Teknologi
Sorotan terbaru dari Tag # Teknologi
Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi
Jakarta, katakabar.com - Perkembangan industri kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi perhatian pasar setelah sejumlah pemimpin perusahaan AI terbesar di dunia mulai menyerukan agar laju pengembangan teknologi tersebut tidak dilakukan tanpa batas. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran investor dan menekan saham-saham yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pendorong utama reli sektor teknologi. CEO Anthropic Dario Amodei menjadi salah satu tokoh yang paling vokal. Ia menyerukan agar industri AI memperlambat pengembangan teknologi frontier untuk memberikan lebih banyak waktu bagi perusahaan, pemerintah, dan peneliti untuk memastikan sistem AI dapat dikembangkan dengan lebih aman. Seruan tersebut kemudian mendapat dukungan dari CEO OpenAI, Sam Altman serta Elon Musk. Situasi ini menjadi perhatian pasar karena Anthropic dan OpenAI merupakan bagian penting dari ekosistem AI yang selama ini mendorong investasi besar-besaran pada chip, pusat data, cloud computing, dan infrastruktur teknologi. Kekhawatiran Terhadap Perkembangan AI Dalam pernyataannya, Amodei memperingatkan bahwa kemampuan model AI berkembang sangat cepat dan dapat menimbulkan risiko yang semakin sulit dikendalikan. Ia bahkan memperingatkan bahwa sistem AI dapat memperoleh kemampuan untuk mengambil alih aktivitas internet dalam waktu relatif singkat apabila perkembangannya tidak dikelola dengan baik. Anthropic kemudian mendorong pendekatan yang lebih terkoordinasi untuk mengembangkan teknologi AI. Salah satu gagasannya adalah meningkatkan pengawasan independen dan evaluasi keamanan terhadap model AI sebelum teknologi tersebut dikembangkan lebih jauh. Sam Altman juga menyatakan dukungan terhadap gagasan tersebut. CEO OpenAI itu mengatakan bahwa pengembangan AI perlu dilakukan dengan ritme yang lebih terukur dan menyambut ide penggunaan evaluator independen yang memiliki akses cukup untuk menilai keamanan model. Pernyataan dari dua perusahaan AI terkemuka ini menjadi penting karena selama beberapa tahun terakhir industri teknologi justru berlomba meningkatkan kemampuan model AI secepat mungkin. Saham AI Mulai Tertekan Kekhawatiran mengenai kemungkinan perlambatan perkembangan AI langsung berdampak terhadap sentimen pasar. Saham perusahaan yang memiliki keterkaitan erat dengan AI dan infrastruktur pusat data mengalami tekanan di sejumlah pasar global. Di Asia, SoftBank menjadi salah satu saham yang mengalami penurunan tajam dengan koreksi sekitar 13,2%. Saham perusahaan semikonduktor seperti Kioxia dan SK Hynix juga ikut tertekan. Di Eropa, ASML turun sekitar 4%, sementara saham teknologi global secara umum mengalami pelemahan. Tekanan tersebut menunjukkan bahwa investor tidak hanya memperhatikan perusahaan pembuat model AI, tetapi juga seluruh rantai pasok yang mendapatkan manfaat dari meningkatnya investasi AI. Selama ini, perkembangan AI telah menjadi salah satu alasan perusahaan teknologi dan cloud meningkatkan belanja modal untuk membeli chip, membangun pusat data, serta memperluas kapasitas komputasi. Jika perkembangan AI melambat, investor mulai mempertanyakan apakah tingkat investasi tersebut masih dapat menghasilkan keuntungan sesuai ekspektasi. Ancaman bagi “AI Trade” Fenomena tersebut berpotensi mengubah apa yang selama ini dikenal sebagai AI trade di pasar saham. Investor sebelumnya banyak membeli saham perusahaan yang dianggap akan menjadi penerima manfaat dari ledakan AI. Nvidia menjadi salah satu contoh utama karena chip GPU perusahaan digunakan secara luas untuk menjalankan dan melatih model AI. Perusahaan cloud, pusat data, produsen memori, hingga pemasok energi juga ikut mendapatkan sentimen positif dari meningkatnya kebutuhan komputasi. Namun, apabila pengembangan AI mulai diperlambat karena alasan keamanan, regulasi, atau keterbatasan infrastruktur, asumsi pertumbuhan yang sangat agresif dapat kembali dipertanyakan. Investor kini perlu melihat apakah investasi AI yang sangat besar benar-benar dapat menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang sebanding. Kekhawatiran tersebut semakin relevan karena pembangunan infrastruktur AI membutuhkan modal dalam jumlah sangat besar. Bukan Berarti AI Akan Berhenti Meski demikian, seruan untuk memperlambat pengembangan AI tidak berarti industri tersebut akan berhenti berkembang. Justru, pendekatan yang lebih hati-hati dapat menjadi upaya untuk membuat pertumbuhan AI lebih berkelanjutan dalam jangka panjang. Anthropic sendiri masih memiliki prospek bisnis yang kuat dan tengah mempersiapkan rencana penawaran umum perdana atau IPO di Nasdaq. Perusahaan tersebut juga telah mencatat beberapa kuartal dengan profitabilitas yang meningkat. Di sisi lain, OpenAI terus mengembangkan berbagai produk dan layanan AI untuk konsumen maupun perusahaan. Dengan demikian, fokus pasar kemungkinan akan bergeser dari sekadar seberapa cepat kemampuan AI berkembang menjadi seberapa aman, efisien, dan menguntungkan teknologi tersebut dapat diterapkan. Apa Artinya bagi Investor? Perubahan sentimen ini menjadi pengingat bahwa tren besar di pasar saham tetap memiliki risiko. Perusahaan yang berada di pusat perkembangan AI memang memiliki potensi pertumbuhan besar, tetapi valuasi saham juga sangat bergantung pada ekspektasi investor terhadap pertumbuhan tersebut. Jika ekspektasi berubah, harga saham dapat ikut bergerak meskipun fundamental perusahaan belum mengalami perubahan besar. Karena itu, investor perlu memperhatikan tidak hanya perkembangan teknologi, tetapi juga regulasi, belanja modal perusahaan, permintaan chip, pembangunan data center, serta kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari investasi AI. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai koin kripto lainnya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang dapat menjadi pilihan bagi investor di Indonesia. Bagi investor yang baru ingin memulai berinvestasi, kamu juga tidak perlu khawatir karena Nanovest memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui website Nanovest. Aplikasi Nanovest juga sudah tersedia di Play Store maupun App Store. Dengan munculnya peringatan dari para pemimpin industri AI, investor kini memiliki alasan baru untuk melihat kembali prospek saham teknologi. Perlombaan AI kemungkinan masih akan berlanjut, tetapi pertanyaannya bukan lagi hanya siapa yang dapat mengembangkan AI paling cepat, melainkan siapa yang mampu melakukannya secara aman, efisien, dan menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Membangun Bersama Indonesia: Apa Diungkap Komitmen Jangka Panjang Google Tentang Kemitraan Teknologi Dibutuhkan Negara
berita utama. Sejarah justru akan mengingat kemitraan yang membantu memperkuat kapasitas Indonesia untuk berinovasi, bersaing, dan berkembang dengan caranya sendiri.
KemenLHK, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Komprehensif Berbasis Teknologi dan Berdampak Ekonomi
Pekanbaru, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KemenLHK) dan SKK Migas dorong penanganan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Wilayah Kerja (WK) Rokan secara lebih komprehensif. Upaya tersebut kedepankan penerapan teknologi disesuaikan dengan karakteristik masing-masing lokasi. Selain memulihkan lingkungan, program ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja dan keterlibatan rantai pasok lokal. Komitmen PHR bersama SKK Migas dan Kementerian Lingkungan Hidup tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pemulihan lingkungan dilakukan secara terukur, sesuai ketentuan yang berlaku, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar area pemulihan. Di mana pendekatan pemulihan dilakukan berdasarkan kajian teknis, kondisi spesifik setiap lokasi, dan persetujuan regulator. Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, mengatakan penanganan TTM perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari pemulihan fungsi lingkungan, penerapan teknologi yang tepat, hingga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Jumhur mengapresiasi pengelolaan WK Rokan pasca alih kelola ke PHR sebagai bagian penting dalam upaya mewujudkan swasembada energi. ”Pastikan kita harus lebih baik karena bekerja di tanah air sendiri yang tentunya ada ikatan batin antara saudara saudara dengan wilayah ini. Selamat bertugas dan mengabdi,” jelasnya saat berkunjung ke lokasi pemulihan di area Zona Rokan, Sabtu (15/8) kemarin. Sejalan dengan hal itu, PHR melaksanakan program pemulihan TTM secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing lokasi. Metode pemulihan dapat menggunakan bioremediasi, fitoremediasi, maupun teknologi lain yang telah memperoleh persetujuan KLHK. Pendekatan berbasis teknologi tersebut memungkinkan metode pemulihan disesuaikan dengan kondisi tanah dan karakteristik kontaminasi di setiap lokasi. Hingga pertengahan 2026, total 63 dari total 250 lokasi telah memperoleh persetujuan Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Dari jumlah tersebut, 26 lokasi telah selesai dipulihkan, dengan 17 lokasi di antaranya telah memperoleh Surat Status Penyelesaian Lahan Terkontaminasi (SSPLT). Lokasi lainnya masih berada dalam tahapan persiapan aspek persyaratan teknis dan lokasi sebelum dapat diajukan untuk memperoleh persetujuan RPFLH. Pendekatan teknologi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemulihan berlangsung efektif, aman, dan sesuai dengan karakteristik masing-masing lokasi. Melalui bioremediasi, proses pemulihan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk membantu menguraikan senyawa hidrokarbon dalam tanah. Sementara, fitoremediasi memanfaatkan kemampuan tanaman tertentu dalam membantu proses pemulihan lingkungan. Kepala Kelompok Kerja K3LL SKK Migas, Ivan Fadlun Azmy, menerangkan pemulihan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan kegiatan hulu migas. Menurutnya, penerapan teknologi dan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan perlu berjalan beriringan untuk memastikan proses pemulihan dilakukan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kegiatan Pemulihan TTM ini merupakan salah satu bukti industri Hulu Migas dalam pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan. Tentunya kolaborasi antara Kementerian LH dengan SKK Migas serta PHR sangat penting untuk kelancaran dan keefektifan Kegiatan pemulihan TTM ini," kata Ivan. Ia menuturkan Ivan, kolaborasi antara regulator, pemerintah, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menjadi penting guna memastikan pengelolaan lingkungan berjalan secara konsisten. Hal tersebut sejalan dengan komitmen SKK Migas dan KKKS di wilayah Sumbagut untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi lingkungan sebagai bagian dari keberlanjutan operasi hulu migas. Selain pemulihan fungsi lingkungan, program TTM juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. PHR terus mendorong optimalisasi penggunaan tenaga kerja lokal serta keterlibatan pelaku usaha dan rantai pasok daerah dalam pelaksanaan kegiatan pemulihan. Pelibatan tenaga kerja lokal menunjukkan bahwa kegiatan pemulihan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan penciptaan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Selain didominasi tenaga kerja lokal, pelaksanaan program juga membuka peluang keterlibatan pelaku usaha dan penyedia barang maupun jasa di daerah. Pengadaan dilaksanakan melalui mekanisme yang mengacu pada ketentuan SKK Migas, termasuk Pedoman Tata Kerja (PTK) 007, sehingga pemanfaatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dapat dioptimalkan. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya menciptakan efek berganda (multiplier effect) dari kegiatan pemulihan lingkungan, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan daerah. Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menekankan kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan SKK Migas menjadi bagian penting dalam memastikan program pemulihan TTM berjalan sesuai dengan ketentuan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas. “Pemulihan TTM tidak hanya berbicara mengenai bagaimana kita mengembalikan fungsi lingkungan, tetapi juga bagaimana proses tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. Karena itu, kami mendorong penggunaan teknologi yang tepat sesuai karakteristik setiap lokasi, sekaligus mengoptimalkan keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal,” ucap Arifin. Menurutnya, setiap lokasi TTM memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya memerlukan pendekatan yang tepat berdasarkan kajian teknis dan proses persetujuan regulator. Penerapan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pemulihan dilakukan secara terukur dan sesuai dengan standar lingkungan yang berlaku. “Dengan pendekatan berbasis teknologi dan kajian teknis, setiap lokasi ditangani dengan metode yang tepat. Pada saat yang sama, pelaksanaan kegiatan juga memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi. Dengan demikian, pemulihan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan secara beriringan,” sebutnya. Program pemulihan TTM di WK Rokan saat ini merupakan bagian dari peta jalan penyelesaian yang disusun PHR bersama SKK Migas dan Kementerian Lingkungan Hidup hingga 2030 dan dilanjutkan satu tahun untuk kegiatan pasca pemulihan. Program tersebut mencakup lokasi-lokasi yang tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Riau dan dilaksanakan secara bertahap sesuai kesiapan lahan, kajian teknis, serta persetujuan regulator. Kolaborasi PHR, Kementerian Lingkungan Hidup, dan SKK Migas akan terus diarahkan untuk memastikan pelaksanaan pemulihan berlangsung terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih luas. Dengan menggabungkan penerapan teknologi pemulihan lingkungan, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pemanfaatan produk dan jasa dalam negeri, program TTM di WK Rokan diharapkan dapat berkontribusi pada pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Program tersebut juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara nyata, sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan operasi hulu migas dan kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
ITSEC Asia dan PT Len Industri Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta Perkuat Ketahanan Siber Indonesia
Jekarta, katakabar.com - Melalui dua kolaborasi strategis, kedua perusahaan menggabungkan kapabilitas riset dan pengembangan, solusi keamanan siber serta pengembangan kompetensi di bidang cybersecurity dan AI PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR) bersama anak perusahannya ITSEC Cyber & AI Academy menjalin kolaborasi strategis dengan PT Len Industri (Persero) untuk memperkuat pengembangan teknologi dan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan artifisial (AI). Kerja sama tersebut mencakup dua fokus utama, yaitu riset dan pengembangan serta penyediaan solusi keamanan siber dan pengembangan kompetensi melalui program pendidikan dan pelatihan cybersecurity dan AI. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua Nota Kesepahaman di Bandung pada 30 April 2026. Nota Kesepahaman pertama antara PT Len Industri (Persero) dan ITSEC Asia berfokus pada pengembangan teknologi dan solusi keamanan siber, sedangkan Nota Kesepahaman kedua dengan ITSEC Cyber & AI Academy mencakup program pendidikan, pelatihan dan pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI. Kerja sama ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian terhadap ancaman keamanan siber sebagai bagian dari tantangan keamanan nasional. Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto baru-baru ini mengingatkan ancaman modern tidak lagi terbatas pada perang konvensional, tetapi juga mencakup perang siber dan perang informasi. Bahkan, Kepala Negara menekankan pentingnya penguasaan AI, sistem siber dan teknologi modern lainnya untuk menghadapi perkembangan ancaman tersebut. Peningkatan ancaman tersebut menunjukkan kebutuhan untuk membangun kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi yang diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. PT Len Industri (Persero), ITSEC Asia dan ITSEC Cyber & AI Academy akan mempertemukan keahlian masing-masing untuk menjawab kedua kebutuhan tersebut. Sebagai induk Holding Industri Pertahanan DEFEND ID sekaligus perusahaan teknologi nasional, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital dan keamanan siber sebagai bagian dari pengembangan teknologi strategis nasional. Penguatan aspek keamanan siber menjadi semakin penting untuk menjaga keandalan sistem, melindungi infrastruktur digital, serta mendukung pengembangan produk pertahanan yang aman, tangguh, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi ini, PT Len Industri (Persero) juga mendorong peningkatan inovasi serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI). President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, mengatakan kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero) mencerminkan kebutuhan untuk memperkuat kapabilitas keamanan siber melalui pengembangan teknologi dan sumber daya manusia secara bersamaan. “Ancaman siber berkembang dengan sangat cepat, sementara teknologi yang kita gunakan juga terus berubah dengan hadirnya AI. Indonesia membutuhkan kapabilitas teknologi sekaligus talenta yang mampu mengembangkan, mengelola dan mengamankannya. Melalui kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero), kami ingin menggabungkan pengalaman dan keahlian masing-masing pihak, mulai dari riset dan pengembangan teknologi hingga mempersiapkan talenta cybersecurity dan AI yang dibutuhkan Indonesia,” ujar Patrick. Soal pengembangan teknologi, jelasnya, ITSEC Asia dan PT Len Industri (Persero) akan menggabungkan kemampuan, sumber daya dan keahlian masing-masing untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi keamanan siber, serta mengembangkan solusi yang mencakup layanan konsultasi dan produk keamanan siber. "Ruang lingkup kerja sama juga mencakup penyediaan, implementasi, integrasi dan pengelolaan layanan serta produk teknologi keamanan siber sesuai proyek yang disepakati kedua pihak," tuturnya. Sedang pada sisi pengembangan talenta, ITSEC Cyber & AI Academy dan PT Len Industri (Persero) akan mengembangkan program pendidikan dan peningkatan kompetensi di bidang keamanan siber dan AI, mencakup pelatihan, workshop, seminar, sertifikasi serta program lainnya sesuai kebutuhan dan kesepakatan para pihak. Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mensinergikan keunggulan, kompetensi, sumber daya, dan keahlian yang dimiliki kedua belah pihak dalam mengembangkan inovasi teknologi keamanan siber serta menghadirkan program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi di bidang Cybersecurity dan Artificial Intelligence (AI). "Melalui kolaborasi ini, kedua pihak juga berkomitmen menghadirkan layanan konsultasi serta solusi dan produk keamanan siber yang terintegrasi secara efektif dan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat mencetak talenta digital yang unggul dan berkontribusi pada penguatan ekosistem keamanan siber nasional," terang Joga. Patrick menimpali kesiapan menghadapi perkembangan ancaman siber akan sangat ditentukan oleh kemampuan Indonesia dalam membangun kapabilitas teknologi dan sumber daya manusia. “Kami ingin melihat lebih banyak teknologi, keahlian dan talenta dikembangkan di Indonesia untuk menjawab kebutuhan Indonesia. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap dapat memperkuat kemampuan dalam negeri untuk mengembangkan dan mengamankan teknologi yang semakin strategis bagi masa depan Indonesia,” sebut Patrick.
INTI 2026: Pameran B2B Teknologi dan Inovasi Terakbar di Indonesia Hadir Lagi Agustus Ini di JIE
Jakarta, katakabar.com - Indonesia Technology dan Innovation (INTI) 2026 pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, bakal digelar pada 11 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Pergelaran ini penting ini, penyelenggara telah bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai official host. Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, inovator, startup, investor, pembuat kebijakan, dan profesional teknologi dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai industri. Sebagai salah satu platform teknologi terkemuka di Indonesia, INTI berperan sebagai katalisator inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital Indonesia yang berkembang pesat. Pameran ini memberikan peluang bagi pelaku bisnis untuk menemukan teknologi baru, membangun kemitraan strategis, dan mempercepat pertumbuhan yang didorong oleh inovasi. INTI menyambut partisipasi dari startup dengan ide-ide terobosan, perusahaan yang ingin melakukan transformasi digital, investor yang mencari peluang baru, serta individu yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi dan inovasi. INTI memiliki visi untuk menciptakan masa depan di mana teknologi terintegrasi secara seamless di setiap sektor, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui platform ini, INTI bertujuan untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi yang berbasis inovasi dan memperkuat posisi negara dalam lanskap teknologi global. Misi acara ini adalah mempercepat pertumbuhan teknologi dan inovasi di berbagai industri dengan mendorong adopsi solusi mutakhir serta membangun kolaborasi antara pelaku bisnis, institusi pemerintah, dan komunitas teknologi. Di tengah era digital yang sangat kompetitif dan berkembang pesat saat ini, INTI terus memposisikan diri sebagai platform strategis yang membantu organisasi untuk tetap unggul melalui inovasi dan transformasi teknologi. Rekam Jejak Kesuksesan Global Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan sebelumnya, INTI mencatat partisipasi internasional yang kuat dengan lebih dari 30.000 trade buyers, lebih dari 1.200 exhibitor, lebih dari 450 speaker, partisipasi dari 18 negara, dan area pameran seluas lebih dari 13.000 meter persegi. Pencapaian ini mencerminkan momentum ekonomi digital Indonesia yang semakin meningkat serta minat yang terus berkembang dari para pemain teknologi global terhadap pasar Indonesia. Platform Imersif untuk Inovasi dan Kolaborasi INTI 2026 kembali menghadirkan pengalaman yang imersif dan interaktif melalui keynote sessions, panel discussions, workshops, business networking programs, dan technology showcases. Acara ini dirancang untuk menciptakan lingkungan di mana berbagai ide bertemu, kemitraan berkembang, dan inovasi dapat diterapkan secara nyata di berbagai industri. Peserta akan memperoleh akses ke peluang networking yang berharga dengan para pemimpin bisnis, penyedia teknologi, investor, dan pakar industri yang membentuk masa depan teknologi. Pameran ini juga akan menampilkan teknologi terobosan, solusi generasi berikutnya, dan inovasi perintis yang berpotensi mentransformasi operasional bisnis dan perkembangan industri. Selain itu, workshop interaktif dan sesi hands-on akan memungkinkan peserta untuk merasakan teknologi yang sedang berkembang secara langsung sekaligus mendapatkan wawasan praktis mengenai strategi transformasi digital. INTI juga menciptakan peluang kolaborasi dengan menghubungkan pelaku bisnis dengan calon mitra, investor, dan inovator yang memiliki visi yang sama untuk masa depan yang semakin berbasis teknologi. Seiring dengan Indonesia yang terus mempercepat agenda transformasi digitalnya, INTI 2026 diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memperkuat inovasi, mendorong kolaborasi, dan mendukung ambisi Indonesia untuk menjadi salah satu ekonomi digital terkemuka di kawasan. Melalui perpaduan antara teknologi, bisnis, dan inovasi, INTI 2026 bertujuan untuk turut membentuk masa depan lanskap digital dan industri Indonesia.
Luncurkan RGB-MiniLED TV UR8S, Hisense Perkuat Kepemimpinan Teknologi Layar TV di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Hisense sebagai merek terkemuka produk elektronik dan sponsor resmi FIFA World Cup 2026™, resmi meluncurkan Hisense RGB-MiniLED TV UR8S. Kehadiran ini menjadi terobosan penting sekaligus memperkuat konsistensi Hisense dalam menghadirkan teknologi RGB-MiniLED yang mampu menghasilkan kontras warna seperti pada aslinya dan memberikan kenyamanan mata optimal. Melalui TV UR8S, memberikan pengalaman menonton FIFA World Cup 2026™ yang eksklusif, nyaman, dan memuaskan bagi para pecinta sepak bola di tanah air. “Sebagai pelopor TV layar besar, Hisense berkomitmen untuk terus meningkatkan standar teknologi di industri ini. Melalui seri RGB-MiniLED UR8S, kami tidak hanya menawarkan layar berukuran masif, tetapi juga memastikan setiap kriteria TV yang canggih, unggul, dan andal terpenuhi demi memberikan pengalaman menonton terbaik bagi konsumen Indonesia,” kata Jaton Li, President Director PT Hisense International Indonesia. Sinergi Prosesor dan Kemurnian Warna RGB-MiniLED Berbeda dengan teknologi MiniLED konvensional, keunggulan utama seri UR8S terletak pada penerapan teknologi RGB-MiniLED, dengan tiga warna utama merah, hijau, dan biru bekerja secara mandiri langsung dari tingkat backlight untuk menghasilkan warna murni tanpa memerlukan banyak filter tambahan. Teknologi ini memungkinkan layar TV memberikan warna yang jernih, penuh warna dan tajam. Performa visual yang tajam ini didukung oleh prosesor paling mutakhir melalui Hi-View AI Engine RGB, yang mencakup AI Sound dan AI Scenario. Untuk menjaga stabilitas serta konsistensi kualitas tayangan, Hisense menyematkan teknologi AI 4K Upscaler yang secara cerdas meningkatkan resolusi konten non-4K menjadi setara 4K secara real-time. Untuk penggemar sepak bola di tanah air, tidak hanya sampai di resolusi konten, Hisense juga menghadirkan teknologi AI Sports Mode yang memberikan kesan mendalam untuk menyaksikan pertandingan olahraga, teknologi ini mampu menampilkan gerakan krusial lapangan dengan detail, memberi gambar mulus dalam pertandingan, hingga ekspresi pemain dapat tertangkap jelas. Hal ini juga menandai dipercayanya Hisense sebagai TV Provider VAR FIFA World Cup 2026™. Audio Imersif dan Kenyamanan Mata Tanpa Gangguan Hisense juga menjawab tantangan yang sering dihadapi pengguna TV layar besar, salah satunya audio yang terdengar samar atau terlalu kuat sehingga memekakan telinga. Menjawab kecemasan itu, UR8S memiliki sistem audio 2.1.2 Multi-Channel Surround, memberikan suara dari tiap sisi TV dengan kesan yang solid dan berkelas. Dilengkapi sistem speaker Built-in Subwoofer yang disetel secara profesional oleh Devialet, menjadikan kombinasi audio pada TV UR8S menghasilkan suara yang megah, imersif, namun tetap nyaman di telinga untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, tantangan lain ada di gangguan refleksi cahaya pada layar TV. Seri UR8S dilengkapi dengan teknologi Anti Reflection dan Glare Free dua lapis yang efektif meredam pantulan cahaya dan bayangan di dalam ruangan, menjaga layar tetap jernih dalam kondisi pencahayaan apapun. Respons Cepat dan Mulus untuk Kebutuhan Sehari-Hari Di tengah maraknya kecanggihan dalam pertandingan game dan hiburan, UR8S memberi kenyamanan serta kualitas yang dirancang dengan panel 180Hz Game Mode Pro, Variable Refresh Rate (VRR), dan Low Latency Mode, menjadikan TV ini mampu mengeliminasi efek delay dan menghadirkan pergerakan visual yang mulus tanpa hambatan, menjadikan setiap performa gaming berlangsung imersif. Seri RGB-MiniLED TV UR8S memiliki VIDAA OS, merupakan sistem operasi yang membantu kinerja TV ini agar bekerja lebih cepat, tampilan minim iklan mengganggu, dan dilengkapi AI yang bisa membantu merekomendasikan konten sesuai keinginan pengguna. Konsumen juga bisa menghubungkan aplikasi ConnectLife ke TV ini dan dapat mempermudah penggunanya untuk mengontrol alat elektronik Hisense dari menu di TV, seperti memantau, AC, Mesin Cuci, Kulkas yang bisa diakses dalam aplikasi melalui smartphone dimanapun dan kapanpun, hal ini sangat mempermudah kehidupan dan menjaga keamanan alat elektronik ketika bepergian jauh. Peluncuran Hisense RGB-MiniLED TV UR8S tersedia dari ukuran 75inch, 85inch, hingga 100inch yang disesuaikan dengan kebutuhan customer di Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi jawaban tepat bagi pasar Indonesia yang dikenal memiliki antusiasme sepak bola terbesar di dunia, sekaligus menjadi tren perangkat hiburan layar besar yang terus meningkat. Dengan mengkombinasikan teknologi kelas dunia, UR8S siap menetapkan standar baru bagi konsumen tanah air yang menginginkan TV premium berkinerja tinggi dan visual yang kaya. Kehadiran seri ini menegaskan posisi Hisense sebagai pilihan utama dalam ekosistem TV layar besar yang tidak hanya menghadirkan kemewahan visual, tetapi juga membawa euforia gelaran sepak bola dunia langsung ke setiap rumah di Indonesia. Info Ketersediaan Hisense RGB-MiniLED TV UR8S Hisense RGB-MiniLED TV UR8S tersedia pada gerai mitra resmi Hisense yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, konsumen bisa membeli TV ini pada Official Online Store Hisense Indonesia di seluruh kanal e-commerce. Setiap pembelian TV UR8S, konsumen bisa mendapatkan Play Station 5 atau Nintendo Switch. Syarat dan ketentuan berlaku.
SIEXPO 2026 Bidik Delapan Ribu Pengunjung, Ratusan Teknologi dan Inovasi Produk, Dr. Gulat: Riau Jadi Barometer ISI
Pekanbaru, katakabar.com - Lagi, Majalah Sawit Indonesia gelar Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 sebagai ajang pertemukan pelaku industri sawit dari hulu hingga hilir. Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, pameran ini bakal berlangsung pada 6 hingga 8 Agustus 2026 di Ska Co-Ex Pekanbaru, Riau, dengan target kunjungan mencapai delapan ribu orang. Ketua Dewan Pengarah SIEXPO 2026, Dr. Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan pergelaran SIEXPO tahun ini jadi momentum penting bagi industri sawit nasional yang manfaatnya semakin dirasakan menggerakkan perekonomian dari tingkat desa hingga pasar global. "SIEXPO ke 4 tahun 2026 adalah momentum yang sangat tepat di tengah semakin tingginya manfaat dari sawit, terutama dalam mendorong perekonomian dari desa ke kabupaten, dari kabupaten ke provinsi, dari provinsi ke Indonesia, hingga dari Indonesia ke dunia. Riau sebagai barometer perkebunan kelapa sawit Indonesia harus mendapatkan tempat sebagai rumahnya sawit Indonesia," kata Gulat. Ia menambahkan, penyelenggaraan SIEXPO yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Riau diyakini akan semakin menyemarakkan kegiatan tersebut. "Acara ini juga bersempena dengan hari ulang tahun Provinsi Riau sehingga akan semakin meriah. Peserta dipastikan hadir dari tujuh negara dan seluruh provinsi penghasil sawit, mulai dari Aceh hingga Papua. Petani, korporasi, dan pelaku usaha sawit akan berkumpul di Pekanbaru pada 6 sampai 8 Agustus nanti," jelasnya. Menurut Gulat, tema "Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit" dipilih karena kemajuan industri sawit hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. "Sawit tidak bisa berdiri sendiri. Semua harus berkolaborasi dan bersatu padu. Dengan inovasi serta konsep keberlanjutan dan resiliensi, industri sawit akan semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa, negara, dan seluruh stakeholder sawit," ucapnya. Gulat juga mengungkapkan panitia berencana mengundang sejumlah menteri untuk menghadiri pembukaan SIEXPO 2026. "Kami berencana mengundang Menteri Bappenas, Menteri Pertanian atau wakilnya, serta Menteri UMKM. Mudah-mudahan beliau-beliau memiliki jadwal yang memungkinkan untuk hadir di pelaksanaan SIEXPO 2026," imbuhnya. Selain pameran dan konferensi, SIEXPO 2026 juga akan menghadirkan SIEXPO Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam pengembangan industri sawit nasional. "Tahun ini akan diberikan penghargaan dalam 10 kategori kepada putra-putri terbaik bangsa yang dinilai layak menerima SIEXPO Award 2026. Saat ini sudah ada 98 nama yang masuk nominasi dari berbagai bidang. Seluruh nama tersebut akan diseleksi kembali oleh panitia, dan saya sebagai Ketua Dewan Pengarah akan memimpin langsung proses seleksi calon penerima penghargaan," beber Gulat. Pameran Teknologi dan Inovasi Produk Sawit Ketua Pelaksana SIEXPO 2026, Qayuum Amri, mengatakan antusiasme peserta tetap tinggi meski industri sawit tengah menghadapi tantangan akibat dinamika ekonomi global. Tahun ini, jumlah peserta pameran meningkat dengan melibatkan lebih banyak UMKM, koperasi petani, pesantren, hingga perguruan tinggi. "Tahun ini, meski ada guncangan di industri sawit maupun ekonomi global, antusiasme pelaku industri tetap tinggi. Tidak hanya perusahaan besar, tetapi juga UMKM dan koperasi ikut berpartisipasi," ujar Qayuum. Menurutnya, SIEXPO sejak awal dirancang sebagai pameran yang tidak hanya diikuti korporasi besar, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil. Sekitar 20 booth disediakan khusus untuk UMKM dan koperasi. "Kami ingin memperkuat ekosistem sawit secara menyeluruh. Semangat kami adalah yang kecil ditingkatkan, yang menengah diperbesar, dan yang besar dijaga," terangnya. Qayuum menilai kolaborasi tersebut akan melahirkan berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan industri pengolahan sawit. "Kami ingin membangun kolaborasi yang baik sehingga muncul berbagai inovasi teknologi yang mendukung industri sawit sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo," tuturnya. Selama tiga hari penyelenggaraan, SIEXPO juga menghadirkan konferensi dengan sekitar 20 narasumber yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari hilirisasi, digitalisasi, teknologi perkebunan, hingga penerapan AI dalam operasional perkebunan dan pabrik kelapa sawit. "Melalui SIEXPO, pelaku industri tidak hanya melihat teknologi terbaru, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang bisa langsung diterapkan di perkebunan maupun sektor hilir sawit," sebut Qayuum. "Konsep yang kami tawarkan adalah one-stop solution untuk industri sawit. Semua kebutuhan industri sawit, baik sektor hulu maupun hilir, dapat ditemukan dalam satu pameran," timpal Yasin. Selain pameran dan konferensi, SIEXPO 2026 juga menggelar field trip ke salah satu produsen benih sawit sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Penyelenggara optimistis jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 8.000 orang dari sekitar 6.000 pengunjung pada penyelenggaraan sebelumnya. Selain menjadi ajang promosi teknologi dan inovasi, SIEXPO juga diyakini mampu mendorong lahirnya kerja sama dan transaksi bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Pekanbaru sebagai salah satu pusat kegiatan industri sawit Indonesia.
B2B Tech Asia Expo 2026 Satukan Raksasa Teknologi Global Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi
Jakarta, katakabar.com - Lanskap bisnis modern regional tengah menghadapi titik balik krusial. Ketergantungan pada alur kerja manual yang lambat, pembengkakan biaya software overhead, serta munculnya silo data antar-departemen kini menjadi hambatan utama yang membatasi skala pertumbuhan perusahaan. Menjawab tantangan tersebut, B2B Tech Asia Expo 2026 resmi mengumumkan penyelenggaraan pergelaran pameran dan konferensi ekosistem perangkat lunak (software) serta kecerdasan buatan (AI) B2B paling komprehensif di Indonesia. Mengusung misi strategis untuk menjembatani visi eksekutif dengan implementasi teknologi yang terukur, B2B Tech Asia Expo 2026 akan berlangsung pada 1 hingga 2 Juli 2026 di AXA Tower - Kuningan City Ballroom, Jakarta. Acara ini diproyeksikan menarik lebih dari 3.000 profesional tingkat tinggi, jajaran direksi, C-Suites, IT Director, hingga pemilik bisnis dari berbagai sektor industri. Pameran tahun ini dirancang secara terstruktur lewat pembagian zona operasional khusus (Specialized Enterprise Zones) guna membantu para pelaku bisnis menemukan solusi teknologi spesifik demi mendongkrak ROI (Return on Investment) operasional mereka, antara lain: ERP dan Enterprise Solutions Zone: Menampilkan inovasi sistem tata kelola sumber daya korporasi, integrasi SAP, dan SuperApp kolaborasi modern untuk mengeliminasi duplikasi kerja, yang dipelopori oleh perusahaan global seperti SCSK Indonesia, Lark (Virtuenet by Prasetia), Rekadia, dan BEST Inc. Finance dan Core Banking Zone: Menyajikan arsitektur API keuangan dan infrastruktur pembayaran tanpa friksi untuk memotong biaya rekonsiliasi manual melalui raksasa fintech seperti Midtrans, M2P Fintech, dan IntiCorp. AI dan Process Automation Zone: Berfokus pada penuntasan kendala keterbatasan talenta teknis serta pengapusan human error lewat teknologi Robotic Process Automation (RPA) mutakhir dari IDSTAR. Cloud, Infrastructure dan Telecom Zone: Memperkuat fondasi runtime data enterprise dari risiko keterbatasan jaringan dan downtime sistem bersama titan teknologi global SoftBank Corp. dan Metrodata. HR, Sales dan Support Zones: Menyediakan perangkat otomatisasi kalkulasi kepatuhan pajak lokal (PPh 21/BPJS) serta sistem akselerasi kecepatan pipa penjualan (revenue velocity) lewat Gaji.id dan Salesmania. "B2B Tech Asia Expo 2026 bukan sekadar pameran teknologi biasa. Ini adalah sebuah ekosistem solusi tertutup di mana para pemimpin perusahaan dapat berinteraksi langsung dengan para arsitek teknologi global untuk merancang cetak biru digitalisasi yang adaptif," kata perwakilan Komite Penyelenggara B2B Tech Asia Expo 2026. "Kami fokus membawa teknologi yang mampu memotong jam administrasi yang tidak perlu, meminimalkan operational risk, dan secara nyata memberikan kontribusi positif terhadap bottom-line profit perusahaan," tambahnya. Selain pameran produk, B2B Tech Asia Expo 2026 juga akan menghadirkan panggung konferensi tingkat tinggi yang diisi oleh rangkaian seminar intensif dan panel diskusi dari para praktisi dan pionir digital terkemuka di Asia, termasuk sesi berbagi strategi dari SoftBank Corp, Zoho Indonesia, Qiscus, hingga transformasi digital berbasis kecerdasan buatan dari AI Domino's Pizza. Registrasi kunjungan untuk menghadiri B2B Tech Asia Expo 2026 telah resmi dibuka dan disediakan secara 100% Gratis (Complimentary All-Access Pass) bagi para profesional, pelaku industri, dan eksekutif bisnis melalui situs resmi. Mengingat kapasitas area ballroom yang dikelola secara ketat demi kenyamanan networking, para calon pengunjung diimbau untuk melakukan pendaftaran awal secara daring. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, daftar lengkap eksibitor, dan jadwal konferensi, silakan mengunjungi situs resmi di www.b2btechasia.com.
Jamuan Kenegaraan Xi Jinping-Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global
Beijing, katakabar.com - Jamuan kenegaraan yang digelar Presiden Tiongko, Xi Jinping untuk menyambut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Great Hall of the People, Beijing, menjadi salah satu agenda diplomatik paling disorot dunia. Pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak hanya membahas isu geopolitik dan hubungan ekonomi kedua negara, tetapi juga memperlihatkan bagaimana industri teknologi kini memainkan peran strategis dalam hubungan internasional modern. Sejumlah pemimpin perusahaan teknologi global terlihat menghadiri forum eksklusif tersebut, mulai dari sektor kecerdasan buatan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga elektronik konsumen. Nama-nama seperti Elon Musk dari Tesla, Tim Cook dari Apple, Jensen Huang dari NVIDIA, serta Jia Shaoqian dari Hisense Group menjadi bagian dari jajaran tokoh industri yang turut hadir dalam rangkaian acara diplomatik tersebut. Kehadiran para pemimpin industri ini dipandang sebagai refleksi meningkatnya keterkaitan antara teknologi, perdagangan global, dan stabilitas geopolitik. Kurun beberapa tahun terakhir, persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok semakin berfokus pada penguasaan teknologi strategis seperti AI, chip semikonduktor, energi baru, hingga smart manufacturing. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan-perusahaan teknologi global terus memperkuat investasi mereka pada inovasi dan pengembangan teknologi inti. NVIDIA misalnya menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur AI global, sementara Apple memperluas integrasi AI dan ekosistem perangkat pintar. Tesla juga terus mendorong percepatan kendaraan listrik dan teknologi autonomous driving di pasar internasional. Sedang, sektor display premium dan smart home juga berkembang pesat sebagai bagian dari transformasi gaya hidup digital. Berbagai perusahaan elektronik seperti Hisense aktif memperkenalkan teknologi visual generasi baru dengan fokus pada kualitas gambar, efisiensi energi, dan integrasi kecerdasan buatan. Hisense sendiri dalam beberapa tahun terakhir dikenal memperkuat pengembangan teknologi RGB-MiniLED, laser display, serta perangkat rumah tangga hemat energi seperti mesin cuci berteknologi heat pump. Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang semakin mengutamakan inovasi teknologi independen dan keberlanjutan sebagai faktor utama daya saing global. Selain menjadi simbol hubungan diplomatik, jamuan kenegaraan ini juga menunjukkan bagaimana forum informal tingkat tinggi kini menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi lintas industri dan memperluas peluang kerja sama internasional. Beberapa pembahasan utama dalam pertemuan kedua negara diketahui mencakup perdagangan, rantai pasok teknologi, kecerdasan buatan, hingga isu energi dan investasi global. Di industri global, Hisense menjadi salah satu perusahaan yang mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Omdia 2025, Hisense menempati posisi No.1 dunia untuk kategori TV 100 inci ke atas, Laser TV serta MiniLED TV. Selain memperkuat posisi di pasar global, Hisense juga memperkuat basis industri serta pusat riset dan bisnis di lebih dari 160 negara. Di sisi global branding, Hisense kembali memperkuat posisinya di panggung olahraga internasional dengan resmi menjadi Global Official Sponsor FIFA World Cup 2026™. Pengumuman tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang Hisense bersama FIFA dalam berbagai turnamen internasional sebelumnya. Di pasar Indonesia, perkembangan Hisense juga menunjukkan pertumbuhan yang agresif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, Hisense TV telah berhasil meraih posisi Nomor 1 di Electronic City (EC), salah satu jaringan ritel elektronik terbesar di Indonesia. Hisense juga didukung oleh fasilitas pabrik lokal salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat, yang menjadi bagian penting dalam mendukung kapasitas produksi dan distribusi nasional. Selain itu, jaringan layanan purna jual Hisense terus diperluas melalui service center yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia guna memberikan dukungan layanan yang lebih cepat dan mudah diakses konsumen. Komitmen jangka panjang Hisense terhadap Indonesia juga semakin diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPI Danantara dan Hisense Group Holding pada Mei 2026 yang disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian. Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan manufaktur maju, lokalisasi teknologi, penelitian dan pengembangan, hingga penguatan kapabilitas industri nasional. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia dipandang tidak hanya sebagai pasar strategis, tetapi juga sebagai pusat masa depan untuk inovasi, riset, dan aktivitas industri bernilai tinggi. Di tengah kompetisi yang semakin ketat, kolaborasi lintas negara, investasi riset jangka panjang, dan pengembangan teknologi berkelanjutan diperkirakan akan menjadi fokus utama industri global dalam beberapa tahun mendatang. Forum seperti jamuan kenegaraan di Beijing menjadi gambaran bagaimana diplomasi dan teknologi kini berjalan semakin beriringan dalam membentuk masa depan ekonomi dunia.
SMPN 2 Ujungbatu Torehkan Sejarah Wujudkan Visi Budaya di Tengah Gempuran Teknologi
Ujungbatu, katakabar.com - Di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi perlahan mengikis nilai-nilai leluhur, SMP Negeri 2 Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, hadir sebagai benteng pertahanan budaya. Di bawah komando dan kepemimpinan visioner Kepala Sekolah, Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, sekolah ini sukses gelar sebuah acara megah yang bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan sebuah deklarasi cinta tanah air dan budaya Melayu. Usung tema megah dan penuh makna, "Takkan Hilang Melayu di Bumi", seluruh jajaran sekolah, guru, siswa, hingga orang tua bahu-membahu menyajikan pesta budaya yang memukau. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa di tangan pemimpin yang tepat, pendidikan tidak hanya soal angka dan ijazah, tetapi juga soal jati diri dan karakter. Kepemimpinan Yeni Irmayati: Lahirkan Inovasi Diapresiasi Pemkab Keberhasilan penyelenggaraan Pentas Seni dan Bazar Masakan Khas Melayu ini tidak lepas dari tangan dingin Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd. Di bawah naungan kepemimpinannya, SMPN 2 Ujungbatu berhasil menerjemahkan visi pendidikan menjadi aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat. Bahkan, keberhasilan ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya langsung dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, yang hadir langsung memantau dan membuka acara tersebut. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, menegaskan inisiatif yang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu ini sangat sejalan dengan program nasional maupun daerah. "Hari ini ada program dari Kemendikdasmen, Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Karakter. Acara tersebut memperkenalkan kearifan lokal di wilayah Rokan Hulu. Guna membentuk karakter generasi muda melalui budaya Melayu," tegas Reza Ahyu di hadapan ratusan tamu undangan. Lebih jauh, Reza mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan silabus khusus tentang budaya Melayu Riau. Dan SMPN 2 Ujungbatu menjadi salah satu pelopor yang berhasil mengimplementasikannya di lapangan dengan sangat luar biasa. "Kita sudah menerbitkan silabus tentang budaya Melayu Riau. Dan inilah yang sedang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu, mempraktikkannya langsung agar anak-anak tidak hanya tahu teori, tapi merasakan dan menghayati budayanya sendiri," ujarnya bangga. Perpisahan Bermakna, Tanpa Beban Orang Tua Satu hal yang menjadi sorotan utama dan kebanggaan besar bagi Ibu Kepala Sekolah adalah konsep acara yang diusung. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor 6 Tahun 2026, acara perpisahan tidak dilarang, namun wajib dilaksanakan secara sederhana, di lingkungan sekolah, dan yang terpenting tidak memberatkan orang tua. Prinsip ini dijalankan dengan sangat baik oleh manajemen SMPN 2 Ujungbatu bersama Komite Sekolah. Acara berjalan sangat meriah, megah, dan penuh warna, namun seluruh biaya operasional didukung penuh oleh sponsor dan kerja sama strategis, tanpa memungut biaya sepeser pun dari wali murid. "Kami cukup berbangga hati. Para komite dan orang tua mensponsori acara ini, tidak menetapkan target sumbangan. Ini yang kami harapkan. Ini adalah wujud nyata Catur Warga, kolaborasi sekolah, keluarga, masyarakat, dan media," imbuh Reza. Kerja sama yang solid ini juga diperkuat dengan dukungan dari Bank BPR Rokan Hulu, yang turut serta mensukseskan acara ini, di mana diwakili Kepala Kantor Kas Ujungbatu, Reki Herawati, turut hadir memeriahkan suasana. Tarian dan Busana Melayu Pukau Hadirin Hari itu, halaman SMPN 2 Ujungbatu bagaikan sebuah kerajaan Melayu kecil yang hidup kembali. Para siswa tampil anggun mengenakan pakaian adat lengkap dengan aksesorisnya. Senyum cerah mereka menghiasi setiap sudut arena, menampilkan tarian-tarian tradisional yang memukau mata dan hati. Hadir di acara tersebut Anggota DPRD Rokan Hulu dari Komisi III, Kepala Desa Ngaso, serta para Datuk Adat dan Tokoh Masyarakat. Kehadiran mereka menandakan acara ini bukan hanya acara sekolah, tapi telah menjadi acara besar yang diakui oleh seluruh elemen masyarakat. Melihat antusiasme dan persiapan yang matang, pihak dinas pun tak sungkan memuji. "Mungkin selama saya menjadi dinas pendidikan ini yang pertama kali melihat acara sekeren ini. Saya yakin banyak yang tidak tidur mempersiapkan pakaian, menyewa baju, merias diri. Semuanya tampil maksimal hari ini," tuturnya terharu. Melawan Lupa, Menanam Karakter Sejak Dini Di balik kemeriahan panggung dan warna-warni busana, terselip pesan mendalam yang diusung oleh Ibu Yeni Irmayati dan tim. Bahwa budaya Melayu saat ini sedang terancam terdegradasi oleh kehadiran gadget, handphone, dan budaya asing. Lantaran itu, melalui acara ini, SMPN 2 Ujungbatu ingin memastikan "Budaya di daerah kita tidak boleh hilang, tidak boleh tidak diketahui oleh anak-anak kita." Mereka ingin memastikan generasi penerus tahu bagaimana makan adat, cara berpakaian adat, hingga memainkan alat musik tradisional, sebelum mereka terlalu asyik dengan dunianya sendiri di dunia maya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara yang penuh makna sejarah ini resmi dibuka. Suasana haru, bangga, dan bahagia menyelimuti seluruh hadirin. Selamat dan sukses untuk Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, beserta seluruh jajaran guru dan staf SMPN 2 Ujungbatu. Telah lahir sebuah karya besar yang menjadi contoh teladan bagi sekolah-sekolah lain di Rokan Hulu dan Riau pada umumnya. Semoga niat baik ini diridhoi Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya dalam mencerdaskan dan membudayakan bangsa.