengah mengalami pergeseran revolusioner. Di tengah menjamurnya kebutuhan akan efisiensi operasional dan interaksi pelanggan yang real-time, salah satu platform penyedia infrastruktur teknologi lokal, api.co.id, mencatatkan prestasi memukau. Dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran resminya, platform ini berhasil mengakuisisi lebih dari 100 perusahaan dari berbagai sektor industri. Fenomena ini dipicu oleh satu penawaran disruptif yang mengguncang pasar: penyediaan integrasi whatsapp api resmi dengan biaya paling terjangkau di Indonesia, tanpa mengorbankan stabilitas dan performa infrastruktur backend sedikit pun. Keberhasilan api.co.id mengamankan kepercayaan ratusan klien korporasi dalam waktu singkat membuktikan bahwa model bisnis konvensional yang diterapkan oleh Business Solution Provider (BSP) existing sudah saatnya ditantang. Banyak perusahaan mulai dari startup digital, platform e-commerce, penyedia logistik, hingga lembaga keuangan ritel menghadapi kendala finansial yang sama: tingginya biaya berlangganan bulanan dan adanya biaya tersembunyi (markup) per pesan yang dibebankan oleh vendor komunikasi lama. Kehadiran platform ini membawa angin segar melalui transparansi penuh, performa berlatensi rendah, dan skema harga yang memihak pada pertumbuhan bisnis dari skala zero-to-one hingga enterprise.
PC PMII Sukses Taja Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri dan Swasta se Kota Pekanbaru
Pekanbaru, katakabar.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru sukses gelar kegiatan Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri dan Swasta se Kota Pekanbaru Tahun 2026. Kegiatan ini usung tema “Menciptakan Karakter Kepemimpinan OSIS yang Aktif, Kreatif, Inovatif, Berdaya, Berbudaya, serta Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Menuju Generasi Emas 2045", berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta dari berbagai sekolah di Kota Pekanbaru. Pelatihan tersebut menjadi wadah pembinaan karakter dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para pelajar SMP sebagai generasi penerus bangsa. Ratusan peserta tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari materi kepemimpinan, organisasi, public speaking, hingga penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme. Wali Kota Pekanbaru diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dr. Hj. Masriah, yang buka kegiatan secara resmi. Ia mengapresiasi langkah PC PMII Kota Pekanbaru yang telah menghadirkan ruang pembinaan positif bagi generasi muda. “Pelajar hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Maka pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nasionalisme harus ditanamkan sejak dini agar generasi emas 2045 benar-benar lahir dari anak-anak muda yang berkualitas,” ujarnya. Sementara, Ketua Cabang PMII Kota Pekanbaru yang diwakili Sekretaris Cabang, Gusti Pardamean Nasution, menegaskan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir membangun kesadaran dan kualitas generasi muda. “Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab, kemampuan berpikir kritis, serta keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemajuan bangsa. PMII hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pengabdian untuk menciptakan generasi muda yang berintegritas, progresif dan memiliki semangat nasionalisme,” tegasnya Ia mengatakan pelajar harus mulai dibiasakan berpikir aktif, kreatif, dan inovatif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana kegiatan, Aji Pangestu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. “Kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan pelajar di Kota Pekanbaru. Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan kader-kader OSIS yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing,” ucapnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, interaktif, dan mendapat respon positif dari para peserta maupun pendamping sekolah. PC PMII Kota Pekanbaru berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun karakter kepemimpinan pelajar yang kuat, visioner, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Rita Wahyuniati, Istripreneur Sejati Sukses Kembangkan Rujak Petis Mewah 'Mepet Sawah'
Ngawi, katakabar.com - Mewarisi bakat jualan dari ibunya, Rita Wahyuniati kini sukses mengembangkan usaha rujak petis yang dirintisnya sejak 2023 lalu. Warga RT 01 RW 01 Krajan Wetan, Desa Sine, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi ini berjualan Rujak Petis Mewah "Mepet Sawah" di depan Gapura Gunung Warak, Rest Area Sine. Dagangan Rita laris manis. Hanya dalam hitungan jam, puluhan porsi rujak dan dawet tape ketan ireng habis terjual. "Petisnya asli dari Tuban. Lumayan, setengah hari jualan bisa habis 50-an porsi rujak dan dawet. Pulang ke rumah bisa bawa pulang Rp600 ribu," ujar ibu dua anak 36 tahun ini. Berjualan memang sudah menjadi hobi Rita sejak kecil. Apalagi ia lulus dari SMK Negeri Ngawi jurusan Penjualan pada 2006, jadi ilmunya langsung kepakai. Andalan dagangannya tetap rujak petis. Tapi Rita juga punya inovasi sendiri, menggabungkan rujak pedas dengan dawet tape ketan ireng dalam satu paket. "Rasanya rada strong dan manis legit. Yang satu pedas, yang satu manis dingin. Jadi pas," jelasnya. Menurutnya jombinasi unik ini ternyata cocok di lidah pembeli. Pelanggannya pun beragam, mulai dari pekerja, ASN, hingga wisatawan yang mampir di Rest Area Gunung Warak. "Ini bukan sekadar soal jualan. Ini soal menjaga warisan ibu, sekaligus membuktikan kalau perempuan desa juga bisa mandiri dan punya usaha sendiri," tambahnya.
Ciri-ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing
Jakarta, katakabar.com - Sukses di usia muda sekarang terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, ukuran sukses sering dikaitkan dengan jabatan tinggi, gaji besar, atau gaya hidup yang terlihat mewah di media sosial. Sekarang, banyak orang justru mulai melihat sukses dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada yang merasa sukses karena bisa hidup lebih tenang. Ada yang bangga karena sudah punya dana darurat sendiri. Sebagian lainnya mulai merasa lega ketika penghasilan bulanan tidak langsung habis di tengah jalan. Perubahan pola pikir ini makin terasa setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah. Banyak anak muda mulai sadar bahwa hidup bukan perlombaan yang harus selalu terlihat unggul di depan orang lain. Menariknya, ciri-ciri orang sukses di usia muda saat ini juga mulai berubah. Punya Tujuan Finansial Jelas Salah satu ciri yang cukup sering terlihat adalah mereka tahu uangnya mau dipakai untuk apa. Bukan berarti semua orang harus langsung punya rumah atau kendaraan di usia 20-an. Tetapi, banyak anak muda yang mulai punya target finansial sederhana dan realistis. Contohnya seperti: - Mengumpulkan dana darurat - Menyiapkan tabungan liburan - Mulai investasi - Membantu orang tua - Menabung untuk pendidikan lanjutan Tujuan kecil seperti ini justru membantu kondisi keuangan terasa lebih stabil dibanding hidup tanpa arah yang jelas. Orang yang punya tujuan finansial biasanya juga lebih sadar saat mengatur pengeluaran. Mereka tetap menikmati hidup, tetapi tidak terlalu mudah tergoda mengikuti semua tren yang lewat di media sosial. Tidak Takut Belajar Hal Baru Perkembangan dunia kerja sekarang berubah sangat cepat. Skill yang relevan hari ini bisa saja berubah beberapa tahun ke depan. Lantaran itu, banyak anak muda yang berkembang lebih cepat biasanya punya rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka terbiasa belajar hal baru, baik untuk karier maupun kehidupan pribadi. Ada yang mulai ikut kelas online setelah pulang kerja. Ada yang belajar public speaking, desain, editing video, sampai literasi finansial lewat konten digital. Kemampuan untuk terus belajar sering jadi pembeda besar dalam jangka panjang. Bukan soal siapa yang paling pintar sejak awal, tetapi siapa yang mau terus berkembang. Mulai Bisa Mengatur Gaya Hidup Di usia muda, godaan pengeluaran memang cukup besar. Nongkrong, belanja online, konser, traveling, sampai tren media sosial sering membuat uang keluar tanpa terasa. Tetapi, banyak orang yang kondisi finansialnya lebih sehat justru mulai belajar membedakan kebutuhan dan keinginan. Mereka tetap menikmati hidup, tetapi lebih sadar menentukan prioritas. Misalnya: - Mulai membatasi impulsive buying - Memasak sendiri lebih sering - Menggunakan promo dengan bijak - Memilih hiburan yang sesuai kemampuan finansial Kesadaran seperti ini sering terlihat sederhana, padahal dampaknya cukup besar untuk kondisi keuangan jangka panjang. Punya Kebiasaan Menabung dan Investasi Tidak sedikit anak muda yang sekarang mulai menyisihkan uang sejak awal menerima penghasilan. Nominalnya memang berbeda-beda. Ada yang mulai dari puluhan ribu rupiah, ada juga yang lebih besar. Namun, kebiasaan menyisihkan uang secara rutin sering menjadi fondasi finansial yang penting. Selain menabung, sebagian orang juga mulai mengenal instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing. Beberapa pilihan yang cukup sering dipelajari anak muda saat ini antara lain: - Reksa dana - Deposito - Emas - Tabungan terpisah untuk tujuan tertentu Kesadaran untuk mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang mulai dianggap sama pentingnya dengan mengejar karier. Bisa Menjaga Keseimbangan Hidup Belakangan, semakin banyak anak muda yang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan hidup. Bekerja keras tetap penting, tetapi kesehatan mental, waktu istirahat, dan hubungan sosial juga mulai dianggap bagian dari kesuksesan. Itu sebabnya, banyak orang mulai mencoba: - Mengurangi burnout - Mengatur waktu kerja - Membatasi distraksi digital - Mencari aktivitas yang membuat pikiran lebih tenang Sukses tidak selalu berarti harus sibuk setiap saat. Kadang, bisa hidup dengan lebih stabil secara mental dan finansial justru menjadi pencapaian yang cukup besar. Mulai Tata Keuangan dari Hal Sederhana Tidak semua orang harus langsung punya pencapaian besar di usia muda. Banyak kebiasaan kecil justru membantu kondisi finansial terasa lebih stabil dalam jangka panjang. Mulai dari menyisihkan uang, membatasi pengeluaran impulsif, sampai membangun tabungan rutin bisa menjadi langkah awal yang realistis. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan fitur tabungan digital seperti Tabungan NOW dengan bunga harian dan bunga kompetitif. Fitur seperti ini cukup relevan untuk generasi muda yang mulai ingin menjaga keseimbangan antara menikmati hidup hari ini dan menyiapkan kebutuhan finansial ke depan. Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow.