Unilak

Sorotan terbaru dari Tag # Unilak

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, BEM Unilak Berbagi Snack ke Warga Rumbai Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 12 September 2026 | 14:42 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, BEM Unilak Berbagi Snack ke Warga Rumbai

Pekanbaru, katakabar.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lancang Kuning (Unilak) melalui Kementerian Agama gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (11/9) kemarin. Kegiatan tersebut dirangkai dengan aksi berbagi snack kepada masyarakat di wilayah Rumbai, Pekanbaru. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW angkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Membangun Generasi Mahasiswa yang Beriman, Berakhlak, dan Berintegritas". Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al Quran, shalawat bersama, tausiyah keagamaan, hingga doa bersama. Sejumlah unsur organisasi mahasiswa turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Presiden Mahasiswa Universitas Lancang Kuning, Menteri Informasi dan Komunikasi, Menteri Luar Negeri, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Lancang Kuning, serta perwakilan BEM di lingkungan Universitas Lancang Kuning. Selain kegiatan keagamaan, BEM Universitas Lancang Kuning juga menggelar aksi berbagi snack kepada masyarakat sekitar Rumbai. Aksi sosial tersebut menjadi bentuk nyata dari nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, khususnya mengenai kepedulian terhadap sesama, berbagi rezeki, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Menteri Agama BEM Universitas Lancang Kuning, Nanda Agustiar, mengatakan peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut perlu dijadikan sebagai refleksi untuk menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan mahasiswa. “Melalui kegiatan ini, saya berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi refleksi bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah mengajarkan kepada kita pentingnya kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang terhadap sesama,” jelas Nanda. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat keimanan dan kecintaan mahasiswa kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi. “Semoga kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah di lingkungan kampus maupun masyarakat,” lanjutnya. Nanda menambahkan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam membangun karakter yang berintegritas dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan keagamaan dan aksi sosial tersebut, BEM Universitas Lancang Kuning berharap mahasiswa tidak hanya aktif dalam lingkungan akademik dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

BEM FEB Unilak Gandeng Densus 88, Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital Mahasiswa Riau
Riau
Rabu, 13 Mei 2026 | 12:10 WIB

BEM FEB Unilak Gandeng Densus 88, Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital Mahasiswa

Pekanbaru, katakabar.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning (BEM FEB Unilak) resmi jalin kerja sama strategis bersama Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukatif dan dialog kebangsaan yang berlangsung di lingkungan kampus, Selasa (12/5). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, pengurus organisasi kampus, serta unsur akademik yang antusias mengikuti diskusi mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menangkal penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan informasi menyesatkan di era digital. Selain membahas penguatan nilai-nilai kebangsaan, kegiatan ini juga mengangkat isu literasi digital sebagai salah satu langkah preventif menghadapi ancaman penyalahgunaan media sosial dan penyebaran konten negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Pihak BEM FEB Unilak menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai sinergi antara dunia akademik dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, kritis, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa agar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta bijak dalam menggunakan media digital,” ujar salah satu pengurus BEM FEB Unilak. Kegiatan berlangsung suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdialog dan menyampaikan pandangan terkait tantangan generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Melalui kerja sama ini, BEM FEB Unilak dan Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 berharap dapat terus membangun kesadaran kolektif mahasiswa dalam memperkuat semangat kebangsaan serta menciptakan ruang akademik yang damai, inklusif, dan bebas dari pengaruh paham ekstremisme.

Di PKS Lubuk Dalam, Holding PTPN Tunjukkan Inovasi Limbah Sawit Jadi Energi ke Mahasiswa Unilak Sawit
Sawit
Jumat, 03 Oktober 2025 | 17:39 WIB

Di PKS Lubuk Dalam, Holding PTPN Tunjukkan Inovasi Limbah Sawit Jadi Energi ke Mahasiswa Unilak

Siak, katakabar.com - Di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lubuk Dalam, Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) tunjukkan inovadi limbah sawit jari energi ke mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak). Total 60 mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis Universitas Lancang Kuning (Unilak) kunjungan lapangan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Lubuk Dalam milik PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo Regional III, di penghujung September 2025 lalu. Kegiatan ini wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai inovasi pengelolaan limbah sawit yang dikembangkan menjadi energi terbarukan. Di kunjungan itu, para mahasiswa melihat langsung proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi crude palm oil (CPO), sekaligus saksikan bagaimana limbah sawit yang sebelumnya hanya dipandang sebagai residu kini diolah menjadi energi listrik ramah lingkungan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-angin, menjelaskan keterlibatan mahasiswa di kegiatan ini strategi perusahaan dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai industri sawit berkelanjutan. Menurutnya, sektor sawit memiliki potensi besar dalam menghadirkan solusi atas tantangan global, termasuk perubahan iklim. “Kami ingin generasi muda melihat bahwa kelapa sawit merupakan sektor strategis yang dapat menghadirkan inovasi, energi bersih, serta peluang ekonomi baru. Melalui kunjungan ini, mahasiswa bisa langsung menyaksikan bagaimana limbah sawit dapat menjadi energi terbarukan yang bermanfaat luas,” jelas Irwan. Inovasi yang dijalankan PalmCo melalui PLTBg Lubuk Dalam sebelumnya juga mendapat pengakuan dari pemerintah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah memberikan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) kepada PTPN IV PalmCo, menjadikannya perusahaan perkebunan sawit pertama yang menerima sertifikat tersebut. Berdasarkan verifikasi Tim MRV KLHK, PLTBg Lubuk Dalam berhasil menekan emisi hingga 33.799 ton CO₂e dalam empat tahun terakhir. Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Unilak, Dr. Vonny Indah Sari, yang hadir mendampingi mahasiswa, turut memberikan apresiasi kepada PTPN IV PalmCo atas kesempatan yang diberikan. “Inisiatif PTPN IV PalmCo yang memanfaatkan komoditas sawit, termasuk limbahnya sebagai energi terbarukan, adalah hal yang luar biasa. Kami menyaksikan bagaimana sawit itu pohon kehidupan. Seluruh bagiannya memiliki manfaat, bahkan hingga ke limbahnya sekalipun,” ucap Vonny. Ia menambahkan, kunjungan ini sangat berharga bagi mahasiswa. “Mereka tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mendapat pengalaman lapangan langsung tentang bagaimana industri sawit dikelola secara modern dan ramah lingkungan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” tuturnya. Mahasiswa pun menilai inisiatif PTPN IV Regional III membuktikan industri kelapa sawit tidak hanya berfokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Hal ini sekaligus menepis anggapan miring tentang sawit yang kerap dikaitkan dengan isu lingkungan.