WBP

Sorotan terbaru dari Tag # WBP

Teken MoU, Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Perkuat Pembinaan WBP Biar Mandiri Default
Default
Jumat, 27 Februari 2026 | 08:09 WIB

Teken MoU, Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Perkuat Pembinaan WBP Biar Mandiri

Pekanbaru, katakabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi teken Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan jajaran Pemasyarakatan wilayah Riau, Kamis (26/2). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Sialang Bungkuk, Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Penandatanganan dilakukan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil DitjenPAS) Riau, Maizar, Bc.IP, S.Sos, M.Si. Langkah ini menjadi implementasi nyata amanat peraturan perundang-undangan guna perkuat koordinasi ketatalaksanaan antarinstansi pemerintah guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya warga binaan pemasyarakatan. H Asmar menegaskan penandatanganan MoU dan PKS tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan wujud komitmen kolaboratif membangun daerah melalui pembinaan yang terintegrasi. “Ini bukan sekadar prosesi di atas kertas, tetapi peneguhan komitmen bahwa pemerintah daerah hadir dalam proses pembinaan. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap bagian dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang memiliki hak untuk mendapatkan peningkatan kapasitas, layanan kesehatan, serta pelatihan kemandirian,” ujarnya. Kerja sama tersebut akan melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM. Melalui sinergi itu, pemerintah daerah berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan nyata agar siap mandiri saat kembali ke masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memastikan proses reintegrasi sosial berjalan optimal sehingga mampu menekan angka residivisme atau pengulangan tindak pidana. Sementara, Kepala Kanwil DitjenPAS Riau, Maizar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti atas komitmen dan dukungan yang diberikan. “Kerja sama ini sangat strategis dan relevan dengan kebutuhan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Kolaborasi ini membuka ruang pemberdayaan yang selaras dengan potensi daerah,” ulasnya. Ia menegaskan penandatanganan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Menteri Imigrasi, dan Pemasyarakatan, serta 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai implementasi visi pembangunan nasional. Menurutnya, paradigma pemasyarakatan saat ini tidak lagi semata-mata menjalankan pidana, tetapi berorientasi pada pembangunan manusia. “Pemasyarakatan adalah tentang membimbing dan menyiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan keterampilan, kemandirian, dan kesadaran untuk hidup lebih baik,” tegas Maizar. Kerja sama ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Pemasyarakatan terbaru yang menandai reformasi sistem hukum pidana nasional. Di akhir kegiatan, seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Riau didorong untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian. Program pembinaan dan pembimbingan diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata, bukan sekadar kegiatan formalitas. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemasyarakatan ini diharapkan menjadi “jembatan harapan” dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus memastikan warga binaan memiliki bekal yang cukup untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Panen Sayur Mayur, WBP Rutan Kelas IIB Rengat Wujud Ketahanan Pangan Nasional Riau
Riau
Kamis, 10 Juli 2025 | 16:00 WIB

Panen Sayur Mayur, WBP Rutan Kelas IIB Rengat Wujud Ketahanan Pangan Nasional

Indragiri Hulu, katakabar.com - Petugas rumah tahanan negara atau Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau berhasil membina warga binaan pemasyarakatan atau WBP sektor holtikultura, yakni budidaya sayur kangkung. Hasil panennya yang dilakukan pada Kamis (10/7) mencapai 100 kilogram. Kendati hasilnya menjanjikan paling penting membina kemandirian mereka menjadi keterampilan masa depan, sehingga warga binaan setelah keluar dari Rutan kembali kemasyarakatan ada harapan, dan peluang kemandirian lantaran sudah dibekali keterampilan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bukti nyata pemasyarakatan di lingkungan Ditjenpas Riau berkomitmen penuh dukung ketahanan pangan, yakni dengan memberdayakan keterampilan warga binaan melalui program pembinaan,” kata Ridar Firdaus Ginting, Karutan Rengat. Kegiatan tersebut selaras dengan 13 program akselerasi yang di canangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu memberdayakan warga binaan untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan. Ditegaskannya, kami terus berkomitmen mengembangkan program ketahanan pangan dilingkungan pemasyarakatan agar berdampak semakin luas.

Soal Apa Nih! Kapolres Inhu Bincang Hangat dengan WBP Rutan Rengat Hukrim
Hukrim
Selasa, 06 Mei 2025 | 11:03 WIB

Soal Apa Nih! Kapolres Inhu Bincang Hangat dengan WBP Rutan Rengat

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pihak Rutan Kelas IIB Rengat, Indragiri Hulu, Riau terima kunjungan persahabatan sesama instansi penegak hukum, yakni AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kapolres Indragiri Hulu, Senin (5/5). Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan atau Ka KPR, Wan Rezwanda, beliau datang tidak sekadar 'silahturahmi' tapi memberikan arahan Kamtibmas kepada saudara warga binaan pemasyarakatan atau WBP. “Sedang menjalani pembinaan atas hukuman putusan pengadilan tetap jaga Kamtibmas dan kondusifitas supaya menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya,” jelas Wan Rezwanda meneruskan pesan orang nomor satu di Kepolisian Indragiri Hulu itu. Kata Wan Rezwanda, beliau sempat lakukan pengecekan sel tahanan sebagai kamar hunian yang didampingi oleh beberapa pejabat utama di Polres Inhu dan Kepala Rutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting, diikuti Kasubsi Pengelolaan, David Soroz dan pejabat utama dari Rutan Rengat melakukan perbincangan dengan beberapa WBP di sana. “Bagi kami kunjungan Kamtibmas kali ini menunjukkan Polri dan lembaga Kemenkumham bersatu padu dalam menjaga kondusifitas baik dari luar hingga di dalam lembaga Rutan itu sendiri,” imbuhnya. Dengan adanya kunjungan ini, pihaknya berharap dapat semakin memacu kesadaran WBP tentang pentingnya menjaga kondusifitas di dalam Rutan. "Saya berharap dan meyakini atas kunjungan ini memicu kesadaran WBP dalam menjaga keamanan, sehingga terjauhkan dari segala macam tindak pidana, karena tujuan akhir setelah menjalani masa tahanan akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi saat hadir di tengah-tengah masyarakat itu sendiri," paparnya.

Bahas Edukasi WBP Hingga Rekernas Saat pertemuan Menteri Imipas dan PP IWO Nasional
Nasional
Kamis, 20 Februari 2025 | 16:55 WIB

Bahas Edukasi WBP Hingga Rekernas Saat pertemuan Menteri Imipas dan PP IWO

Jakarta, katakabar.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jendral (Purn) Agus Andrianto gelar pertemuan dengan Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) di Kantor Kemenimipas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (18/2) lalu. Di pertemuan itu, PP IWO dengan Menteri Imipas, Agus Andrianto tampak membahas berbagai hal, diantaranya mengenai fenomena di tanah air yang terjadi saat ini, persoalan politik, keamanan hingga gebrakan Agus Andrianto terkait edukasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sesuai dengan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto. “Mas Agus Adrianto, selain menjabat sebagai Menteri Imipas, sejak awal kepemimpinan saya di IWO, beliau menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan PP IWO. Lantaran itu, sebagai organisasi jurnalis, sekaligus generasi bangsa sangat wajar bersilaturahmi sambil berdiskusi tentang berbagai isu di tanah air era ini hingga bertukar pikiran tentang bangsa ke depannya, khususnya dalam mendukung program Kemenimipas," ujar Ketua Umum PP IWO, Teuku Yudhistira.